Tampilkan postingan dengan label KAB.BEKASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAB.BEKASI. Tampilkan semua postingan

MUDIK BERSAMA, RS Dr. Abdul Radjak Cibitung mendirikan POSKO LAYANAN KESEHATAN

 



Kabupaten bekasi.Policewatch.News:Arus mudik 2023 diperkirakan meningkat dari tahun sebelumnya. Hal tersebut dilihat dari jumlah tiket yang terjual di loket Terminal Cikarang per 16 April 2023. Para pemudik sudah berdatangan dari pukul 04.00 pagi hari ini.  belum lagi saat ini terdapat program bus mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan dengan titik di Terminal Cikarang. 

Terdapat beberapa posko yang didirikan untuk membantu dan melayani kesehatan para pemudik diarus mudik lebaran tahun ini. Posko tersebut diantaranya Posko Keamanan ( POSPAM ) dan Posko Pelayanan (POSYAN).

Posko Pelayanan yang didirikan, salah satunya Posko Kesehatan. Terdapat posko layanan kesehatan yang didirikan Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Cibitung di terminal Cikarang.  


dr. Lucia R. W. Prihambodo MARS selaku direktur Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Cibitung mengatakan " Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Cibitung berkomitmen,  ikut serta dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk pemudik dalam semangat arus mudik tahun ini". Adapun pelayanan kesehatan yang diberikan seperti informasi menjaga pola hidup sehat ketika mudik, pengecekan tekanan darah, layanan ambulance gratis, serta pemeriksaan kesehatan lainnya. 

Selain itu, disediakan juga beberapa petugas seperti dokter jaga dan perawat di Pos Pelayanan Kesehatan tersebut.

" Kami memberikan layanan dan informasi kesehatan yang di bantu beberapa petugas medis, seperti dokter, perawat dan ambulance yang siap cepat tanggap dalam memberikan layanan kepada para pemudik " ujar beliau. 


Dokter yang akrab disapa dokter lusi menyampaikan Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Cibitung berkomitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pemudik. Posko Kesehatan di terminal Cikarang, Kalijaya ini sendiri sudah aktif per 14 April 2023.  

Saat ini terdapat 21 titik Posko Kesehatan didirikan Rumah Sakit dr. Abdul Radjak disepanjang jalur mudik. 

Titik tersebut tersebar dibeberapa terminal dan rest area dari Citraland Cibubur, Cikarang, Palikanci sampai rest area km 465b Semarang Solo.(Amun JG)

Padepokan Pencak Silat "Seliwa Jalan Enam" Santunin 250 Dhuafa Dan Anak Yatim Piatu.

BEKASI.POLICEWATCH.NEWS,-  Kepedulian Padepokan Pencak Silat Seliwa Jalan Enam Terhadap Para Duafa Dan Anak Yatim Piatu Di kampung Bulak Manggah,Wetan Desa Suka Asih kecamatan Sukatani (Saung KPC Seliwa Jalan Enam), Giat Tersebut Dihadiri Para  Jawara Jawara Bekasi , Jawara Indonesia Bersatu (JIB), Jawara Pejuang Silaturahmi, Jajaka Nusantara dan Jawara  Jawara dari tiap tiap padepokan dan perguruan silat Di bekasi.Sabtu 14 Nopember 2020

Kita kumpulkan orang tua yang dah jompo, dhuafa dan anak yatim piatu sebanyak 250 orang tuk disantunin, ujar ki MAUNG Guru Besar Padepokan KPC Seliwa Jalan Enam saat diwawancarai Media Policewatch.


Sebanyak 250 orang tua jompo dan anak yatim piatu kita santunin dan dibagikan sembako, Giat ini bentuk kepedulian dan kecintaan kami terhadap orang tua jompo dan anak yatim piatu, Lanjut Ki Maung.

Saya sangat senang menerima sembako dari ki maung guru padepokan seliwa jalan enam, dan banyak terima kasih saya ucapkan semoga beliau sehat selalu dan dimudahkan rejekinya aamiin ujar Sarwiah saat diwawancarai media policewatch.


Sebelum pembagian sembako dan santunan dihibur dengan Penampilan kesenian budaya  betawi, pencak silat yang ditampilkan oleh murid murid padepokan KPC seliwa jalan enam, tepuk meriah dari para hadirin merasa terhibur.

Pewarta : Amun/Jefry Gobang

Kopdar komunitas Ojek Online kawasan Jababeka (POKJ) Mengundang Perisai Bpjamsostek.

 



BEKASI.POLICEWATCH:NEWS,-  Komunitas ojek online kawasan Jababeka (POKJ) yang di kampung tanah baru harjamekar Cikarang utara kabupaten bekasi, pengurus komunitas mengundang perisai bpjamsostek agar semua anggotanya paham betapa pentingnya menjadi peserta Bpjs ketenagakerjaan yang mandiri, Minggu 08 Nopember 2020

Jefry Gobang selaku perisai bpjamsostek memaparkannya pentingnya bpjstk yang melindungi teman teman Dari kecelakaan, siapa saja yang berhak menjadi peserta bpjamsostek ya itu yang berprofesi atau bekerja seperti berikut, ojek online, petani,pedagang, buruh harian lepas, tukang jahit, tukang parkir, nelayan,wartawa,ojek pangkalan, Supir,pembantu rumah tangga dan lainnya,


Alhamdulillah anggota komunitas POKJ sekarang dah paham betapa pentingnya menjadi peserta bpjstk,saya ucapkan banyak terima kasih kepada Jefry Gobang perisai bpjstk yang telah hadir di undangan komunitas Pokj, dan terima kasih juga atas sosialisasinya hingga kami paham dan tau tentang bpjstk, ungkap LALAN RUSLAN ketum pokj,


Ucapan yang sama saya ucapkan terimakasih buat bang Jefry Gobang dari perisai bpjstk yang yang telah mau mensosialisasikan tentang pentingnya menjadi peserta bpjstk, harapan saya semua anggota pokj mendaftar menjadi peserta bpjstk, dan semakin kompak dan solid,ucap BONGOL pengurus komunitas POKJ.

Pewarta : Tono heryanto
Redaksi: policewatch.

Dihari Kedua Masyarakat Antri Bantuan Sosial Tunai Di desa Sukadami Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi


Bekasi,POLICEWATCH.NEWS,-  Pembagian Bantuan Sosial Tunai Melibatkan PT POS INDONESIA, BABINSA, BHIMASPOL,BUMDES,BPD,PSM,STAF DESA, RT,RW setempat, Masyarakat yang antri diharapkan menjaga jarak, memakai masker tuk menghindari penyebaran covid 19 ujar AIPTU SURONO Bhimaspol Desa Sukadami,Selasa 20/10

Giat ini tak luput dari pantauan SERMA JOKO Babinsa desa Sukadami agar berjalan dengan aman dan lancar, hingga masyarakat merasa aman dan tertib ikuti protokol kesehatan juga,



Saya mengajukan data warga yang terkena dampak covid 19 sebanyak 250 orang, tapi setelah diverifikasi / validasi oleh pemerintah desa yang mendapatkan BST sebanyak 118 orang, mudah mudahan dengan bantuan ini kami dari pengurus lingkungan berharap dapat meringankan warga yang terdampak Covid 19, Baik dari sisi ekonomi dan sosial , selain daripada bantuan bantuan lain yang sudah diajukan oleh para pengurus lingkungan Rw diantaranya adalah bantuan UMKM dengan total 124 pengajuan dan beberapa pengajuan yang sudah mulai berprogres pada cair, ujar CATUR / BAGONG Rw 015  perumahan permata Cikarang desa Sukadami Cikarang Selatan Kabupaten bekasi.

Pewarta : Amun /Jefry Gobang

Masyarakat Antri BST Yang Diselenggarakan Oleh PT.POS INDONESIA Difasilitasi Oleh Jajaran pemerintah Desa Sukadami Cikarang Selatan


BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:Masyarakat Antri Bantuan Sosial Tunai Dengan Tertib Dan Ikuti Protokol Kesehatan, Giat pembagian BST melibatkan aparat pemerintahan desa, BUMDES, BPD,PSM,TKSK,BHABINSA,BIMASPOL, DESA SUKADAMI. SERDA HANDA Bhabinsa desa Sukadami Cikarang Selatan memantau jalannya pembagian BST tersebut.Senin 19 Oktober 2020

 AIPTU SURONO Bhimaspol Desa Sukadami, Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Slalu Memakai Masker, Menjaga Jarak Agar Terhindar Dari Penyebaran Virus Corona,

Pembagian Bantuan Sosial Tunai ini yang ke 7 kalinya, Alhamdulillah warga saya rt 03 rw 02 yang dapat bantuan ada 16 orang, ujar Salim rt kampung nagrak desa Sukadami Cikarang Selatan,

Alhamdulillah dengan adanya bantuan Sosial tunai ini dapat membantu warga saya di rt 001/001 walaupun gak semuanya dapat, saya selaku rw dan dibantu  rt berusaha mengajukan data data warga kedesa, ujar MAJI Rw 001 kampung kebon kopi desa sukadami Cikarang selatan,

Pemerintah Desa Sukadami dan Dibantu oleh PSM menerima data usulan dari RT dan Rw setempat, itu semua diajukan kepada Pemerintah Daerah,  ad keluhan dari warga terkait orang kaya dapat bantuan tapi orang miskin gak dapat itu  artinya bantuan tersebut belum tepat sasaran, kecuali sebelum turun diverifikasi dan di validasi lagi agar tau yang layak dapat atau tidak, ujar NURCHOLIS    sebagai pekerja sosial masyarakat (PSM)

Saya mengajukan 7 orang warga yang diterima 6 orang karna kebanyakan warga saya adalah pekerja, yang saya ajukan yang kena dampak pandemi/kehilangan pekerjaan, yang sudah tidak dapat penghasilan lagi, ujar DORRAY Rt 07/09 Perumahan wahana kepada media policewatch.

Giat ini didukung juga oleh H.M KUNANG Kepala Desa Sukadami sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid 19 Cikarang Selatan.


Pewarta: Amun /Jefry Gobang


Gemantara Raya Silaturahmi Kekantor DPRD Disambut Baik Oleh BN KHOLIK Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

 


BEKASI:POLICEWATCHNEWS:BN KHOLIK Ketua  DPRD Kabupaten Bekasi  Menyambut  Baik Kehadiran  Para Pengurus DPC, PAC PAC Gemantara Raya Di kantor DPRD,Kamis 15 Oktober  2020 

Saya sangat senang menerima kehadiran para pengurus Gemantara Raya, dengan Silaturahmi ini kita bisa saling mengenal satu sama lainya dengan  harapan satu tujuan kita sama sama bagaimana kehidupan ini bisa bermanfaat  tuk melangkah manakala  ada harapan ada cita cita seperti itu saat ini teman teman yang telah melangkahkan kedua kakinya untuk Silaturahmi inj, semata mata tentunya ada kepedulian  dari  teman teman tuk membangun kesejahteraan masyarakat Di kabupaten Bekasi,

Membangun  dalam  artian  bisa dengan ide, pemikiran, membantu dari finansial, kritikan, jadi  membangun ini dalam arti luas dari berbagai sudut, kalo emang  ada hal yang  patut  dikritisi baik itu kebijakan dewan atau kebijakan pemerintah itu syah syah Saja, 

saya sebagai ketua DPRD yang baru dalam hal ini tidak bermaksud menyombongkan diri tetapi sisi lain yang ingin saya sampaikan adalah  kami DPRD merespon terhadap berkembangnya iklim demokrasi yang terjadi,  kaitan iklim demokrasi kita mendukung kami tidak lazim selama kritikan itu benar, ujar Bn KHOLIK Ketua DPRD Kabupaten Bekasi,  

Gunawan Ketua DPC Gemantara Raya Didampingi Ketua umum Tenor Amin sutanto, Jefry Gobang PAC Gemantara Raya cikarang selatan, dan  PAC PAC lainnya,  Dalam Sambutannya Gunawan Ketua DPC Gemantara Raya Bekasi 

Memperkenalkan semua para pengurus Gemantara Raya dari semua kecamatan Di wilayah Kabupaten bekasi, Beliau juga berharap Gemantara Raya bisa bersinergi dengan pemerintah DPRD Kabupaten Bekasi. 

Pewarta: Amun/Jefry Gobang 

POLICEWATCHNEWS.

Mobil komando Buruh Bekasi Terbakar Didepan Tugu Bambu Warung Bongkok Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.

 



Kamis 8 Oktober 2020

BEKASI.POLICEWATCH:

Disaat Aksi Buruh Tiba tiba Terlihat kepulan asap dimobil komando fspmi bekasi, setelah itu terjadi kerusuhan, buruh dan polisi saling lempar batu hingga polisi mundur tuk meredam suasana, buruh marah karna mobil komandonya terbakar, gak lama kemudian hadir Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan menemui masa aksi,


Salah satu masa aksi dari anak anak STM eka  bilang bahwa kami ingin omnibuslaw dihapus ,kasian orang tua kami yang buruh jadi serba sulit, ujarnya kepada kapolres,

Lanjut dari perwakilan buruh bilang juga kami marah kenapa mobil komando dibakar oleh oknum, kami tidak nuduh, tapi sepertinya yang bakar itu oknum, ujarnya kepada

kapolres Metro bekasi Kombes pol Hendra Gunawan didampingi Dandim Anggoro.


Dandim Anggoro menyapa masa aksi dengan ramah dan beliau mengatakan bahwa siap menerima aspirasi atau mengawal tmn tmn buruh sampe ketempat tuk menyampaikan aspirasi masa aksi,


Ditempat yang gak jauh dari arah kawasan mm 2100 datang lagi masa aksi masuk tuk meminta gabung dengan masa lainnya tapi tertahan oleh barisan polisi, dan buruh tetap merangsek maju tuk bergabung dengan yang lainnya.demikian pantauan awak media policewatch,


Reporter: Amun / Jefry Gobang 

Bentrok Dengan Polisi "Demo Tolak Omnibus Law di Jababeka" Enam Mahasiswa UPB Kritis

 Reporter : Amun/Jefri Gobang

Bentrok Mahasiswa dan Polisi di Jababeka Cikarang Rabu (7/10). 

Cikarang, POLICEWATCH,- Sebanyak enam mahasiswa Universitas Pelita Bangsa dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis pascabentrok demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker) di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi,  Rabu (7/10).

"Enam orang dalam kondisi cukup kritis, satu mahasiswa masih dalam tindakan serius karena terus mengalami pendarahan," ujar Humas Universitas Pelita Bangsa, Nining Yuningsih  Rabu (7/10)

Enam mahasiswa dilarikan ke dua rumah sakit berbeda karena tingkat kritis yang butuh penanganan berbeda. Tiga mahasiswa dilarikan ke RS Harapan Keluarga dan sisanya ke RS Karya Medika.

Nining sekaligus membantah kabar media sosial yang menyebut satu mahasiswa UPB meninggal. Para mahasiswa yang masuk rumah sakit, kata dia, didominasi luka pendarahan pada bagian kepala hingga pelipis. Nining belum dapat mengonfirmasi soal luka akibat peluru karet, meski laporan dari mahasiswa yang ikut demo mengatakan demikian.

"Namun kabar mahasiswa kami ada yang meninggal itu dapat kami tegaskan bahwa kabar  itu tidak benar," ujarnya.


Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC GMNI Kabupaten Bekasi Yogi Trinanda mengabarkan soal bentrokan yang terjadi dengan polisi tersebut. Setidaknya, kata dia, tiga rekannya harus menjalani pengobatan di rumah sakit terdekat.

"Tiga korban. Dua luka di kepala, satu luka di rahang pipi," ujarnya

Salah satu dari mahasiswa yang terluka itu adalah rekannya sesama GMNI, seorang dari organ mahasiswa lain, dan satu lagi diketahui tak terlibat organisasi kemahasiswaan.

Ia menerangkan tiga mahasiswa tersebut menjalani perawatan medis di rumah sakit, di antarnya dijahit. Salah seorang, kata dia, harus melewati rawat inap.

Ia menerangkan massa mahasiswa yang berasal dari kampus Universitas Pelita Bangsa pada siang tadi melakukan aksi penolakan omnibus law ciptaker. Mereka, kata Yogi, bergerak dari kampus menuju kawasan Jababeka sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun, langkah mereka sempat terhenti karena diadang polisi. Setelah bernegosiasi, sempat ada kesepakatan massa hanya boleh bergerak hingga tengah kawasan Jababeka 1, tak boleh mendekati jalan tol.

Tapi, belum sampai ke titik yang disepakati, massa kembali disekat aparat keamanan. Alhasil, kata dia, mulai terjadi keributan pada sore tadi.

Malam ini, kata Yogi, massa mahasiswa sudah selesai melakukan aksi. Namun, ia memastikan, rekan-rekannya sesama mahasiswa tak akan berhenti hari ini saja melakukan aksi penolakan omnibus law cipta kerja.

Menyikapi peristiwa kekerasan terhadap massa mahasiswa di Jababeka tersebut, Ketua Umum DPP GMNI Arjuna menyerukan kepada pihak aparat keamanan agar tak represif mengamankan demonstrasi.


"Pengamanan memang perlu. Tapi tidak perlu berlebihan dan tidak perlu represif. Karena ini penolakan biasa. Masyarakat mengungkapkan pikirannya bagian dari demokrasi, dilindungi undang-undang dasar," ujar Arjuna 

"Di Bekasi, kader kami jadi korban tindakan represif aparat keamanan. Jadi kami sangat menyesalkan aparat yang seharusnya melindungi. Bukan menggebuk agar mahasiswa tidak berdemonstrasi," imbuhnya.

DPP GMNI menurut Arjuna akan menindaklanjuti kasus pemukulan ini dengan melaporkannya ke Komnas HAM.

"Kami akan melaporkan ke Komnas HAM. Karena setiap mengamankan aksi demonstrasi aparat memiliki protap. Tidak bisa sembarang pukul," pungkas dia

Hari Ini Ribuan Buruh Bekasi Melawan Giat Aksi Menuju Gedung MPR DPR RI Tolak RUU OMNIBUSLAW

 

Dok : ist /MPW



BEKASI. POLICEWATCH.NEWS,-  Ribuan Buruh Bekasi Melawan Hari Ini Bergerak Menuju Gedung MPR DPR RI tuk menolak RUU OMNIBUSLAW,Senin 05 Oktober 2020.



OMNIBUSLAW yang tidak berpihak kepada buruh,masyarakat,Rakyatnya,Aksi hari ini sebagai bentuk protes buruh terhadap perwakilan rakyat yang tidak berpihak pada rakyatnya, Besok tanggal 6-7-8 Oktober Buruh kan lakukan Mogok Nasional, 



Aksi Buruh Ini Tak luput Dari pengawalan kepolisian agar berjalan dengan tertib dan aman, Hadir juga Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan Sik.M.SI Didampingi Kompol sukadi Kapolsek Cikarang selatan dirumah buruh, ketemu perwakilan buruh yang lagi persiapan berangkat ke jakarta,

Reporter : Jefry Gobang.


Lounching Timsus Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid 19 & Penegak Disiplin Berbasis Komunitas Ojek Online Di Polres Metro Bekasi

 
Dok : MPW


BEKASI. POLICEWATCH:,- Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan Sik.M.SI mengatakan pada saat wawancara. Hari ini acaranya melaunching pembentukan timsus penindak pelanggaran protokol kesehatan dan membentuk penegak disiplin berbasis komunitas,  temsus yang kita bentuk ini  tentunya dengan stackholder terkait,  menjadi kordinator adalah terdiri dari TNI dan POLRI, Rabu 23 September 2020


Tackholder terkait  terdiri dari satpol PP sebagai liring sektor pemberian sanksi karena yang kita gunakan adalah pergub nanti akan menjadi perda,  kemudian dinas perhubungan, dinas pariwisata,  dinas perindustrian, dinas Tenaga kerja  

Kemudian dinas dinas lain yang trkait,  ad dinas kesehatan juga, itu temsusnya kita bentuk,Timsus ini akan melaksanakan operasi yustisi liring satpol PP pemerintah daerah, oprasi yustisi ini kita lakukan dengan 3 metode,  metode pertama stasioner tetap ditempat kemudian mencari pelanggar, menjaring pelanggar, merazia pelanngar itu stasioner, 

Tempat tempat stasioner yang paling kita utamakan adalah pasar disetiap kecamatan, kita buat pos operasi yustisi,  sasarannya adalah pengunjung pasar, pedagang Pasar, sama orang orang yang punya kepentingan dipasar  kuli dan segala macam, kemudian dimall, perlintasan lalulintas dichifest,  jalan jalan protokol, kemudian yang kedua dan 3 adalah metode menggunakan mobile dan metode hunting,

Metode mobil dan metode hunting lagi kita gelorakan,  jadi ada motor,  motor ini terdiri dari Dishub, TNI dan Polri, satpol PP keliling Beriringan kemana mana,  ada liat pelanggar berhenti langsung berikan sanksi,  tadi saya sampaikan konsepnya,  stop wok stop,  stop itu berhenti kalo lihat pelanggar berhenti, keliatan kerumunan berhenti, berikan sanksi kemudian jalan keliling merazia, memberikan edukasi buat hunting dan mobile,  kita dah banyak kendaraan tulisannya teimsus menindak pelanggar protokol kesehatan covid 19,Masip diseluruh kecamatan, Ada 23 kecamatan nanti untuk tingkat kecamatan yang mimpin camat,  Sama 3 pilar lainnya dan komunitas lainnya, 

Bahkan tingkat rt rwpun kita jadikan sebagai penegas disiplin berbasis komunitas,  jadi rt RW punya tugas dan tanggung jawab,  apabila warganya kluar rumah tidak memakai masker wajib memberikan edukasi dan sosialisasi, 

Agar warganya memakai masker dan juga mengikuti protokol kesehatan dengan baik,  tidak hanya masker,  yang berkerumun juga begitu, ungkap Kombes Pol Hendra Gunawan Sik. M.Si.kepada media policewatch. 

Terlihat juga ojek online yang hadir di kegiatan pembentukan timsus penindak pelanggaran protokol kesehatan covid 19, 

Pewarta:  Jefry Gobang / Amun

Redaksi:  policewatch

Giat Razia Masker Didesa Sukasejati Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi

 


CIKARANG.POLICEWATCH:- Giat Razia masker di desa sukasejati melibatkan kepolisian dan TNI,muspika kecamatan satpol PP, ,Staf desa,bpd ibu pkk, Pokdar,  giat ini kan terus dilakukan secara masip agar masyarakat benar benar paham pentingnya bermasker, agar terhindar dari penyebaran virus Corona,  ujar Engkos Koswara kepala desa sukasejati kepada media policewatch, 22 September 2020



Beliau juga berharap agar warga selalu memakai masker saat kluar rumah, menjaga jarak dan mencuci tangan, ikuti protokol kesehatan sesuai dengan yang diterapkan oleh pemerintah, ujar Engkos Koswara  Kepala desa sukasejati. 



Dalam giat razia masker yang tidak memakai masker dikenakan sanksi sosial ya itu membersihkan sampah, menyanyikan lagu lagu wajib dan push up lalu didata setelah itu diberi masker agar slalu memakai masker ungkap  Mulnadiantoro sopiandi Kasi trantib cikarang selatan kepada media policewatch. 



Bripka Diki Herman Bhabinkamtibmas desa sukasejati saat diwawancara media policewatch mengatakan bahwa dengan adanya Razia masker dan pembagian masker kepada warga masyarakat yang tadinya masih setengah setengah tuk menggunakan masker itu dan penguna  jalan juga masih ada yang  tidak memakai  masker,  pemakaian masker harus konsisten tidak hanya memakai masker di luar rumah saja tapi di dalam rumahpun tetap bermasker terhindar dari penyebaran virus Corona,  harapan tuk kedepannya agar masyarakat desa sukasejati tidak ada yang terpapar covid 19, semuanya sehat selalu. 

Pewarta ;  Jefry Gobang /Amun

Satreskrim Polres Metro Bekasi Giat Kampanyekan Bermasker Kepada Masyarakat Dipasar Central Sukaresmi Cikarang Selatan.




CIKARANG,POLICEWATCH.NEWS,- Puluhan personel Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi menggelar kampanye penggunaan masker kepada masyarakat di pasar Central yang berada di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 15 September 2020
Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol M. Salahudin menuturkan, giat tersebut seiring meningkatnya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Giat ini juga demi meningkatkan kembali kesadaran masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran virus.
"Di antaranya dengan mengampanyekan penggunaan masker di di pasar Central yang berada di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi,"kata Kompol M. Salahudin kepada  Media Policewatch
Menurut Salahudin, para personel Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi di lokasi memberikan himbauan kepada pedagang  juga  kepengunjung pasar, serta warga sekitar agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan slalu bermasker dan menjaga jarak.
"Selain kampanye, kita juga melakukan teguran dan pemberian masker kepada pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker," ujarnya.

Di lokasi, petugas masih mendapati banyak pedagang dan pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker. Hal ini mencerminkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19, mengingat Kabupaten Bekasi yang kembali berstatus zona merah.
"Kami mengingatkan pembeli dan masyarakat untuk selalu patuhi protokol kesehatan agar bisa mengurangi penyebaran Covid-19," ucapnya 
Para pedagang dan pengunjung kaget karna tidak bermasker  pada saat itu, dan Wakasat Reskrim memberikan masker dengan memakaikan masker kepada pengunjung.

Pewarta: Jefry Gobang / Amun
Redaksi: Policewatch

4 Bulan Berlalu "Warga Desa Bantarjaya pinta Polres Bekasi" Segera Tuntaskan Kasus Tipu Gelap PTSL


DOK : POLICEWATCH

PEBAYURAN, BEKASI, POLICEWATCH,-  Warga Desa Bantarjaya 4 bulan yang lalu telah melaporkan Kadesnya ke Polres Metro Bekasi terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan, yang berawal dari program PTSL yang merugikan banyak warga Desa Bantarjaya

Program  pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) atau prona di Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi diduga justru jadi lahan pungutan liar (pungli).

Beberapa warga mengadu karena program percepatan kepemilikan sertifikat tanah itu diduga ada pungutan hingga puluhan jutaan rupiah, Berdasarkan informasi yang dihimpun Cikarang Ekspres, warga telah melaporkan oknum Kepala Desa Bantarjaya Abu Jihad Ubaidilah ke Polres Metro Bekasi sejak bulan 21 Maret 2020 lalu. Mereka menuntut kasus dugaan tipu gelap program prona segara diusut hingga tuntas.

Di mana, dalam kenyataannya pihak desa menerapkan pembiayaan hingga 3 juta per bidang. Itu pun belum tentu sertifikat diterima pemohon. 

Total pungutan warga ditaksir puluhan juta hingga ratusan juta namun tidak banyak warga bersuara karena ketakutan.

Selain itu, para warga yang dirugikan meminta aparat kepolisian memberikan perlindungan lantaran indikasi oknum kades kerap melakukan intimidasi. 

Naidih, perwakilan warga mengungkapkan, selama ini banyak warga pemohon PTSL ditarik biaya. Nilai pungutan untuk biaya sertifikasi itu sampai Rp 3 jutaan per bidang. 

"Jadi begini Pak. Kita tahu kalau pembiayaan sertifikasi PTSL sesuai SKB (surat keputusan bersama) tiga menteri hanya Rp 150 ribu per bidang. Sehingga bila penarikan hingga 2 jutaan, berarti ada pungli Rp 1.850.000," ungkap dia, kemarin (22/6).

Naidih menuturkan awalnya panitia tingkat Kabupaten Bekasi mensosialisasikan program PTSL di Desa Bantarjaya pada 6 Februari 2019 silam. Di mana, pihaknya diminta menyiapkan bukti kepemilikan surat tanah yang diperlukan untuk pendaftaran PTSL seperti akta jual beli (AJB), akta hibah, letter C, SOP, girik dan berita acara kesaksian.

"Lalu kami siapkan syarat-syaratnya. Tapi pa Kades Bantarjaya malah memungut biaya pembuatan AJB ke masyarakat. Biayanya tergantung luas tanah yang didaftarkan dan ada yang sampai setor Rp 3 juta," jelas dia.

Anehnya, sambung Naidih, ratusan warga yang sudah setor ke kades maupun lewat BPD Bantarjaya tak menerima bukti pembayaran. Otomatis kuota PTSL yang terserap rendah yaitu 2.600 sertifikat dari 3.500 sertifikat.

"Istri saya saja sudah sertifikat tapi malah ditahan pak kades. Tanah kami bukan sengketa atau bermasalah tapi kenapa ditahan," keluhnya. 

Naidih berharap penyelidikan yang dilakukan Polres Metro Bekasi bisa memberikan rasa keadilan bagi warga yang dirugikan Kades Bantarjaya. Karena menurut dia, PTSL merupakan program gratis yang dicanangkan Pak Presiden Jokowi. 

"Kami masih menunggu kabar baik dari kepolisian. Mudah-mudahan bisa segera diusut tuntas," imbuhnya

Tim POLICEWATCH

Pembentukan Korwil Korwil Driver Api, Oleh JG Cikarang Selatan


Dok :MPW


Bekasi.Policewatch- pembentukan korwil korwil driver Api diMabes JG Cikarang Selatan berjalan dengan baik dan sukses, 
Korwil ini dibentuk tuk merekrut driver driver dari opang ojek pangkalan, pengangguran yang ter-PHK,dan menginformasikan kepada masyarakat dengan adanya aplikasi pribumi indonesia karya anak bangsa indonesia yang dibuat oleh Anak Cikarang kab bekasi, Minggu 21 Juni 2020

Tujuan aplikasi pribumi indonesia ini tuk membantu perekonomian masyarakat, mengurangi pengangguran dan membantu ojek pangkalan masuk ojek online ujar Jefry Gobang,

Disaat pembentukan korwil korwil ini kehadiran Tamu dari bandung, mang ujang ,syahrul dan rekan rekannya, Mang ujang memperlihatkan sulap  yang sangat luarbiasa hanya dengan kecepatan tangan bisa menghibur korwil korwil semua,

Saya sangat Suport dan mendukung dengan adanya aplikasi pribumi indonesia karya anak bangsa indonesia dan berharap aplikasi API ini bisa masuk juga dibandung ujar syahrul kepada media policewatch. 

Pewarta: Jefry Gobang

Policewatch

FPI Dan Masyarakat Bergotong Royong Membangun Rumah Ma Encun Yang Mau Roboh Di kp Lengsir Jayasampurna Serang Baru.


DOK : MPW


Bekasi. Policewatch:- FPI dan masyarakat bergotong royong merenovasi rumah ma encun Yang Mau roboh karna dah rapuh, 14 Juni 2020

Ustaz yana ketua FPI serang baru mengatakan melihat rumah ma encun yang sudah tidak layak dihuni karna dah mau roboh dan atapnya pada bocor, FPI dan masyarakat bergotong royong merenovasi rumah tersebut agar bisa dihuni dengan baik, pekerjaan ini dimulai dari hari rabu 10 juni 2020 sampai sekarang minggu 14 juni 2020, alhamdulilah sore ini bisa selesai,

Saat menemui ma encun bercerita bahwa nama beliau aslinya ma inem punya anak perempuan namanya encun Yang sekarang dah almarhum, ma encun hidup sebatangkara tanpa ada sanak family, punya anak yang sudah menikah tinggal sama suaminya gak pernah nemuin bahkan dimana tinggalnyapun gak tau,   ma encun tinggal karna disuruh tinggal sama pemilik tanah namanya panggede asli warga lengsir jaya sampurna, ma encun sangat berterimakasih pada FPI dan semua kalangan masyarakat atas bantuannya sehingga bisa menempati rumah yang lebih baik.

Ditempat yang sama gak jauh dari rumahnya ma encun pemilik tanah namanya panggede juga menceritakan tentang ma encun yang tinggal dan dibikinin rumah selama 15 tahun , panggede dah merasa seperti kluarga sendiri, karna anaknya ma encun dulu dah tinggal bersama mereka namun sekarang dah almarhum, karna ma inem /ma encun yang tinggal sebatangkara dikontrakan kp babakan serang, Rt 03 Manta juga sangat berterimakasih pada FPI dan masyarakat yang telah membantu membangun rumah ma encun yang mau roboh menjadi bagus layak huni.

Pewarta: Jefry Gobang
Policewatch

JG Cikarang Selatan Silaturohmi Tanpa Batas Kekomunitas Komunitas Ojek online

*

DOK MPW

Bekasi.Policewatch:  JG Cikarang selatan giat silaturohmi tanpa batas kesemua Komunitas Komunitas Ojek online dicikarang kab bekasi,10 Juni 2020

Teguh/Alex ketua umum Komunitas sedulur pandawa Cikarang barat sangat berterimakasih dengan kehadiran Jefry Gobang kekomunitasnya  dapat informasi dan pengetahuan tentang Bpjs ketenagakerjaan bpjstk, insya allah pada saat kopdar Komunitas mau ngundang Jefry Gobang tuk sosialisasi bpjstk ujar Alex selaku ketua umum Komunitas  sedulur pandawa Cikarang barat (SPCB)

Kebetulan ada babeh beni askun pembina potacy tambun lagi silaturohmi juga, Saya berharap silaturohmi ini menjadi semakin erat dan menjalin persaudaraan ujar babeh Beni Askun.

Pewarta Jefry Gobang
Policewatch

Tak Terima BPJS Kesehatan Anggotanya Di Putus PUK SPL FSPMI PT Asianet Spring Indonesia Ajukan Negosiasi

DOK MPW



Bekasi. Policewatch.-Kurang kontrolnya peran instansi terkait penonaktifan peserta BPJS Kesehatn kembali terjadi menimpa salah satu karyawan PT Asianet Spring Indonesia yang beralamat dijalan Industri Utama 1 Blok RR 3D-E Kawasan Industri Jababeka II Cikarang Bekasi 17550. Adanya Pemutusan Hubungan kerja(PHK) kepada Achmad Nasirudin yang dilakukan perusahaan dirasa janggal menurut PUK SPL FSPMI PT Asianet Spring Indonesia. 10 Juni 2020

Saat ditemui awak Media Perdjoeangan dikantor sekertariatnya beberapa anggota PUK sedang mencoba melakukan upaya sesuai langkah-langkah hukum yang berlaku. Namun saat tim media meminta keterangan pihak PUK terkait kasusnya yang terjadi, sontak pihak keamanan meminta tim Media untuk keluar meninggalkan area perusahaan.
Bersitegang pun terjadi antara pihak Human Resourse Departemen(HRD) dengan tim Media yang kebetulan lagi berada disamping pos Scurity untuk memerintahkan keluar dari area perusahaan.

"Bapak punya kepentingan terkait perusahaan, kami pun punya kepentingan tentang organisasi. Tolong hargain ini tamu sekaligus keluarga kami diorganisasi, kenapa bapak larang-larang untuk masuk," tandas Agus Safari selaku ketua PUK, 

Menurutnya, perusahaan sudah tidak lagi mengikuti regulasi Perpes 82 tahun 2018 ayat(1) ang sudah jelas berbunyi "Peserta PPU yang terPHK tetap memperoleh hak Manfaat Jaminan Kesehatan paling lama 6(enam) bulan sejak diPHK, tanpa membayar iuran". 

Apabila perusahaan tidak mau mendaftarkan kembali pekerjanya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional(JKN)KIS, BPJS Kesehatan segera melaporkannya kepada pengawas ketenagakerjaan, untuk meminta upaya penegakan hukum. Untuk melakukan pemantauan terhadap Badan Usaha(BU) yang melanggar pihak BPJS Kesehatan mesti bisa bertindakan tegas ketika ditemukan pelanggaran.

Saat itu juga Dadan Hamdan dari bidang pembelaan menyangkal adanya tindakan pihak HRD yang terlalu berbelit-belit menyikapi masukan dari PUK.
"Kita hanya ingin mengklarifikasi terkait kasus yang terjadi sama Achmad Nasirudin, BPJS Kesehatannya diputus begitu saja.

Padahal jelas dalam Perpres No 82 Tahun 2018 pasal 27 ayat(3) menyebutkan "Dalam terjadi sengketa atas PHK yang diajukan melalui lembaga penyeleselaian perselisihan hubungan industrial, baik pelerja maupun pemberi kerja harus tetap melaksanakan kewajiban membayar iuran sampai dengan adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap". Saat ini kami dari PUK terus berupaya melayangajan suart ke BPJS Kesehatan untuk ditindak lebih lanjut," tambah Dadan.

Pewarta:Jefry Gobang
Policewatch

Pasca Pelarangan Berkunjung Ketua Forum Komunikasi Jababeka(FKJ) oleh HRD PT Asianet Spring Indonesia, Buruh Bekasi Siap Reaksi



dok :mpw

Bekasi. Policewatch,- Pasca diPHKnya salah satu karyawan PT Asianet Spring Indonesia yang bernama Achmad Nasirudin ternyata kabar ini sampai terdengar oleh ketua Forum Komunikasi Jababeka(FKJ). Sepulangnya dari pertemuan yang diadakan di Polres kabupaten Bekasi, tepat pukul 10:30 wib Sulaeman tiba didepan gerbang perusahaan. Dengan mengikuti langkah prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan dia pun langsung izin ke security untuk silaturahmi, dan berdikusi dengan kawan PUK SPL FSPMI PT Asianet Spring Indonesia. Namun hal diluar dugaan terjadi, ketika pihak scurity melarangnya untuk masuk dengan dalih intruksi dari pihak Human Resourse Departemen(HRD).9 Juni 2020

Ketua Forum Komunikasi Jababeka(FKJ) yang sengaja datang untuk berkunjung kekantor sekretariat PUK yang berada didalam area perusahaan. Bahkan pihak HRD menyarankan untuk tetap diluar gerbang perusahaan jika mau bertemu dengan para pengurus PUK.

"Secara pribadi saya tersinggung dengan sikap HRD seperti ini, saya ketua FKJ sekaligus lingkungan. Upaya pun saya lakukan sampai menjaminkan KTP agar tetap bisa berdiskusi dengan PUK SPL PT Asianet Spring Indonesia.  Namun larangan pun kembali dilontarkan, hingga pihak HRD sama sekali tidak mau menemuinya," ungkap Sule, 

Menurutnya, pelarangan yang dilakukan HRD sudah melanggar ketentuan Undang-undang no 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh pasal 28 yang berbunyi "Siapapun dilarang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh untuk membentuk atau tidak membentuk, menjadi pengurus atau tidak menjadi pengurus, menjadi anggota atau tidak menjadi anggota dan/atau menjalankan atau tidak menjalankan kegiatan serikat pekerja/serikat buruh dengan cara :

a. melakukan pemutusan hubungan kerja, memberhentikan sementara, menurunkan jabatan, atau melakukan mutasi;
b. tidak membayar atau mengurangi upah pekerja/buruh;
c. melakukan intimidasi dalam bentuk apapun ;
d. melakukan kampanye anti pembentukan serikat pekerja/serikat buruh.

Hal lain pun dirasakan oleh Sulaeman saat datang digerbang perusahaan sebelum mengisi daftar hadir yang sudah disediakan pihak keamanan. Tidak adanya pengecekan suhu untuk tamu yang datang sesuai anjuran protokoler kesehatan karena saat ini masih masa pandemi.

"Ini sudah bisa dibilang penghinaan buat saya, dan sudah tidak adanya itikad baik dari pihak perusahaan. Kita datang baik-baik tapi dilarang dengan alasan tidak jelas. Saya menduga justru tidak diberikannya kebebasan untuk PUK. Karena setiap organisasi itu pasti ada kunjungan kerja dari satu tingkatan selevelnya," tambah Sule selaku ketua Forum Komunikasi Jababeka.

Pewarta: Jefry Gobang
Policewatch

Team menejement Api silaturohmi kerumah Dewan DPR RI obon Tabroni.




kebersamaan di kediaman obon Tabroni 


Bekasi policewatch,- Team menajemen Api (aplikasi pribumi Indonesia) silaturahmi kerumah Dewan DPR RI obon Tabroni ditelaga murni Cibitung Kab. Bekasi,saat kedatangan kami Kebetulan lagi pada kumpul sambil makan nasi goreng jengkol super Pedas,,katanya yang masak Fai, Kami datangpun langsung dipersilahkan makan juga..9Juni 2020

Selesai makan ,obon Tabroni menanyakan perihal kedatangan team Api, team api Jefry Gobang, tono,adi setiawan, Jefry Gobang menceritakan ide dan kreatif-nya tentang Aplikasi Pribumi Indonesia Hasil karya Anak Bangsa Indonesia yang berbasis diojek online, tujuannya untuk membantu mengurangi pengangguran dengan membuka  lowongan pekerjaan menjadi driver ojek online, opang dapat daftar sebagai ojol agar tidak ada perselisihan,agar aman dan damai.

Salah satu Produk unggulan dari Api adanya space Untuk Pasar Digital, dimana Mitra-mitranya dapat menjual suatu barang dan Jasa-nya pada aplikasi API ujar Jefry Gobang,

Anggota Dewan DPR RI obon Tabroni sangat antusiasdan dan mendukung hasil Karya anak bangsa Indonesia pribumi khususnya Bekasi,bahkan beliau berpesan tingkatkan terus karya dan kreatifnya  tuk lebih baik lagi,

Pewarta: tono heryanto
Policewatch