Selamatkan Kami Dari Debu Angkutan Batubara Emak Emak Gelar Aksi Demo Di DPRD Lahat

 


Pewarta : Bambang MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Puluhan Emak Emak Merapi Barat mengatas namakan Ikatan Emak Emak Peduli Lingkungan (IEEPL) menggelar aksi demo Di Depan Gedung DPRD Lahat, Senin (18/10)

Dalam aksi demo Emak Emak menggelar spanduk  bertuliskan " Selamatkan kami menghirup udara debu dari angkutan batubara " dan kami minta kepada pihak perusahaan dan Transpotir untuk memberikan uang kompensasi debu batubara, yang berdampak rumah di pinggir jalan, akibat angkutan batubara yang melintas setiap hari mulai pukul 18: 00 wib, hingga pukul 03.00 wib, di jalan lintas sumatera, mulai dari Desa Manggul hingga Ke Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, 

Kordinator Aksi IEEPL Mis warga Desa Merapi saat dihubungi wartawan senin (18/10) dia mengatakan bahwa " aduluan forum emak emak dari Asosiasi Hauling Tambang Dan Transpotir (AHTTL) di ketua Rozi Adiansyah ujar " Mis Ketua Forum Ikatan Emak Emak Peduli Lingkungan Merapi Barat, saat dihubungi wartawan melalui ponselnya 

Ia juga agak sedikit Kecewa Desa Merapi Mendapatkan 300 kampil beras, namun sasarannya tidak tepat, seharusnya diberikan rumah yang dipinggir jalan, mereka. Yang berdampak terkena debu batubara, setiap hari namun apa yang diberikan oleh " Rozi menurut Mis Tidak tepat sasarannya.

Mis juga mengirim cuitannya kepada wartawan melalui pesan Washhap bunyinya " Persatuan mak2 terdiri dari bulan sebelas .kami diam bukan takut atau mengalah .terjadi terpecah merapi barat dan timur ...karena tidak kepuasan didalam pengurusan dari forum..maka terpecah menjadi 2 ....sebelum terbentuk asosiasi holeng .kami mak2 sudah terbentuk ..kami kecewa sewaktu rapat dikantor camat kami tak ada undangan .pak kades kami pak bandi (alm) juga tidak diundang Forum kami minta difasilitasi lagi ..atau minta dipertemukan dengan bapak bapak  perusahan atau Dengan forum yang lain" 

Terpisah Ketua Asosiasi Houling Tambang Dan Transportir Lahat Rozi Adiansyah saat di konfirmasi melalui telepon selulernya Senin( 18/10) ia menjelaskan kompensasi yang kami berikan untuk Desa Merapi berupa 300 kampil beras langsung diserahkan dengan Sekdes Merapi Mirhan dan termasuk perangkat Desa terang " Rozi 

Dan penyerahan kompensasi berupa 300 kampil beras untuk warga yang berdampak debu rumahnya di pinggir jalan, saya tidak tahu yang jelas sudah diserahkan di balai desa Merapi diterima sekdes "ungkapnya 

Sekedar mengingat Asosiasi Hauling Tambang Dan Transportir Lahat dipimpin Rozi Adiyansyah ada beberapa - point 4 berbunyi bahwa untuk mengantisipasi gejolak aksi protes dari masyarakat yang terdampak dan untuk kelancaran bersama, maka dengan ini para perusahaan tambang dan Transportir harus bersatu untuk turut serta memberikan perhatian kepada masyarakat yang berdampak debu dengan nemberikan kompensasi berupa sembako, obat obatan, masker, dan alat pembersih debu lainnya, kepada setiap rumah, yang terkena dampak langsung terutama yang ada dipinggir jalan lintas negara wilayah Merapi barat dan timur

- Point 5, adapun besaran dana yang harus dikeluarkan oleh setiap perusahaan tambang dan Transportir adalah sebesar : perusahaan tambang Rp 20.000,000; untuk Transportir Rp 10.000.000; setiap tanggal 25 dibuat tanggal 9 Agustus 2021,

Untuk pemilik IUP ada 24 perusahaan sedangkan pemilik Transportir ada 15 perusahaan. Surat tersebut ditanda tangani oleh Camat Merapi Timur, Barat, dan Selatan, ketua Komisi III DPRD Lahat dan Dinas Perhubungan Lahat,

Maraknya Galian C Beroperasi, di kec. Rimba melintang kab.Rohil Riau diduga Tidak miliki Ijin usaha.

 


RIMBA MELINTANG  RIAU , POLICE WATCH NEWS 

Galian C ( Tambang Keruk ) di Desa Jumrah dan Tanah merah Kec. Rimba melintang kab. Rokan hilir Riau, Diduga tanpa mengantongi izin usaha, namun pelaku Pengrusak Ekosistem tersebut dengan beraninya tetap beroperasi.

Saat Tim investigasi dari berbagai Media Online dan cetak, telah menemukan adanya Galian C yag berada di dua desa satu kecamatan tersebut pada hari  Senin 18/10/21.

ditemukanya alat berat jenis  escavator (Beko) sedang mengeruk tanah untuk dimuat ke armada truk ( coltd Diesel ) yang telah menunggu antrian muatan.


Akibat dari aktivitas galian C  tersebut warga sekitar Galian ada yang merasa ketakutan karna Galian yang semakin menghantui rumahnya yang semakin besar dugaan terjadi hal buruk, dimana pemilik rumah menerangkan kepada Tim Awak media yang tidak sudi namanya di sebutkan dalam berita ini, Rumah yang ditinggalinya itu semakin jauh tertinggal di atas, akibat Galian C semakin habis terkeruk tanahnya oleh Alat eskavator milik yang di sebut inisial IJAL itu.

Kemudian Tim media pun menemui tokoh masyarakat yang bermukim tidak jauh dari lokasi galian, salah satu perwakilan dari masyarakat yang juga Ketua Karangtaruna di desa lokasi kegiatan galian menerangkanya kepada Tim media, kalau masyarakat di wilayah itu sudah lama merasakan tidak nyaman dan Resah akibat adanya galian galian tersebut di sekitar per kampungan terang Ketua Larangtaruna Desa Jumrah itu.

Yang paling di khawatirkan masyarakat setempat adalah disaat musim penghujan, maka jalan akan semua jadi Becek, dan pada musim "Panas" terjadi debu yang sangat mengganggu pernafasan pungkas Ketua Pemuda itu menambahkan.

Ketua karangtaruna desa Jumrah kec. Rimba melintang mewakili masyarakat menyampaikan keluh kesahnya melalui media ini,  sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rohil melalui dinas terkait, seperti dinas DLH, dan Penegak hukum di Wilayah kabupaten Rokan hilir agar dapat menertibkan Galian C yang di duga tidak memiliki izin tersebut, sebab menurutnya Sudah meresahkan bagi warga sekitar, baik dari segi Lingkungan hidup maupun Keselamatan di pemukimanya.


Saat Tim investigasi kumpulan dari beberapa Media sempat memintai keterangan terkait Galian C tersebut kepada Anggota yang di temui di Lokasi saat Sedang bekerja, kemudian salahsatu dari anggota kerja sempat bersifat Arogan, marah marah dan mengucapkan " ngapain photo photo disini Oooooiiii.."  dengan nada keras salah seorang dari pekerja yang di duga anggota IJAL itu mengatakan kalau datang ke tempat galian itu gak boleh di Photo photoin  sembarangan, seakan ada yang tidak lazim dalam ucapannya, dia pun mengakhiri Ucapannya kalau usahanya tidak boleh di photo.


 Salahsatu Tim media sempat menghubungi pengusaha galian C itu melalui Telepon genggamnya, dan berkata nada menantang " Seratusan media di Rohil mempublikasikannya dia tidak perduli " silahkan singkatnya sambil memutus percakapannya, dengan Angkuhnyadi mengucapkan gertakan nya, di duga pengusaha tersebut sudah Kebal Hukum.


Mendengar ucapan Ijal itu, seakan dia ( ijal ) red telah kebal hukum, atau mungkin kuat dugaan Ada Oknum aparat tertentu yang membeckup usaha galian tersebut, karna mengingat  UU No.4 tahun 2009 telah bertentangan dengan kegiatan tambang keruk tanah yang dilakukan oleh Oknum yang tidak bertanggungjawab itu.



( Muchlis Efendi )

Ketua Harian DPN LIDIK KRIMSUS RI dukung FMPS Meminta APH menindak tegas Perjudian Togel Yang ada di Jawa Tengah

 


Policewacht.news. SEMARANG- Viralnya pemberitaan di berbagai media , terkait maraknya judi Togel yang ada di jawa tengah membuat Ketua Harian DPN LIDIK KRIMSUS RI (Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia) M Rodhi irfanto SH Putra Daerah yang lahir di Grobogan Jawa Tengah ini angkat bicara, 18/10/21

Kepada Redaksi Media policewatch.news, Ketua Harian DPN LIDIK KRIMSUS RI M Rodhi irfanto SH menyampaikan bahwasannya Dampak Togel membuat Masyarakat Miskin Semakin Terjebak Masalah Ekonomi tak cuma itu saja , Bermain togel bukanlah sebuah solusi dari masalah ekonomi. Dengan bermain togel, maka orang akan semakin banyak kehilangan uang. Jumlah kemenangan dengan kekalahan akan berbanding terbalik. papar Rodhi

Sedangkan bagi pihak bandar togel pun pasti sudah menggunaka strategi agar pemenang togel bisa diatur. Sehingga kemungkinan menang menjadi kecil. Maka jangan pernah berharap untuk meraih keuntungan dengan bermain togel, Kemiskinan yang dihadapi oleh banyak orang membuat mereka ingin mendapat uang dengan cepat. Ketika mereka terlibat judi, uang yang didapat justru cepat habis. Banyak orang yang sudah bangkrut gara-gara permainan togel ini.

Efek dari judi Togel  akan membuat Tindak Kriminal Meningkat dimana Ketika seseorang yang mengalami kesulitan finansial bermain togel, maka ia seolah-olah masuk ke kandang buaya. Ia berharap mendapat keuntungan dari togel, akan tetapi justru permasalahan ekonomi lainnya akan muncul, Pemain togel yang sudah mengalami kecanduan akan melakukan togel terus menerus. Bahkan ketika ia bangkrut, keinginan bermain togel tetap ada. Sehingga ia akan melakukan banyak cara agar mendapat uang, Kasus yang paling banyak dari tindak kriminal akibat togel ini adalah pencurian. Pencurian dilakukan oleh pemain togel yang kehabisan uang. Ketika ia ingin bermain dan tidak punya uang, maka ia akan mengambil uang milik orang lain.

Pemain togel akan mendapat sebutan yang tidak menyenangkan di lingkungan tempat tinggalnya. Hukum sosial sering kali cukup keras pada pencandu judi. Dan ini bagian dampak negatif togel yang juga sering terjadi. Ini karena tidak sesuai dengan norma masyarakat yang berlaku. Masyarakat menganggap orang yang kecanduan togel adalah penyakit masyarakat.

Akibatnya adalah masyarakat akan mengucilkan pecandu togel. Jika hidup di lingkungan yang mengucilkan pecandu togel, tentu akan menjadi tidak nyaman, jika seorang pecandu togel tinggal di lingkungan penjudi, lingkungan tersebut tidak akan baik bagi kehidupannya. Apalagi jika orang tersebut memiliki keluarga dan anak di bawah umur. Maka akan memiliki risiko terpengaruh lebih besar.

Hal lain yang mungkin muncul adalah KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga. Orang yang kecaduan togel, apalagi dari kalangan miskin dan finansial tidak stabil memiliki risiko KDRT lebih besar, Ketika seseorang kalah bermain maka akan meluapkan emosinya di rumah. Sehingga akan berdampak dengan keluarganya, ungkap Rodhi

Saya selaku Putra Daerah berharap kepada APH Polda Jawa Tengah agar segera membasmi judi Togel yang saat ini sudah menjadi penyakit masyarakat yang sangat menghawatirkan pungkas Rodhi 

sementara itu  Forum Masyarakat Peduli Semarang (FMPS) prihatin. Forum yang tergabung dari Ulama, Ormas, LSM, dan Masyarakat sipil lainya mengeluarkan pernyataan sikap bersama terhadap maraknya Judi Togel dikota Semarang , minggu (17/10/2021). 

Pelaksanaan peryataan sikap tersebut dihadiri perwakilan dari Forum Ormas Semarang Bersatu (FKSB), KOKAM, UNIMUS, PCPM, PEMUDA PANCASILA PAC Kota Semarang, PDPM,LKBH Garuda Yaksa. 


Dalam peryataan sikap tersebut FMPS meminta secara tegas agar Judi Togel dibubarkan khususnya di kota Semarang. Berikut empat peryataan sikap yang disampaikan hari ini 

1. Ormas dan masyarakat kota semarang menolak adanya perjudian khususnya togel yang ada di kota semarang. 

2. Judi togel baik yang menggunakan kupon maupun online sangat meresahkan dan merugikan masyarakat 

3. Ormas dan LSM serta para Tokoh di kota semarang meminta agar pihak kepolisian secara tegas dapat memberantas perjudian khususnya togel yang ada di kota semarang. 

4. Dalam rangka mendukung kota semarang sebagai kota religius, Kota budaya , kota harmoni dan kota toleransi maka segala bentuk penyakit masyarakat di kota semarang harus ditertibkan. 

Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh seluruh peserta yang mewakili masing-masing Ormas, LSM dan Organisasi lainnya. 

Kepada awak media H.AM Jumai,SE.MM. Perwakilan FMPS dan juga Ketua Gerakan Anti Maksiat Indonesia ( GAMI ) Jawa Tengah mengatakan, “Kami hadir disini bersepakat membantu pihak kepolisian dan mendorong pihak kepolisian untuk melakukan pemberantasan judi togel yang ada di Jawa Tengah khususnya kota Semarang, dan kabupaten maupun kota - kota lainnya di jawa tengah  karena berdasarkan informasi yang ada dari 177 kelurahan dan 16 Kecamatan di Kota Semarang sudah di kepung perjudian togel berupa HK,SGP & SDY, selain itu agar kepolisian melakukan pemeriksaan dan tindakan kepada judi on line tegas A.M Jumai Lebih lanjut AM.

Jumai juga mengharapkan agar warga lingkungan terdekat, seperti RT, RW, desa dan kelurahan termasuk lingkungan tempat ibadah untuk mengingatkan agar para agen judi untuk tidak membuka praktik perjudian,” ungkap AM.Jumai

 "Ia menegaskan, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum menentu, serta adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang menjadikan ekonomi masyarakat semakin sulit , memicu beberapa orang berpikir praktis dan spekulatif akhirnya mengadu nasib dengan berjudi, salah satu di antaranya adalah hadirnya perbuatan judi dalam bentuk togel yang tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat kota semarang. 

Sementara Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Doni Sahroni,SH. “Dari hasil pantauan LCKI agen-agen judi togel semakin banyak di jumpai di beberapa wilayah kota Semarang bahkan ada yang tempatnya tidak jauh dari tempat ibadah seperti masjid. 

Praktik perjudian, seperti togel ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya akhlak generasi muda Indonesia. Judi togel ini termasuk jenis penyakit wabah yang sewaktu-waktu bisa merusak akhlak masyarakat. Untuk itu, pemerintah harus bisa memberantasnya. Kalau tidak segera ditutup maka akan semakin menjamur dan sulit untuk memberantasnya,” sambung Doni.

 “Apabila pernyataan bersama ini tidak segera ditindaklanjuti maka kami akan berkoordinasi dengan berbagai ormas untuk melakukan gerakan bersama berantas perjudian ini,” pungkas Doni. (Tim)

LAMI Laporkan Oknum Pejabat Dinas Perdagangan Dugaan KKN Retribusi Tera

 

Laporan: Amun JG

     CIKARANG PUSAT.POLICEWATCH.NEWS:

 Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi agar transparan atas informasi atau laporan LAMI terkait surat Nomor: 048/B/Informasi/LAMI/V/2021 tertanggal Kamis, 20 Mei 2021 dugaan tindakan pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2017.

Ketua Umum DPP LAMI, Jonly Nahampun mengatakan bahwa informasi yang didapatkan LAMI adanya dugaan penggelapan pajak retribusi dari salah satu perusahaan disinyalir disalahgunakan oleh oknum pada Dinas Perdagangan. 

Menurut Jonly, bahwa retribusi PAD dari sektor pelayanan Tera/Tera Ulang dari salah satu perusahaan yang diduga tidak disetorkan oleh oknum pejabat Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi ke KAS Daerah. 

"Kami dari LAMI mendesak Kejaksaan Kabupaten Bekasi agar mempublikasikan terkait hasil pemeriksaan atau penyelidikan dugaan KKN retribusi Tera pada Dinas Perdagangan tahun 2017, agar masyarakat mengetahui dan LAMI meminta untuk segera menetapkan tersangka," tandasnya.

Sementara itu Kepala Seksi (Kasie) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Bekasi Barkah Dwi Hatmoko mengatakan membenarkan adannya informasi atau laporan pengaduan dari masyarakat termasuk dari LAMI terkait adanya dugaan KKN Retribusi Tera pada Dinas Perdagangan.


"Terkait kasus tersebut kami dari Kejaksaan sedang melakukan pemeriksaan atau penyelidikan, nanti akan kami informasikan hasilnya," ujarnya.

Sambut Musim Penghujan Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kab. Pasuruan Rehab Saluran Irigasi

 

   POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN - Memasuki musim penghujan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan rehab sejumlah salauran irigasi yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

PLT Kepala Dinas (PU) Sumber Daya Air dan Tata Ruang Drs. Ikhwan Msi. Melalui kepala Bidangnya Binsu menyampaikan, untuk tahun ini kegiatan pembangunan dan rehab saluran irigasi akan kami genjot sebelum memasuki musim penghujan, supaya jikalau musim penghujan tiba masyarakat maupun petani bisa secara langsung merasakan dampak baiknya salah satunya kami rehab di Jalan Desa Sukorejo ll , Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

"Kami akan berusaha keras target pembangunan maupun rehap saluran irigasi sebelum musim penghujan bisa  tercapai, dan kami optimistis bisa ," ucap Binsu, Senin (18/10/2021)

Dia juga menyampaikan, beberapa kegiatan ada yang masih berproses baik itu baru memulai maupun tinggal finisingnya aja.

"Kami menyampaikan ke beberapa PT maupun CV rekanan untuk pengerjaan selalu menjaga mutu maupun kualitas bangunan tersebut selain pengerjaannya harus tepat waktu yang di tentukan .

Pihaknya menargetkan, pekerjaan konstruksi memang ditargetkan selesai sebelum musim penghujan tiba Jadi ketika musim penghujan sudah tiba, jaringan irigasi bisa berfungsi dengan baik, nanti air yang dibawa dari hulu ke hilir bisa lancar," ungkap,"tambah Binsu.

Dia juga berpesan agar petani bisa bersama-sama memelihara saluran irigasi yang sudah dibangun dan diperbaiki. Supaya keandalan air terus terjaga.


"Pertama bisa bermanfaat, kedua ayo kita sama-sama saling menjaga dari hasil kegiatan tersebut," tutupnya.(Dr)

Giliran Kadis Perpus EL Dan Sekretaris Hari ini Dipanggil Penyidik Jaksa Terkait Dugaan SPPD Fiktif 1,1 M

 



BREAKING NEWS


POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Setelah beberapa saksi adanya dugaan korupsi  perjalanan dinas fiktif pada tubuh Dinas Perpustakaan Lahat,

Sejumlah saksi telah menjalani pemeriksaan oleh Jaksa Penyidik Kejari Lahat.

Kini giliran Elfa Edison Kepala Dinas Perpustakaan Lahat dinas tersebut ikut diperiksa sebagai saksi. Hari ini Senin (18/10)

Kajari Lahat Fithrah SH MH pada awak media Minggu ( 17/10) mengatakan, Kepala Dinas Perpustakaan Lahat Elfa Edison akan memenuhi panggilan Jaksa Penyidik Kejari Lahat Senin (18/10), ucap "  Fitrah.

Pemanggilan tersebut Jaksa Penyidik akan mengajukan pertanyaan seputar perjalanan dinas yang dilakukan kepada Elfa Edison.

Masih kata " kajari Lahat kita sudah menjadwalkan untuk pemanggilan Kepala Dinas Perpustakaan Lahat beserta Sekertarisnya mereka diperiksa selaku saksi," tegas Kajari Lahat Fithrah SH MH 

Saya berharap saat pemeriksaan nanti Jaksa Penyidik akan menemukan  bukti - bukti baru terkait perjalanan dinas fiktif. Dirinya berharap Kepala Dinas dan Sekertaris yang dipanggil sebagai saksi bisa kooperatif sehingga pemeriksaan dapat berjalan sesuai rencana. "Ujarnya

"Pemanggilan Kepala Dinas Perpustakaan dan Sekertaris ini salah satu kunci dari dari kasus yang sedang ditangani," ujar Kajari Lahat.

Beberapa bukti yang didapat dari saksi yang sudah diperiksa oleh Jaksa Penyidik mengatakan bahwa, perjalanan dinas yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan daerah banyak memanipulasi data diantaranya pemalsuan tanda tangan,  pemalsuan stempel dan pemalsuan nota BBM ( bahan bakar minyak)

Bukti tersebut diakui oleh  pegawai honorer Dinas Perpustakaan Lahat saat menjalani pemeriksaan oleh Jaksa Penyidik belum lama ini,

Selanjutnya fitrah menyampaikan, Kejaksaan Negeri Lahat akan geber  pemeriksaan para saksi agar kasus dapat segera selesai dan dilimpahkan untuk menetapkan tersangka, 


Sebelumnya diberitakan kasus dugaan perjalanan dinas fiktif pada tubuh Dinas Perpustakaan  Lahat ini telah menyebabkan kerugikan negara sebesar kurang lebih  700 juta. Modus korupsi yang dilakukan adalah dengan memalsukan tanda tangan serta stempel dan tidak melakukan perjalanan dinas sebagai mana mestinya.


Kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Lahat dan sudah masuk tahap penyidikan dan pemriksaan para saksi.

Bupati Muba Dodi Reza Ditangkap Oleh Tim Satgas KPK Diduga Terima Uang Fee Proyek Senilai 2,6 Milyar

 


BREAKING NEWS

    POLICEWATCH.NEWS.MUBA,SUMSEL: Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin putera dari mantan gubernur Sumsel Alex Noerdin, ia ditangkap KPK dalam kasus dugaan fee proyek senilai Rp 2,6 milyar dari nilai proyek 4 paket di Dinas PUPR Tahun Anggaran 2021, wartawan policewatch.news melakukan investigasi di Sekayu Musi Banyuasin, nampak paska penangkapan Bupati Dodi Reza suasana kantor bupati dan ASN tetap menjalankan aktifitasnya, dan ada salah satu ruangan Kadis PUPR diberi garis logo KPK, 

Kasus ini menjerat ada empat nama paska OTT oleh KPK di lokasi berbeda, Tim satgas KPK setelah melakukan pemeriksaan di kantor Kejati Sumsel, Palembang mereka langsung di terbangkan ke Jakarta untuk penyidikan lebih lanjut,

Hal ini disampaikan Oleh Jubir Ali Fikri dalam konfrensi pers di gedung KPK  jalan Rasuna Said Jakarta Selatan Sabtu (16/10/2021)

Pada kegiatan tangkap tangan hari Jumat 15/10/2021, sekitar pukul 11.30 WIB Tim KPK telah 

mengamankan 6 orang di wilayah Musi Banyuasin Sumsel dan sekitar jam 20.00 Wib tim KPK 

juga mengamankan 2 orang di wilayah Jakarta, sebagai berikut : DRA (Dodi Reza Alex) Bupati Musi Banyuasin periode 2017 s/d 2022,

HM (Herman Mayori) Kadis PUPR Kabupaten Musi Banyuasin , EU (Eddi Umari,) Kabid SDA / PPK Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin  dan SUH (Suhandy,) selaku Swasta (Direktur PT Selaras Simpati Nusantara),  IF (Irfan)  Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten 

Banyuasin, MRD (Mursyid) Ajudan Bupati. BRZ (Badruzzaman) Staf Ahli Bupati  serta AF (Ach Fadly, Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR.terang " Ali Fikri

Selain itu, DRA juga telah menentukan adanya prosentase pemberian fee dari setiap nilai Proyek paket pekerjaan di Kabupaten Muba yaitu 10 % untuk DRA, 3 % s/d 5 % untuk HM dan 2% s/d 3 % untuk EU serta pihak terkait lainnya. 

Untuk TA 2021 pada Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kab. Muba, perusahaan milik SUH menjadi pemenang dari 4 paket proyek sbb : 

a. Rehabilitasi Daerah Irigasi Ngulak III (IDPMIP) di Desa Ngulak III, Kecamatan Sanga dengan nilai kontrak Rp2,39 Miliar. 

b. Peningkatan Jaringan Irigasi DIR Epil dengan nilai kontrak Rp4,3 Miliar. 

c. Peningkatan jaringan irigasi DIR Muara Teladan dengan nilai kontrak Rp 3,3 Miliar. 

d. Normalisasi Danau Ulak Ria Kecamatan Sekayu dengan nilai kontrak Rp9,9 Miliar 

Total komitmen fee yang akan diterima oleh DRA dari SUH dari 4 proyek dimaksud sejumlah sekitar Rp 2,6 Miliar. 

Sebagai realiasi pemberian komitmen fee oleh SUH atas dimenangkannya 4 proyek paket pekerjaan di Dinas PUPR tersebut, diduga SUH telah menyerahkan sebagian uang tersebut kepada DRA melalui HM dan EU. 

Atas perbuatannya tersebut, para Tersangka disangkakan melanggar pasal, sbb : 

• SUH selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat  (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan 

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Sedangkan DRA, HM, dan EU selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau 

Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 

199 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan 

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. 


Untuk keperluan proses penyidikan, Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan kepada 

para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 16 Oktober 2021 s/d 4 November 2021 di Rutan KPK, DRA ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1. HM ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur. dan EU ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih.(bambang.md)

Dirut PTBA Suryo Eko Tanjung Enim Jadikan Kota Wisata " Indah Nan Cantik

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - TANJUNG ENIM - Dalam rangka untuk mendukung pembangunan di Tanjung  Enim, Kecamatan Lawang Kidul menuju lebih baik lagi, Direktur Utama (Dirut) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Suryo Eko Hadianto bersama Direktur Operasi Produksi PTBA Suhedi, Manajemen PTBA serta Tim Kota Wisata (Kowis) Tanjung Enim melakukan silaturahmi dengan sejumlah stakeholder yang berada di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Jumat, (15 /10/2022)

Mengawali pertemuan dengan stakeholder, Dirut PTBA melakukan tatap muka dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan  (Forkompimca) Lawang Kidul dan Pimpinan BUMN/BUMD seperti PT PLN, PT KAI, Telkom, Bank Mandiri, BNI, BSI, BSB, dan BRI di Ruang Rapat Kantor Direksi, Kamis (14/10/2021). 

Pertemuan ini selain merupakan ajang silaturahmi, Dirut PTBA dan Manajemen juga memaparkan rencana dan realisasi pembangunan infrastruktur Tanjung Enim Kota Wisata seperti Plaza Saringan, Pedestrian Bedeng Kaca, Water Boom, Museum Batu Bara dan lainnya. "Kami mengajak seluruh forkompimca Lawang Kidul dan Pimpinan BUMN secara bersama-sama mendukung kota Tanjung Enim menjadi Kota Tujuan Wisata," ujarnya. 

Usai bertemu dengan Forkompimca Lawang Kidul dan Pimpinan BUMN, Dirut PTBA menuju Balai Desa Sidomulyo Kelurahan Tanjung Enim bertemu warga Talang Jawa dengan melakukan dialog untuk mendukung Tanjung Enim Kota Wisata. PTBA dan warga berharap di Talang Jawa bisa dibangun area tempat jogging, tempat bermain anak, dan penataan tempat berjualan untuk pedagang. 

Setelah dari Talang Jawa, Dirut PTBA dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke pasar buah yang ada di Tanjung Enim guna melakukan diskusi dengan para pedagang dan melihat progres pembangunan Plaza Saringan. 

Hingga bertemu dengan warga Karang Asam di Lapangan Bola Karang Asam Kelurahan Pasar Tanjung Enim untuk berdialog dengan Tim Penggagas Revitalisasi Karang Asam. 

Sudinoto, Perwakilan Penggagas Revitalisasi Karang Asam, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Dirut PTBA dan Manejemen di Karang Asam. 

Ia mengatakan revitalisasi Karang Asam merupakan upaya untuk mempercantik Tanjung Enim dan sejalan dengan program Tanjung Enim Kota Wisata. 

Sekedar informasi bahwa revitalisasi Karang Asam dimulai pada bulan September 2020 lalu, diawali dengan pembangunan Poskamling dan Portal. Banyak Donatur datang baik dari PTBA maupun dari masyarakat. PTBA yang memberikan material semen dan pengerjaan dikerjakan oleh warga Karang Asam. 


"Kami gotong royong membangun revitalisasi Karang Asam ini dan juga dibantu para donatur memberikan bantuan material. Terima kasih atas kesempatan yang terhormat ini," ungkapnya.


Sementara Suryo Eko menuturkan bahwa bersama PTBA warga Karang Asam memiliki komitmen untuk memanfaatkan aset Bukit Asam yaitu Lapangan Bola Karang Asam menjadi fasilitas umum yang bisa dimanfaatkan masyarakat. 


Bila selama ini, pembangunan di Tanjung Enim sepenuhnya dilakukan oleh PTBA dan di Karang Asam, PTBA mendukung dalam pemenuhan material sedangkan pengerjaannya secara swadaya, tenaga kerja atau tukang dilakukan oleh masyarakat Karang Asam sendiri. 


Kami mencermati yang terjadi selama ini, masyarakat banyak beranggapan pembuatan taman dan pendestrian yang dilakukan PTBA hanya menjadi tanggung jawab Perusahaan. Sehingga tidak ada rasa memiliki dan menjaga bangunan yang dibangun. Yang terjadi, bangunan fisik tidak ada artinya bagi warga. Hari ini dibangun, besok sudah rusak dan ada juga tanaman yang hilang. 


Dalam bentuk yang sama seperti di Karang Asam, PTBA berkeinginan memberikan kontribusi pembangunan bersama warga membangun suatu wilayah dengan terlibat dalam pemberian material saja. Sehingga,  dengan warga yang ikut langsung membangun menjadikan bangunan yang sudah dibuat akan dirasakan kepemilikannya dan dijaga oleh warga, secara otomatis bila ada yang merusak  warga pasti marah. 


"Maka dari itu, mari membangun Tanjung Enim dengan cara-cara terbaik, gampang ya kalau tidak bisa membangun minimal diam. PTBA tidak hitung-hitungan membangun Tanjung Enim, karena PTBA sudah mengambil dari Tanjung Enim. Pembangunan di Tanjung Enim karena kepedulian dari PTBA,untuk itu perlu dukungan semua pihak," pungkas Suryo. 


Hari terakhir, bertempat di Gedung GSG, Jumat (15/10/2021), Dirut  PTBA dan Manajemen serta Tim Kowis melakukan  komunikasi positif dengan para pengusaha yang ada di Tanjung Enim dilanjutkan pembicaraan dengan Forum RT/RW, Lurah dan Kades dengan keinginan bersama  untuk membuat Kota Tanjung Enim ini semakin indah dan cantik. 


Sebagai penyelenggara pemerintahan, baik PTBA maupun Pemerintahan dari tingkat RT/ RW, Desa/Kelurahan hingga Kecamatan memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat yang menjadi anggotanya. Untuk itu, komitmen dan kekompakan yang kuat harus dijalin agar tugas sebagai kepanjangan negara bisa dengan optimal melayani masyarakat. 


"Karena Bukit Asam peduli terhadap Tanjung Enim. Bukit Asam ingin Tanjung Enim lebih baik lagi. Untuk  itu jangan sampai tidak ada kontrol kita semua untuk  pembangunan di Tanjung Enim," ujarnya. 


Suryo Eko mengatakan bahwa pihaknya atas nama PTBA sengaja mengundang masyarakat dan pemangku  kepentingan dalam wilayah ring 0 Perusahaan yang tidak lain bertujuan untuk  mendengarkan langsung apa yang menjadi keinginan bersama dengan PTBA untuk membangun Tanjung Enim lebih baik lagi. 


Ia berharap kepada semua pihak bila ingin  memberikan kritikan bisa disampaikan saluran yang benar melalui surat resmi ke PTBA dan dipastikan akan ditindaklanjuti yang tidak lain untuk memajukan daerah Tanjung Enim.  


"Protes ke PTBA silakan, tapi lebih baik mengkritik langsung melalui Humas saya, pasti sampai. Sayapun mengucapan terima kasih bahwa  dengan adanya kritikan, kami akan bisa berbuat lebih baik lagi dan bukan fitnah di medsos. Dan kritikan akan dievaluasi, benar atau tidak kritikan itu. Saya kasihan bila ada warga yang membatalkan keinginanya datang ke Tanjung Enim hanya karena membaca informasi yang tidak benar,"  ungkap Suryo.


Sementara itu, Camat Lawang Kidul Andrille Martin mewakili warga Kecamatan Lawang Kidul mengucapkan terima kasih kepada Dirut PTBA dan rombongan telah memberikan kesempatan dan hadir langsung bersilaturahmi dengan warga Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul. 


Ia menghimbau warganya untuk bersinergi positif dengan PTBA dalam membangun Tanjung Enim dan sekitarnya menjadi lebih baik lagi.

WAKIL WALI KOTA BEKASI SENAM BERSAMA SEKALIGUS TAMPUNG ASPIRASI WARGA RW 20 CIMUNING

 Minggu, 17 Oktober 2021

Laporan: Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:

Berbagai undangan senam bersama  Wakil Wali Kota Bekasi seakan tiada hentinya, setiap akhir pekan undangan senam bersama sudah menjadi agenda orang Nomor dua di Kota Bekasi sekaligus menyapa warga masyarakat Kota Bekasi secara langsung.

Seperti halnya pagi tadi Minggu (17/10), Wakil Wali Kota Bekasi penuhi undangan senam bersama warga RW 20 Kelurahan Cimuning Perum. Bekasi Timur Regensi Kecamatan Mustikajaya dengan didampingi Istri Wiwiek Hargono.

Usai kegiatan senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan audiensi pengurus RW dalam rangka menampung aspirasi warga masyarakat RW 20, Imam selaku Sekertaris RW menyampaikan permasalahan penanggulangan banjir, pemanfaatan fasos fasum, dan permintaan penyediaan ambulance.

"Memasuki musim penghujan apakah ada upaya normalisasi kali pak, kemudian berkoordinasi dengan siapa terkait pemanfaatan fasos fasum, lalu apakah ada ketersediaan ambulance bagi warga masyarakat yang membutuhkan," tanya imam sekertaris RW.

Mendapat pertanyaan dari warga, pria yang akrab disapa Mas Tri, turut memberikan tanggapan kepada pengurus RW yang hadir dilokasi tersebut.


"Terkait pemanfaatan fasos fasum nanti bisa berkoordinasi terlebih dahulu dengan kelurahan dan nanti akan diteruskan dan diproses oleh Dinas Perkimtan dan Dinas Lingkungan Hidup, terkait normalisasi kali nanti akan dianalisis terlebih dahulu dengan Dinas BMSDA, sebelum nanti akan diambil keputusan apa yang akan dilakukan, lalu untuk pengajuan mobil ambulance, Ketua RW dan pengurusnya bisa langsung hubungi saya langsung melalui DM instagram @Mastriadhianto," pungkas Tri Adhianto.


Tri Adhianto juga mengajak warga masyarakat sekitar untuk dapat bijak dalam mengelola sampah, warga diberikan edukasi tentang manfaat pengelolaan sampah, agar tidak terjadi lagi pencemaran lingkungan diwilayah.


"Saya mengajak warga masyarakat jntuk dapat bijak dalam mengelola sampah, kita ada Dinas LH, Pemerintah juga punya program Bank sampah, coba untuk dipilah mana sampah organik mana sampah anorganik, ada edukasi sampah organik dapat dipermentasi menjadi eco enzym, sampah anorganik dapat didaur ulang, dan juga untuk pembuangan minyak jelantah jangan lagi sembarangan, saya siap menukar minyak jelantahnya menjadi limbah yang memiliki nilai ekonomis," pungkas Tri Adhianto.


Tentunya Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya dalam mewjudkan Kota Bekasi yang hijau, bersih dan nyaman, selaras dengan visi misi Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan.

Ada apa ? Jendral Polisi kunjungi Posko Relawan Seknas Jokowi Kota Metro

 

   POLICEWATCH.NEWS. Metro - Lampung

Posko Relawan Seknas Jokowi Kota Metro yang diketuai Andy Sakti beralamat di Jl. Pattimura Kel. Banjarsari Kec.Metro Utara Kota Metro Provinsi Lampung, dikunjungi Dir. Pencegahan BNPT RI (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia) Brigadir Jenderal  Polisi R. Ahmad Nurwahid, S.E., M.M. dan Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan, Jum'at ( 15/10) sore.

Kegiatan tersebut yakni dalam rangka kegiatan Seknas Jokowi, bertema diskusi Kebangsaan bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, pada tanggal 14-16 Oktober 2021. yang di laksanakan pada tiga Kabupaten/Kota yaitu Kab. Lampung Timur, Kab.Lampung Tengah dan Kota Metro.

Pada kesempatan itu, Brigadir Jenderal  Polisi R. Ahmad Nurwahid, S.E., M.M. menyampaikan, Arti dan Makna Pancasila secara luas.

" Pancasila adalah: Idiologi pemersatu bangsa, oleh para tokoh nasional, tokoh bangsa, amanah para ulama Islam, tokoh agama, yang merumuskan Pancasila yang digali dari nilai-nilai luhur agama dan budaya bangsa. Selain itu,menampung semua isme Idiologi yang ingin dipaksakan di Indonesia. Sudah teruji, paling tidak dari tahun 1945 - 1965. Dengan berbagai ujian Pancasila 15 kali pemberontakan yang ingin mengganti Idiologi negara. Mulai dari komunisme PKI Madiun, DITII, RMS, PRRI, PERMESTA dan lain sebagainya ," ungkapnya.

Masih dikatakan, oleh Brigjen Pol R.Ahmad Nurwahid dalam kunjungan di Posko Seknas Jokowi Kota Metro, terkait jaringan terorisme di Indonesia.


" Berbicara tentang Terorisme itu bicara hilirnya bicara tindakannya. Perbuatan dan aksinya. Sementara jika bicara Radikalisme bicara paham yang menjiwainya paham yang menuju fase teroris. Jadi, semua teroris berpaham radikal, tetapi belum tentu orang terpaksa radikal menjadi teroris. Diperkirakan jaringan teroris di Indonesia ada 15 ribu orang. Mulai dari Jaringan JI, JAD, Mujahidin Indonesia Timur dan Barat. JI afiliasinya ke Alkaida, JAD afiliasinya ke ISIS ," kata Brigen Pol R.Ahmad Nurwahid.


Lebih lanjut, Brigjen Pol R.Ahmad Nurwahid menjelaskan, bahwa Bidang Polri telah melakukan banyak penindakan dalam menangkap para teroris.

 telah menangkap menindak untuk mencegah sebelum melakukan aksi. Dan juga, Densus dan BNPT berhasil mencegah lebih dari 1350 upaya aksi teror. Potensi kerawanan aksi teror sekitar 15 - 17 ribu. Jika saat ini, orang meminta BNPT dan Densus untuk bubar berarti orang tersebut adalah kelompok radikal atau teroris atau simpatisannya dan adalah kelompok tersebut," jelasnya.


Terakhir, dalam penyampaiannya Brigjen Pol R.Ahmad Nurwahid, ia memaparkan penyebab timbulnya paham teroris di masyarakat.


" Akar permasalahan radikal terorisme adalah pemahaman agama yang menyimpang. Meskipun tidak semuanya berlatar belakang agama. Tetapi ada berlatar belakang politik. Seperti sparatis KKB, motifnya idiologi, politik dan gangguan keamanan. Oleh karena itu, terorisme bukan monopoli satu agama. Namun ada disetiap agama, sekte, disetiap kelompok. Bahkan potensial pada individu manusia, karena virus Idiologi radikal ," paparnya.


Sementara itu, Ken Setiawan selaku pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center mengajak masyarakat tidak terjerumus paham terorisme.


" Mari kita untuk kampanye bersama-sama untuk belajar agama kepada ahlinya. Jangan sampai jadi korban hoaks atau jadi pelaku karena turut menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Ketika beragama kita menjadi baik akhlaknya dan membuat orang tersenyum. Jadi, kalau kita jadi pemarah berarti kita belajar  dengan orang yang salah ," kata Ken Setiawan.


Di sisi lain, Andy Sakti selaku Ketua Umum Posko Relawan Seknas Jokowi Kota Metro, juga mengajak seluruh lapisan masyarakat berperan penting dalam menguatkan rasa cinta tanah air dan bangsa karena Cinta tanah air dan bangsa adalah bagian dari iman. Terpenting Pancasila adalah Idiologi pemersatu dengan segala keragaman ini menjadi sunatulloh, kodrat Illahi.


Pewarta(SM)