Operasi Jaran Rinjani 2026 Berbuah Hasil Gemilang: Polda NTB Ungkap 163 Kasus 3C, Ratusan Pelaku Diringkus



 

Policewatch-Mataram.

Gencar menindak kejahatan pencurian yang meresahkan masyarakat, jajaran Polda Nusa Tenggara Barat melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum mengumumkan hasil luar biasa dari pelaksanaan Operasi Jaran Rinjani 2026. Sebanyak 163 kasus kejahatan jenis 3C berhasil diungkap dalam kurun waktu sebulan lebih, dan ratusan pelaku telah diamankan.

 

Paparan hasil penindakan hukum ini disampaikan secara langsung dalam konferensi pers yang digelar di Tribun Bhara Daksa, Senin (29/6/2026). Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan langkah besar ini berjalan mulai 21 Mei hingga 27 Juni 2026 lewat penyelidikan mendalam dan penindakan tegas aparat.

 

"Dari seluruh rangkaian kegiatan kepolisian, tercatat 163 laporan polisi berhasil kami selesaikan dengan penangkapan sebanyak 212 orang tersangka. Rinciannya meliputi 97 kasus pencurian dengan pemberatan, 16 kasus pencurian dengan kekerasan, serta 45 kasus pencurian kendaraan bermotor," jelas Kombes Arisandi.

 

Kejahatan yang diungkap menyebar di berbagai wilayah, mulai pencurian kendaraan bermotor di Lombok Tengah dan Lombok Barat, perampasan gawai di Kota Mataram, hingga penjambretan di jalan raya. Para pelaku bergerak berkelompok, ada yang bertugas melaksanakan tindak pidana, ada pula yang berperan sebagai penadah barang curian. Kebanyakan beraksi saat malam hari atau di tempat sepi dan minim penerangan, memanfaatkan kelalaian warga.

 

Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga menyerahkan kembali sejumlah sepeda motor kepada pemilik sahnya. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen aparat untuk mengembalikan hak-hak masyarakat yang dirugikan sekaligus menegakkan hukum secara tegas.

 

Seluruh tersangka kini menghadapi proses hukum dan dijerat pasal sesuai perbuatannya, mulai pasal pencurian hingga penadahan barang bukti. "Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan yang mengganggu ketertiban umum. Penindakan akan terus berjalan hingga rasa aman masyarakat benar-benar terjaga," tegasnya.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB yang diwakili Ipda Mohammad Hatta menegaskan keterbukaan informasi ini sebagai wujud kerja nyata kepolisian. Ia pun mengimbau seluruh warga NTB untuk lebih waspada: kunci kendaraan dengan baik, amankan tempat tinggal, hindari jalan sepi di malam hari, dan segera laporkan hal mencurigakan ke pihak berwajib.

 

"Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jangan beri celah bagi penjahat untuk beraksi, dan mari kita jaga wilayah NTB tetap aman dan damai," ajak Ipda Hatta.

 Jurnalis

Mame

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terkini