MASYARAKAT SAMBUT BAIK DENGAN ADANYA RUMAH SAKIT PARU DI JATISARI KARAWANG

/ Rabu, 18 Juli 2018 / 02.46

POLICE WATCH KARAWANG.-Dengan berdirinya RS Paru di Jatisari- Karawang, Disambut Baik Warga
  Karena warga sekitarpun tidak perlu jauh jauh untuk berobat karena selama ini bila ada yangkena penyakit dalam seperti paru paru sangat jauh untuk berobat nya
Selasa, 17 Juli 2018 / 21.08 WIB

Rencana Pemerintah Kabupaten Karawang untuk mewujudkan adanya Rumah Sakit Paru di Desa Jatisari Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang, mendapat Apresiasi dari 14 Desa dan Warga masyarakat Kecamatan jatisari  dengan didirikannya RS sepesialis tersebut, keberadaanya sudah banyak diketahui masyarakat luas, termasuk sumber anggarannya, yang bersumber dari pemerintah pusat, yaitu pembagian Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT).dari Provinsi Jawa barat.

Apresiasi 14 Kepala Desa Se-Kecamatan Jatisari dan eleman masyarakat menyambut berdirinya RS Paru di Jatisari, Karawang, Jabar.
Rumah sakit paru akan di bangun di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar, nampak bentangan garis menggunakan tali sebagai tanda bahwa Masterplan atau Detail Engginering Development (DED) akan segera direalisasikan di lokasi tersebut.
Tokoh pemuda lingkungan Jatisari dukung RS Paru.,keberadaanya Rumah Sakit Paru di Kabupaten Karawang sudah lama dinanti masyarakat Karawang khususnya Jatisari, dan ditahun 2018 realisasi proyek diarea lahan tersebut terpantau sudah mulai nampak. RS Paru akan menjadi RS rujukan di jawa Barat, dan pembangunannya dilakukan secara berkelanjutan atau multiyear.

Melalui proses panjang dengan pengawasan dari berbagai elemen mayarakat akan lahirnya RS Paru di Jatisari, dalam pelaksanaanya, masyarakat khususnya warga Jatisari berharap dan mendukung proyek tersebut, dan pengerjaanya diharapkan berjalan lancar dan aman.
Saya sebagai warga sangat menyambut baik terlaksananya pembangunan RS Paru di Desa Kami, intinya saya sebagai lingkungan mendukung penuh, pembangunan ini sangat penting karena mendirikan RS merupakan tujuan untuk kemanusiaan, dan saya bangga RS Paru milik pemerintah ini ada di wilayah kami

” Saya sebagai Tokoh Pemuda Jatisari, mengapresiasi , di Jatisari ada Rumah Sakit pemerintah, tentunya sangat di harapkan akan berdampak baik terhadap perkembangan wilayah Kecamatan jatisari, dan tentunya sangat diinginkan adanya RS Paru sebagai fasilitas dalam menjaga kesehatan masyarakat semakin terjamin,” ungkap Jepri salah seorang tokoh pemuda dan Karangtaruna Desa Jatisari, saat ditemui di Lokasi Proyek Rumah Sakit Paru
Masih kata Jepri, ” RS Paru tentunya RS milik Negara, karena dananya bersumber dari Negara, wajar kalau semua elemen mengawasi, namun untuk membangun seyogyanya tidak perlu dihambat bahkan harus didukung karena ini untuk kepentingan umum, apalagi kalau mengacu kepada pernyataan Presiden RI Bapak Ir. H Joko widodo menuju Indonesia sehat, untuk menjadi manusia sehat tentunya harus ada tempat pelayanan kesehatan yang memadai, ya salah satunya RS Paru,” Pungkasnya.

saya sangat senang sekali dan bangga akhirnya rumah sakir Paru Jatisari kabupaten karawang terwujud, karena dulu saya di bagian anggaran sebagai perumus dan pencetus berdirinya pembangunan RS paru,anggaranya dari pembagian Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT).dari Provinsi Jawa barat.tahun 2013 anggaranya sudah ada 100 Milyar.ujar Drs H Deden.Darmansah Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa barat dan Tokoh Karawang
dan saya harapkan kepada semua masyarakat kabupaten karawang untuk kerjasamanya agar pembangunan Rumah sakit Paru berjalan Lancar tidak ada rongrongan yang menggagngu Proyek pengerjaan RS Paru tersebut.Harapnya Selasa malam melalui Celluler

Di tempat yang Sama Humas PT Amarta Karya, sangat berterima kasih Kepada Para Kepala desa se-Kecamatan jatisari, Drs Deden darmansah Mantan anggota DPRD Provinsi jawa barat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh pemuda yang telah Mengapresiasi dan Merespon Pembangunan Rumah sakit Paru, Rumah sakit Paru Jatisari-karawang berada di Desa Jatisari dengan Luas Tanah 1,5 hektar, untuk pengerjaan pembangunannya sekarang baru tahap Bowplank, pengurugan jalan lintas Proyek.Untuk pelaksanaan pengerjaanya 13 Bulan terhitung dari Bulan Juli 2018 sampai bulan Agustus 2019.kata Rudi

Saya berharap untuk kerjasamanya kepada Para Kepala desa dan tokoh Masyarakat dan tokoh pemuda, dan semoga bisa memberikan mamfaat dan bisa memberikan dan membuka lapangan Kerja Bagi warga lingkungan yang mau bekerja di proyek pembangunan Rumah sakit Paru jatisari,ujar Rudi
Sementara Kompol Bambang Iswanto, SH. kepala kepolisian Sektor Jatisari,saat dihubungi melalui seluler, mengatakan, ” Proyek RS Paru merupakan proyek pemerintah, ranah kepolisian yang berkewajiban sebagai penjaga Kamtibmas, hanya menjaga dan menjamin kondusipitas, menjamin rasa aman dan nyaman, untuk masyarakat Jatisari,” tandasnya.(,parazi)
Komentar Anda

Berita Terkini