1 PELAKU PENGEROYOKAN WARTAWAN DITANGKAP 5 DPO DALAM PENGEJARAN POLRES BANYUASIN

/ Rabu, 11 Maret 2020 / 21.06


 Kapolres Banyuasin Minta 5 DPO Segera Menyerahkan Diri 

Breaking News
Dok : MPW

BANYUASIN - POLICEWATCH -  Di lansir dari beberapa media terkait adanya tindak kekerasan serta menghalang halangi tugas jurnalistik dan adanya laporan dari Organisasi Pers IWO (Ikatan Wartawan Online) Jajaran Polres Banyuasin Sumatera Selatan berhasil meringkus AR satu  dari enam terduga pelaku penganiayaan terhadap wartawan salah satu media online yang sedang bertugas meliput kegiatan penambangan pasir di Kabupaten Banyuasin.

Hal ini di ungkap Kapolres Banyuasin AKBP Denny Sianipar, saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp yang membenarkan pihaknya sudah mengamankan satu pelaku  berinisial AR yang diduga ikut melakukan penganiayaan terhadap enam orang korban yang salah satunya adalah Deni Irawan wartawan .

"Sudah di tangkap 1 pelaku, sedangkan kawanannya saat ini masih sedang dalam pengejaran,"jelas Kapolres pada Senin malam (09/03/2020).

Dalam penanganan kasus tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya berharap kiranya dapat bersabar karna dalam proses pengejaran," begitu kejadian kemaren sore, para pelaku langsung melarikan diri,"katanya.

Dan pihaknya berjanji, untuk menangkap semua pelaku penganiayaan tersebut,"Kami berupaya mengejar sampai dapat semua,"tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi IWO Sumsel Iir Sugianto,SH saat dimintai tanggapannya mengatakan sangat mengapresiasi  langkah Polres Banyuasin dengan telah di tangkapnya satu dari 6 pelaku yang telah di laporkan dan juga  menegaskan, pihaknya menuntut kepolisian segera menindak tegas pelaku penganiayaan terhadap wartawan tersebut hingga ke dalang atau aktor intelektualnya.

"Kami selaku Ketua Bidang Hukum dan Advokasi IWO Sumsel meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku penganiayaan, dan juga harus dapat mengungkap siapa aktor intelektual dibalik peristiwa ini,"tegas Iir, Selasa (10/03).

Dilanjutkan Iir selain telah melanggar Undang Undang KUHP, pasal 170 para pelaku juga telah melanggar UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers,"Kami atas nama IWO Sumsel akan mengawal kasus ini hingga tuntas, dan apabila tidak ada tanggapan dan kemajuan, maka kami akan melaporkan ke pihak yang lebih tinggi lagi sesuai dengan prosedur hukum"pungkasnya.

Reporter  : Bambang.MD
Komentar Anda

Berita Terkini