Polda Sumsel Tembak Mati Bandar Sabu 3 Kg Asal Muba

/ April 7, 2019 / 4/07/2019 10:13:00 PM

Reporter: Yandi R


Pres rilis Polda Sum-Sel


Palembang, (policewatch.news)- Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Kabid Humas Kombes Pol Supriadi, beserta jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel gelar Konferensi Pers  di Mapolda Sumsel, Sabtu (06/04/2019).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, mengatakan penangkapan yang mengakibatkan tewasnya tersangka M. Asis (29) warga Dusun 3 Desa Babat Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), merupakan bandar narkoba jenis sabu seberat 3 Kg dan 1 pucuk senjata api rakitan, tewas ditembak mati Kepolisian Unit 2 Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, Sabtu (06/04/2019) pukul 04.00 Wib.

"Ketika pelaku datang ke lokasi penangkapan membawa barang bukti sabu, saat itulah anggota melakukan penyergapan, namun pelaku melakukan perlawanan dengan mencabut senjata api rakitan dari perutnya, dan menembak ke arah anggota, "ungkapnya
Kemudian kata Kapolda, penangkapan berawal saat polisi melakukan penyelidikan dengan undercover buy atau menyamar sebagai pembeli narkoba dari tersangka yang merupakan kurir sekaligus bandar narkoba.

"Pelaku M. Asis (29) tewas ditembak lantaran melawan petugas, dengan menembakkan senjata api rakitan ke arah polisi yang akan menangkapnya, di Jalan Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, "tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan tersangka M. Asis yang tewas ditembak polisi merupakan sindikat pengedar narkoba jaringan Palembang-Sulawesi dan Riau. Tersangka meletuskan senjata api, dengan sigap anggota berhasil menghindar tembakan pelaku, kemudian polisi memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak tersangka tepat peluru bersarang di dada sebelah kiri tubuh tersangka, dan mengakibatkan tersangka tewas di lokasi penangkapan.

Sementara barang bukti jenis sabu seberat 3 Kg dan satu pucuk senjata api rakitan yang dibawa tersangka, berasal dari Pantai Timur yang masuk ke Riau kemudian dibawanya ke Palembang.

"Untuk jenazah tersangka, kini telah di bawa ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, dan untuk kasusnya masih kami kembangkan, karena masih ada pelaku lainnya yang merupakan atasan dari tersangka belum tertangkap, "jelas Kapolda.
Komentar Anda

Berita Terkini