Aliansi Indonesia OKU Timur Bersama Masyarakat Agendakan Aksi Unjuk Rasa

/ Minggu, 21 Juli 2019 / 21.12
Reporter : Yandi R
 Aliansi Indonesia OKU Timur menggelar silaturahmi bersama elemen masyarakat, sekaligus membahas agenda rencana aksi unjuk rasa (demo), sampaikan aspirasi masyarakat, Sabtu (20/07/2019)

OKU Timur, (policewatch.news)- Menindak lanjuti dan menanggapi beberapa laporan masyarakat, serta berdasarkan data hasil temuan di lapangan yang diterima Lembaga Aliansi Indonesia OKU Timur, permasalahan adanya dugaan kasus korupsi penyimpangan dana desa tahun 2017 sampai 2019 di Kabupaten OKU Timur, Aliansi Indonesia OKU Timur menggelar silaturahmi bersama elemen masyarakat, sekaligus membahas agenda rencana aksi unjuk rasa (demo), sampaikan aspirasi masyarakat, Sabtu (20/07/2019), bertempat di kantor Aliansi Indonesia OKU Timur Bedilan Belitang.

Ketua Aliansi Indonesia OKU Timur, Kanda Budi Setiawan, S.Pdi, SH, ketika dikonfirmasi wartawan policewatch.news (20/07/2019), menyampaikan silaturahmi hari ini bersama masyarakat, rekan-rekan aktifis, LSM, Ormas, rekan-rekan jurnalis media, sekaligus pembahasan agenda ke depan rencana aksi unjuk rasa (demo) murni untuk menyampaikan suara aspirasi masyarakat, satukan barisan, bersatu kita bisa untuk OKU Timur perubahan lebih baik.

"Kasus korupsi penyimpangan dana desa di OKU Timur, termasuk penyimpangan dana Bumdes menjadi salah satu agenda penting karena beberapa kasus dugaan korupsi yang telah kami laporkan kepada aparat penegak hukum hingga saat ini belum ada kejelasan, "ungkap Kanda Budi.

Lebih lanjut, Kanda Budi Aliansi Indonesia, kembali melaporkan oknum Kepala Desa (Kades) Bawang Tikar Kecamatan Semendawai Timur, Pak Rasman, kepada Kejaksaan Tinggi Sumsel, diduga menggunakan uang Dana Desa ABPN tahun 2019 tahap II 40% hampir Rp. 400 juta untuk membayar hutang pribadi kepada rentenir, bukan untuk kepentingan masyarakat, pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

"Alhasil oknum Kepala Desa Bawang Tikar Kecamatan Semendawai Timur tersebut, pulang tidak membawa uang lagi, uang Dana Desa APBN 2019 tahap II 40% habis digundul diambil oleh rentenir, saat pencairan uang di Bank Sumsel Bk 9 Belitang OKU Timur, "jelasnya.

Kemudian, terang Kanda Budi, tidak hanya itu Rasman sempat dipegang leher bajunya oleh oknum orang yang tidak dikenal, karena hutangnya belum dibayar.

"Harapan kami, aparat penegak hukum tidak tutup mata dan tutup telinga, membiarkan saja kasus permasalahan ini, serta kami akan terus pantau dan kawal serta pertanyakan sampai sejauh mana proses hukum ini berjalan, hingga ada ditetapkannya sebagai tersangka, "ujarnya kepada wartawan penuh optimis, (20/07/2019).




Komentar Anda

Berita Terkini