Tampilkan postingan dengan label LAPAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAPAS. Tampilkan semua postingan

Lapas Kls IIb Muara Enim.Sembeli 2 ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Utk Warga Binaan.




Ka Lapas yg pake peci hitam fan pake baju koko putih


Muara Enim.Police Watch News.- Pada kesempatan hari raya idul adha 10 djulhijah 1441 H.Lapas Kelas 2 B Muara Enim menyembelih 4 ekor hewan korban 2 ekor Sapi 2 ekor Kambing.

1 ekor sapi sumbangan dari PTBA  1 ekor Sapi lagi bantuan dari PLTU PT Primanaya Lahat
1 ekor kambing dari Ka Lapas Herdianto Amd.IP.SH.Msi.satu ekor lagi sumbangan dari pihak kedua.

Ke Empat ekor Hewan korban yang di dapatj dari Sumbangan ini sudah disembelih di halaman Lapas kls 2n Muara Enim.yang disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Kls2b Muara Enim dan Staf juga di hadiri oleh Warga Binaan yang ada.

Dalam sambutan nya Ka Lapas kls 2b Muara Enim Hardianto.Amd.Ip.SH.Msi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan yang di berikan oleh Pihak PT Bukit Asam dan PLTU PT Primanaya Lahat juga dari pihak ketiga.sehingga terdapat lah bantuan hewan korban tersebut.ujar Ka Lapas

Dan juga saya atas nama naik Pribadi juga atas nama Institusi Lapas Muara Enim ini.juga banyak berterima kasih kepada pihak media yang selama sudah menjalin mitra kerja dengan kami.tukas nya lagi

Setelah memnerikan arahan kepada pihak panitia penyembelihan hewan korban ini Ka lapas langsung menyaksikan penyembilahn dan ikut membersihkan dan Ikut membagikan daging hewan korban kepada Warga binaan yang di terima pihak dapur Lapas untuk di masak dan di makan oleh warga binaan tersebut.
.ir/Hr



JEMM WHO Kunjungi Lapas Klas IIB Muara Enim.

Dok : policwatch



Muara Enim , POLICEWATCH,- Kantor Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) k9las II B  Muara Enim  Sumatera Selatan. Dapat kunjungan tim Joint external monitoring dari PBB World Health Organization (WHO) atau peninjauan langsung dari Negara luar salah satunya negara Jepang Yohei Yamada dan Kementrian Kesehatan dari Jakarta Dr Rina Handayani Msi, Dr Andini Ayu, Dr Fikri dan Viar Salman dan Staf Frojec, Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Jum’at (24/1/2020)

Tim Joint External Monitoring Mission (JEMM) di sambut langsung oleh kepala Lapas Muara Enim Hidayat Amd IP SH MH dan Staf lapas Muara Enim.

Dalam paparanya  Rina Handayani Msi dari  Kementerian Kesehatan dari Jakarta menyampaikan, sangat berterima kasih sudah disambut dengan baik.bahwa sistem kesehatan di Lapas Kelas IiB Muara Enim itu sudah cukup baik kemudian sudah ada kerjasama yang cukup erat dengan ilmu kesehatan dinas kesehatan puskesmas sehingga diharapkan penghuni lapas ini kesehatannya tetap terkontrol.

Walaupun berada di tempat yang terbatas tetapi semua kesehatan bisa teratasi dengan baik berkat kerjasama antara lapas dengan Dinas Kesehatan terkait program internasional sebelumnya, kunjungan ini kita dibagi grup untuk untuk secara internasional bukan hanya Indonesia saja tapi ada dari negara lain salah satunya negara India dan kemudian ada negara lain yang tergabung dalam gerakan itu akan dikunjungi secara rutin salah satunya di Indonesia itu dipilih 4 daerah provinsi dari provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat kemudian Nusa Tenggara Timur,” tukasnya.

Dikatakan juga Dr Rina” Untuk Sumatera Selatan itu yang dikunjungi satu Provinsi dan 1 Kabupaten satu Provinsi di Provinsinya di kota Palembang kemudian yang Kabupaten yang dipilih adalah Kabupaten Muara Enim di Lapas Kelas IIB ini.

Kami dari tim WHO dan Kementrian Kesehatan pusat langsung menuju ke Lapas Kelas IIB Muara Enim sangatlah baik dalam kesehatan karena harus bagai mana peduli dengan kesehatan sehingga klinik yang bagus kemudian dari skrining kami terutama untuk TV itu screen-nya berjalan dengan baik, Kemudian kerjasama dengan puskesmas terdekat Muara Enim maupun dinas kesehatan dan rumah sakit itu cukup bagus sehingga tidak ada pasien yang sakit yang terlantar di sini.” ucap Kementrian Kesehatan Dr Rina Handayani Msi.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Hidayat. Amd. IP. SH. MM menyampaikan berterima kasi kepada seluruh tim dari WHO Negara Jepang dan Kementerian Kesehatan dari Jakarta serta rombongan kesehatan dari Kabupaten Muara Enim berkunjung sekaligus mengecek tempat pelayanan berobat dalam Lapas Kelas IIB ini.

Kami sampaikan sekilas tentunya kalau secara spesifik untuk kesehatan bagaimana penanganan itu sendiri di atas dan pertama prosesnya kita tentukan dulu perawat khusus yang menangani TV tersebut sehingga untuk mudah observasi secara personal dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kota dan Puskesmas Muara Enim ini yang sudah terjalin dengan baik.

Hidayat juga mengatakan “untuk penanganan DBD yang mana mereka juga datang ke sini setiap bulan dan kita juga terhadap tahanan yang baru dan yang lama bahkan pengunjung-pengunjung yang akan berkunjung tetap kami layani, dari hasilnya kita selalu berkonsultasi ke Puskesmas mengirimkan sekutu untuk tindakan. Apabila memang sudah terindikasi orang-orang tersebut apa kena virus tersebut bakteri-bakteri.

” Oleh karena itu kita sudah lakukan pertama menscreening tahanan yang baru dan yang lama sekali waktu yang terlihat, kita semua selalu tetap waspada untuk mencegah penyebaran virus sendiri dan dari kita sudah menentukan perawat untuk menangani pasien tersebut. Dari jumlah penghuni lapas sekarang berjumlah 1174 orang yang mana kapasitas kita sendiri 486 orang sudah 100 persen lebih kami seluruh pegawai lapas tetap bekerja keras dengan warga binaan dalam lapas untuk semua pelayanan,” ucap Hidayat 

Pewarta :Hermansyah