Kapolda Sumut : Berikan Tinta Emas Terbaikmu Untuk Pelayanan Kepada Masyarakat.

 

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si turut di dampingi
Wakapolda Sumut, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut dan
Para Kapolres/ta/tabes jajaran Polda Sumut

POLICEWATCH,Medan,  - Kapolda Sumut pimpin upacara serah terima jabatan PJU Polda Sumut dan para Kapolres di jajaran Polda Sumut. Senin (04/1/21) pukul 08. 40 WIB bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut. 

Dalam kesempatan ini Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si turut di dampingi Wakapolda Sumut, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut dan Para Kapolres/ta/tabes jajaran Polda Sumut. 

Adapun beberapa pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Sumut yang melaksnakan serah terima jabatan yaitu Dansat Brimob Polda Sumut, Dirreskrimsus Polda Sumut, Karo Rena Polda Sumut, Dir Intelkam Polda Sumut, Dir Narkoba Polda Sumut, Dir Polairud Polda Sumut, Dir Lantas Polda Sumut, Dirreskrimum Polda Sumut, Dir Binmas Polda Sumut, Kabid Humas Polda Sumut, Kabid Labfor Polda Sumut, Kapolres Tapanuli Utara, Kapolres Samosir dan Kapolres Tebing Tinggi.

Kegiatan di tandai dengan membaca surat keputusan Kapolri kemudian di lanjutkan dengan penandatanganan skep dan di lanjutkan dengan pengambilan sumpah kepada para PJU dan Kapolres jajaran Polda Sumut yang mutasi. 

Dalam amanatnya Kapolda Sumut mengawali dengan ucapan syukur karena di tahun baru 2021 ini masih bisa melewati masa sulit di tahun 2020 karena Covid-19.

Kapolda Sumut juga menyampaikan rasa bangga kepada seluruh fungsi tekhnis kepolisian dalam membantu melaksanakan tupoksi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat di Sumut, “ Apa yg sudah kita alami di tahun 2020 semoga bisa menjadi refleksi kita agar lebih baik lagi di tahun 2021 ini." 

Irjen Martuani juga menyampaikan rasa bangga karena ada 6 pejabat utama Polda Sumut yang lulus di  sesko TNI, lemhanas dan Sespimti Polri, “ ini sebagai bukti bahwa Polda Sumut tidak dapat di sepelekan dan merupakan kebangga Polri khususnya keluarga besar Polda Sumut atas kelulusan rekan - rekan.“ 

Kapolda Sumut menyampaikan hari ini kita melepas 11 pejabat utama Polda Sumut,  saya sangat sedih namun juga bangga, jelas Kapolda Sumut. 

Kapolda Sumut mengatakan kepada PJU yang menduduki jabatan baru, berikan yang terbaik kepada masyarakat agar kedepannya bisa menjadi lebih baik dalam pelayanan kepada masyarakat. Kepada pejabat yang akan meninggalkan Polda Sumut berikan yang terbaik untuk di tempat  baru dan yang akan sekolah semoga dapat menambah ilmu dan semoga menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Kegiatan upacara serah terima jabatan di kubu Polri adalah hal yang biasa di lakukan dengan tujuan untuk penyegaran sekaligus memberikan suasana dan semangat baru untuk satuan fungsi yang di emban. Selesai kegiatan serah terima jabatan di lanjutkan dengan pemberian cendera mata dari Kapolda Sumut dan PJU Polda Sumut kepada PJU yang akan meninggalkan Polda Sumut dan di akhiri dengan foto bersama.

Pewarta : Alex dan (Ezl)

Pengumuman STOP PERS Kepala Biro Muara Enim Sumatera Selatan

  Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh….


Red, POLICEWATCH,- Pemberitahuan untuk segenap  institusi TNI & Polri  maupun instansi baik sipil maupun Swasta bahwa sejak hari ini Senin 4 Januari 2021  bahwa atas nama 
HERMANSYAH                Ka Biro MUARA ENIM SUMATERA SELATAN


STOP PERS



Jabatan terakhir KEPALA BIRO sudah bukan lagi anggota Wartawan dari  Media Police Watch.news Terhitung mulai Hari ini.

Apabila menjumpai orang tersebut diatas masih menggunakan KTA atau ATRIBUT Media Policewatch.news untuk di pergunakan Demi kepentingannya silahkan laporkan kepada yang berwajib, karena orang tersebut sudah bukan anggota media kami.

Dengan ini Manajemen Redaksi Media PoliceWatch.news  menyampaikan, bahwa Wartawan, baik itu Jurnalis, Kontributor maupun IT & Desain Grafis adalah yang tertera di dalam struktur organisasi di kolom redaksi website kami. (cek di sini    ( https://www.policewatch.news/p/redaksi.html )

Selain nama-nama di struktur, BUKAN bagian dari internal manajemen kami. Apabila ada orang yang mengatasnamakan bagian dari Redaksi Media Police Watch.news   namun namanya tidak tercantum di struktur, BUKAN bagian dari kami. Dan kami tidak bertanggungjawab atas segala hal yang dilakukannya.


Demikian informasi ini disampaikan demi kenyamanan bersama.
Wassalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh….

                                                                                                                        Jakarta : 04/01/2021

Hormat kami,
M Rodhi irfanto SH
Penanggungjawab & Pemimpin Redaksi

Kegigihan Cang Oting Mendirikan Padepokan Silsilah (Silat Kita Silaturahmi)

 




BEKASI:POLICEWATCHNEWS,-  Banyak aliran pencak silat yang sudah tersebar diberbagai wilayah dari sabang sampai Marauke, dari tingkat Nasional bahkan Internasional, dari berbagai macam aliran dan juga berbagai macam padepokan.

Padepokan silat Silsilah salah satu padepokan yang sudah berdiri kurang lebih 06 bulan yang diketuai oleh anak betawi asli yang tinggal di Kp, Wates, RT 001/RW 009, Ds. Sarimukti, Kecamatan Cibitung, dia bernama “ cang Oting, dia adalah ketua sekaligus pendiri padepokan yang dikenal dengan nama padepokan SILSILAH (Silat Kita Silaturahmi). 

Sungguh unik kalau kita dengar namanya SILSILAH (Silat Kita Silaturahmi) kenapa bisa dikenal dengan padepokan Silsilah, menurut pengakuan dari cang Oting setelah di wawancarai oleh awak media Policewatch bahwa bukan sekedar nama semua itu ada sejarahnya, “ujar cang Oting, Senin 04 Januari 2020

Kenapa dinamakan padepokan silat Silsilah. Awalnya dari sebuah mimpi yang dialami oleh cang Oting, pada waktu itu cang Oting terlelap dari tidur siangnya, selang waktu beberapa lama kemudian saya bermimpi bertemu dengan para leluhur silat padepokan Silsilah, kemudian dia mengatakan kepada saya dalam mimpinya agar meneruskan padepokan Silsilah kepada saya, “ujarnya.


Akhirnya dari awal mimpi itulah cang Oting berusaha semaksimal mungkin agar apa yang dialami dalam mimpinya dapat terealisasi & dapat ia jalankan dengan baik untuk dapat mendirikan padepokan silat Silsilah, karena ini adalah pesan dari para leleuhur, “ujar cang Oting.

Alhamdulialh dengan tekat dan kerja keras perjuangan cang Oting dengan rekan – rekan pengurus lainnya akhirnya padepokan silat Silsilah dapat didirikan dan sekarang sudah berjalan kurang lebih 06 bulan, “ujar cang Oting.

Lika – liku berdirinya padepokan silat Silsilah sangat saya rasakan, sangat butuh pengorbanan, baik tenaga pemikiran bahkan materi, itu semua tidak mematahkan semangat saya, berbagai macam cara akan saya tempuh insaya Allah akan saya lakukan demi membesarkan padepokan ini, “ujar Cang Oting.

Ada bermacam kegitan yang ada di padepokan silat Silsilah, kegiatan utama adalah pencak silat Betawi kemudian di iringi dengan kegiatan mengaji, ada juga kegiatan sosial lainnya yang sudah dijalankan salah satunya kegiatan soisal masyarakat, “ungkapnya

Namun yang menjadi kendala untuk saat ini di padepokan silat silsilah adalah fasilitas tempat yang kurang memadai di area latihan para murid. Halamannya masih belum tertata rapih, kemudian saung tempat istirahat masih banyak pembenahan dan yang paling penting kantor sekeretariat yang dilengkapi dengan ATK, semua itu memang sangat dibutuhkan.

Upaya dan langkah dan kerja keras untuk memutar otak sudah dijalankan oleh cang Oting agar padepokan silat Silsilah mendapat bantuan dari para donatur dan para tangan dermawan untuk memberikan bantuan berupa materi, jangan sampai fasilitas tempat untuk murid – murid berlatih di padepokan silat silsilah merasa tidak nyaman.

Bukan itu saja namun cang Oting sudah melayangkan proposal kepada aparatur pemerinatah Desa setempat terkhusus Kades Maimunah, yang mana sampai hari ini sudah hampir menginjak waktu 04 Bulan belum ada tanggapan dari Kadesnya.


Bahkan cang Oting sendiri sudah berkali – kali menanyakan terkait proposal yang sudah Kades Maimunah terima, namun jawabannya terkesan mengulur – ngulur waktu, sama sekali tidak ada respon positif dari Ibu Kades Ds. Sarimukti, “ujar Ketua Padepokan.

Cang Oting sendiri sangat berharap oleh Kades Maimunah agar proposal yang sudah saya layangkan dapat di respon dengan baik, karena menurut legal standing proposal yang saya ajukan sah dimata hukum.

Bahkan proposal yang sudah saya ajukan digunakan untuk kepentingan fasilitas belajar – mengajar yang ada di padepokan silsilah, tempat proses belajar – mengajar perlu ada perbaikan, bukan digunakan untuk kepentingan kantong pribadi saya, ‘ujar cang Oting.

Cang Oting meminta kepada Kades Maimunah agar dapat memberikan bantuan untuk fasilitas tempat & kantor sekretariat yang ada di Padepokan silat Silsilah, kata cang Oting setelah di wawancarai oleh awak media Policewatch di kantor sekretariat padepokan silat Silsilah.

Ini kan budaya betawi budaya yang wajib kita lestarikan jangan sampai budaya ini punah, kalau bukan kita orang betawi siapa yang akan melaestarikan budaya kesenian silat betawi, siapa yang akan melastarikan, “ucap cang Oting.

Seharusnya aparatur pemerintahan Desa setempat wajib dukung, karena ini kegiatan positif, kalau sudah bagus bahkan sudah ikut seminar didalam pertunjukan pencak silat tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan tingkat Nasional yang dikenal oleh publik pasti dari pemerintahan Desanya, “ungkap cang Oting.

Saya sebagai pendiri padepokan Silsilah sangat berharap terlebih dari aparatur pemerintahan Desa setempat agar proposal yang sudah Kades Sarimukti terima, harus memberikan jawaban pasti tidak mengulur – ngulur waktu, “ujar cang oting guru padepokan SILSILAH kepada Media Policewatch.

Pewarta: Amun / Jefry Gobang

Diduga Oknum Kepala Desa Belum Bayar Tunjangan Perangkat Desa yang lama Sudah lantik Prangkat Desa yang Baru

 

Dok : MPW

Muara Enim Police Watch NewsPasca pelantikan Kepala Desa hasil pemilihan serentak yang telah berjalan selama satu tahun, diduga sejumlah Perangkat Desa Tanjung Medang, Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, diberhentikan sepihak dan tunjangan tidak dibayarkan oleh oknum Kepala Desa terhitung Oktober, November, Desember 2020.  

Perangkat desa yang telah mengabdi Selama tujuh tahun dikabarkan telah diberhentikan dan diganti perangkat desa baru namun tidak sesuai prosedur oleh oknum Kepala Desa.

Salah seorang Perangkat Desa ( Junaidi) menyampaikan dari bulan Oktober, November, Desember 2020 kami masih aktif dan belum pernah menerima surat Pengunduran diri.

"Kami, perangkat Desa Tanjung Medang Kecamatan Kelekar Belum Menerima Tunjangan dari bulan Oktober, November, Desember 2020 termasuk juga Linmas belum juga di bayar" ungkapnya junaidi.

"Pasca pergantian perangkat Desa baru tanpa mengundang kami atau mengkonfirmasikan pergantian kepada Kami. Menurut kami  pergantian ini tidak sesuai prosedur, karena tidak merujuk pada Permendagri No. 83 tahun 2015, Pasal 4 dan Permendagri No 67 tahun 2017, Pasal 5. Dan yang lebih parahnya lagi, hak-hak kami sejak  Oktober, November, Desember 2020,  belum dibayarkan," ujarnya junaidi.
Senin. 4/01-2021

Perangkat Desa yang telah diberhentikan dan tidak pernah menerima surat pemberhentian, berharap agar tunjangan yang merupakan hak mereka dapat diberikan. 

"Kami berharap, kalau memang sudah dilakukan pergantian sepihak, yah setidaknya tunjangan Oktober, November, Desember 2020 yang merupakan hak kami diselesaikan, mengingat Kami seluruh Perangkat lama masih aktif melakukan rutinitas kegiatan di Desa sebelum pelantika perangkat baru-baru ini. Dan tidak menutup kemungkinan kami Perangkat Desa yang masih Sah akan melaporkan hal ini ke pihak Kepolisian, dan Bupati,"katanya.

Ketika dikonfirmasikan melalui Via handphone  08526820xxxx kepada Desa Tanjung Medang kecamatan Kelekar (Sodikin AK) Membenarkan bahwa tunjangan mereka belum di berikan..

"Memang benar tunjangan mereka belum di bayar dan mereka dak bagus lagi caranya , guna mempertahankan jabatan mereka  dan mereka  masih mau menjabat perangkat desa dan mereka tidak konfirmasi dengan saya" elak, kades.

Di tempat terpisa waktu di komfirmasi lagi media police watch ke enam anggota perangkat desa yang lama menyangkal ucapan kades tanjung medang bahwa mereka sudah 2 kali ke rumah kades, dan kades membayar hutang yang lama 2 bulan, sedang kan yang 3 bulan nya kades berucap " nanti dulu kita kumpul kan dulu perangkat desa yang baru,"  sampai saat ini kami tunggu- belum ada penjelasanya dari kades* ucapnya

Irin / mpw  M.E

Sejak Tahun 2006 Jalan Utama Desa Talang Buluh Belum Tersentuh Pembangunan


MUBA|POLICEWATCH NEWS- Jalan utama penghubung antara Desa  Talang Buluh ke Desa Bukit Pangkuasan dan jalan penghubung Desa Talang Buluh ke Desa Sungai Napal Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan rusak parah.

Pantauan awak media di lapangan, tampak jalan tersebut sudah hancur dan berlobang hingga menimbulkan genangan air seperti Kubangan Kerbau, ditambah lagi kedalaman lobang yang cukup bervariasi, mulai dari 10 cm sampai dengan 50 cm dan ada juga yang sampai satu meter.

Salah seorang pengguna jalan warga Desa Talang Buluh RD mengatakan" jalan tersebut rusak akibat genangan air saat hujan yang membanjiri badan jalan, ditambah lagi beban berat dari banyaknya kendaraan yang melintas di jalan tersebut seperti angkutan kayu Ilegal loging dan sawit.

“Jika hujan turun akan terjadi banjir dan mengikis material jalan”, katanya kepada awak media, Senin [21/12/2020]

Lanjut warga tadi" Sebagai pengguna jalan yang hampir setiap hari melintas di jalan ini, ada rasa khawatir, apalagi saat hujan turun jalan menjadi sangat licin dan tentunya menyulitkan para pengendara khusunya roda dua, sehingga ada saja warga yang terjatuh dari kendaraan. 

Sebelumnya, jalan tersebut sudah pernah dapat pengerasan tahun 2006 dari Pemerintah Kabupaten dan sampai sekarang belum pernah mendapat perbaikan lagi, sementara jalan tersebut adalah satu-satunya urat nadi Perekonomian masyarakat Desa Talang Buluh, "jelasnya

Warga Desa Talang Buluh berharap, adanya perhatian dari Bupati Muba pak Dodi atau dinas terkait  untuk dapat memperbaiki jalan tersebut karena jalan tersebut merupakan sumber pergerakan Perekonomian keluar masuknya kebutuhan masyarakat, kalau jalan jahat sulit di lewati kebutuhan hidup biayanya lebih tinggi ketimbang pendapatan, mau ke puskesmas saja sulit dan biasanya kalau anak-anak sekolah sering terhambat masuk sekolah akibat jalan rusak, untung saja saat ini anak sekolah belajar di rumah, jalan ini juga jalan tercepat untuk ke Kecamatan dan Puskesmas, juga jalan ini bisa menjadi akses tiga Desa lainnya untuk ke Kecamatan lebih dekat seperti Desa Sungai Napal, Ulak Kembang dan Pangkalan Bulian , jelas warga tadi[Wahyudi]

LCW PENUHI PANGGILAN POLISI TERKAIT VIDIO VIRAL AKSI DEMO GARA GARA UCAPAN " CEWEK ALAT PEMUAS "




LAHAT|POLICEWATCH.NEWS - Viralnya video aksi demonstrasi di Kantor Pemkab Lahat pada tanggal 15 Desember 2020 berujung dengan pemanggilan sosok perempuan peserta aksi yang di dalam video tersebut mengeluarkan ucapan yang dianggap sangat kontroversial. Siang ini, Senin (04/01/2020) perempuan muda yang diketahui berinisial LCW, memenuhi undangan Satreskrim Polres Lahat melalui surat bertanggal 30 Desember 2020 dengan nomor surat: B/1432/XII/2020/Reskrim, dengan perihal berisikan 'Undangan Untuk Klarifikasi'.

Di dalam surat tersebut disebutkan ada 3 point yang menjadi dasar undangan untuk klarifikasi tersebut, berupa:
1. Undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

2. Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 130 KUHP dan atau pasal 311 KUHP

3. Laporan Informasi Nomor: R/LI - 138/XII/2020/Reskrim, tanggal 23 Desember 2020, tentang penghinaan terhadap Kapolres Lahat.

Polres Lahat melakukan penyelidikan melalalui Penyelidik Sat Reskrim Polres Lahat IPDA Chandra Kirana, S.H dengan melakukan interogasi terhadap LCW. Interogasi terhadap LCW dilangsungkan di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Lahat.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Lahat AKBP Ahmad Gusti Hartono, S.I.K menegaskan bahwa sebenarnya dirinya tidak pernah merasa tersinggung atas ucapan LCW. Hanya saja anggotanya harus melakukan pemeriksaan karena adanya laporan dari masyarakat.

"Kalau saya selaku Kapolres sudah memaafkan, jauh sebelum dia meminta maaf. Saya tidak tersinggung atas ucapannya karena saya yakin konteks ucapannya bukan ditujukan ke saya. Hanya saja, ucapan "Cewek alat pemuas' telah dianggap pelapor sebagai ucapan yang merendahkan martabat wanita. Sekali lagi kalau saya pribadi tidak pernah ingin mempermasalahkan. Saya santai saja, karena dalam hidup saya mempunyai moto 'Bersyukur atas semua keadaan, meminta maaf atas semua kesalahan dan memaafkan atas semua kesalahan'," ujar Kapolres Lahat.

Sementara itu, usai pemeriksaan LCW membeberkan bahwa dirinya telah mengklarifikasi atas apa yang didugakan terhadap ucapannya di aksi demonstrasi viral itu.

"Maksud alat pemuas "mengarah ke patriarki" sebab kata-kata itu keluar, karena Pak Kapolres ngomong; " silahkan lanjutkan, yang penting mbak-mbak puas sesuai aturan". Aku tegaskan bukan bicara kepuasan, apalagi yang mengarah ke biologis. Karena makna alat pemuas itu luas," ujar LCW [Bambang/IWO]

Kades Ciomas : " Tidak Benar Ketua LPM desa Ciomas Pungli Dana Rutilahu"

                                  

Kades ciomas,Budi Sunarto(kanan)

Majalengka, Policewatch.news,- Kepala desa Ciomas  budi Sunarto, membantah bahwa bawahannya ketua LPM (lembaga pemberdayaan Masyarakat) desa ciomas lakukan pungutan liar terhadap penerima program rumah tidak layak huni. Menurut nya persoalan uang Rp.300.000 (tiga ratus ribu rupiah) tersebut sudah sesuai dengan petunjuk juknis kerja.

" tidak benar ketua LPM desa ciomas lakukan pungli, adapun uang 300 ribu yang di permasalahkan oleh seorang wartawan media online adalah uang operasional dan itu memang ada petunjuk juknis nya.

Adapun petunjuk yang tertera dalam juknis uang 300 ribu itu di gunakan untuk keperluan mamin, rapat, Atk, bbm, sewa komputer maupun sewa printer.
                                 
Juknis Rutilahu

 
Hal ini di benarkan oleh ketua forum kepala desa sukahaji, Nana supriatna bahwa uang 300 ribu yang di duga di pungli adalah biaya yang sudah di tentukan dalam juknis, jadi bukan pungutan menurut nana

" tidak benar ada pungli, setau saya uang 300 ribu menurut juknis boleh di potong untuk biaya mamin,rapat, atk, bbm dan sewa alat komputer serta printer " jelas Nana

Sebelum nya, sebuah media online memberitakan dugaan pungli program rutilahu di desa ciomas dengan judul "LPM/kepala TU di duga sunat bantuan rutilahu" 


Pewarta
(Y2)


Editor Majalah Tribrata News SumselAipda Muhammad Aliudin, SH dapat penghargaan Kapolda Sumsel


PALEMBANG | POLICEWATCH.NEWS - Aipda Muhammad Aliudin, SH menjadi salah satu personil yang mendapat penghargaan Kapolda Sumsel dari 40 Personil Polda Sumsel yang mendapat Penghargaan.
Penghargaan tersebut diberikan setelah 10 Tahun bekerja sebagai editor majalah wira bhakti / tri brata news sumsel sejak tanggal 16 februari 2011 akhirnya Aipda Muhammad Aliudin, SH mendapat penghargaan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, S MM.

Wira Bhakti merupakan Majalah kebanggaan Polda Sumsel yang berisi berita tentang Kegiatan Kapolda Sumsel, Pejabat Utama, Personel Polda Sumsel dan Kapolres Jajaran Polda Sumsel.
Mulai bertugas di Bid Humas Polda Sumsel sejak tanggal 16 Februari 2011 Aipda Muhammad Aliudin, SH yang Sebelumnya bertugas di Polsek Tanjung Raja Polres Ogan Ilir selama 5 Tahun sejak tahun 2005 sampai 2011.
Aipda Muhammad Aliudin, Sh merupakan alumni Diktukba Polri Gelombang II Tahun 2003 di SPN Polda Sumsel [sebelumnya SPN Betung]. Penempatan pertama di Polres Ogan Komering Ilir pada bulan Juli 2004. Bulan Oktober 2004 Polres Ogan Ilir terbentuk maka pindah ke Polres Ogan Ilir sebagai Anggota Dit Samapta Polres Ogan Ilir. 
Pada bulan Juli 2005 sampai bulan Nopember 2010 Muhammad Aliudin, SH menjadi Penyidik di Polsek Tanjung Raja Polres Ogan Ilir.  

Sebelum bertugas di Bid Humas Polda Sumsel, selama 3 Bulan Muhammad Aliudin, SH. bertugas di Itwasda Sumsel di Bagian Anev. Sejak tanggal 16 Februari 2011 sampai sekarang bertugas di Bid Humas Polda Sumsel.

Ali panggilan akrabnya mengatakan bahwa pertama kali membuat majalah Wira Bhakti sedikit bingung apa yang harus dikerjakan pertama kali karena biasanya membuat berkas perkara yang dimulai dari menerima laporan dari korban, memeriksa saksi, menangkap dan memeriksa tersangka hingga berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) sekarang mencari poto dan narasi untuk dijadikan majalah. Selama 10 tahun bertugas di Bid Humas Polda Sumsel tentu banyak suka dan duka bekerja sebagai editor majalah Wira Bhakti. Mulai dari mencari Poto, memilih Poto. Kemudian Membuat narasi hingga mendesign halaman hingga menjadi sebuah majalah.
Dulu sebagai Penyidik Tindak Pidana sekarang sebagai Editor Majalah Wira Bhakti yang sekarang berubah menjadi Majalah Tri Brata News Sumsel sejak tahun 2015. Tentu banyak perbedaan, dulu berkas perkara mulai dari memeriksa korban, saksi dan tersangka sekarang majalah mulai dari poto, narasi [Bambang./IWO]

Pekerjaan Rekanan Rusak Parah, Pengawasan Dinas PUTR lemah?


 

Ketua DPRD KBB membuka Basic Training IV DPC SEMMI KBB

BANDUNG|POLICEWATCH.NEWS - Dalam rangka menyiapkan generasi muda Bandung Barat yang keren dan memiliki skill yang hebat, maka Dewan Pimpinan Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Kab. Bandung Barat [DPC SEMMI KBB] kembali menggelar kaderisasi Basic Training IV Tahun 2020 bertempat di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua.seni [4/1]

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, dihadiri oleh Ketua Umum DPP SEMMI, Korwil SEMMI Prov. Jawa Barat, Kepala Desa Pasirlangu, dan Ketua DPRD KBB yang sekaligus membuka acara secara resmi. 

Dalam sambutannya, Ketua DPRD KBB Rismanto, S.Pd., M.I.Kom., menuturkan bahwa masa depan kepemimpinan Bandung Barat ada di tangan para pemuda.

"Seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) KBB ini diharapkan menjadi salah satu kontributor kemajuan daerah. Maka saya menyambut baik dan mendukung penuh atas upaya meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan skill lainnya melalui kegiatan kaderisasi seperti ini. Karena suatu saat Anda sekalian yang akan melanjutkan estafeta kepemimpinan Bandung Barat. Para pemuda dan mahasiswa-lah yang harus berperan aktif sebagai agen of change untuk Bandung Barat yang lebih baik ke depan." papar ustadz asal Lembang ini. 

Selain itu, M. Azizi Rois Ketua Umum DPP SEMMI dalam menyampaikan sambutannya berpesan kepada kader-kadernya agar selalu menjaga 3 hal prinsip. 

"Untuk menyelamatkan bangsa dari keterpurukan dan kedzaliman, maka Kader mahasiswa yang tergabung dalam SEMMI seyogianya mampu memiliki ciri khas tersendiri. Setidaknya ada tiga hal yang diajarkan Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto kepada kita, yakni sebersih tauhid, setinggi ilmu, dan sepandai siyasah." ujarnya yang biasa disapa Kang Zay itu. 

Lanjut ia menyampaikan, "Jadilah mahasiswa yang bertauhid, berintelektual tinggi, dan mampu menjadi negarawan dengan berpolitik yang baik." pungkas Ketum yang berdomisili di Bandung Barat ini. 
Basic Training IV DPC SEMMI yang diikuti oleh puluhan peserta dari tiap kecamatan se KBB ini, disuguhi materi keorganisasian, leadership, teknik aksi agitasi, teknik persidangan, hingga karya tulis ilmiah. 

Selain itu, BASTRA 4 yang dilaksankan selama 3 hari ini, memanjakan peserta di hari ketiga dengan berbagai game simulasi dalam outbond di kawasan wisata Bukit Mentari Pasirlangu. 

Kemudian, acara ditutup dengan bakti sosial pembagian ribuan alat kesehatan penanggulangan covid-19 dari DPP SEMMI untuk masyarakat sekitar dan semua kecamatan di KBB._(Agus Ikhsan Ajo, Ketua Panitia BASTRA IV KBB.[Dera Topik]