Gagalkan Jaringan Curanmor di Sekotong: Polda NTB Amankan Penadah & Sita 3 Motor, Termasuk Hasil Curian di Masjid

 


 

POLICEWATCH-MATARAM 

Keberhasilan operasi Unit Reaksi Cepat Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahan di wilayah Sekotong Barat, Lombok Barat. Tindakan tegas ini dilakukan Rabu dini hari (12/8/2026), menyusul kasus pencurian yang terjadi di area tempat ibadah.

 

Kasus bermula dari laporan warga bernama Drs. Ade Rukman, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat hitam dari parkiran Masjid Raudatul Jannah, Pagutan Barat, Mataram, pertengahan April lalu. Pelaku beraksi dengan cara nekat: masuk lewat pintu samping masjid saat korban sedang shalat Ashar, mengambil kunci kontak yang ada di dalam bangunan, lalu membawa kabur kendaraan.

 

Berdasarkan petunjuk dari tersangka utama curanmor berinisial M alias Ram yang sudah diproses di Polsek Mataram, Tim Puma di bawah pimpinan AKP Agus Eka Artha bergerak cepat melacak alur distribusi barang curian. Hasilnya, mereka menemukan terduga penadah berinisial IMA di wilayah Sekotong.

 

Saat penggeledahan di kediaman IMA, petugas tidak hanya menemukan motor milik korban, tetapi juga menyita dua unit kendaraan lain yang diduga hasil kejahatan serupa: Yamaha Mio Soul GT 125 warna ungu dan Honda Beat Street hitam. Seluruh barang bukti beserta tersangka kini diamankan di Mapolda NTB untuk proses hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

 

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arinsandi, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan keberhasilan ini berkat kerja cepat dan terpadu. Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M, mengimbau masyarakat tetap waspada.

"Jangan lengah mengamankan kendaraan di tempat umum maupun ibadah. Kunci ganda dan jangan tinggalkan kunci atau dokumen penting di tempat mudah dijangkau. Segera lapor polisi jika melihat aktivitas mencurigakan," tegasnya.

 

Polda NTB berkomitmen terus menindak tegas kejahatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Mamen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terkini