Lamban Berangkatkan TKI, Tidak Sesuai Janjinya, Oknum Tekong Akan Dipolisikan.

/ 3 Januari 2023 / 1/03/2023 06:59:00 PM




POLICEWATCH-Mataram

Berawal dari salah seorang warga yang menceritakan bahwa ada tekong yang biasa memberangkatkan orang keluar negeri,yaitu negara taiwan,dan pada saat itu,saya menghubungi tekong tersebut, dan menceritakan niat saya yang  ingin ke Taiwan,dan menurut tekong tersebut pada saat itu adalah jawaban tekong sangat  bisa, dengan alasan tekong  agar bersamaan dengan salah seorang warga atas nama Jayadi,

Setelah itu disuruh mengeluarkan biaya medikal sebesar Rp 1'500'000,pada hari itu tanggal 10 Mei 2022 dan saya menyetujui dan langsung memberikan dikantor medical center Bertais.tutur Sukri (korban) dirumahnya Selasa 3/01/2023.

Setelah keluar hasil medical langsung disuruh sekolah selama empat hari di LPLK/BLKLN cahaya Nusantara yang beralamat di Lombok timur.dan kami disuruh membayar lagi biaya pelatihan sebesar Rp enam juta rupiah pada tanggal 15 Mei 2022.

Selesai pelatihan kami disuruh menunggu dan sampai saat ini belum ada kepastian keberangkatannya.

Setelah pelatihan kami dijanjikan untuk membuat pasport sekitar antara bulan September atau bulan Oktober 2022.namun sampai sekarang sudah bulan januari 2023 belum kami dipanggil lagi untuk membuat pasport.

Sukri menambahkan sekitar  tanggal 10 Juni 2022 kami dimintai lagi uang sebesar Rp 7000'000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).lagi terangnya 

Berjalannya waktu kami dimintai lagi pada tanggal 3 bulan September 2022 untuk segera diproses dengan alasan penambahan biaya tambang ke Taiwan.

Dan pada saat itu kami dijanjikan lagi, akan diberangkatkan sekitar bulan  November untuk ke jakarta dan tekong tersebut mengatakan pada bulan Desember kami sudah berada di Taiwan.

Hal senada dengan korban yang bernama L Moh Nasri alamat kekere barat kelurahan Semayan Kecamatan Praya dan atas nama Udin alamat Braim desa Braim kecamatan Praya Tengah, juga sama penjelasannya seperti yang diceritakan Sukri, semua itu adalah benar,hanya dijanjikan terus oleh Oknum tekong tersebut, kesalnya.

Ironisnya janji janji itu semuanya palsu,atas peristiwa yang kami alami,kami akan melaporkan keaparat penegak hukum apabila uang kami tidak dikembalikan ancamnnya.

Sementara petugas lapangan atau Tekong H Edi saat dikonfirmasi awak media POLICEWATCH di rumahnya menjelaskan,bahwa semua administrasi yang saya terima,saya serahkan ke PT Putri Samawa mandiri Internasional Manpower Agency Cabang NTB yang dimejelok terangnya.

Ia menambahkan segala janji saya kepada TKI itu semua penjelasan dari PT,itu yang saya sampaikan paparnya 

Kepala cabang PT Samawa Mandiri Hj Rohyana Dewi Arifin 'saat mau ditemui sesuai arahannya lewat via WhatsApp pada tanggal 3 Januari 2023,akan tetapi yang bersangkutan tida ada di kantornya, namun sempat menginformasikan lewat pesan singkat bahwa masih dijalan, sebentar saya hubungi jawabnya lewat pesan WhatsApp.

Dan sampai saat ini penanggung jawab PT tidak ada konfirmasi lagi sehingga berita ini dipublikasikan" MN".

Komentar Anda

Berita Terkini