Diduga Rem Blong, Dump Truk Seruduk Dump Truk di Purwosari-Pasuruan



POLICEWATCH.NEWS,PASURUAN- Kecelakaan antara Dum Truk bernopol L 8426 LG menabrak Dum Truk yang berada di depanya dari arah yang sama  dengan Nopol DA 8792 KG terjadi di Jalan Raya Purwosari-Pasuruan. Tepatnya di depan SMKN Purwosari, di duga truk mengalami rem blong hingga sang sopir tak bisa mengusai laju mobilnya, tabrakan pun tak dapat di hindarkan.

Saksi mata mengatakan, ada mobil MPU Elef yang sedang menurunkan penumpang posisinya di depan SMKN Purwosari di belakangnya ada Dum Truk Nopol DA 8792 KG berhenti mendadak di belakangnya ada Dum Truk bernopol L 8426 LG yang di duga mengalami rem blong semua kendraan melaju dari arah Malang menuju Pasuruan tabrakan pun tak dapat di hindari, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu,"ujarnya. Jumat (05/02/2021)

"Ada mobil MPU jenis Elef sedang berhenti menurunkan penumpang Dum Truk di belakang mungkin terkejut sehingga ngerim mendadak di belekangnya lagi ada Dum Truk di duga remnya blong, terjadilah tabrakan beruntung mobil MPU Elef tidak sampai kena moncong Dum Truk tetapi Dum Truk yang satunya menabrak bak belakang Dum Truk.

Dari hasil pantauan awak media Policewatch.News dalam kecelakaan ini, sopir Dum truk hanya mengalami luka ringan hanya lecet-lecet, hanya luka ringan.

Sementara itu pihak kepolisian sedang menanyakan kronologi kejadian ke sopir Dum Truk dan belum bisa di mintai keterangannya hingga berita ini di terbitka. (dor)

Sering dilalui oleh Beberapa Perusahaan, Jembatan Dusun 4 Rantau Kasih Terancam Ambruk



Muba-POLICEWATCH NEWS- Akses Jembatan Penghubung antara dusun 4 desa Rantau Kasih, kecamatan Lawang Wetan menuju desa Suka Makmur, kecamatan Plakat Tinggi, kabupaten Musi Banyuasin mengalami kerusakan parah.

Jembatan ini diketahui adalah Sentral Penghubung Jalannya Perekonomian Masyarakat dua kecamatan antara Lawang Wetan dan Plakat Tinggi. Jembatan tersebut diketahui banyak dilalui oleh Kendaraan dari Beberapa Perusahaan.

Menurut salah satu warga sekitar Goik (38) mengatakan, jembatan tersebut sudah beberapa kali diperbaiki akan tetapi kualitas besi yang dipakai untuk jembatan tersebut memang kecil dan tipis ukurannya.


" Dan sudah beberapa kali pihak dinas PUPR Muba memperbaiki tetapi memang benar rusak kembali karena beban Tonase Kendaraan lebih berat," ujar Goik, Jumat (5/02/2021).

Ditegaskannya, kami berharap diperbaiki secepatnya karena baru-baru ibu saja ada beberapa kendaraan yang terjerumus diatas Jembatan yang memang sudah rapuh dan keropos.

" Memang banyak kendaraan Perusahaan juga yang ikut melalui yaitu PT SNS, PT BSI, dan PT GPI itu beberapa Perusahaan yang sering melintas," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H Herman Mayori ST MT melalui Kabid Pembangunan Jembatan dan Preservasi Jalan Irvan ST mengungkapkan, Jembatan tersebut baru saja sudah diperbaiki.

" Jembatan ini sudah 4 kali kita perbaiki, akan tetapi Tonase Kendaraan Berlebih," ujar Irvan singkat.(tim)

Edi Wahyudi

Kades Dan Oprator Di Dua Kecamatan Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa APBN dan ADD/K Muba Tahun 2021.



Muba-POLICEWATCH NEWS- Kepala Desa dan oprator Desa di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Babat Toman dan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin ikuti Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa APBN dan ADD/K Muba tahun 2021, yang di sampaikan oleh kepala Dinas DPMD Kabupaten Musi Banyuasin Richard Chahyadi AP. MSi.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Babat Toman pada Jum,at (05/02/21)

Turut hadir Camat Babat Toman Emilya  Afrianita S, STP, M.Si dan Camat Sanga Desa Hendri SH. M.Si.

Tema yang diangkat yaitu Melalui Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa Tahun 2021 " Kita Wujudkan Transparansi Akuntabel Dalam Melaksanakan Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Menuju Muba Maju Berjaya 2022

Tujuan sosialisasi ini agar penggunaan dana Desa bisa terwujudnya transparansi Akuntabel dalam melaksanakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa menuju muba maju berjaya 2022

Camat Babat toman yang di sampaikan oleh Sekcam As' at SE. MSi dalam sambutannya  memberikan apresiasi dengan diadakannya sosialisasi pengelolaan dana Desa,keberhasilan Pemerintah Kabuoaten Muba juga tak lepas dari pengelolaan dana Desa, maka bagi Siskeudes / oprator dan kepala Desa yang tidak hadir hari ini akan di berikan peringatan,agar bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan dana Desa apabila bisa hadir dalam acara ini,tegas Camat


Kepala Dinas PMD Kabupaten Muba H.Richard Cahyadi AP, M.Si kegiatan sistem siskeudes ini belum pernah dilakukan sebelumnya hal ini agar tidak terjadi apa yang tidak diharapkan pimpinan,yaitu terwujudnya Transparansi Akuntabel Dalam Melaksanakan Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Menuju Muba Maju Berjaya,ungkap Richard

Richard juga menjelaskan secara rinci bagaimana tehknis penggunaan dana Desa secara rinci dihadapan seluruh kades dan operator siskeudes seluruh Desa.


Salah satunya adalah menjelaskan prioritas dana desa dimana saja peruntukannya,diantaranya pelatihan usaha pengelolaan sampah,bimbingan mental dan bimtek keluar,pelaporan keuangan desa,honor kpmd,TPK,Kader Posyandu,operasional RDS,Pencegahan Stunting melalui Posyandu juga tentang informasi desa yang terdiri dari Transparansi APDES (Realisasi dan Rencana) serta menjelaskan juga tentang Media Publikasi.

Juga menjelaskan tentang perkumpulan Mitra Desa yang bertujuan mengakomodir Desa Desa yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin yaitu untuk mempublikasi kegiatan yang ada didesa,apabila ada media yang ada di Desa silahkan bergabung di Mitra Desa,pungkas Richard.(tim)

Edi Wahyudi

Berkutat dengan Jalan Berlumpur, Warga Desa Ulak Kembang Harapkan Perhatian Pemkab Muba

 



Muba-POLICEWATCH NEWS- Akses Infrastruktur yang memadai adalah merupakan harapan setiap daerah agar dapat menumbuh kembangkan Perekonomian, apalagi letak dan posisi daerah tersebut terkategori terisolir.

Terlebih lagi di Masa Pandemi COVID-19, baik Sektor Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan serta Perekonomian terhambat akan Peralihan Fungsi Anggaran yang diterapkan baik tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten dan Kota.

Hal senada ini dirasakan oleh warga Desa Ulak Kembang, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin. Akses Penghubung Desa Ulak Kembang dengan beberapa Desa Tetangga terancam lumpuh diakibatkan jalan yang sulit untuk dilalui baik oleh Kendaraan Roda 2 maupun Roda 4.

Salah satu warga yang melintasi jalan tersebut mengungkapkan, saat ini kami warga sekitar sangat kesulitan untuk keluar masuk desa, karena jalan yang kami lalui untuk beraktivitas sudah tidak layak untuk dilalui, jalan becek, dan licin setiap hari harus berkecamuk dengan lumpur merah.


" Terlebih lagi saat musim penghujan, kami harus siap bertempur untuk melalui akses jalan tersebut, kalau seperti ini terus kami kebingungan, apalagi katanya saat ini kita masih dalam tahapan Percepatan Penanganan wabah COVID-19, ekonomi kami terganggu, kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Muba agar jalan kami bisa bagus" ungkap Trisno (27), Kamis (4/02/2021).

Sementara itu terpisah Kepala Desa Ulak Kembang Sulastri mengungkapkan kepada awak media mengatakan, Asli Pak jalan kami sudah rusak parah.

" Kami berharap dengan keadaan seperti ini adanya Perbaikan secepatnya, karena akses jalan ini sangat penting bagi kami," ujar Sulastri singkat.(tim)

Edi Wahyudi

Jodhi Yudono Membuka "Ngopi" dengan Lagu Jawa





"Ngopi" Edisi Ini, Mempertanyakan Kebijakan PPKM dan Fakta di Lapangan 

Red,POLICEWATCH,- Jodhi Yudono, Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (Ketum IWO) yang juga dikenal sebagai seniman dan budayawan, membuka acara "Ngopi" yang disiarkan di Kompas TV tiap Jumat mulai pukul 20.00 WIB, membuka acara dengan sebuah lagu Jawa karya Jodhi sendiri.

Lagu berjudul "Sabar Luuur" berkisah tentang ajakan untuk tetap bersabar menghadapi pandemi Covid19 seraya berdoa, berolahraga, dan berolahrsa. 

Meskipun program Ngopi membahas _current issue_, namun sebagai tayangan akhir pekan harus dibuat seringan mungkin dan memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan program-program buletin.

"Dan saya suka dengan opening song berbahasa Jawa yang dibawakan Om Jo tadi yang bagi saya yang tidak begitu mengerti bahasa Jawa tetap terasa ringan dan asik. Itu yang saya rasa sesuai dengan konsep acara Ngopi ini," ungkap Fina Merliane Vidya, Executive Producer Kompas TV sambil mengucapkan 'selamat datang' kepada Jodhi Yudono yang telah menjadi bagian dari acara "Ngopi".


Tema yang diangkat kali ini adalah sebuah pertanyaan, mengapa sudah lebih dari 3 minggu diberlakukan sejak tanggal 11 Januari 2021, namun kasus positif covid-19 semakin meningkat dan penurunan kasus pun semakin melemah. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat 

(PPKM) justru di nilai lebih lambat dari Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebelumnya. Lalu apa sebenarnya yang terjadi? Pemerintah pun memiliki wacana untuk lockdown saat weekend. Akankah efektif?


"Berbagai tanggapan dan pernyataan akan kami bahas bersama drh. Berty M.Kes (Jubir Pemda DIY untuk penanganan Covid-19) dan dr. Khoirul Hadi ( Penyintas Covid-19/ founder situs akdoplak.com) di Ngopi eps “Covid-19 Meningkat Masif, PPKM Tidak Efektif?” ujar Dody Prasetyo, Produser Acara "Ngopi".

Seperti biasa, acara ini dipandu oleh Nitia Anisa dan Mamat Alkatiri.

PELAKU CURANMOR BERHASIL DI UNGKAP Tim Opsnal UNIT RESKRIM POLSEK JEBUS

 


POLICEWATCH, Babel, -Tim Unit Reskrim Polsek Jebus berhasil mengamankan pelaku Curanmor JA (21) warga Desa Tebing Kecamatan Kelapa. 

Di bawah pimpinan IPDA Diki Zulkarnain, SH di sebuah lokasi TKP di Desa Tebing Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat . Rabu 03 Februari 2021 .

Kapolsek Jebus Kompol Muhammad Saleh Seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah S.I.K mengatakan bahwa Pada hari Rabu tanggal 20 Januari 2021 telah terjadi tindak pidana Pencurian di warnet Ace Dusun Puput Atas Desa Puput Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat  sekitar pukul 20.00 WIB pada saat anak pelapor yang bernama Jefri sedang bermain warnet.

Dan saat itu sepeda motor pelapor diparkirkan didepan warnet tersebut lalu pada saat anak pelapor bernama Jefri hendak pulang, sepeda motor miliknya sudah tidak ada lagi di parkiran depan warnet tersebut. Kamis (04/02/2021)

" Adapun motor milik pelapor yang hilang 1 (satu) unit  sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah perak dengan nopol BN 2730 RN. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 7.000.000,,- ( tujuh juta  ribu rupiah).

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jebus untuk Penyelidikan lebih lanjut," Kata Kapolsek Jebus.

Kemudian Pada hari Rabu tanggal 03 Februari 2021 sekitar pukul 23.00 WIB , anggota unit reskrim Polsek Jebus mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di daerah Desa Tebing Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat. Selanjutnya Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Jebus yang dipimpin IPDA Diki Zulkarnain, SH yang di backup personel Polsek Kelapa langsung bergerak ke lokasi untuk menyelidiki keberadaan pelaku. 

" Selanjutnya tim berhasil mengamankan pelaku berinisial JA yang berada di sebuah rumah di Desa Tebing Kecamatan Kelapa. Dari pelaku juga diamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit  sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah silver dengan nopol BN 2730 RN. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dbawa ke Mapolsek Jebus guna proses hukum lebih lanjut," Ungkap Kapolsek Jebus.

Hendi okfriansyah

Rapat Koordinasi LPM Bersama Kades Aek Batu Dan Bhabinkamtibmas Torgamba



Policewach,Labusel ,-Seperti biasanya kegiatan kegiatan rutin diinternal Desa pasti selalu dilaksanakan. Begitu juga dengan Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan hari Kamis (04/02/2021) jam 09.00 wib mengadakan rapat koordinasi dengan jajaran LPM dan turut hadir juga Bhabinkamtibmas Torgamba guna membahas bagaimana cara menggali dan meningkatkan PAD Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan agar lebih ditingkatkan lagi melalui kinerja kinerja yang positif dan saling sama sama bekerja. 

Kepala Desa Aek Batu yaitu Bapak Mara ondak,SPd menyampaikan di sela rapat agar seluruh para jajaran perangkat Desa Aek Batu saling bekerja sama dalam segala hal. Jika semua bersatu maka pekerjaan apapun yang akan dikerjakan pasti membuahkan hasil yang bagus dan sesuai dengan harapan masyarakat desa pada umumnya. Karena suatu pekerjaan jika dibarengi rasa ikhlas maka masyarakatpun akan terlayani dengan baik. 


Dan dalam hal ini penggalian serta peningkatan PAD Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan perlu ikut peran serta dan kerja keras dari jajaran LPM agar Desa Aek Batu untuk mencari dan mendapatkan sumber sumber PAD yang belum didapat agar menjadi sumber PAD Desa Aek Batu agar lebih baik lagi dari tahun tahun sebelumnya pungkas nya. Oleh sebab itu Kepala Desa Aek Batu bapak Mata ondak, Spd menghimbau dengan amat sangat kepada segenap jajaran perangkat Desa Aek Batu agar selalu terjalin sinergitas dan tulus dalam pelayanan masyarakat dan terus menggali dan meningkatkan PAD Desa melalui Perda, Perkab dan Perdes yang telah ada. 

Semoga setelah adanya hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan di kantor Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan maka semakin baik dan bagus pula kinerja para jajaran perangkat Desa yang ada. Serta menjunjung tinggi nilai nilai kemuliaan dan kemanusiaan agar terjalin hubungan yang harmonis Antara perangkat desa dengan masyarakatnya. (Franky ginting)

UNGKAP PENYELUNDUPAN 61 KG BATU SINABAR DAN 668 KG MERKURI (Hg), HMI CABANG NAMLEA APRESIASI POLRES PULAU BURU

 


Kapolres Pulau Buru Pimpin Pres Release Sat Reskrim Polres Pulau Buru



Buru, policewatch.news,- Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja, S.IK, M.I.K pimpin Pres Release Sat Reskrim Polres Pulau Buru di Mapolres Pulau Buru, Jln. Pendopo Bupati, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru pada Rabu, (3/2).

Dalam penyampaiannya Kapolres Pulau Buru di dampingi Kasat Reskrim AKP Handri D. Ashari, Kabag OPS AKP Rubben dan sejumlah Perwira Polri kepada awak media menyampaikan beberapa kasus dalam rangka penyampaian program prioritas Kapolri sehingga akan disampaikan kasus-kasus yang berhasil di ungkap Sat Reskrim Polres Pulau Buru.

Kasus yang sempat menyita perhatian publik salah satunya kejadian pada Kamis, (14/1) lalu, di Pelabuhan Kelas ll Namlea, Kabupaten Buru. Karena berdasarka informasi dari berbagai sumber telah dilakukan penangkapan penyelundup sinabar yang diwarnai letusan senjata.

“Kasus Batu Sinabar dengan tersangka adalah TN, tersangka membawa batu sinabar dari Seram Bagian Barat, Kabupaten SBB dengan jumlah 61 kg yang rencananya batu itu akan di bawa ke Surabaya menggunakan kapal laut Pelni kemudian di proses barang buktinya ditaruh di dua tempat plastik dan koper seakan – akan itu di lihat membawa pakaian, kasus Sinabar juga dalam proses sidik” Ungkap Kapolres Pulau Buru Egia. Febri Kusumaatmaja,S.IK, M.I.K

Lebih lanjut menurut Kapolres Pulau Buru, Kita sedang fokus dalam kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan yang akan berdampak pada kerusakan lingkungan sehingga kita lakukan langkah-langkah penertiban. 

"Masih berhubungan dengan tambang ilegal dan barang-barang berbahaya pelaku atas nama AT yang bersangkutan adalah oknum anghota Polri yang barang buktinya berjumlah 668 kg Mercuri (Hg) yaitu barang dalam bentuk cairan yang berjumlah 17 kardus di muat dengan kenderaan Mini Bus untuk di angkut menggunakan kapal laut keluar dari Pulau Buru yang rencananya akan di bawa ke Kendari". papar Egia.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolres Pulau Buru, Kasusnya ini juga dalam proses sidik dan tersangkanya tidak bisa kami hadirkan karna lagi pemeriksaan Internal Polri sehingga belum kita hadirkan di sini untuk barang bukti hasil olahan dari batu sinabar menjadi cairan mercuri (Hg).

Barang Bukti Batu Sinabar 61 Kg dan Merkuri 668 Kg

Ditempat terpisah Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam HMI Cabang Namlea, Indirwan M. Souwakil menyampaikan kepada media www.policewatch.news di Namlea, Rabu,(3/2) mengapresiasi Polres Polres Pulau Buru secara umum dan Sat Reskrim secara khusus atas prestasi yang dicapai.

"Secara pribadi dan kelembagaan atas nama Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Namlea, Saya Indirwan M. Souwakil mengapresiasi Polres dan Satreskrim Polres Pulau Buru atas pencapaiannya yang telah mengungkap kejahatan denga membongkar rencana penyelundupan Batu Sinabar dan Merkuri". ungkap Souwakil.

Pada kesempatan ini Pula Souwakil sepenuhnya mendukung langkah-langkah  Polres Pulau Buru dalma mengungkap Kasus di Wilayah Hukum Polres Pulau Buru.

"Mari kita sama-sama mendukung langkah- langkah Polres Pulau Buru dalam mengungkap Kasus di wilayah hukum Polres Pulau Buru untuk terciptanya khamtibmas, dan sekali lagi Saya mengapresiasi atas prestasi Polres Pulau Buru dengan Pres Release ini masyarakat tidak bertanya-tanya lagi". Tutup Indirwan M. Souwakil di akhir penyampaiannya.

Reporter: Aam Purnama


Masyarakat Desa Karang Raja Mandi Debu Akibat Ceceran Batu Bara Di jalan Raya





Muara Enim Police Watch News  --  Tumpahan batu bara  dari armada angkutan Tambang sampai ke Stockpile  berceceran di jalan bahkan ada yang menumpuk hampir di sepanjang jalan lintas yang di lalui, Kamis, 4 Febuari 2021.


Salah satunya di jalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Karang Raja kecamatan muara enim, kabupaten muara, dari kampung Satu sampai kampung lima, ceceran batubara bahkan ada yang menumpuk hal itu sangat meredakan warga sekitar dan pengguna jalan karna debu berterbangan dan mengganggu' aktvitas pengguna jalan.

Supiyah Mujari (45 ) salah satu warga kampung satu Desa Karang raja  yang mempunyai  usaha pondok makan kali jaga saat di jumpai team media mengatakan, Semenjak adanya tumpahan batu bara kondisi depan rumah berdebu pembeli agak berkurang diduga dengan adanya tumpahan batu bara. Katanya.


" Kami mintak tolong adanya solusi dengan debu batu bara yang diduga penyebabnya armada angkutan batubara dari tambang ke Stockpile masalah  ini jangan sampai berlarut ." Harap Supyah.

Hal senada juga disampaikan IL warga yang tinggal di kampung lima menyampaikan keluhannya, kejadian batu bara yang tertumpah sudah sering terjadi tapi belum ada tindak lanjutnya, semalam masyarkat terkhusus di dusun 5 yang paling parah dengan tumpahan batu bara  di jalan, sekarang ini masyarakat desa karang raja menuntut kepada pihak perusahaan agar batu bara tidak terjadi lagi tumpah di jalan raya. Keluhnya.


rumah masyarakat karang raja yang berada di pinggiran jalan raya terdampak debu batubara apa lagi saat ada mobil melintas debu berterbangan. 
kami selaku masyarakat  meminta agar pemerintah Kabupaten Muara Enim harus cepat tanggap dengan adanya keluhan masyarakat terkait permasalahan  tumpahan batu bara di jalan lintas ini dan kami juga menghimbau kepada perusahaan pengangkut batu bara menuju Muara Enim agar dapat bertanggung jawab atas kejadian ini dusun kami penuh dengan debu. Pintanya.

irin mpw ME

Disinyalir Tangki BBM Pertamina Kencing Di Tempat Sembarangan

 




POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN-Aktifitas mobil tangki BBM ber Nopol N 9153 UI dan N 8713 UA patut di pertanyakan sebab di soal mobil tangki milik BUMN tersebut di ketahui setiap harinya melakukan aktifitas penurunan BBM ke salah satu kios yang berada di Desa Gempol Kabupaten Pasuruan Jawa Timur tepatnya di jalan Raya Malang-Surabaya.

Informasi dari warga yang namanya minta di rahasiakan mengatakan aktifitas bongkar BBM bersubsidi di tempat itu saya menduga kuat setiap harinya ribuan ton liter yang di turunkan.

" Tiap hari ada aktifitas penurunan BBM bersubsidi kalau di lihat jenis tengkinya ribuan ton liter,  aktifitas penurunnya tidak pasti tapi biasanya jam 04.00 sore sampai selesai bahkan malam hari pernah. Hanya dalam hitungan menit tengki tersebut sudah meninggalkan tempat, " ujarnya kepada awak media.


Menurut Toro pemerhati kebijakan pemerintah ia saat di mintai keteranganya, mengatakan sangat tidak ironis jikalau tengki pertamina milik BUMN atau milik negara itu tidak semestinya menurunkan bahan bakar berjenis solar di tempat yang tidak di tentukan apalagi di kios hanya ukuran 4×3 meter persegi seharusnya kan ada di SPBU yang sudah di tentukan oleh Negara melalui Pertamina. Kamis (04/02/2021)

Masih menurut Toro dan itu jelas-jelas hak konstitusi rakyat dan juga Negara RI yang kita cintai ini yaitu UUD 1945 pasal 33 ayat 1 dan 2  Serta Undang-undang No 22 tahun 2001 tentang migas dan BPH  MIGAS dan Perpres,PP serta regulasi yang mengatur lainya, "ujarnya.

Berbekal informasi dari warga tiem awak media menginformasikan akan dugaan penyelewengan BBM bersubsidi ini ke aparat penegak hukum baik itu Polres pasuruan unit Reskrim maupun Polda Jatim unit Tipiter tetapi sungguh sangat di sayangkan laporan atas dasar informasi dan bukti-bukti vidio akan aktifitas tersebut di duga kuat di indahkan atau tidak di hiraukan ada apa ya ? setelah beberapa hari menunggu ketegasan Pihak aparat penegak hukum tentang laporan lewat informasi namun hingga berita ini di turunkan aktifitas dugaan penyelewengan BBM bersubsidi masih terjadi. (Tiem)