Kasus Korupsi PT. Asabri kejagung RI SIta 196 Ha Tanah Milik Benny Tjokrosaputro



JAKARTA | POLICEWATCH.NEWS Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan, dalam kasus korupsi PT Asabri, Benny Tjokrosaputro membeli sejumlah bidang tanah.

"Terkait kasus korupsi PT Asabri, tim penyidik telah menyita beberapa bidang tanah dengan luas 194 hektare," tutur Febrie kepada wartawan , Selasa [9/2/2021] .

Hali ini dikatakan Febrie kepada wartawan tanah yang disita itu berada di daerah Maja Kabupaten Lebak, Banten seluas 194 hektare dari 566 bidang tanah.

" Dijelaskan Febrie tanah yang dibeli Benny Tjokrosaputro tersebut berbeda dengan tanah yang dibeli dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya " ungkapnya

Dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya ada juga beberapa bidang tanah yang disita atas nama Benny Tjokrosaputro.

"Ini tanah yang beda dari kasus korupsi Jiwasraya kemarin ya. Jadi memang dia [Benny Tjokrosaputro] tanahnya banyak di sana," ujar Febrie.[ bambang.md] 

DPRD PANGGIL BPKAD DAN BPDM TERKAIT KOSONGNYA DAK KESEHATAN TAHUN 2020 DI KAS DAERAH

 


Buru, policewatch.news,- Kosongnya Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan Tahun 2020 di Kas Daerah,  Komisi ll/B DPRD Kabupaten Buru akan memanggil Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bank Pembangunan Daerah Maluku Malut (BPDM) Kantor Cabang Namlea selaku Pemegang Kas Daerah.

Hal ini disampaikan Aggota Komisi ll/B DPRD Kabupaten Buru, Nadi Wally, S.Pi saat di konfirmasi via Whatsapp oleh Wartawan terkait informasi kosongnya kas daerah dan belum terbayarnya Pembangunan Puskesmas Air Buaya, Pengadaan Pusling (puskesmas keliling) Doubel Gardan serta Mobil Promosi Kesehatan  sesuai pernyataan Pelaksana Harian (Plh) Kadis Kesehatan (Ismail umasugi) dan sekretaris dinas Kesehatan Pak Madi, dan Haji Riki  (pernyataan kasda kosong sejak 26 Oktober 2020), Padahal anggaran DAK Kesehatan telah di transfer Pempus ke Kas Daerah 100%. Serta dimintai tanggapannya selaku Anggota Komisi ll/B yang merupakan mitra BPKAD. Selasa, (9/2/2021). 

"Besok ada agenda komisi dua memanggil BPKAD dan Bank BPDM selaku pemegang kasda". Ungkap Nadi Wally,S.Pi membalas konfirwasi pesan Whatsapp.

Sementara Ketua Komisi ll/B DPRD Kabupaten Buru Jaidun Saanun, SE dikonfirmasi via Whatsapp hal yang sama tidak merespon dan membalasnya padahal telah terkirim. 

Sebelumnya telah di beritakan Media Police Watch  bahwasanya , Dana transfer Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020 Dinas Kesehatan Kabupaten Buru terkendala di bayar kerekanan pelaksana pekerjaan,  padahal anggaran tersebut telah ditransfer Pemerintah Pusat ke Kas Umum Daerah Kabupaten Buru 100% (seratus persen). Penundaan pembayaran dikarenakan keuangan pendapatan daerah mengalami defisit pada tahun 2020 sehingga anggaran DAK yang seharusnya diperuntukan membayar pembangunan Puskesmas Air Buaya (DAK) Kesehatan Bidang Afirmasi yang baru di bayarkan 50% (lima puluh persen) kerekanan  dari total alokasikan anggaran sesuai kontrak sejumlah Rp. 6.980.000.000,- (enam miliar sembilan ratus delapan puluh ribu). Selain pembiayaan tersebut ada dua aitem pekerjaan di  Dinas Kesehatan pengadaan 3 (Tiga) unit Pusling (Puskesmas Keliling) Doubel Gardan sebesar Rp. 2.190.589.500,- ( dua miliar seratus sembilan puluh juta lima ratus delapan puluh sembilan ribu lima ratus rupiah) dan 1 (Satu) unit Mobil Promosi Kesehata denga nilai Rp. 557.920.000,- (lima ratus lima puluh tujuh juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah) yang belum di bayarkan sama sekali oleh Pemda Kabupaten Buru melalui Dinas Kesehatan selaku Penyedia Pekerjaan kerekanan pelaksana pekerjaan CV. Kana Surya Lestary.

Keterlambatan pembayaran tersebut dikarenakan kosongnya anggaran di kas daerah yang diduga anggaran DAK yang seharusnya diperuntukan membiayai pekerjaan di Dinas Kesehatan yang alokasi anggarannya dari DAK Kesehatan namun digunakan untuk membiayayai kegiatan lain karena defisit anggaran pendapatan  Pemda Kabupaten Buru tahun 2020. 

Hal ini terungkap saat rapat kerja Komisi lll DPRD Kabupaten Buru dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Eksekutif mitra komisi membahas sejumlah permasalahan diantaranya belum selesainya Pembangunan Puskesmas Air Buaya (DAK) Kesehatan Bidang Afirmasi dan belum terbayarnya pengadaan 3 unit Pusling Doubel Gardan serta 1 Unit Mobil Promosi Kesehatan bertempat di Lantai ll, Ruang Rapat Komisi lll DPRD Kabupaten Buru. Senin, (18/01/2021). 

Disatu sisi Proyek Puskesmas Air Buaya belum diselesaikan sampai batas waktu yang telah ditentukan sesuai kontrak dimulai tanggal 16 April 2020 yang seharusnya selesai di bulan september dan diperpanjang dengan adendum karena mengalami keterlambatan disebabkan beberapa persoalan diantaranya situasi Wabah Covid-19, musim penghujan di 2020. Namun walau telah diberi waktu dengan adanya adendum sampai akhir tahun 2020 pekerjaan tersebut belum terselesaikan. Perbedaan pendapat pun antara rekanan dan Dinas Kesehatan terjadi soal persentase pekerjaan yang telah diselesaikan sampai saat habis masa waktu masa kontrak. Pihak Dinas Kesehatan menyampaikan bahwasanya pekerjaan telah mencapai 90%, sedangkan rekanan pelaksana kegiatan melalui Ko Hay menyampaikan telah 95% sampai akhir tahun 2020 sesuai adendum perpanjangan waktu pekerjaan, sementara pekerjaan yang masih berlanjut sampai saat ini Januari 2021dikerjakan merupakan bonus dari rekanan pelaksana proyek.

Disampaikan Haji Riki perwakilan BPKAD Kabupaten Buru menyampaikan bahwasanya anggaran DAK telah ada, namun akan dibayarkan setelah penetapan APBD murni oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan direalisasikan sebelum perubahan. Selain itu pembayaran Pembangunan Puskesmas Air Buaya dan pengadaan Pusling serta Mobil Promosi Kesehatan akan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) 2021, namun laporannya akan di Buat pembayaranya DAK 2020. 

Menanggapi hal ini beberapa anggota Komisi lll DPRD angkat bicara terkait rencana pembayaran yang akan menggunakan DAU 2021 untuk Membayar Pekerjaan yang alokasi anggarannya DAK 2020 padahal dari pusat telah terealisasi 100% DAK tersebut, berikut dapat di disimak dalam vidio berikut: 


Kapolres Bangka Barat Ucapkan “Selamat Hari Pers Nasional Kepada Seluruh Insan Pers”

 



POLICEWATCH,Babel,- 
Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 09 Februari 2021. Kapolres Bangka Barat mengucapkan selamat “Hari Pers Nasional” kepada segenap insan pers yang diperingati setiap tanggal 09 Februari setiap tahunnya.

“Selamat Hari Pers Nasional 2021 untuk seluruh insan pers, khususnya yang bertugas di wilayah kabupaten Bangka Barat ,” ujar Kapolres Bangka Barat AKBP Bangka Barat S.I.K, Selasa (09/02/21),

Kapolres Bangka Barat beserta staf dan jajaran mengucapkan selamat dan sukses atas Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021 dan Hari PWI ke 75, semoga kedepan sinergitas dan kemitraan antara insan pers dan kepolisian semakin baik. 

“Semoga kemitraan Polri dan awak media semakin solid untuk mewujudkan Polri yang Presisi (prediktif, responsibilitas dan tranparansi berkeadilan) di Polres Bangka Barat begitupun dengan stakeholder lainnya dan rekan-rekan media khususnya di wilayah hukum Polres Bangka Barat bisa terus menjadi benteng informasi bagi masyarakat, bersinergi dengan Polri terlebih di tengah maraknya informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya atau hoax,” harap Kapolres Bangka Barat.

Hendi okfriansyah

Kuyung Beni : Pers Tidak Bisa Memuji Saja, Yang Dikritik Jangan Anti.



Muba-POLICEWATCH NEWS-  Ada yang berbeda di Hari Pers Nasional Tahun 2021, Masa Pandemi COVID-19 adalah penghambat laju peran Pers dalam membantu pertumbuhan Kemajuan suatu Bangsa, keterbatasan menjadi beberapa kendala yang pada 2020 telah dilalui.

Memperingati Hari Pers Nasional, Presiden Joko Widodo hadir secara langsung melihat kemeriahan Hari Pers Nasional meski di hadapkan dengan Wabah COVID-19. Pembukaan Hari Pers Nasional tersebut di buka langsung oleh Ketua Dewan Pers dan Ketua PWI Pusat yang juga turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Informasi RI.

Beberapa pandangan di Hari Pers Nasional bermunculan, terlebih lagi terhadap peran Pers di Garda terdepan dalam penyampaian informasi dan Komunikasi dengan dibungkus Karya Jurnalistik yang berdasarkan Kode Etik Jurnalistik.

Salah satu pandangan tersebut muncul dari Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP yang mengatakan, Kebebasan berpendapat tentu akan diikuti dengan kritik cantik atau pun kritik pedas, itulah bedanya sekarang.

" Media tidak bisa lagi cuma diminta memuji saja, mengingat juga bahwa Pers sangat penting bagi kemajuan bangsa, tentu semakin hari kita dukung dan dorong agar Pers-pers Indonesia semakin dewasa dan profesional," ujar Kuyung Beni sapaan akrabnya.

Dijelaskannya, Bagi aku wartawan itu teman bekerja, walaupun kadang-kadang takut salah ngomong dengan teman nih, Tapi kebanyakan sebagai teman yang memberi ruang diskusi dan masukan. Pemerintah atau pemimpin siapa pun yang dikritik jangan nak alergi apalagi mau marah.

" Yang mengkritik juga harus paham beda kritik dengan misal menghujat dan hoax fitnah. Kalau ini tidak clear, maka akan ada masalah. Haters dan Lovers menunggumu, Semoga Pers indonesia semakin mendapat kepercayaan dan dicintai rakyat," harap Kuyung Beni yang juga Ketua PMI Muba.

Terakhir, Ditutup dengan “Kita semua harus tenang dan senang “Pembaca atau Viewer, klik media dan medsos saat ini itu pasti Lovers dan Haters kalau bagi tokoh politik seperti saya. Tetap berterima kasih sudah menemani kami bekerja,"  tukasnya.(tim) 


Pada HPN 2021 AWDI Sukabumi Raya Mengucapkan ,Selamat Dan Sukses Semoga Pers Tetap Jaya"

 





Sukabumi - policewathc.news. Pada hari pers nasional tahun ini dunia pers pada khususnya dan masyarakat di dunia pada umumnya memang sedang mengalami kondisi yang belum pernah di alami sebelumnya. Pasalnya pada HPN thn 2021 sekarang ini kita semua sedang pada kondisi yang sangat memprihatinkan karena dahsyatnya pandemi covid-19.

Dalam hitungan hari AWDI ( Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ) Kota dan Kabupaten Sukabumi yang sudah terbentuk akan segera di deklarasikan. 

Bakal calon ketua AWDI Sukabumi Raya Agus Hariadi yang akrab di panggil Agus Pren, pada hari pers nasional hari ini 9-februari 2021,menyampaikan " Di hari pers nasional tahun ini walaupun kondisi sangat memprihatinkan dampak Covid-19 kita harus tetap optimis dan semangat. Terus berkarya, secara profesional dan objektif serta tetap independen ". Tegasnya.

" Jalin kemitraan dengan semua instansi baik pemerintah maupun swasta, tapi sebagai kontrol sosial kritisi harus tetap berjalan. Dengan catatan faktual dan berimbang " tambahnya.

Pada hitungan hari AWDI Sukabumi Raya akan di deklarasikan, dengan harapan setelah lahirnya AWDI di Kota dan Kabupaten Sukabumi ini, akan lebih menambah eksistensi positif pada dunia pers khususnya di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Ade Fahrunsyah salah satu bakal calon Pembina AWDI Sukabumi Raya dalam pesanya " pada HPN 9-februari 2021 ini , semoga insan pers di kota dan Kab Sukabumi bisa terus menjunjung tinggi idealisme jurnalistik serta kaidah dalam penulisan menuju profesionalitas dengan tetap mengedepankan etika jurnalistik yg ada sesuai Undang-Undang Pers No.40 tahun 1999 " ujarnya.

Lahirnya AWDI di Sukabumi Raya juga di harapkan sebagai sebuah wadah atau lembaga kewartawanan yang mampu mempererat lagi tali silaturahmi antar awak media.

Bakal calon Sekjen AWDI Sukabumi Raya Lutfi Kusnindar dalam pesanya juga menyampaikan " saya akan berupaya seoptimal mungkin bagaimana caranya awak media di Kota dan Kabupaten Sukabumi tidak di pandang sebelah mata oleh kelompok atau orang-orang yang tidak bertanggung jawab " .

Dengan Terbentuknya AWDI di Kota dan Kabupaten Sukabumi juga di harapkan tidak ada lagi diskriminasi terhadap awak media

Elut Haikal, Bakal calon wakil ketua 1 AWDI Sukabumi Raya juga dengan tegas menyampaikan pesanya " setelah deklarasi kita kami akan menindak lanjuti dan mempertanyakan ke pihak Kepolisian terkait pelecehan yang di lakukan oleh para oknum kades yang sempat menghebohkan beberapa saat yang lalu, karena sampai saat ini terkesan belum ada penindakan dari pihak APH " . Tegas Elut.

" HPN ditengah ke prihatinan bencana dan pandemi ini tentu seluruh masyarakat bangsa seutuh nya membutuhkan informasi yang hakiki dari kenyataan yang ada, senantiasa insan Pers sebagai mata hati masyarakat disemua sektor kehidupan, menjadi penyeimbang pengawal Roda pemerintahan yang objektif dalam  pemberitaan.Tanpa mengenal lelah dan berani karena benar " tambahnya.

Rapik Utama, bakal calon wakil ketua II, AWDI Sukabumi Raya juga berpesan " pada hari pers nasional ini, kita sebagai insan pers harus tetap sebagai para awak media yang selalu bertaqwa kepada sang kholiq. Karena dengan ketakwaan kita punya kendali ". Ujarnya 

Dengan terbentuknya AWDI di Sukabumi Raya ini, juga di  harapkan sebagai salah satu wadah awak media yang mampu bersinergi baik antar awak media maupun dengan pihak-pihak yang lainya.

Wartawan; Lukmansandi

Kecelakaan Tunggal,Bus Penumpang Pariwisata Rombongan Kunjungan Kerja ASN Agam Terjun Ke Sungai Parlangkitangan Mandailing Natal






POLICEWATCH, Lubuk Basung KS,-  Kecelakaan Tunggal Bus Pariwisata Di Jalinsum Desa Lumban Pasir Kec.Tambangan Kab. Madina Senin Tanggal 08/02/2021 Pukul 12.30 wib 

Menurut Informasi Bus Pariwisata Tersebut Berangkat dari Kota Banda Aceh menuju Agam Bukittinggi Sumbar dalam rangka Kunjungan Kerja Anggota ASN Pemkab Agam dan Naas pada Bus pariwisata dengan nomor polisi BA 7015 OA terjun Kesungai Parlangkitangan dengan kedalaman + - 10 meter yang sebelumnya menghantam jembatan di Desa Lumban Pasir Kec Tambangan Kab Mandailing Natal Sumatera Utara

Adapun jumlah penumpang sebanyak 17 Orang, 2(dua) Orang meninggal dunia ditempat kejadian, 14(empat belas)orang mengalami luka berat dan ringan dan 1(satu) orang selamat.

Saat ini untuk seluruh korban sudah dibawa ke puskesmas Kota Nopan dan RSUD Panyabungan untuk pertolongan pertama, korban Meninggal dunia Fauzan H.Huta Suhut S.Sos MAP(Kadis Kominfo kab agam) dan David (supir)

Sementara Korban Kritis 3 orang Aryati S.sos M.si (Kadis perdagangan kab agam) Fatimah S.sos M.si(Kadis tenaga kerja kab agam) Ermanto S.pi, M.si (Kadis perikanan kab agam.

Kepada awak Media Ardi warga setempat yang berada dilokasi kejadian juga Menyebutkan Bus penumpang pariwisata berangkat dari kota Banda Aceh menuju daerah Kab.Agam Provinsi Sumbar kembali dari kegiatan kunjungan kerja ,pada saat di daerah Jalinsum Desa Lumban Pasir Kec.Tambangan Supir Bus Pariwisata diduga mengantuk dan menabrak jembatan yang ada disebelah kiri dan Saat Bus menabrak jembatan,supir tidak bisa mengendalikan kenderaan,sehingga Bus menembus pembatas jembatan dan jatuh ke aliran sungai Parlangkitan di Desa Lumbam Pasir Kec.Tambangan Kab.Madina.

Selanjutnya warga yang sedang berada didaerah persawahan mendengar ada suara sesuatu yang jatuh kedalam sungai,kemudian warga memberitahukan kejadian tersebut bahwa ada sebuah mobil jatuh kedalam sungai dan warga melakukan pertolongan terhadap korban dibantu dengan anggota Babinsa Koramil 14/KTN.

kejadian kecelakaan tunggal sudah dalam penanganan pihak Polsek Kota Nopan untuk melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan sebenarnya,kemudian untuk kerangka Bus yang jatuh masih dilakukan usaha untuk penarikan keatas badan jalan pewarta ( jon ) 

Demi Jalankan Amanat Permendes No. 13 tahun 2020. Richard Sambengi Kecamatan Bayung Lincir.





Muba-POLICEWATCH NEWS-, Untuk menyampaikan amanat Permendes nomor 13 tahun 202 Kepala dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ) H. Richard Chahyadi AP. MSi sambengi  Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten  Musi Banyuasin Provinsi Sumatera, untuk Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa  APBN dan ADD/K Muba  Tahun 2021 yang menjadi  prioritas, diantaranya tentang Pelatihan Usaha Ekonomi Desa, informasi dan Publikasi kegiatan dan Inovasi desa dan kegiatan Pemerdayaan lainnya.

Kegiatan tersebut ini dilaksanakan di gedung serba guna Desa Senawar  (09/02/21)  yang diikuti Kepala Desa dan Siskeudes di Kecamatan Bayung Lincir yang di hadiri Sekcam Banying Lincir Hero Khrisma  SIP. M.Si , dan kasi PJOK Joni Padila.

Tema yang diangkat yaitu Melalui Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa Tahun 2021 " Kita Wujudkan Transparansi Akuntabel Dalam Melaksanakan Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Menuju Muba Maju Berjaya 2022

Tujuan sosialisasi ini agar penggunaan dana desa bisa terwujudnya transparansi Akuntabel dalam melaksanakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa menuju muba maju berjaya 2022

Namun sangat di sayangkan kegiatan yang sangat penting ini tidak di hadiri oleh Camat Bayung Lincir di karnakan ada tugas di Palembang dan  beberapa Kepala Desa serta oprator siskuedes.

Sekcam Bayung Heru Kharisma SIP, MSi sebelum menyampikan sambutan , memohon maaf kepada kadis PMD dan peserta sosialisasi Dana Desa,atas ketidak hadiran Camat Bayung Lincir.

Selanjutnya Sekretaris Camat Bayung Lincir  memberikan apresiasi dengan diadakannya sosialisasi pengelolaan dana Desa, keberhasilan Pemerintah Kabupaten Muba juga tak lepas dari pengelolaan dana Desa,maka bagi Siskeudes dan Kepala Desa yang tidak hadir hari ini akan di berikan peringatan, agar bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan dana Desa apabila bisa hadir dalam acara ini," jelas Sekcam.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Muba H.Richard Cahyadi AP, MS.i kegiatan sistem siskeudes ini belum pernah dilakukan sebelumnya hal ini agar tidak terjadi apa yang tidak diharapkan pimpinan,yaitu terwujudnya Transparansi Akuntabel Dalam Melaksanakan Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Menuju Muba Maju Berjaya,ungkap Richard

Richard juga menjelaskan secara rinci bagaimana tehknis penggunaan dana desa secara rinci dihadapan seluruh kades dan operator siskeudes seluruh desa


Salah satunya adalah menjelaskan prioritas dana desa dimana saja peruntukannya,diantaranya pelatihan usaha pengelolaan sampah, bimbingan mental dan bimtek keluar,pelaporan keuangan desa,honor kpmd,TPK,Kader Posyandu,operasional RDS,Pencegahan Stunting melalui Posyandu juga tentang informasi desa yang terdiri dari Transparansi APDES (Realisasi dan Rencana) serta menjelaskan juga tentang Media Publikasi.

Berdasarkan catatan awak media Kades dan opratornya yang tidak hadir yaitu Desa Kepayang.

Sedangkan Desa Kepala Desa yang tidak hadir yaitu DesaTampang baru,  Desa Merang, Desa Mangsang, Desa Kali Berau dan Desa Sindang Marga,(Wahyudi/ril)



TERKAIT ISU KETIDAKTRANSPARANAN DANA DESA, INI KLARIFIKASI KADES SUMBERSARI



Police Watch, Kab. Bandung,-  Sebelumnya ramai di media on line terkait pemberitaan penerapan dana desa yang tidak transparan di desa Sumbersari Kecamatan Ciparay.Isu yang disampaikan ada beberapa poin diantaranya masker, blt desa dan padat karya.

Senin, 8 Pebruari 2021 sekitar pukul 13.05 WIB di ruang kerjanya, Ahmad Munawar S.Pd sebagai kepala desa Sumbersari memberikan klarifikasi terhadap berita tersebut.

" Dengan adanya Covid 19, warga Sumbersari antusias menerima bantuan dari kabupaten, propinsi dan pusat  sekitar 4000 KPM . BLT desa Sumbersari termasuk yang terbesar sekabupaten Bandung yaitu tahap I dengan 269 KPM, tahap II 490 dan tahap III 52 KPM, masyarakat mensyukuri terhadap banyaknya bantuan tersebut," Kata Kades pada MPW. 


Selanjutnya pria berpenampilan sederhana ini menegaskan supaya masyarakat Sumbersari  memahami isi MUSDES. " Kami menetapkan BLT dana desa ini bukan semata-mata keinginan kepala desa bukan juga paksaan dari lembaga yang lain. 

Itu murni dari MUSDESUS yang menentukan ; baik itu jumlah maupun para KPM. Desa tidak ada intimidasi ke RT maupun RW. Sepenuhnya diserahkan kepada RT dan RW. Karena mereka merupakan garda terdepan pelaksana pengayom warga," Jelasnya panjang lebar. Terkait dana masker, dana bencana dan padat karya, Kades ini dengan tenang menerangkan "  Terkait masker, sesuai instruksi dari kecamatan dan kabupaten yang menyerahkan ke lapangannya yaitu Kader dan serentak pembagiannya.

 Untuk bantuan banjir atau bencana, sengaja dititipkan dahulu ke BUMDES karena apa ? 


Kalau sekarang banjir belum terjadi tapi dana tersebut dibagikan nanti kalau suatu waktu banjir datang bantuannya dari mana. 

Saya itu memprogramkan cadangan tersebut ketika banjir melanda, saya tidak harus menelpon BPBD ataupun DINSOS karena sudah dana siap jadi akan lebih cepat penanganannya. Untuk dana padat karya ,di desa Sumbersari terdapat 712 HOK dengan nilai Rp 110 000 per HOK tinggal dikalikan saja pa. 

Semua desa dengan adanya wabah Covid 19 Apbdes mengalami perubahan. Terang Kades Sumbersari mengklarifikasi berbagai isu yang melanda desanya. Diakhir wawancaranya kades Sumbersari menghimbau warganya untuk mentaati prokes.


 " Saya menghimbau ke semua leading sektor yang ada di Sumbersari Rt, Rw, LPMD, BPD dan semua warga. Dengan kondisi sekarang PPKM berbasis Mikro. Kita harus memperketat ; pake masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan cuci tangan pake sabun di air yang mengalir. Itu semua untuk memutus tali rantai wabah. 

Mudah2an satu tahun Covid 19 ini cepat berlalu dan wabah pandemi Covid 19 lenyap dari bumi ini," Ucap Ahmad Munawar S.Pd sekaligus menutup wawancaranya dengan POLICE WATCH.Gun 

Lagi-Lagi Jurnalis Mendapatkan Intimidasi dan Ancaman Terkait Pemberitaan Dugaan Penyalagunaan BBM

 




POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Jurnalis sangat beresiko tinggi dalam mengemban tugas-tugas pokoknya tak jarang oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab terkadang mengintimidasi atau mengacam keselamatan seorang Jurnalis karena sebuah tulisan yang membongkar praktik -praktik yang di duga melanggar UU. Kali ini seorang jurnalis di media Online mendapat ancaman yang di sinyalir dilakukan seseorang pengusaha BBM ilegal atau kencingan, inisial (Y),  Melaui Pesan Singkat Terhadap seorang jurnalis media online, inisial BJ. Minggu (07/02/2021)

Pasalnya, (Y), sang Bos Kencingan tangki merah putih yang biasa beraktifitas diwilayah Hukum Polres Pasuruan, tepatnya di daerah Kecamatan Gempol, Diduga Melalukan Intimidasi Pengancaman Terhadap seorang jurnalis media online (BJ) Melaui Pesan Singkat (Whatshapp).

BJ mengatakan kepada awak media Policewatch.News, pada malam hari saat dirinya lagi santai di rumahnya tiba-tiba ada pesan singkat masuk ke handphone miliknya melalui aplikasi whatsapp dengan nada ancaman yang bertuliskan, "AKU ERO DALANGE KABEH AWAKMU MAL, KOEN OJOK ENAK-ENAK," (Aku tau kamu semua mal dalangnya, kamu jangan enak-enak), itu bahasa yang di lontarkan melalui pesan singkatnya," ucap BJ terhadap saya,"ujarnya.Selasa (09/02/2021)

" Aku tau kamu semua dalang dari pemberitaan yang marak di media Mal, saya merasa di intimidasi dengan pesan singkat tersebut karena saya juga ikut memberitakan ada kecingan BBM itu.

BJ menambahkan terlebih (Y) Adalah Seorang oknum pemain kencingan tangki merah putih. Seharusnya Para pemain Kencingan Atau (Nyolong) bisa membedakan mana wartawan dan mana Masyarakat," ucap BJ.

Sudah jelas UU tentang Migas pasal 53 hurus c setiap orang yang melakukan penyimpanan sebagai di maksut dalam pasal 23 tanpa izin usaha penyimpanan di pidana dengan pidana penjara paling lama (3 )tahun dan denda paling banyak 30.000.000.000.00 (Tiga Puluh Milyar Rupiah).

Masih menurut BJ wartawan tidak boleh mengalami intimidasi dan kekerasan saat peliputan atau pada saat ada temuan di lapangan. Sebab, wartawan dilindungi undang-undang dan Pres adalah pilar Demokrasi ke empat.

"Wartawan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Maka, kekerasan kepada wartawan sangat disayangkan," tukasnya. (dor)

Lahar Dingin Yang Di Keluarkan Gunung Semeru, Sapu Mobil Warga



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN - Gunung Semeru keluarkan lahar dingin menyapu dan menghanyutkan sebuah kendaraan roda empat di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Senin sore, (08/02/2021)

Seperti air bah, lahar dingin Semeru ini menggulung kendaraan yang tengah diparkir di tepi aliran lahar. Kejadian tersebut berhasil di rekam warga melalui video dan beredar di grup WhatsApp warga Lumajang, Senin petang ini.

M. Wawan Hadi, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapan siagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Senin petang mengatakan dan membenarkan kejadian lahar dingin tersebut yang menggulung kendaraan roda empat itu. "Pengemudinya dikabarkan selamat," kata Wawan Hadi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang saat ini sedang turun ke lapangan untuk melakukan penilaian. "Tim turun ke lapangan untuk melakukan assesment," ujar Wawan.

Wawan juga mengatakan pemerintah terus mengimbau kepada masyarakat terutama yang berada di dekat aliran lahar Semeru untuk selalu waspada. "Hujan deras yang terjadi di atas Semeru berpotensi menimbulkan bencana  berupa lahar dingin," kata dia.

Sementara itu Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan rekomendasi salah satunya terkait lahar dingin, yakni mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman lahar di alur sungai atau lembah yang berhulu di Gunung Semeru mengingat banyaknya material vulkanik yang sudah terbentuk. (dor)