Richard Sudah Kunjungi 200 Desa Di Muba Dalam Program Stunting
Proyek Normalisasi Sungai Dawas Diduga Dikerjakan Asal Jadi : LSM GTPK akan Laporkan Kepada Penegak Hukum
Tidak Ada Istilah Berlebihan, Respons Ketua KPK Atas Pernyataan Menko Luhut
![]() |
| Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri |
Red,- Policewatch,- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri merespons pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan selaku menteri KKP ad interim yang meminta KPK jangan berlebihan memeriksa Edhy Prabowo
Diduga Kuat Adanya Korupsi Pelaksanaan Pembangunan RSUD Kabupaten Labuhanbatu Selatan
![]() |
| Dok : Pembangunan RSUD Kabupaten Labuhanbatu Selatan 2017 |
Anggaran Tahun 2016 - 2018, Hingga Telan Biaya Sebesar 4,2 Milyar
DiKabupaten Labuhanbatu Selatan.
Karena bangunan RSUD Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang bangunannya bertingkat 4 namun belum maksimal dan juga diduga belum layak untuk difungsikan. Sebab Masih banyak lagi kekurangan kekurangan yang perlu di siapkan pada bangunan RSUD Labusel. Ada dugaan dari jajaran DPRD labuhanbatu selatan yaitu menduga dengan jelas Bangunan RSUD Labuhanbatu Selatan yang terletak di Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan menjadi ajang bisnis para pemangku jabatan. Sangat jelas sekali bahwa hal ini tidak terlepas dari tanggung jawab seorang Bupati Labuhanbatu Selatan sebagai penanggung jawab anggaran, ucap H. Hefrin harahap memperjelas keterangannya.
Seorang Pengendara Sepeda Kayuh Tewas Tertabrak Bus Jurusan Malang-Probolinggo
![]() |
| Dok:istimewa |
POLICEWATCH.NEWS,PASURUAN, –
Naas menimpah seseorang pengendara sepada kayuh ia tertabrak Bus dari arah malang menuju Pasuruan tepatnya di Jalan Raya Wonorejo di depan kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan saksi mata yang tak jauh dari tempat kejadian mengatakan, Bus yang membawa penumpang itu melaju dari arah Malang menuju Pasuruan tiba-tiba oleng saat menghidari pengayuh sepeda sehingga bus menabrah pohon hingga akhirnya nyebur ke sungai.
Iptu Marti, Kanit Laka Polres Pasuruan membenarkan kejadian laka lantas tersebut dan ia mengatakan, dari arah berlawanan ada seorang pengendara sepeda kayuh yang akan menyeberang.
Saat ini pihak ke polisian masih melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban yang meninggal juga belum di ketahui identitasnya sang supir juga belum bisa di mintai keterangan akan peristiwa kecelakaan ini. Tunggu perkembangan lebih lanjut kami masih proses penyelidikan, "ujarnya. (Do
TIM PENGGERAK PKK KAB.OKI KUNJUNGI KEC.SP PADAN
POLICEWATCH.NEWS, Kayuagung Oki, - Tim penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berkunjung ke wilayah Kecamatan Sirah Pulau Padang (Jum'at, 27/11/2020).
Polsek Bayung Lincir Bersinergi Bantu Korban Banjir
Karomah ~Syekh Abdullah Mudzakkair~Makamnya Mengapung di Tengah Laut
Lagi-lagi, SatRes Narkoba Polres Muba Bekuk Pengedar Sabu
KPK OTT Wali Kota Cimahi Terkait Suap Pembangunan RS Cimahi.
Breaking News
"Ada uang yang kita sita. Yang Jumlahnya Sedang dihitung"
Red, POLICEWATCH,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk Walikota Cimahi, Jawa Barat Ajay Muhammad Priatna pada Jumat (25/11/2020) sesaat setelah terjadi transaksi dugaan suap terkait dengan pembangunan RS Cimahi.
Ketua KPK Komisaris Jenderal Polisi Firli Bahuri membenarkan bahwa tim KPK memang melakukan kegiatan penindakan berupa operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Cimahi, Jawa Barat.
Saat OTT, kata Firli, benar ada Walikota Cimahi dan sejumlah orang yang ikut diamankan oleh tim KPK. Firli tidak membantah saat disinggung oleh jurnalis bahwa penangkapan dilakukan sesaat setelah terjadi transaksi dugaan suap.
"Dugaan Walikota melakukan korupsi dalam proyek pengadaan pembangunan RS di Cimahi," ujar Firli saat dikonfirmasi para jurnalis, di Jakarta, Jumat (27/11/2020) pagi.
Sumber internal Bidang Penindakan KPK menyatakan, Walikota Cimahi Ajay Muhammad Priatna dan beberapa orang lain dibekuk sekitar pukul 10.00 WIB Jumat (27/11/2020). Penangkapan dilakukan memang sesaat setelah terjadi transaksi dugaan suap.
"Ada uang yang kita sita. Sedang dihitung," ujar sumber.
Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri belum memberikan respon saat dikonfirmasi apakah Walikota Cimahi Ajay MuhammadPriatna masih berada di Cimahi atau sudah berada di Gedung Merah Putih KPK maupun jumlah total pihak yang diciduk hingga jumlah nominal uang diduga suap***
Pewarta: Bamb / Dani





