Tembokl Penahan Tanah Yang Sempat Rusak Akibat Air Hujan, Akhirnya Selesai Diperbaiki

/ 13 Januari 2021 / 1/13/2021 05:37:00 AM

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN–Setelah beberapa hari lalu tanah Pasuruan tiap hari di guyur hujan membuat tembok penahan jalan di Desa  Wonosunyo Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan sempat jebol.

Proyek dari Dinas PU Bina Marga tersebut, berupa Tembok Penahan Tanah (TPT) yang beberapa waktu lalu mengalami kerusakan akibat intensitas curah hujan yang tinggi hingga mengalami kerusakan, kini akhirnya selesai di perbaiki oleh pihak rekanan dengan membangun kembali dari awal.

Dayat selaku pelaksana proyek dari CV Indana menyampaikan ke awak media Policewatch.News bahwa pihaknya sudah memperbaiki sesuai intruksi dari Dinas PU.Bina Marga.

"Sudah, kami sudah bangun kembali dari awal, meskipun kerusakan itu dari faktor alam, kami sebagai Kontraktor pelaksana wajib memperbaiki karena Proyek tersebut masih status P1." ujarnya. (12/01/2021)

Ditempat terpisah, Cahyo selaku PPKom  proyek tersebut menyampaikan bahwa setelah dapat informasi dari wartawan salah satu media jika ada salah satu proyek PU Bina Marga berupa TPT yang ada di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol yang baru dikerjakan oleh rekanan rusak faktor alam. Pihaknya segera turun kelapangan untuk mengeceknya dan memang benar bangunan tersebut sebagian ada yang rusak.

“Proyek TPT di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol,  Kabupaten Pasuruan itu masih P1 dan dalam Enam bulan kedepan masih tanggung jawab rekanan. Jadi sesuai dalam perjanjian kontrak antara pihak Dinas dan Kontraktor pelaksana jikalau ada kerusakan yang masih dalam status P1 maka itu sudah kewajiban pemborong, maka dari itu saya langsung instruksikan kepada pihak rekanan untuk segera memperbaikinya dengan cara membongkar dan membangun kembali, karena kerusakan cukup parah,” ungkapnya.

Pria yang berumur 50 Tahun itu menambahkan, pihak Dinas PU.Bina Marga akan mengevaluasi kinerja para rekanannya, jika dalam melaksanakan proyek ada indikasi penyimpangan dan tidak sesuai aturan jangan harap di tahun depan mendapatkan proyek lagi dari PU.Bina Marga.

“Pihak Dinas selalu mengevaluasi kinerja rekanannya, jika pekerjaannya tidak sesuai prosedur dan sering bermasalah, bisa masuk dalam daftar hitam (blacklist) dan jangan harap bisa mendapatkan proyek di tahun yang akan datang,” pungkasnya. (dor)

Komentar Anda

Berita Terkini