Editor: Donal T
Red, policewatch.news,- Rakyat kembali dipaksa menelan ironi yang pahit juga kabar yang memerahkan telinga yang menyesakkan dada. Di saat masyarakat diminta percaya pada perang melawan narkotika, justru oknum yang berdiri di barisan pemberantas malah diduga ikut tenggelam di dalam lumpur yang sama.
Sebuah tamparan keras yang bukan hanya mencoreng institusi, tetapi juga melukai rasa percaya masyarakat yang selama ini diminta tunduk pada slogan “perang terhadap narkoba”
Yohanes Bonar Adiguna Hutapea, seorang Kasat Resnarkoba yang seharusnya memburu pelaku narkotika, kini malah duduk di balik jeruji tahanan Polda Kaltim.
Pengakuan bahwa barang haram itu hanya untuk dipakai sendiri terdengar seperti kalimat lama yang terlalu sering diputar ketika seorang Oknum aparat tersandung kasus.
Publik tentu berhak bertanya, apakah mungkin dan begitu naifnya jika seorang oknum aparat yang memiliki jabatan di satuan narkoba hanya sekadar “pemakai biasa” tanpa mengetahui lebih jauh jaringan yang selama ini ia hadapi setiap hari..?
Jika benar aparat penegak hukum saja bisa terseret, lalu kepada siapa lagi rakyat harus menggantungkan harapan?
Jangan salahkan masyarakat bila mulai muncul anggapan bahwa perang narkoba selama ini hanya keras di spanduk, tajam ke rakyat kecil, namun sering melempem ketika bau busuk mulai keluar dari dalam institusi sendiri.
Publik tidak butuh sekadar konferensi pers dan narasi penenang. Yang ditunggu masyarakat adalah keberanian membersihkan internal tanpa sandiwara, tanpa perlindungan, tanpa “main mata” sesama aparat.
Sebab rakyat sudah terlalu sering melihat kasus besar berubah kecil ketika pelakunya seseorang yang memakai seragam dan mempunyai pangkat juga jabatan.
Jangan sampai hukum kembali terlihat galak kepada masyarakat biasa, tetapi mendadak rabun saat berhadapan dengan oknum di lingkaran sendiri
Jika institusi ingin kembali dipercaya, maka bersihkan sampai ke akar. Karena narkoba bukan hanya menghancurkan generasi muda, tetapi juga bisa menghancurkan wibawa hukum ketika penjaganya sendiri diduga ikut bermain di dalam gelap dan menjadi bagian lingkaran barang haram tersebut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar