FPI Sebut Yusril Ingin Adu Domba Rizieq Shihab dengan Prabowo

/ Kamis, 04 April 2019 / 16.46

Reporter : Fauzyiah
 
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra,
Jakarta (POLICEWATCH.NEWS)- Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman, menuding Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, mengadu domba pentolan FPI Rizieq Shihab, dengan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Ia menyebut Yusril dengan sengaja mengarahkan pembicaraan tentang kualitas keislaman Prabowo - Sandiaga Uno, dan mencoba untuk menggalang Rizieq mengalihkan dukungannya.
Ads by Kiosked

"Posisi Yusril saat ini adalah pendukung paslon 01, dan sayangnya Yusril menggunakan cara-cara adu domba dan hasut dalam mencapai tujuan tersebut," kata Munarman membalas pesan singkat awak media, Kamis 4 April 2019.

Munarman pun menyebut Yusril menyesatkan. Pasalnya pada video wawancara yang tersebar, Yusril mengklaim dirinya menghubungi Rizieq melalui sambungan telepon. Sedangkan dalam bukti yang kini tersiar di media, adalah hasil tangkapan layar percakapan Whatsapp antara dirinya dan Rizieq.

"Terbukti dari screenshot yang dia sebar ke media, bahwa percakapan terkait capres dan cawapres tersebut melalui Whatsapp, bukan melalui telepon," kata dia.

Munarman tidak menampik memang pernah ada percakapan antara Rizieq dan Yusril, tetapi bukan dalam konteks Pilpres. Telepon itu pun melalui perantara pihak ketiga, bukan Yusril yang menghubungi Rizieq secara langsung. "Dalam hal ini Yusril berbohong dan sengaja missleadinginformasi. Seolah dia bisa setiap saat telepon dengan Habib (Rizieq)," kata dia.

Perseteruan Yusril Ihza Mahendra dengan Rizieq Shihab semakin meruncing. Konflik berawal saat Yusril, dalam sebuah video yang viral, menyebut Rizieq meragukan keislaman Calon Presiden Prabowo Subianto.

Rizieq pun menanggapi kabar tersebut melalui video yang diunggah di kanal YouTube Front TV, pada 1 April lalu. Dalam video itu, Rizieq membantah komunikasinya dengan Yusril yang juga membahas dukungan untuk Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2019.

Yusril kemudian menunjukkan bukti tangkapan layar perbincangan via WhatsApp antara dirinya dan Rizieq Shihab pada September 2018. Percakapan Whatsapp itu tercatat pada 5-6 September 2018. Di sana Yusril membuka perbincangan yang menyatakan akan umrah bersama keluarga pada 29-6 Oktober 2018. Di sela kegiatan ibadahnya, Yusril mengungkapkan keinginannya bertamu ke tempat Rizieq Shihab.

Setelah perbincangan tersebut, Yusril melanjutkan pembicaraan soal dukungan PBB dalam Pilpres 2019. Yusril mengatakan sikap partainya sejalan dengan Rizieq dan tak akan menunggu ijtima' ulama II dan sikap para ulama Nahdlatul Ulama.

Dalam perbincangan tersebut, keduanya kemudian membincangkan soal keislaman Prabowo serta kubu Islamfobia di lingkaran Prabowo. "Perhatikan dalam WA di atas Rizieq yang bilang 'PS lemah tentang Islam dan lingkarannya pun masih banyak yang Islamphobia. Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti yang sangat sulit untuk dibantah," ujar dia.


Komentar Anda

Berita Terkini