Perhatian Terhadap warga,Rusli Jagat Utama Berikan Ratusan Minyak Goreng Gratis

 

Laporan: Amun JG

Kabupaten Bekasi.Policewatch.News: Semakin tingginya harga minyak goreng di masa pandemi  saat ini,di keluhkan warga masyarakat yang tentunya mayoritas ibu rumah tangga,guna meringankan beban warga, salah satu perusahaan di kabupaten Bekasi yang peka langsung mendistribusikan ratusan kilo gram minyak goreng yang di berikan secara gratis.

Bertempat di salah satu rumah warga yang berada di kampung Tegal danas, desa jayamukti,kecamatan cikarang pusat, kabupaten Bekasi Jawa barat,ratusan warga mengantri untuk mendapatkan minyak goreng gratis yang di berikan perusahaan Rusli jagat utama,ini di lakukan guna meringankan beban ekonomi warga yang memang sudah menderita disaat pandemi

Perwakilan perusahaan Rusli jagat utama,Heru santosa yang datang bersama beberapa perwakilan perusahaan lainnya untuk membagikan minyak goreng secara gratis pada ratusan warga mengaku apa yang di lakukan perusahaan memang sudah menjadi kewajiban terlebih di saat kondisi ekonomi warga yang sulit sekarang ini.

"apa yang kami berikan sebenarnya sebagian kecil bantuan yang di berikan untuk warga,meski saat ini hanya ratusan minyak goreng gratis yang di berikan, namun kami berharap dapat bermanfaat bagi warga" ujar Heru Santosa di lokasi pembagian minyak goreng gratis pada warga.

"Bentuk perhatian lainnya juga perusahaan berikan salah satunya memberangkatkan umroh untuk para karyawan bersama keluarga,juga memberikan sembako pada karyawan di masa pandemi dalam setahun di lakukan beberapa termasuk untuk warga yang berada di kecamatan Cikarang pusat" lanjut Heri Sentosa.


Heru sentosa juga menambahkan, pihak perusahaan rusli jagat utama,juga telah beberapa kali melakukan bedah rumah layak huni pada karyawan dan insa Allah kedepannya akan di lakukan pada rumah tidak lanyak huni milik warga.

"ini bentuk CSR perusahaan rusli jagat utama pada warga, termasuk bantuan warga di berikan yang tempat tinggalnya di dekat rekanan perusahaan dari perusahaan rusli jagat utama"lanjut pria berkacamata tersebut.


"kedepannya Program positif akan segera di lakukan tentang pendidikan dengan membebaskan biaya pendidikan pada karyawan dan warga masyarakat yang anaknya bersekolah dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan SMA atau kejuruan" tandes Heru sentosa.


Sementara itu,salah satu warga Imah(47) yang mendapat bantuan minyak goreng gratis dari perusahaan Rusli jagat utama mengaku sangat bersukur dan berterima kasih mendapatkan satu kilo gram minyak goreng gratis.


"untuk kesekian kalinya perhatian dan bantuan di berikan Rusli jagat utama pada warga,kami sangat bersukur sekali, terlebih saat ini harga minyak goreng semakin melambung tinggi"senang imah dengan mata berbinar.


"kami berharap perhatian dan bantuan serupa di lakukan perusahaan lainnya,karena memang saat ini warga sangat membutuhkan di saat masa pandemi covid 19 yang belum berakhir" tandes Imah.

Ingin Menikahi Pacarnya,Keburu Diringkus Petugas, Akibat Bisnis Narkoba.


POLICEWATCH-Mataram NTB.

Peristiwa penangkapan terhadap perempuan yang bernama BNMY, 27 tahun, yang berdomisili  di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Tim Opsnal Resnarkoba Polresta Mataram juga melakukan penangkapan terhadap tersangka utama berinisial IKK, pria 29 tahun, swasta, alamat Lingkungan Cakranegara, Kota Mataram di kediamannya (TKP), pada Selasa (02/11).

"Pada saat pengerebekan di kediaman Tersangka IKK, ada 2 orang yang berada di tempat kejadian yaitu BNMY (pacar IKK) dan seorang Pria usia 32, tahun, bernama IKMT yang alamatnya tinggal di Lingkungan yang sama dengan IKK, " jelas Kapolresta Mataram Kombes Pol Hari Wahyudi SIK, MM dalam Konferensi Pers di Gedung Graha Wira Pratama Polresta Mataram, Jum'at (05/11).

Lanjut Kapolresta yang pada saat itu didampingi oleh Kasat Narkoba Polresta Mataram Akp I Made Yogi Purusa Utama, SE, SIK serta Kasi Humas Polresta mataram Iptu Erny Anggraeni, SH menjelaskan bahwa terungkap nya kasus ini saat salah satu anggota Opsnal Resnarkoba Polresta berpura-pura menjadi pembeli sabu.

"Tim kami Pura-Pura jadi pembeli sabu dengan menghubungi salah satu tersangka dan langsung diarahkan.  Cara ini kami lakukan setelah sebelumnya Tim mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi yang di maksud sering dijadikan tempat jualan Narkoba, " ungkap Heri.

Adapun tersangka yang diamankan di TKP yang dimaksud adalah IKK (pemilik sabu), IKMT (membantu jual)  dan BNMY (pacar IKK/saksi).

Dikatakan Heri, IKK Salah Satu tersangka yang diamankan mengaku, menjual sabu karena kepepet uang buat menikahi pujaan hatinya BNMY. Namun sayang, niatnya itu urung dilakukan lantaran pelaku sudah ditangkap karena kasus ini. 

Akibat tindakan cerobohnya tersebut, angan-angan untuk menikahi gadis pujaan hatinya ini lenyap sudah.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan pada saat penggeledahan 3 Poket Sabu dengan berat brutto 1 gram, alat komunikasi dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan sabu.

"Seperti disaksikan bahwa kedua tersangka dan satu saksi beserta barang bukti telah diamankan di Polresta Mataram.  Sedangkan pasal yang akan disangkakan yaitu pasal 114, 112 dan 127 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling rendah 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara," tutup Kapolresta Heri."MN".

BHAKTI SOSIAL DAERAH KOTA METRO LAMPUNGLKonsisten, GML Metro Bantu Kursi Roda Dan Sembako.


POLICEWATCH.NEWS:KOTA METRO LAMPUNG

 Secara konsisten DPD Gerakan Masyarakat Lokal kota Metro dibawah Pimpinan Slamet Riyadi membantu Masyarakat kurang mampu, termasuk Masyarakat yang mengalami kekurangan dan tidak dapat berjalan seperti Warga lainnya, demikian juga dengan Azariah (9) Warga Banjarsari, pada Jumat pagi di Wilayah 29 Metro Utara. Pada Bocah delapan tahun ini, DPD GML kota Metro di Pimpin Ketuanya Slamet Riyadi, menyerahkan satu kursi roda yang langsung diterima Ibunda Azariah bernama Lina.Jim’at (5/11/2021).

Selain itu, DPD GML Kota Metro juga berbagi rezeki kepada Para Juru kunci makam di daerah 29 Banjar Sari Bapak Saturi menerima berkah dari DPD GML kota Metro berupa Sembako, mulai dari beras, gula, minyak goreng dan lain sebagainya.

Ibunda Azariah, Lina usai menerima kursi roda dari DPD GML kota Metro mengatakan sangat berterima kasih atas perhatian LSM GML Metro. Dirinya mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Sebab jika harus membeli, Dia mengaku tak mungkin mendapatkan kursi roda seperti yang di dapatkan dari GML Metro ini yang mungkin kalau harus membeli bisa mencapai jutaan Rupiah harganya.

“Saya doakan semoga DPD GML kota Metro semakin dilimpahkan rezekinya dan keberadaan DPD GML Metro semakin dekat dengan Masyarakat” tutur Lina.

Sementara Saturi yang kesehariannya sebagai Juru kunci pemakaman Puspa Graha Banjar Sari Metro Utara juga mengungkapkan hal yang sama, Dirinya berterimakasih kepada DPD GML Metro yang punya perhatian kepada Keluarganya.

“Saya akui selama ini Dirinya belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah kota Metro, baik Sembako atau apapun, oleh karenanya hari ini merupakan hari spesial bagi Saya, karena telah mendapat perhatian dari DPD LSM GML Metro” paparnya Saturi kepada awak media POLICEWATCH,NEWS


Slamet Riyadi mengakui, selagi LSM yang Ia Nahkodai mampu membantu Warga yang membutuhkan kenapa tidak, karena yang Kita pegang adalah prinsip kemanusiaan yang selalu akan berbagi kepada Masyarakat lain yang memerlukan bantuan DPD GML Metro.


” Kita akan berusaha semampunya untuk Warga Metro yang membutuhkan, baik materi maupun Tenaga, pokonya apa saja yang dibutuhkan Masyarakat akan selalu berada di garis terdepan, termasuk permasalah seperti berkaitan dengan hak kepemilikan Warga seperti sertifikat lahan dan bangunan, semua akan Kita urus. Yang penting untuk kepentingan Publik ” papar Slamet.


Pewarta:SM

Plt Bupati Bekasi H.Akhmad Marjuki Ziarah ke Makam Almarhum H. Eka Supria Atmaja

 

Laporan: Amun JG

       BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:

 Plt Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki melaksanakan ziarah ke makam Almarhum Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja di pemakaman keluarga, Kp. Lemahabang Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara, pada Jumat (05/11/21) pagi.

Pada kesempatan tersebut, Akhmad Marjuki bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga Bupati Eka Supria Atmaja dan adik almarhum, dr Asep Surya Atmaja.

"Ya tadi saya banyak berbincang dengan orang tua dan adik almarhum. Ternyata banyak kesesuaian pikiran dan gagasan, yang terungkapnya sekarang antara saya dengan almarhum," kata Akhmad Marjuki.

Terkait kebijakan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Akhmad Marjuki menyebutkan, apa yang sudah dilakukan oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sudah tepat sehingga dirinya tinggal melanjutkan.

"Hasil evaluasi saya dalam hal kebijakan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi, apa yang sudah dilakukan oleh almarhum sudah on the track, sehingga saya tinggal melanjutkan, tinggal akselerasinya lebih dioptimalkan," ujarnya.


Bupati Akhmad Marjuki mengungkapkan, pertemuannya dengan keluarga almarhum Bupati Eka Supria Atmaja, memperkuat semangatnya untuk melanjutkan cita-cita almarhum dalam membangun Kabupaten Bekasi.

"Mudah-mudahan dengan ijin Allah SWT dan restu dari keluarga almarhum, saya bisa melanjutkan keinginannya," ucapnya.


Sebelumnya, Plt Bupati Bekasi mengisi agenda hari pertamanya di Kabupaten Bekasi, pada Kamis (30/08) dengan membuka kegiatan KADIN EXPO di Graha Pariwisata Cikarang Timur Kabupaten Bekasi dan melakukan giat sambang ke para tokoh serta rapat kordinasi dengan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi.


Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki yang baru saja ditetapkan sebagai Bupati Bekasi melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, saat ini menunggu proses pengesahan dari Menteri Dalam Negeri dan diagendakan pelantikannya oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, pertengahan Nopember tahun ini. 

WAKIL WALI KOTA BEKASI HADIRI LAUNCHING PROGRAM KEMENTRIAN POLTEKES KEMENKES

 Jumat, 05 November 2021



laporan: Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS: Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadiri launching peresmian wilayah binaan peduli perempuan program Kementrian kesehatan Poltekes dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi perempuan di Kelurahan Jatiwarna Kecamatan Pondokmelati, Kamis (04/11/2021).

Tampak Hadir secara Virtual Direktur Poltekkes Jakarta 3 juga Sugianto, dan ada pula yang hadir secara langsung Anggota DPRD Heru Purnomo, Sekcam Pondok Melati Namar, Kader Poltekes Kemenkes Jakarta 3, FKRW Jatiwarna, warga Pondokmelati, Babinsa dan babinkambtibmas Pondok melati.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Poltekes kemenkes Jakarta 3 guna memberikan edukasi kepada warga masyarakat Kota Bekasi tentang cara sehat dalam menjaga dan merawat reproduksi kewanitaan.

Tri Adhianto selaku Wakil Wali Kota Bekasi menyampaikan betapa pentingnya edukasi tentang reproduksi kepada warga masyarakat, masa depan bangsa juga bergantung pada kualitas reproduksi perempuan, semakin baik kualitas reproduksi semakin baik pula kualitas bayi yang dihasilkan.

"Masa depan bangsa juga bergantung pada kualitas reproduksi kaum perempuan, kalau reproduksinya nggak bagus dia akan menghasilkan sesuatu yang nggak bagus pula, pada 1000 hari pertama dari kehamilan itu sangat menentukan, semakin bagus kualitas produksinya semakin bagusnya kualitas si calon bayi,"ujar Tri Adhianto


Oleh Karenanya Tri Adhianto mengucapkan Apresiasi kepada Poltekes Kemenkes, apresiasi kepada kader yang terlibat, apresiasi pula kepada FKRW yang turut serta memberikan kesempatan bagi warga masyarakat untuk mendapatkan edukasi kesehatan reproduksi.


Tri berharap Poltekes Kemenkes dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi sehingga dapat mengembangkan program wilayah binaan Kemenkes di Kota Bekasi, dengan harapan warga masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama terkait kesehatan reproduksi, sehingga dapat meminimasi stunting pada anak.

Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan ke KPK Soal Dugaan Bisnis PCR

 


JAKARTA -- POLICEWATCH.NEWS:Dua menteri di Kabinet Indonesia Maju dilaporkan ke KPK terkait dugaan ambil untung dari bisnis Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Kami ingin melaporkan desas-desus di luar, ada dugaan beberapa menteri yang terkait dengan bisnis PCR, terutama kalau yang sudah disebut banyak media itu adalah Menko Marves sama Menteri BUMN, Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir," ujar Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Alif Kamal Waketum Prima, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/11).

"Karena enggak bisa ketemu humas, jadi kami cuma melaporkan saja," tambah dia, tanpa merinci apakah itu berupa laporan resmi atau sekadar aduan.

DPP Prima telah mendapat surat tanda terima laporan dari KPK. Prima meminta KPK mengusut dugaan keterlibatan dua menteri tersebut dalam bisnis PCR.

Soal bukti, Alif mengatakan, ada banyak data yang beredar di media yang bisa menjadi data awal bagi KPK untuk mengusut.

"Sebenarnya yang beredar di media itu sudah banyak, investigasi dari Tempo minimal. Ini saya pikir menjadi data awal bagi KPK untuk bisa mengungkap ini, panggil aja itu Luhut, panggil aja itu Erick agar kemudian KPK clear menjelaskan kepada publik bahwa yang terjadi seperti ini," tuturnya.

"Nanti bukti-bukti itu pihak KPK aja yang menjelaskan, kami sudah menyampaikan tadi lewat laporan kami," lanjut dia, saat ditanya lebih jauh soal bukti tambahan.

Alif pun mendasarkan dugaan kerugian negara akibat bisnis PCR itu berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW).


"Tim kuasa hukum kami yang sudah mendetailkan, tapi yang pasti dari ICW mengatakan ada sepuluhan triliun lebih yang menjadi kerugian dari kasus PCR ini," ujarnya.

Sebelumnya, Sebelumnya, eks Direktur YLBHI Agustinus Edy Kristianto menyebut sejumlah menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo terlibat bisnis tes PCR. Menurutnya, para menteri itu terafiliasi dengan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), penyedia jasa tes Covid-19.

Luhut pun membantah kabar itu."Saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia," kata dia dalam keterangan tertulis di Instagram Story akun @luhut.pandjaitan, Kamis (4/11).


Senada, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, membantah tudingan Erick bermain-main dalam bisnis PCR itu.

Pasalnya, PT GSI, perusahaan yang dikaitkan dengan Erick hanya melakukan 700 ribu tes alias tak signifikan dibandingkan keseluruhan pengetesan.


"Jadi kalau dikatakan bermain, kan lucu ya, 2,5 persen gitu. Kalau mencapai 30 persen, 50 persen itu oke lah bisa dikatakan bahwa GSI ini ada bermain-main. Tapi hanya 2,5 persen," ungkap Arya kepada media, Selasa (2/11)." ( Red )


Sumber : cnnindonesia

Polsek Gunungsari Ringkus Dalang Pencurian Di Sebuah Hotel

 


POLICEWATCH-Gunungsari.

Seorang penjaga Hotel di wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat dijadikan tersangka pelaku pencurian yang akhirnya diamankan Anggota Polsek Gunungsari bersama seorang temannya. 

Tindakan pencurian itu terjadi pada November tahun lalu di Hotel Bandini Riverside Cottage yang terletak di wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, dimana tersangka pelaku berinisial MH, pria 45 tahun, suku sasak, alamat Dusun Ireng Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat melakukan pencurian bersama seorang temannya berinisial FK, pria 33 tahun, suku sasak beralamat dilingkungan yang sama dengan sdr MH.

"MH dan FK ini kami tangkap berdasarkan keterangan saksi-saksi dan korban, dimana berdasarkan keterangan korban bahwa salah satu tersangka (MH) dipercayakan oleh korban untuk menjaga dan dipercaya untuk memegang kunci Hotel yang sementara tutup karena pandemi Covid-19, " ungkap Kapolsek Gunungsari Iptu Agus Eka Artha, SH saat Konferensi Pers yang didampingi oleh Kasi Humas Polresta mataram Iptu Erny Anggraeni, SH, Kamis (04/11) di Mapolsek Gunungsari. 

Lanjut kapolsek, berawal dari laporan korban yang merasa kehilangan beberapa barang di Hotelnya berupa satu buah Outdoor AC Merk LG warna putih dan 2 buah Freezer Merk LG warna abu pada November 2020 lalu. Korban baru mengetahui di November 2021 saat mengecek Hotel yang memang telah ditutup. Akibat kejadian itu Korban merasa rugi sekitar 6 juta dan ahirnya kehilangan barang - barang tersebut di laporkan ke Polsek Gunungsari. 

"Hotel ini sudah tutup tahun yang lalu karena pandemi, dan semenjak itu korban jarang lihat-lihat Hotelnya sehingga baru saat ini diketahui, " jelas Artha.

Saat ini kedua tersangka telah kami amankan bersama barang bukti yang digunakan saat melakukan pencurian seperti Sepeda motor serta alat-alat yang digunakan untuk mengambil barang yang dicuri nya.

"Kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun, " pungkas Artha."Fahrun R".

Tim Patmor Amankan Pria Ganguan Jiwa Rusak Pintu Gerai ATM


POLICEWATCH-Kota Bima, NTB.

Tetiba saja Gerai Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BRI di seputaran Gedung Convention Hall Paruga Nae Kota Bima, terlihat rusak.

Peristiwa rusaknya gerai ATM itu, Rabu (3/11) siang ini. Pintunya rusak parah  dan terlepas dari bangunan induknya.

Informasi masyarakat dan otoritas BRI Cabang Bima yang melapor atas kerusakan gerai ATM tersebut, ditanggapi cepat Tim Patmor Sat Shabara Polres Bima Kota.

Siapakah yang berani merusaknya ?, ternyata kata Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasat Samapta Iptu Sirajuddin, Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Setelah diselidiki Tim Patmor, ternyata orang dalam gangguan jiwa. Dia tidak jauh pososinya dengan gerai ATM tersebut, bahkan masih hendak merusak lagi,”jelas Iptu Sirajuddin.

Setelah Tim Patmor dibawah pimpinan Aipda Awaluddin, mengamankan ODGJ tersebut agar menjauh dari lokasi gerai ATM sambung Kasat Samapta, Tim lalu mengangkut pintu yang dirusak dan diantar menuju Kantor BRI Cabang Bima."M HASBI".



KUNJUNGAN KERJA MENPAREKRAF RI SANDIAGA SALAHUDIN UNO DIDAMPINGI KAPOLDA NTB DAN GUBERNUR NTB


POLICEWATCH-Lombok Tengah.

Kapolda NTB Irjen Pol. Moh. Iqbal bersama Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah Mendampingi Menparekraf RI Sandiaga Salahudin Uno meninjau pelaksanaan Vaksinasi & UMKM di Kantor Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. 

Dalam kunjungannya di NTB,Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno menjelaskan bahwa kegiatan Ini adalah Program Gercep dan Geber (Gerak cepat dan gerak bersama) dalam percepatan vaksinasi di NTB khususnya di kabupaten Lombok Tengah. Rabu, (03/11/2022)

Sandi pun mengapresiasi Gubernur NTB dan Kapolda NTB atas kerja kerasnya dalam program percepatan serbuan vaksinasi. "Ini adalah Serbuan vaksinasi terbaik, sebab di Lombok tengah sendiri dosis pertama telah mencapai 70,4% sedangkan dosis kedua mencapai 31,8%." Tutur Sandi.

Ia juga menegaskan karena pentingnya vaksinasi serta penegakan protokol kesehatan dalam melawan pandemi Covid 19. "Vaksin dan protokol kesehatan ialah resep dalam menghadapi kesiapan WSBK tahun ini serta Moto Gp tahun depan. Mari bangkit disaat sulit agar menang melawan Covid" harap Sandiaga .

Sementara, Kapolda NTB menjabarkan bahwa capaian vaksinasi yang disebutkan oleh Menparekraf Sandi Uno tersebut ialah berdasarkan data P-Care, sedangkan data manual telah melebihi dari capaian yang dijabarkan oleh sandi uno tersebut. "Capaian manual dosis telah mencapai hampir 80% dan dosis telah mencapai 47,8% ini diakibatkan oleh kondisi geografis kabupaten Lombok Tengah sehingga pengisian P-Care sedikit terhambat. Ini adalah program kolaborasi yang terus dilakukan dalam mensukseskan vaksinasi di Lombok Tengah." Ungkap Iqbal 

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kadinkes Prov. NTB, Kadis Pariwisata Prov. NTB, Wakil Bupati Kab. Lombok Tengah, Sekda Kab. Lombok Tengah, Kapolres Lombok Tengah, Camat Pujut, Kepala Desa Rembitan"MN".



KPK Tahan Tersangka Gratifikasi Proyek di Jambi

 

Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan AF sebagai Tersangka dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi di Pemerintah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2016 s.d 2021.

Hal ini disampaikan oleh Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangan pers Kamis (4/11)  Penyidikan ini merupakan pengembangan dari fakta persidangan pada perkara Zumi Zola (Mantan Gubernur Jambi periode 2016-2021), dkk yang telah telah diputus oleh Pengadilan Tipikor dan berkekuatan hukum tetap.


Tersangka AF merupakan orang kepercayaan sekaligus representasi dari Zumi Zola. AF mengelola kebutuhan dana operasional Zumi Zola dengan meminta sejumlah fee proyek dari para kontraktor yang mengerjakan berbagai proyek di Provinsi Jambi.


Adapun total uang yang telah dikumpulkan oleh AF sekitar sejumlah Rp46 Miliar. Sebagian dari uang tersebut, atas perintah Zumi Zola, diberikan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi terkait uang ketok palu pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2017.


Tersangka AF juga diduga menerima uang sejumlah sekitar Rp6 Miliar untuk keperluan pribadinya. Saat ini AF sudah melakukan pengembalian sejumlah Rp400 juta ke KPK.


Atas perbuatannya tersebut AF disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang- undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Serta Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap AF untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 4 sampai dengan 23 November 2021 di Rutan KPK Gedung Merah Putih. Tahanan akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di Rutan KPK dimaksud.


KPK mengingatkan bahwa permufakatan jahat korupsi antara penyelenggara Negara dengan pelaku usaha pada pengadaan barang dan jasa seringkali kali tidak hanya terjadi pada tahap pelaksanaan saja, namun juga sering terjadi sejak pada tahap perencanaan bahkan hingga pengawasannya.


Suap menjadi modus yang sering dilakukan para pelaku usaha untuk memperoleh proyek dari pemerintah. Konsekuensinya, pelaku usaha akan menurunkan kualitas barang dan jasa yang dihasilkan agar tetap memperoleh keuntungan. Alhasil, masyarakatlah yang menjadi pihak paling dirugikan karena kualitas barang dan jasa yang dihasilkan tersebut tidak memberikan manfaat sebagaimana mestinya.


KPK prihatin sekaligus berharap korupsi pengadaan barang dan jasa yang melibatkan para penyelenggara negara dan pelaku usaha ini tidak kembali terjadi. Korupsi pengadaan barang dan jasa selain tidak sejalan dengan semangat pemerintah untuk percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga menghambat pembangunan di daerah"