Dipicu Masalah Lahan Oknum Karyawan PT.MHP Acungkan Sajam, Warga Hajar Hingga Babak Belur

/ Selasa, 16 April 2019 / 09.06


Reporter.  : Bambang.MD 
korban

LAHAT - (polucewatch.news) - Masalah lahan milik warga yang tak kunjung selesai  hingga warga kemarahan memuncak karena dipicu ulah oknum pegawai PT.Musi Hutan Persada (MHP) yang melakukan penggusuran peristiwa kejadian Sabtu (13/4

Lahan Lebih dari 30 hektar kebun karet milik warga Desa Tanjung Lontar, Merapi Timur Kabupaten Lahat diduga digusur oleh karyawan PT. MUSI HUTAN PERSADA, Mendengar kabar dari warga yang melihat kejadian peristiwa tersebut, warga langsung mendatangi tempat lokasi kebun warga yang digusur, sehingga memicu amarah warga.
Dan ternyata benar, pihak perusahaan masih melakukan penggusuran, dengan melihat keadaan kebun yang sebahagian siap panen tumbang didorong alat berat sehingga warga yang jumlahnya lebih dari ratusan orang, meminta kepada bernama Untung dan Darmansyah dikabarkan warga Darmo, Muara Enim karyawan PHS. PT. Musi Hutan Persada Warga meminta untuk segera menghentikan aktivitas penggusuran tersebut. tetapi dijawab oleh Darmansyah, sambil menantang warga tidak bisa tanah ini adalah masuk wilayah HPHTI perusahaan sesuai Surat Keputusan Menteri tantang " Darmansyah kepada Warga yang ada dilokasi, dan jika kalian memaksa, kami juga tidak takut, sambil menghunus ” sebilah Sajam ”, dan sambil menantang warga.

Melihat dan mendengar penjelasan karyawan tersebut, warga yang sejak tadi menahan emosi dengan jumlah ratusan orang, langsung melakukan perlawanan, dengan menghajar karyawan perusahaan hingga babak belur, dan sebagian mereka lari ketengah hutan untuk menyelamatkan diri. Sementara Untung dan Darmansyah PHS. PT. Musi Hutan Persada yang sudah " babak belur dihajar warga " hanya mampu memohon ampun dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya dan sebila keris yang diduga sebagai pemicu keributan, disita warga dan diberikan kepada Kepala Desa untuk dijadikan barang bukti.

Sementara Kepala Desa Tanjung Lontar ditemui awak media sangat menyayangkan atas peristiwa kejadian ini, karena saya sedang diluar kota dan setelah kejadian saya baru ditelpon warga, langsung saya minta bantuan anggota DPRD Lahat sdr.Imanullah untuk melaporkan kejadian ke Polres Lahat dan langsung diterima Waka Polres Lahat, Kompol. Budi Santoso. Ujar " Kades

Komentar Anda

Berita Terkini