TAKDIR ALLAH PASTI TERBAIK

/ 3 Juli 2022 / 7/03/2022 08:50:00 AM

 Religi edisi ke 8

    Redaksi.Policewatch.News: Assalamualaikum warahmatullahiWabarakatuh....

Salam dan selamat Pagi  nitizen media  policewatch.news:

Syukur kita ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita.di hari libur Ahad pagi ini tepatnya 03 Juli 2022,mari kita  bermuhadabah dan introspeksi diri dengan senantiasa yakin dan percaya bahwa apa yang sudah di tentukan oleh Robb kita ALLAH SWT adalah terbaik untuk diri kita..

Yakinlah Takdir Allah SWT pasti yang terbaik untuk kita.

Alkisah, seorang raja dan seorang menteri. Menterinya ini senantiasa berkata: _“Yang terbaik adalah pilihan Allah SWT.”_ 

Setiap ada orang yang terkena musibah, akan dinasihati oleh sang menteri dengan mengatakan, yang terbaik adalah pilihan Allah SWT. Suatu saat sang raja yang terkena musibah. _*Jari raja ini terputus karena suatu hal.*_

 Sang menteri datang dengan tetap mengatakan, wahai raja yang terbaik adalah pilihan Allah. Jarimu putus itu adalah yang terbaik.

Mendengar ucapan menterinya ini, raja pun tersinggung dan marah. Dia mengatakan, _“Jari saya putus yang terbaik? Penjarakan dia!”_ Akhirnya, sang menteri dipenjara.

 Tatkala di penjara, dengan mudah menteri ini mengatakan, yang terbaik adalah pilihan Allah SWT.

Ternyata benar, suatu saat sang raja pergi bersama bawahannya untuk berburu atau suatu keperluan. Mereka terjebak, pergi ke tempat yang jauh, lalu mereka ditangkap oleh segerombolan orang penyembah dewa tertentu. Mereka ditangkap dan disembelih satu per satu sebagai tumbal untuk dewa-dewa mereka. Tatkala tiba giliran sang raja, mereka dapati jari raja ini putus. Mereka anggap raja ini orang yang cacat yang tidak pantas dikorbankan untuk sesembahan mereka. Akhirnya raja pun dibebaskan.

Saat itulah sang raja sadar akan kebenaran perkataan menterinya. Jarinya yang putus ini adalah suatu kebahagiaan, merupakan anugerah sehingga dia tidak jadi dibunuh oleh orang-orang tersebut.

Ia pulang dengan begitu semangat, lalu membebaskan sang menteri. Raja mengatakan, _*“Benar perkataanmu, yang terbaik adalah pilihan Allah SWT. Saya bisa selamat dari cengkeraman mereka.”

“Namun, saya ingin bertanya, mengapa waktu engkau dipenjara, kau katakan yang terbaik adalah pilihan Allah SWT? Apa kebaikan yang kau alami di penjara?” tanya sang raja. 

Menteri menjawab, _*“Seandainya saya tidak dipenjara, saya akan pergi turut serta berburu bersamamu. Saya akan ditangkap dan disembelih oleh mereka. Oleh karena itu, saya dipenjara adalah yang terbaik.”_

Kisah di atas memberikan pelajaran berharga

1.Pertama.

 Percayalah takdir Allah SWT pasti yang terbaik untuk kita, sekalipun terlihat berat, sulit, pahit, dan tidak menyenangkan. Sungguh Allah SWT lebih mengetahui kemaslahatan yang terbaik bagi seorang hamba daripada hamba itu sendiri (QS. 4 : 19).

2.Kedua

Janganlah selalu merasa ketika Allah memberikan kita takdir yang sulit untuk dilakukan lantas langsung berprasangka buruk kepada Allah. Yakinlah bahwa Allah SWT tidak membebankan segala sesuatu kepada hambanya melainkan karena kesanggupannya (QS.2 : 286).

3.Ketiga

Selipkanlah rasa syukur dan tumbuhkanlah kesabaran atas setiap takdir yang menimpa diri.

4.Keempat

Belajarlah tawakal dan berserah kepada Allah, meyakini bahwa rencana dan takdir Allah yang terbaik dan indah. 

Kita boleh bercita-cita dan berencana, tapi yakinlah jika kita sudah berusaha dan berdo'a maka keputusan Allah SWT adalah yang terbaik, meskipun terkadang menurut kasat mata adalah buruk bagi kita _(QS. 40 : 60 dan QS. 3: 159)._

 Pembaca Religi media policewatch.news dimanapun berada, Semoga kita menjadi seseorang yang senantiasa berprasangka baik terhadap Allah dan meyakini bahwa takdir-Nya adalah pilihan yang terbaik untuk kita setelah kita berdo'a dan berusaha.

Semoga pesan singkat ini bermanfaat dan mohon maaf jika kurang berkenan.

Mari kita saling menasehati dalam hal kebaikan dengan penuh kebenaran dan kesabaran sebagaimana Allah SWT ingatkan, 

..Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran"

 _(QS. Al-Asr : 3)_


                      Team redaksi

             H.A.Wakid Irvanto

                      03 07 22





Komentar Anda

Berita Terkini