393 Jemaah Haji Kloter 12 Tiba di Mataram, Polda NTB Berikan Pengamanan Penuh dan Pelayanan Khusus bagi 139 Lansia


 Policewatch-Mataram

 Perjalanan menuju Tanah Suci Makkah bagi jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat memasuki babak baru. Sebanyak 393 orang yang tergabung dalam Kloter 12 resmi tiba di Asrama Haji Provinsi NTB pada Rabu pagi, 6 Mei 2026. Kedatangan mereka disambut dengan pengamanan dan pelayanan istimewa yang disiapkan khusus oleh Kepolisian Daerah NTB demi kenyamanan dan keamanan seluruh rombongan.

 

Rombongan yang terdiri dari warga Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, dan satu orang perwakilan dari Kota Mataram ini tiba tepat pukul 06.00 WITA dalam keadaan sehat walafiat. Tidak sembarangan, di dalam kelompok ini terdapat 139 orang yang sudah berusia lanjut di atas 65 tahun. Jemaah tertua berusia 93 tahun bernama Asbah Seliah asal Desa Bebie Lauq, Lombok Tengah, sedangkan yang termuda baru menginjak usia 18 tahun bernama Muhammad Safaril Jinan, juga berasal dari daerah yang sama.

 

Untuk memastikan perjalanan dan proses penerimaan berjalan lancar, Polda NTB telah menurunkan 13 personel gabungan dari jajaran kepolisian daerah dan Polresta Mataram sejak dini hari. Tak hanya bertugas menjaga keamanan, sebanyak 7 petugas kepolisian juga tergabung dalam tim penyelenggara ibadah haji untuk membantu berbagai urusan teknis di lapangan.

 

Kepala Biro Operasional Polda NTB, Kombes Pol Erwin Rachmat yang memantau langsung jalannya kegiatan menyampaikan bahwa seluruh langkah yang diambil memprioritaskan kenyamanan jemaah, terutama bagi para lansia yang membutuhkan perhatian lebih. “Kami mengedepankan pendekatan yang ramah dan manusiawi. Setiap proses kami atur sedemikian rupa agar tidak ada kesulitan yang dirasakan para jemaah, apalagi mereka akan segera melaksanakan ibadah yang menjadi cita-cita seumur hidup,” ujarnya.

 

Selain pengamanan dari pihak kepolisian, para jemaah juga didampingi tim pendamping lengkap, mulai dari pemandu ibadah, pembimbing rohani, hingga tenaga medis yang selalu siaga memantau kondisi kesehatan setiap orang. Semua langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan ibadah berjalan tanpa hambatan.

 

Kombes Pol Erwin Rachmat menambahkan bahwa pengamanan dan pendampingan seperti ini akan terus dilaksanakan untuk seluruh kelompok jemaah haji NTB, mulai dari proses keberangkatan, selama di Tanah Suci, hingga saat mereka kembali ke daerah asal masing-masing dalam keadaan selamat dan sehat. “Kami berkomitmen mendukung penuh kelancaran ibadah haji tahun ini, agar seluruh jemaah bisa beribadah dengan tenang dan membawa pulang kenangan indah serta ibadah yang diterima Allah SWT,” tutupnya.

 Mamen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terkini