POLICEWATCH-MATARAM
Menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026, kesiapan pengamanan semakin dimatangkan. Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026 melakukan survei menyeluruh jalur evakuasi, jalur escape, penanganan aksi terorisme, hingga kesiapan safe house di sepanjang kawasan KEK Mandalika, Senin (7/9/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap jalur dan titik pengamanan berfungsi optimal saat dibutuhkan.
Kegiatan survei yang melibatkan personel Biroops Polda NTB, Satbrimob Polda NTB, serta Bagian Operasi Polres Lombok Tengah menyusuri jalur strategis mulai dari Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) hingga kawasan Sirkuit Mandalika.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa survei ini menjadi langkah krusial untuk memperkuat skema pengamanan event internasional tersebut.
"Survei ini dilakukan untuk mempermudah sekaligus memperkuat pelaksanaan pengamanan MotoGP Mandalika melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026, guna menyukseskan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar," ujarnya.
Dari pengecekan langsung di lapangan, ditemukan sejumlah hal yang harus segera diperbaiki sebelum event digelar:
- Penambahan ploting personel di seputaran luar kawasan Bandara BIZAM
- Penambahan penerangan di sepanjang jalur evakuasi dan jalur escape kawasan bandara
- Perbaikan titik jalan rusak, termasuk bagian overpass
- Peninjauan kesiapan jalur hingga kawasan Sirkuit Mandalika
Polda NTB juga mematangkan perubahan skema penyiapan Pasukan Huru-Hara (PHH), termasuk skenario penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat yang melibatkan tamu VVIP.
"Apabila terdapat kondisi yang mengancam keselamatan tamu VVIP, yang bersangkutan akan segera diamankan menuju safe house. Selanjutnya, proses evakuasi akan dilakukan oleh tim Gegana sesuai skema pengamanan yang telah dipersiapkan," tegas Kabid Humas.
Kombes Pol. Mohammad Kholid menegaskan bahwa survei lapangan adalah langkah antisipatif penting untuk memastikan setiap kemungkinan telah diantisipasi sebelum operasi digelar.
"Kegiatan survei ini kita lakukan agar pengamanan MotoGP Mandalika nantinya dapat berjalan aman dan lancar. Keamanan ini penting karena tidak hanya untuk menjaga keselamatan orang, tetapi juga menyangkut citra positif daerah dan negara selaku tuan rumah penyelenggara," tutupnya.
Dengan persiapan yang semakin matang, diharapkan MotoGP Mandalika 2026 berlangsung aman, tertib, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat NTB maupun Indonesia.
Jurnalis
Mamen

Tidak ada komentar:
Posting Komentar