Preman Berkedok Depcolektor Masih Merajalela,Perintah Kapolri Basmi Preman Sudah Tidak DiindahkanLagi.

/ 7 Oktober 2021 / 10/07/2021 06:16:00 PM

 


Policewatch-Lombok Tengah.NTB. 

Perintah  Kapolri basmi preman sudah mulai redup,terlihat  jelas Depcolektor  masih berkeliaran khususnya di wilayah Lombok Nusa Tenggara Barat. 

Dibulan September  salah satu nasabah lesing Adira atas nama Satria alamat  Praya Tengah  menjadi korban penarikan Depcolektor, dengan berbagai tipu muslihat Depcolektor berusaha membawa kakak pengendara  mobil kekantor Adira.


Keesokan harinya  dari pihak adira harus membayar  angsuran selama menonggak ditambah  biaya penarikan sebesar  Rp 6000'000'.belum ditambah biaya deposit lagi.

Ini merupakan  tindakan dari PT penarikan  dan lesing yang selalu mencekik debitur,dalam  kondisi pandemi saat ini,

Pada bulan Oktober  hari Selasa sore salah satu debitur  lesing Indombil " Sri juliatin "alamat  mujur Praya Timur, jadi korban penarikan  dijalan,dan dimintai  biaya penarikan  sebesar  Rp 1'250'000. dari PT penarikan baru bisa diambil lagi kendaraannya.

Peristiwa ini sangat  Merugikan masyarakat  yang  dalam situasi saat ini.

Apakah kondisi saat akan dibiarkan  oleh aparat  penegak hukum?,sudah Disampaikan  berkali kali peraturan tata cara penarikan sesuai  aturan hukum,namun para Depcolektor masih saja berkeliaran hampir disetiap penempatan jalan.

Menurut  salah satu ketua Umum "Yayasan Sasaka NTB" L Ibnu Hajar",menjelaskan kepada awak media, kalau seperti  ini terus dibiarkan oleh aparat  penegak hukum, maka kami sebagai warga akan selesaikan Depcolektor dengan cara kami sendiri".

Saya berharap  kepada aparat kepolisian untuk  menindak tegas Depcolektor,yang selalu meresahkan masyarakat "kalok tidak kami atas nama Ormas,akan menyisisir preman preman yang berkedok Depcolektor, Ancamnya"MN.

Komentar Anda

Berita Terkini