Ops Aman Nusa II: Satbrimob Polda NTB Bantu Bangun Sekolah dan Rawat Hati Anak-anak Korban Bencana di Aceh Tamiang

 


 

Policewatch-Mataram 

Tak hanya menjaga keamanan, anggota Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II kini menunjukkan wajah kemanusiaannya dengan penuh kepedulian di Aceh Tamiang. Mereka langsung turun tangan melaksanakan pembersihan lingkungan pascabencana dan memberikan perawatan psikologis (trauma healing) bagi masyarakat terdampak, khususnya anak-anak pelajar.

 

Pada hari kegiatan, personel Satbrimob fokus memperbaiki fasilitas di Taman Kanak-Kanak Al-Furqan yang rusak akibat bencana. Mereka dengan giat mencabut plang nama sekolah yang tercekik lumpur, memasang yang baru dengan rapi, serta membersihkan setiap sudut yang tertutup lumpur mengeras. Tujuan utama: agar sekolah dapat segera kembali digunakan oleh para siswa yang sudah menantikan untuk belajar kembali di lingkungan yang bersih dan aman.

 

Tak berhenti pada pemulihan fisik, Satbrimob juga membawa kedamaian bagi hati anak-anak melalui acara trauma healing yang digelar meriah di SMP Negeri 4 Bendahara. Ribuan siswa terlibat dalam berbagai aktivitas seru mulai dari permainan edukatif, pentas seni anak-anak, hingga sesi berbagi cerita yang penuh keceriaan. Suasana yang awalnya masih berat berangsur berubah menjadi hangat dengan senyuman yang kembali muncul di wajah para pelajar.

 

"Kehadiran Polri di sini bukan hanya untuk memperbaiki bangunan atau membersihkan lingkungan. Kita juga peduli dengan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak yang paling rentan mengalami trauma pascabencana," ujar Dansatgas Ops Aman Nusa II Kombes Pol Iwan Hidayat, S.I.K.

 

Sementara itu, Dansatbrimob Polda NTB Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho, S.I.K., M.Han. menegaskan komitmen Brimob untuk selalu berada di garis depan dalam setiap misi kemanusiaan. "Kita siap bergerak cepat kapan saja dan di mana saja untuk membantu masyarakat bangkit kembali, dari pemulihan fisik hingga pemulihan semangat," tegasnya.

 

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membuat fasilitas pendidikan berfungsi normal kembali, tetapi juga membantu mengembalikan semangat belajar serta kebahagiaan bagi anak-anak Aceh Tamiang.

 Jurnalis

Mamen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terkini