Berikut Enam Layanan Publik Yang Diresmikan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid ,Di Pasar Modern Cisauk ,Apa Saja?



policewatch.news.Tangerang,Senin21April 2025.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten,

Resmi  membuka enam gerai pelayanan publik di PasMod Intermoda BSD City, Kecamatan Cisauk, Untuk  mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses layanan publik.

Pada hari Senin,21 April 2025 Bupati Tangerang HM.Maesyal Rasyid  di dampingi oleh  Para Kepala dinas  dan jajaran terkait, Muspika,Camat Cisauk, Para kepala Desa,Polsek Cisauk, Polres Tangerang dan Jajaran  Sinarmas land selaku pengelola Pasar Modern Cisauk.

Tampak Pula Tokoh masyarakat Cisauk HIS 7 H.Endang Iskandar,Tokoh Agama dan Tokoh Pendidikan Se Cisauk.



Dalam Sambutannya  Maesyal Rasyid mengatakan ; "pembukaan gerai layanan publik tersebut kolaborasi antara pengelola Pasar Intermoda dan pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan pelayanan kepada masyarakat setempat Khusus Kecamatan Cisauk,Pagedangan,Legok,Kelapa dua  dan sekitarnya" .


“Untuk layanannya dari pemerintah yaitu terkait administrasi kependudukan (Disdukcapil), jadi masyarakat sambil belanja bisa juga melangsungkan pengurusan keadministrasian. setidaknya ada enam Unit Gerai layanan Yaitu Samsat dari provinsi dan kepolisian.

layanan pajak (Bapenda), BPJS, Baznas, DPMPTSP, dan BPOM,”  Ujar Bupati Terpilih 2024 bersama Intan Narulita, Senin (21/4/2025) 

( Bupati Tangerang Maesyal Rasyid)


 Dari beberapa layanan publik yang yang resmi di buka  didukung oleh instansi lainya  dibuka dengan menyesuaikan jam operasi tempat perbelanjaan Pasar modern Cisauk yang Ter integrasi dengan Stasiun Kereta api Cisauk dan Feeder Bus Sinar Mas.


Harapanya pembukaan gerai di pasar moderen ini akan mendorong pihak swasta atau pengelola pusat perbelanjaan yang lain untuk berperan aktif memfasilitasi sarana pelayanan publik Pemkab Tangerang. 


Sebab dengan begitu secara tidak langsung layanan itu akan juga meningkatkan kunjungan di lokasi tersebut dan juga meramaikan Pasmod Cisauk dan tentunya menambah omzet para pedagang .


“Langkah ini kita lakukan sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat dalam menyampaikan permohonan pelayanan dasar yang diperlukan,” ujarnya.


Maesyal mengungkapkan kehadiran gerai publik ini juga sebagai langkah dalam mengantisipasi terjadinya aksi pungutan liar (pungli), dimana selama ini masyarakat selalu disulitkan oleh aksi-aksi pungli yang dilakukan oknum petugas layanan tersebut.

“Dengan begitu aksi yang tidak sesuai ketentuan dapat diminimalisir. Jadi jangan ada lagi para pegawai yang meminta imbalan. Harusnya kita mempermudah, karena itu sudah tugas pemerintah memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, bila ditemukan Masih ada Petugas yang meminta Pungutan  imbalan /upah kepada Masyarakat yang mengurus misal KTP,KK dan pengurusan lainnya Tolong di laporkan ,Kita akan Menindak Tegas, kabupaten Tangerang Telah Mencanangkan God government,Pelayanan Penuh senyum ,Ramah dan Transparan Bebas Pungli” Ujar Maesyal Rasyid di depan Para Jurnalis .


 (Maesyal RasyidBersama para Jurnalis)

Pelayanan publik yang telah dimiliki Pemkab Tangerang, kata dia, ada di dua lokasi yaitu Gerai pelayanan di Mal Ciputra dan Pasar Moderen Intermoda Cisauk Kabupaten Tangerang.


“Ini hasil kolaborasi bersama swasta yaitu BSD City dan Sinar Mas Land. Nantinya  akan kita buka di wilayah Tangerang Utara, silahkan bagi masyarakat sekitar Kecamatan Cisauk ,Pagedangan,Legok,Kelapa dua dan sekitarnya untuk memanfaatkan Pelayanan Publik dari Pemkab Tangerang” .Ujarnya



Team Redaksi (H.wahid)


Literasi Rendah di Lombok Utara: Ketua Bhayangkari Canang Gagas "Aksi Adil Membaca"

 


 Policewatch-Lombok Utara. 

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara (KLU), Ny. Heny Fitriani, menyuarakan keprihatinan mendalam atas rendahnya minat baca di Lombok Utara.  Dalam acara bedah buku dan peringatan Hari Kartini, Senin (21/4), ia mengungkapkan fakta mengejutkan: hanya 3% anak di Lombok Utara yang gemar membaca.  Kondisi ini mendorongnya untuk menggagas program "Aksi Adil Membaca" atau "Fair Act Reading".

Program ini menekankan pentingnya keseimbangan antara penggunaan gawai dan waktu membaca.  Ny. Heny, seorang akademisi dan penulis produktif dengan sembilan gelar akademik dan 12 buku terbitan, mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip "adil" dalam memanfaatkan waktu.  "Jika menonton televisi 5 menit, luangkan juga 5 menit untuk membaca.  Begitu pula dengan penggunaan media sosial," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa membaca bukan hanya sekadar menambah wawasan, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan otak dan fisik.  Kebiasaan membaca, bahkan hanya 2-3 halaman sebelum tidur atau mandi, dapat mencegah kepikunan dan meningkatkan metabolisme.  Ny. Heny juga menekankan peran keluarga dalam menumbuhkan minat baca anak sejak dini.  "Keteladanan dari orang tua sangat penting," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ny. Heny telah menyumbangkan 12 bukunya ke Dinas Perpustakaan Lombok Utara dan juga menyediakan akses digital melalui Perpusnas.go.id.  Ia berencana menerbitkan lima buku lagi hingga pertengahan tahun ini, termasuk buku khusus tentang pariwisata Lombok Utara.  Inisiatif Ny. Heny diharapkan dapat menjadi pemicu semangat membaca dan meningkatkan literasi di Lombok Utara.

M Hasbi

Polda NTB Pastikan Keamanan Wisatawan Gili Tramena dengan Patroli Intensif 24 Jam

 


Policewatch-Mataram

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Gili Tramena.  Untuk itu, Direktorat Pamobvit Polda NTB melaksanakan patroli keamanan intensif selama 24 jam di Pelabuhan Bangsal dan Teluk Nara, pintu masuk utama menuju gugusan pulau tersebut.  Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya Polda NTB untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

"Patroli ini bukan hanya sekedar pengawasan, tetapi juga bentuk pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan," ujar Kombes Pol. Kholid.  Petugas yang bertugas tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga aktif memberikan informasi, arahan, dan bantuan kepada para pelancong.  Mereka juga memberikan imbauan terkait keselamatan dan keamanan selama berwisata.

Polda NTB berharap dengan adanya patroli intensif ini, wisatawan dapat menikmati keindahan alam Gili Trawangan, Meno, dan Air dengan tenang dan merasa terlindungi.  Kehadiran polisi diharapkan juga dapat meningkatkan citra positif pariwisata NTB di mata dunia.  Polda NTB akan terus meningkatkan upaya pengamanan di destinasi wisata unggulan ini untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para wisatawan.

Mamen

Ada apa ini.....! Belum Tuntas Kasus oli palsu Kini Temuan Satu Kontainer Rokok Diduga Illegal, Di Pergudangan Berneo Icon



Red, policewatch.news, - Lembaga Investigasi Masyarakat dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (LIDIK KRIMSUS RI) yang kemarin menyoroti keras maraknya peredaran oli palsu bermerek Pertamina di wilayah Kalimantan Barat, dengan nilai transaksi ilegal dari praktik pemalsuan oli tersebut diduga mencapai angka fantastis sekitar Rp 85 miliar perbulan , yang mana Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) LIDIK KRIMSUS RI, M. Rodhi Irfanto, SH, menyebut peredaran oli palsu ini bukan sekedar kejahatan industri semata, melainkan telah mengarah pada pelanggaran hukum yang berlapis dan terorganisir Kini di wilayah Kalimantan Barat  di Gegerkan adanya Pemasok Rokok yang  diduga illegal terbesar kembali menjadi sorotan publik di Kalimantan Barat, 

Yang mana pada Kamis (17-04-25) adanya satu kontainer penuh diduga berisi rokok ilegal dan  diduga pula menggunakan Pita Cukai palsu ditemukan menumpuk di Area pergudangan Borneo Icon, Ironisnya, pergudangan Borneo Icon tersebut hanya berjarak beberapa meter dari Mapolres Kubu Raya, Sungguh ini seolah olah menunjukan Lemahnya pengawasan dan penegakan Hukum yang ada di sana, atau ada apa para APH di Kalimantan Barat, hal ini di sampaikan Ketua Harian  (DPN) LIDIK KRIMSUS RI, M. Rodhi Irfanto, SH, jakarta  Senin 21 -04-25

Dari temuan Rokok Ilegal di Pergudangan Borneo Icon persisnya di Kecamatan Sungai Ambawang Kubu Raya, ini merupakan sebuah tamparan diwajah  wajah para  Aparat Penegak Hukum dan instansi terkait, khususnya Bea dan Cukai juga buat instansi terkait lainnya ujar Rodhi

Berdasarkan informasi dan temuan Tim Investigasi  gabungan wartawan dan lembaga independen yang ada di sana  pada Kamis pagi, 17 April 2025, terungkap keberadaan Kontainer mencurigakan, Ketika dibuka,  terlihat jelas ratusan karton rokok berbagai merek dengan Pita Cukai yang tidak sesuai atau patut diduga palsu. kata Rodhi


Salah satu karyawan gudang berinisial Ahg saat dimintai keterangan mengatakan.“Saya cuma kerja. Soal isi kontainer, bukan urusan saya. Bos saya, Cdr sedang di luar negeri,”Katanya.

Kontainer ini diketahui keluar dari Pelabuhan Pontianak, sehingga keberadaan Satu Kontainer Rokok ini menjadi tanda tanya publik terhadap pengawasan Bea dan Cukai juga instansi terkait lainnya.

Terkait viralnya pemberitaan oli palsu dan  temuan satu kontainer rokok yang diduga illegal menjadi perbincangan hangat di masyarakat luas, salah seorang warga pontianak yang tidak mau namanya disebut saat bersantai di warung kopi mengatakan.

“Baguslah kalau rokok illegal itu banyak sebab harganya pun terjangkau.” Celotehnya.

Ironis lagi, Gudang penyimpanan Rokok ini justru berdampingan dengan Polres Kubu Raya. Mungkinkah Rokok illegal ini bisa melenggang melewati dua institusi pengawasan vital tanpa terdeteksi.

Dalam hal ini Rodhi  mensinyalir diduga adanya, praktik “Main Mata” dengan oknum-Oknum yang mempunyai Kewenangan, Sehingga para Mafia Pajak ini dengan leluasa berlenggang keluar masuk Pelabuhan bahkan Gudang penyimpanannya berdampingan dengan Mapolres Kubu Raya ini pun tak tersentuh oleh APH (Tim)

Bersambung,…

"Keadilan untuk Riska Fuji Astuti! Tim Pengacara Bantah Keterlibatan Klien dalam Kasus Pengeroyokan!"


Policewatch-Lombok Tengah. 

Kasus pengeroyokan yang viral di media sosial  mendapat sorotan tajam.  Tim kuasa hukum Riska Fuji Astuti, dari kantor Mohni, S.H., CIM & Partners,  secara tegas  membantah  tuduhan  yang  mengaitkan  kliennya  dengan  kasus  tersebut.  Mereka  menyatakan  bahwa  tuduhan  itu  tidak  berdasar  dan  merupakan  upaya  pencemaran  nama  baik.

"Klien  kami,  Riska  Fuji  Astuti,  sama  sekali  tidak  terlibat  dalam  insiden  pengeroyokan  tersebut,"  tegas  Mohni,  S.H.,  kuasa  hukum  Riska  dalam  konferensi  pers  yang  digelar  hari  Senin  21/04/2025.  

"Tuduhan  ini  sepenuhnya  tidak  berdasar  dan  kami  memiliki  bukti-bukti  kuat  untuk  membantahnya."

Pihak  kuasa  hukum  menjelaskan  bahwa  keterkaitan  Riska  dengan  kasus  tersebut  hanyalah  sebuah  kesalahpahaman.  Mereka  menolak  untuk  merinci  detail  bukti  yang  dimiliki,  namun  menekankan  bahwa  bukti  tersebut  cukup  kuat  untuk  membersihkan  nama  baik  klien  mereka.

"Kami  akan  mengambil  langkah  hukum  yang  diperlukan  untuk  melindungi  nama  baik  Riska  dan  menuntut  pertanggungjawaban  pihak-pihak  yang  telah  menyebarkan  tuduhan  palsu  ini,"  lanjut  Mohni,  S.H.  "Kami  percaya  pada  proses  hukum  dan  yakin  keadilan  akan  ditegakkan."

Mohni  S.H.  sangat  menyayangkan  pencemaran  nama  baik  yang  dialami  kliennya  melalui  media  sosial  Facebook.  "Secara  hukum,  klien  kami  lah  yang  merasa  dirugikan,"  tegasnya.  "Kami  berharap  kejadian  ini  menjadi  pelajaran  bagi  masyarakat  untuk  lebih  berhati-hati  dalam  menggunakan  media  sosial,  agar  tidak  terjadi  saling  tuntut  menuntut  di  kalangan  masyarakat.  Karena  damai  itu  indah."

"Kami  mengharapkan  proses  hukum  berjalan  dengan  adil  dan  transparan,"  ujar  Mohni,  S.H.  "Kami  berharap  kebenaran  akan  terungkap  dan  keadilan  akan  ditegakkan  bagi  Riska."

Nurdan,  orang  tua  Riska,  menyatakan  harapannya  agar  kasus  ini  cepat  selesai.  "Sebagai  orang  tua,  saya  mengharapakan  proses  hukum  berjalan  dengan  baik  dan  kasus  ini  bisa  cepat  diselesaikan,"  ungkap  Nurdan.

Sementara  itu,  Kasat  reskrim  Polres  Lombok  Tengah  menyatakan  bahwa  pihaknya  telah  melakukan  pemeriksaan  terhadap  korban,  3  saksi,  dan  juga  terlapor.  Rencana  tindak  lanjutnya  adalah  mengirimkan  surat  undangan  mediasi  kepada  kedua belah pihak.

Jurnalis
Mamen

Tim Pengacara Riska Fuji Astuti Tegas Bantah Kliennya Terlibat Pengeroyokan: "Tuduhan Tidak Berdasar!"

 


Policewatch-Lombok Tengah. 

21/04/2025.Tim kuasa hukum Riska Fuji Astuti, dari kantor Mohni, S.H., CIM & Partners, secara tegas membantah tuduhan yang mengaitkan kliennya dengan kasus pengeroyokan yang viral di media sosial.  Mereka menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan upaya pencemaran nama baik.


"Klien kami, Riska Fuji Astuti, sama sekali tidak terlibat dalam insiden pengeroyokan tersebut," tegas Mohni, S.H., kuasa hukum Riska dalam konferensi pers yang digelar hari Senin 21/04/2025.  "Tuduhan ini sepenuhnya tidak berdasar dan kami memiliki bukti-bukti kuat untuk membantahnya."

Pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa keterkaitan Riska dengan kasus tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman.  Mereka menolak untuk merinci detail bukti yang dimiliki, namun menekankan bahwa bukti tersebut cukup kuat untuk membersihkan nama baik klien mereka.


"Kami akan mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi nama baik Riska dan menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang telah menyebarkan tuduhan palsu ini," lanjut Mohni, S.H.  "Kami percaya pada proses hukum dan yakin keadilan akan ditegakkan."
Mohni S.H. sangat menyayangkan  pencemaran nama baik yang dialami kliennya  melalui media sosial Facebook.  "Secara hukum, klien kami lah yang merasa dirugikan," tegasnya. 

 "Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, agar tidak terjadi saling tuntut menuntut di kalangan masyarakat.  Karena damai itu indah."


Pihak kuasa hukum juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.  Mereka menekankan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari penyebaran berita hoax yang dapat merugikan orang lain.


"Kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya berhati-hati dalam menyebarkan informasi di media sosial," tutup Mohni, S.H.  "Mari kita bersama-sama menjaga agar ruang digital tetap bersih dari berita bohong dan fitnah."


Jurnalis
 

LR/MN

Desa Bujak Bersatu Padu Sukseskan MTQ: Apel Koordinasi Jalin Sinergi Antar Lembaga

 



Policewatch-Batukliang

21 April 2025 - Semangat  gotong royong dan  kebersamaan  terpancar  jelas  dalam  apel  koordinasi  yang  diselenggarakan  di  halaman  kantor  Desa  Bujak,  Kecamatan  Batukliang,  Kabupaten  Lombok  Tengah. Apel  ini  diselenggarakan  untuk  mensukseskan  pelaksanaan  MTQ  tingkat  desa  yang  akan  dilaksanakan  dalam  waktu  dekat.

Hadir  dalam  apel  tersebut  sekitar  50  peserta  yang  terdiri  dari  tokoh  agama,  perangkat  desa,  Kepala Dusun, Kader Posyandu, LPMD  Desa Bujak, Bhabinsa,  dan  BKD, dan Semua  elemen  masyarakat  Desa  Bujak  menunjukkan  kesiapan  dan  semangat  yang  tinggi  untuk  mendukung  terselenggaranya  MTQ  dengan  sukses.

"Apel  koordinasi  ini  merupakan  langkah  awal  yang  penting  untuk  mensukseskan  MTQ.  Kami  ingin  memastikan  semua  pihak  paham  peran  dan  tanggung  jawab  masing-masing,"  tegas  H.  Masrihin  Halidi,  S.H.,  Kepala  Desa  Bujak.

H. Masrihin  menambahkan  bahwa  apel  koordinasi  ini  juga  merupakan  momentum  untuk  menghilangkan  misinformasi  yang  sering  beredar  di  masyarakat  mengenai  program  dan  kegiatan  desa.  "Masyarakat  dapat  mengajukan  aspirasi  melalui  kepala  dusun,  BPD,  atau  wakil  mereka,"  jelas  kades.


Haji Marlin   tokoh  masyarakat  yang  turut  hadir  dalam  apel  koordinasi,  menyatakan  apresiasi  yang  tinggi  terhadap  inisiatif  ini.
"Kami  sangat  bersyukur  atas  terselenggaranya  apel  koordinasi  ini.  Antusiasme  seluruh  anggota  Lembaga  Pemberdayaan  Masyarakat  Desa  (LPMD),  sangat  luar  biasa. Jelasnya. 

 Pembinaan  yang  dilakukan  oleh  Bapak  Kepala  Desa,  sangat  tepat  dan  penting  di  tengah  kondisi  desa  kita  saat  ini,"  kata  Haji  Marlin.

H Marlin S.pdi.menambahkan  bahwa  apel  koordinasi  ini  sangat  membantu  dalam  menyatukan  persepsi  dan  pandangan  terkait  program  desa.  "Semoga  apel  koordinasi  ini  terus  dilakukan  secara  berkala  agar  komunikasi  dan  sinergi  antara  aparatur  desa  dan  masyarakat  semakin  kuat  dan  meningkatkan  keberhasilan  program  desa,"  ujarnya.

Melalui  apel  koordinasi  ini,  Desa  Bujak  menunjukkan  komitmen  kuat  untuk  menyelenggarakan  MTQ  dengan  sukses  dan  menjadi  momentum  untuk  meningkatkan  semangat  keagamaan  di  tengah  masyarakat.

Jurnalis:


LR/MN

Tragedi Grand Max di Batukliang: Empat Tewas, Dua Belas Luka Berat, Sopir Selamat

 



Policewatch-Lombok Tengah

 (20 April 2025) – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Jurang Ripin, Desa Barebali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (20/4) sore.  Sebuah mobil pick-up Daihatsu Grand Max, bernomor polisi DR 8377 SK, yang dikemudikan oleh Yusuf Riadi, mengalami kecelakaan tunggal yang menewaskan empat orang dan melukai dua belas lainnya.

Kejadian bermula ketika mobil yang membawa total 16 penumpang itu melaju dari arah utara menuju selatan.  Sesampainya di depan SMPN 5 Barebali, mobil tersebut tiba-tiba hilang kendali.  Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Puteh Rinaldi, S.I.K., M.Sc., mobil menabrak pembatas jalan (bok) sebelum terguling dan melintang di badan jalan dengan posisi depan menghadap ke barat.

Empat penumpang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka parah yang diderita.  Dua belas penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Yatofa Bodak untuk mendapatkan perawatan medis.  Yang mengejutkan, pengemudi mobil, Yusuf Riadi, selamat dari kecelakaan tersebut meskipun mengalami luka ringan.

AKP Puteh Rinaldi menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini dan menekankan bahaya penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang.  "Mobil bak terbuka tidak didesain untuk mengangkut orang dan minim standar keselamatan," tegasnya.  Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Saat ini, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Lombok Tengah masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.  Dugaan sementara mengarah pada faktor human error, kondisi kendaraan, dan kemungkinan kondisi jalan yang kurang baik.  Polisi juga akan memeriksa kelayakan kendaraan dan surat-surat kepemilikan.  Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah proses investigasi selesai.

Mamen

Kecelakaan Maut di Batukliang: Empat Meninggal, Dua Belas Luka Berat.

 



Policewatch-Lombok Tengah. 

 20 April 2025 – Kecelakaan lalu lintas yang mengerikan terjadi Minggu malam, 20 April 2025, pukul 18.23 WITA di Desa Bera Bali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.  Sebuah mobil Gran Max, dengan nomor polisi DR 8377 SK atas nama Samsudin, mengalami kecelakaan tunggal di depan SMP Negeri Batukliang Barabali. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat sekitar.

Berdasarkan keterangan saksi mata dan informasi yang dihimpun dari pihak warga sekitar, mobil Gran Max tersebut tengah melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara menuju selatan.  Mobil yang diketahui baru pulang dari acara nyongkolan itu membawa muatan penumpang yang cukup banyak.  Menurut keterangan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, mobil tersebut terlihat oleng sebelum akhirnya menabrak sebuah pohon besar di pinggir jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, empat orang penumpang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara dua belas lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam Yatopa Bodak untuk mendapatkan perawatan intensif.  Kondisi mobil mengalami kerusakan yang cukup parah.  

Yang lebih mengejutkan, hingga berita ini diturunkan, sopir mobil Gran Max tersebut masih belum ditemukan.  Keberadaan sopir menjadi misteri dan menjadi fokus utama penyelidikan pihak kepolisian.  Pihak kepolisian dari Unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Kanit Laka Lantas, IPTU Sasmita Adika Candra, S.H., M.H., membenarkan adanya kecelakaan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan di lapangan.  Beliau juga menambahkan bahwa timnya masih berada di lokasi kejadian dan rumah sakit untuk mengumpulkan data dan keterangan lebih lanjut.

Kepolisian belum dapat memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian dan penyebab kecelakaan secara detail, menunggu hasil penyelidikan yang lebih komprehensif.  Namun, dugaan sementara mengarah pada kecepatan tinggi dan kemungkinan kelelahan pengemudi sebagai faktor penyebab.  Pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan sopir untuk segera melapor kepada pihak yang berwajib.

Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban.  Doa dan harapan kami tercurahkan kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.  Semoga pihak kepolisian dapat segera mengungkap misteri hilangnya sopir dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.  Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Jurnalis

Mamen