CARI ILMU ATAU HARTA PASTIKAN YANG TERBAIK


Edisi ke 20. The Future and Visioner

      Redaksi. Policewatch. News:

_Assalamualaikum warahmatullohi wabarokatuh_

Mohon maaf Pembaca Policewatch.news  hampir Lima  hari belum tayang .

kita akan berlanjut ... Dan tayang kembali di Ragam Religi Berseri.

Alhamdulillah kita masuk ke edisi spesial ke 20,di tanggal 23bulan 7 tahunpun 2022...

Banyak angka sama alias penekanan berulang..

Sebelumnya kita pernah mengulas _Isbiru washobiru_ ber ulang..


tepat di akhir pekan Sabtu 23 Juli 2022  ini kita akan memasuki sesi  pilihan yang sama sama sangat kita butuhkan Namun wajiblah kita Memprioritaskan ya paling Utama bagi diri kita dan tentunya untuk anak anak generasi kita ke depan.

pilihlah yang terbaik dari dua pilihan ini niscaya dunia akhirat akan kita dapat...

Berikut perbandingannya dari dua pilihan tersebut.

Bila tepat dan benar pilihannya maka insyaAlloh kedua duanya kita dapatkan...GO TO GO Tholabul Ilmi mencari Ilmu.



1."Ilmu adalah warisan para Nabi, sedangkan harta adalah warisan para raja dan orang-orang kaya".


2."Ilmu akan menjaga pemiliknya, sedangkan pemilik harta menjaga hartanya."


3."Ilmu adalah penguasa atas harta, sedangkan harta tidak berkuasa atas ilmu".

4."Harta akan habis dengan dibelanjakan, sedangkan ilmu akan bertambah jika diajarkan".


5."Apabila meninggal dunia, pemilik harta akan berpisah dengan hartanya, sedangkan ilmu akan masuk bersamanya ke dalam kubur".


6."Harta dapat diperoleh orang-orang mukmin maupun kafir, orang baik maupun orang jahat. Sedangkan ilmu yang bermanfaat hanya dapat diperoleh orang-orang yang beriman".




7."Orang yang berilmu dibutuhkan oleh para raja dan selain mereka, sedangkan pemilik harta hanya dibutuhkan oleh orang-orang miskin".


8."Jiwa akan mulia dan bersih dengan mengumpulkan ilmu dan berusaha memperolehnya -hal itu termasuk kesempurnaan dan kemuliaannya- sedangkan harta tidak membersihkannya, tidak menyempurnakannya bahkan tidak menambah sifat kemuliaan".


8."Harta itu mengajak jiwa kepada bertindak sewenang-wenang dan sombong, sedangkan ilmu mengajaknya untuk rendah hati dan melaksanakan ibadah".

10."Ilmu membawa dan menarik jiwa kepada kebahagiaan yang Allah ciptakan untuknya, sedangkan harta adalah penghalang antara jiwa dengan kebahagiaan tersebut".


11."Kekayaan ilmu lebih mulia daripada kekayaan harta karena kekayaan harta berada di luar hakikat manusia, seandainya harta itu musnah dalam satu malam saja, jadilah ia orang yang miskin, sedangkan kekayaan ilmu tidak dikhawatirkan kefakirannya, bahkan ia akan terus bertambah selamanya, pada hakikatnya ia adalah kekayaan yang paling tinggi".


12."Mencintai ilmu dan mencarinya adalah pokok segala ketaatan, sedangkan cinta dunia dan harta dan mencarinya adalah pokok segala kesalahan.".


13._Nilai orang kaya ada pada hartanya dan nilai orang yang berilmu ada pada ilmunya. Apabila hartanya lenyap, lenyaplah nilainya dan tidak tersisa tanpa nilai, sedangkan orang yang berilmu nilai dirinya tetap langgeng, bahkan nilainya akan terus bertambah._



14."Tidaklah satu orang melakukan ketaatan kepada Allah Ta’ala, melainkan dengan ilmu, sedangkan sebagian besar manusia berbuat maksiat kepada Allah lantaran harta mereka".



15._Orang yang kaya harta selalu ditemani dengan ketakutan dan kesedihan, ia sedih sebelum mendapatkannya dan merasa takut setelah memperoleh harta, setiap kali hartanya bertambah banyak, bertambah kuat pula rasa takutnya. Sedangkan orang yang kaya ilmu selalu ditemani rasa aman, kebahagiaan, dan kegembiraan.


Sahabat nitize. policewatch.news , Semoga kita semua tergolong pada Manusia Berilmu yang memiliki BanyakHarta dan sekaligus kita dapat Mengamalkan ilmu yang kita miliki serta dapat mengendalikan harta kita bagi kesejahteraan ummat.

sebagai anugrah dari Allah SWT.

Subhanallaaaah

Aaamiiiiiin yaa Allah Yaa Mujiibassaailiiin Alfaatihah


                  Team Redaksi

             H.A Wakhid Irvanto

                   23  07 22






Dugaan Oknum Polisi Backingi Perusahaan Batubara Di Lahat Sumsel : Pakar Potensi Adanya KKN

  

Pewarta:Bambang MD

JAKARTA, POLICEWATCH.NEWS  - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit kini tengah diuji dengan sejumlah kasus para anak buahnya. Terbaru muncul dugaan oknum polisi yang menjadi beking perusahaan tambang batubara dengan inisial diduga PT BL ( BARA LAHAT) di Sumatera Selatan.

Menanggapi isu tersebut, Pakar Hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar menilai jika adanya kedekatan antara oknum Polri dengan pengusaha atau perusahaan tambang batubara berpotensi terjadinya penyalahgunaan wewenang.

Selain itu, menurutnya bisa berdampak negatif dengan adanya praktik-praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sehingga dirinya menyarankan harus ada sanksi administratif hingga pidana. "Jika benar maka oknum tersebut berpotensi melakukan KKN, ini yang harus ada tindakan dari pimpinan. Bahkan seharusnya ada mekanisme yang mengatur penghukuman secara administratif. Jika alat buktinya cukup bisa dibawa ke ranah pidana," kata Fickar kepada wartawan, Selasa 19 Juli 2022.

Karena menurutnya, adanya kedekatan antara oknum Polri dengan pengusaha atau perusahaan tambang sangatlah tidak etis dan bisa mempengaruhi pekerjaan jika ada keuntungan ekonomis. "Tidak etis, kalo mempengaruhi pekerjaan dari berkawan itu dia mendapatkan keuntungan ekonomis. Sangat berpotensi lahirnya penyalahgunaan wewenang," katanya.

Senada Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof Suparji Ahmad mengatakan fenomena kedekatan oknum Polri dengan pengusaha dapat menggangu integritas dan kewibawaan lembaga peradilan dalam menjamin keadilan masyarakat.

"Aparat penegak hukum sebagai alat negara harus mandiri, independent, professional dan integritas agar tidak terjadi benturan kepentingan yang disinyalir dapat menyuburkan kejahatan atas nama kekuasaan atau kewenangan yang dimiliki oleh aparatur penegak hukum," kata Suparji.

Menurutnya, konsistensi dan ketegasan aparatur penegakan hukum menjadi kunci dari independensi lembaga peradilan. Ia mengatakan bahwa sikap tersebut menjadi penting untuk menjamin kesinambungan logika keadilan yang dibangun oleh masyarakat berdasarkan putusan-putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan.

Selain itu, kata dia, diperlukan juga proses yang obyektif dalam setiap tahap-tahap penegakan hukum. "Obyektivitas dalam penegakan hukum hanya dapat dilakukan oleh para aparatur yang profesional, dan memiliki integritas moral yang tinggi," ujarnya


Sumber : reqnews.com

Kapolres Lombok Tengah Silaturrahmi Ke Ponpes Manhalul Marif Darek



POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, NTB.

Menjaga hubungan yang baik dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif, Kapolres Lombok Tengah  AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM bersama rombongan melaksanakan silaturrahmi ke Ponpes Manhalul Ma'arif Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah pada Jumat 22/07/2022 sekitar pukul 11.30 Wita dan melaksanakan sholat Jumat di Masjid Jami'i Nurul Yaqin.

Setelah melaksanakan sholat Jumat Kapolres Lombok Tengah beserta rombongan langsung menuju kediaman TGH. Ma'arif Makmun Dirangsa untuk melaksanakan silaturahmi.

Dalam kunjungannya yang pertama Kapolres memperkenalkan diri serta mengajak secara bersama sama menjaga kamtibmas di Kabupaten Lombok Tengah. 

Sementara itu TGH Ma'arif menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres beserta rombongan atas kunjungan dan silaturahminya dan menyatakan kesiapan dirinya untuk terus mendukung Polres Lombok Tengah dalam menjaga kamtibmas.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Lombok Tengah memberikan bantuan Sembako untuk santri Ponpes Manhalul Ma'arif yang diterima secara simbolis oleh beberapa santri.

Dalam rombongan tersebut Kapolres Lombok Tengah didampingi Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, Kasat Binmas Polres Lombok Tengah, KBO Intelkam Polres Lombok Tengah dan Kapolsek Praya Barat Daya bersama Anggota."MN".


           

Diduga Miliki Sabu, Perempuan Di Taliwang Diringkus Sat Narkoba Polres Sumbawa Barat


Policewatch-Sumbawa Barat.

Anggota Satuan  Narkoba Polres Sumbawa Barat, pada Jumat, (22/7/2022) telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana menjual, membeli, memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan I yang di duga shabu.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos mengatakan bahwa, tempat kejadian perkara (TKP) kasus ini, terjadi di sebuah rumah yang beralamat di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Eddy menuturkan, terduga pelaku berinisial K, Perempuan, (43) yang beralamat di Kecamatan Taliwang KSB. Barang bukti yang berhasil diamankan polisi, lanjut eddy berupa, 1 plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 0,42 gram, 2 poket berisi sabu dengan berat bruto 0,70 gram, 1 pipet plastik ujungnya runcing, 1 jarum sumbu, 1 gunting, 1 bendel plastik klip kosong, 1 dompet warna merah garis putih, 1 bong terbuat dari botol pocary sweat, 2 pipa kaca, 2 pipet plastik, 2 korek api gas dan 5 poket kosong.

Dia juga menceritakan kronologis kejadiannya berawal, pada hari Jumat, 22 Juli 2022 sekitar pukul 12.00 wita, anggota opsnal Polres Sumbawa Barat mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah yang beralamat di Kecamatan Taliwang sering di gunakan untuk transaksi dan pesta narkoba.

Kemudian atas informasi tersebut, anggota satnarkoba melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut, barulah sekitar pukul 16.30 wita anggota opsnal narkoba melakukan penangkapan terhadap perempuan berinisial K dan dilakukan penggeledahan rumah yang beralamat di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat dan ditemukan barang bukti.

Setelah itu, terduga pelaku K dan barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polres Sumbawa Barat untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Mn)

Serum Polda NTB Sosialisasi Perkap Nomor 7 Tahun 2017 Di Polresta

 


Policewatch - Mataram

Untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan personel Polresta Mataram khususnya yang mengemban fungsi kesekretariatan, Setum Polda Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Kapolri Nomor 07 Tahun 2017 di Polresta Mataram, Jumat (22/07/2022)

Tim dari Setum Polda NTB dipimpin langsung oleh Kasetum Penata Ni  Nyoman Santrini

Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SH SIK, yang turut mendampingi tim didalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Setum Polda NTB yang sudah berkenan datang ke Polresta Mataram untuk membagikan ilmu.

“Atas nama pribadi dan Kesatuan saya ucapkan terima kasih kepada Tim yang telah menyempatkan diri datang ke Polresta Mataram untuk memberikan sosialisasi kepada para pengemban fungsi kesekretariatan di lingkungan Polresta Mataram. ” ucap Ni Nyoman Santrini

Selanjutnya Wakapolresta juga menegaskan kepada seluruh peserta agar serius dan sungguh-sungguh dalam mengikuti sosialisasi yang diberikan oleh Tim Setum Polda Nusa Tenggara Barat saat ini.

Dalam kegiatan tersebut, Ka Setum memberikan materi yang terdiri dari contoh-contoh naskah dinas yang sesuai dengan peraturan yang baru dan penerapan kode klasifikasi arsip (KKA) yang berlaku di lingkungan Polri. Selain itu beberapa contoh tata cara pembuatan surat dan naskah dinas lainnya juga ditampikan dalam slide.

Tak hanya memberikan gambaran serta contah persuratan, tim juga langsung mempraktekkan langsung bersama peserta yang hadir.

Peserta yang hadir tampak bersemangat mengikuti sosialisasi mulai dari Paurmin pada masing-masing Bagian, Kaurmintu pada Satuan, Bamin dan Kasium Polsek sejajaran Polresta Mataram.

Usai kegiatan sosialisasi, tim melanjutkan dengan kegiatan Supervisi. Dua fungsi antara lain Sium Polresta Mataram dan Sium Polsek Jajaran menjadi target dalam kegiatan supervisi kali ini.

Acara sosialisasi yang digelar ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan Polri dalam surat-menyurat dinas Kepolisian. Kemudian juga sosialisasi tersebut mengenalkan Perkap Nomor 7 Tahun 2017 tentang peraturan terbaru yang mengatur mengenai penataan, penomoran surat-surat dinas serta penerapan kode klasifikasi pengarsipan. "MN"

Forkopimcam Gelar Monitoring Rumah dan Kamar Sewaan Untuk Menjaga Kondusifitas Lingkungan


 


Policewatch - Mataram NTB

Sebagai Langkah Kongrit untuk menciptakan kenyamanan dan Ketertiban di tengah masyarakat pemerintah Kota Mataram dalam hal ini Kecamatan Sekarbela bersama seluruh Forkopimcam melakukan monitoring kepada rumah atau kamar yang di sewakan (kontarak).

Operasi rumah atau kamar kos yang di kontrakan atau disewakan bertujuan untuk melakukan penertiban dalam rangka mensosialisasikan Perda Kota Mataram no 2 tahun 2005 tentang tempat atau rumah yang disewakan, kemudian untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dilakukan sosialisasi dan tes urine kepada penghuni kos atau rumah kontrakan.

Hadir pada kegiatan monitoring tersebut Camat Sekarbela, Kapolsek Ampenan, Koramil Ampenan, Kasat Narkoba, Kepala BNN kota Mataram, Para linmas, Lurah Karang Pule,  kepala lingkungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan para tokoh masyarakat.

Camat Sekarbela Cahya Samudra menerangkan saat menyampaikan sosialisasi kepada penyewa tempat / rumah ( kos )  bahwa Untuk menciptakan  masyarakat yang nyaman dan kondusif maka kami bersama tim gabungan melakukan Kegiatan monitoring tempat-tempat kos yang berada di lingkungan Kecamatan Sekarbela dan pada malam hari ini dilakukan di wilayah lingkungan karang Pule, (22/07).

Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen baik pemerintah TNI Polri dan tokoh masyarakat yang kedepannya akan dilaksanakan secara rutin dan berkala.

Dalam melaksanakan kegiatan, Camat menjelaskan bahwa pergerakan kegiatan ini  sudah terstruktur sesuai yang sudah kita rencanakan, dimana dalam kegiatan yang diselenggarakan malam hari ini melakukan Sosialisasi kartu identitas sementara, dan penyalahgunaan narkoba kepada penyewa rumah atau kamar (kos).

Sesuai dengan Perda Kota Mataram tersebut Camat Sekarbela mengatakan akan melakukan pendataan bagi penyewa rumah / kamar dengan memberikan blangko yang harus diisi oleh penyewa tersebut.

Melslui blangko yang nantinya akan diserahkan ke masing-masing Kepala lingkungan tersebut untuk selanjutnya dibuatkan kartu identitas sementara dari kecamatan. Ini bertujuan untuk memudahkan indentifikasi terhadap penyewa kos. Dan langkah ini merupakan upaya pemerintah kota Mataram untuk menjaga atau menciptakan kondusifitas di wilayah itu sendiri.

"Mohon maaf pembuatan kartu tersebut tidak di pungut biaya sepeserpun. Penghuni kos hanya mengisi data melalui kepala lingkungan setempat,"jelas Cahya Saat melakukan sosialisasi di salah satu Kamar kos.

Disamping itu untuk mencegah terjadinya peredaran dan penyalahgunaan Narkotika saat monitoring diikutkan serta Kasat Narkoba Polresta Mataram dan BNN Kota Mataram untuk menyampaikan sosialisasi terkait dampak serta larangan terhadap narkoba. Kemudian dilakukan tes urine kepada penyewa guna memastikan bahwa benar-benar tidak tersentuh dengan narkoba.

"Kegiatan ini kedepan akan dilaksanakan secara rutin di seluruh wilayah kecamatan Sekarbela dalam rangka memelihara kamtibmas di wilayah kita ini,"tutupnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK juga menyampaikan sosialisasi terkait bahaya dan dampak dari narkoba, baik sebagai pengguna maupun sebagai pengedar.

"Perlu adek-adek ketahui bahwasanya Narkoba itu dapat merusak masa depan kita, eh karena itu kami sangat berharap kepada semua penyewa rumah atau kamar untuk jauh dari narkoba,"jelasnya didepan anak-anak kos.

Bukan itu saja, lanjutnya bahwa secara berkala seperti yang di sampaikan oleh pak camat untuk memastikan penyewa bebas dari barang haram tersebut (narkoba) maka akan dskukan tes urine secara acak di seluruh tempat rumah/kamar sewaan di dalam kota Mataram.

"Untuk itu kami berharap kepada semua penyewa agar betul-betul waspada dengan barang yang namanya Narkoba, hati-hati dengan teman yang baru dikenal, selalu waspada dengan siapun karena bisa saja orang yang baru dikenalnya itu justru akan menjerumuskan diri kita,"tutup Yogi. "MN"

Kapolda NTB Hadiri Pembukaan Kejurda Paralayang NTB 2022

 


Policewatch-Lombok Tengah NTB.

Kapolda NTB Bringjen Pol Drs. Djoko Poerwanto menghadiri acara pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) NTB Paralayang 2022 yang dilaksanakan di Bukit Lancing, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat kabupaten Lombok Tengah, (22/07)

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (FASIDA) NTB dihadiri Ketua DPRD Provinsi NTB, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Bupati Lombok Tengah, Kapolres Lombok Tengah, Dandim 1620/Loteng, Tokoh Masyarakat, tokoh Agama serta seluruh peserta dan ofesiel atlit Paralayang.

Kejurda Paralayang NTB tahun 2022 dilaksanakan dalam rangka Peringatan ke 75 Hari Bakti TNI_AU dan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2022 Tema Kejuaraan War On Drugs dengan semangat Hari Bhakti AU kita perangi Narkoba.



Ketua Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (FASIDA) NTB selaku ketua  panitia penyelenggara Danlanud ZAM Kolonel Pnb R. Endri Kargono, S. M., M.Han., menjelaskan kegiatan ini untuk menjaring para atlit Paralayang NTB serta menumbuhkan perputaran ekonomi pada daerah penyanggah KEK Mandalika.

Kejurda Paralayang 2022 NTB ini diikuti 86 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dimana 86 peserta diantaranya dari Nusa tenggara barat.

"Kami berharap kegiatan ini akan memberi manfaat bagi para atlit untuk meningkatkan prestasi disambing momen ini sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekitar,"tutupnya.

Usai Acara pembukaan Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat baik bagi atlit itu sendiri maupun dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Lombok Tengah.

"Ini sangat positif dilihat dari jumlah peserta dari NTB. Ajang Kejurda ini tentu akan menumbuhkan motivasi bagi para atlit Paralayang NTB, sehingga kedepannya mampu berkompetisi di skala nasional maupun Internasional,"ucap Kapolda saat di wawancara media ini usai acara pembukaan.

"Selamat bertanding, junjung sportifitas, semoga ini dapat meningkatkan prestasi para atlit Paralayang NTB,"tambahnya sembari menyudahi pembicaraan.(MN)

Tiga Pilar Kota Tegal Jaga Soliditas Dan Sinergitas Antar Pemerintahan

 


KOTA TEGAL POLICE WATCH NEWS -Tiga Pilar (Pemerintah, TNI dan Polri ) Kota Tegal menggelar kegiatan olah raga bersama bertempat di halaman Markas Komando (Mako ) Lanal Tegal jalan Proklamasi Kota Tegal, Jum'at (22/7/2022).
Diadakannya kegiatan olah raga bersama ini bertujuan untuk menjaga soliditas dan sinergitas antara Pemerintahan, TNI dan Polri di wilayah Kota Tegal.
.
Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Tegal, Komandan Kodim 0712/Tegal, Komandan Lanal Tegal, Komandan Satradar 214 Tegal, Kapolres Tegal Kota, Para Kapala OPD jajaran pemerintah Kota Tegal dan para anggota baik dari unsur TNI-Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran pemerintahan Kota Tegal.
.
Komandan Lanal Tegal Letkol Mar. Moch. Chanan Asfihani, yang bertindak selaku pembina apel tiga pilar menyampaikan, bahwa untuk mewujudkan situasi yang kondusif di Kota Tegal perlu dilakukan kerjasama yang baik, soliditas dan sinergitas antara tiga pilar yaitu TNI, Polri serta Pemerintah Kota Tegal harus ditingkatkan.
.
"Untuk mewujudkan kondusifitas wilayah, kegiatan-kegiatan yang bersifat positif perlu ditingkatkan, soliditas dan sinergitas antara tiga pilar sangat diperlukan guna menuju masyarakat yang sejahtera dan damai, oleh karenanya antara TNI- Polri dan Pemerintah sudah seharusnya bersinergi," ungkap Danlanal.
.
Danlanal juga menambahkan, bahwa sinergitas antara tiga pilar juga merupakan penguat dalam menjalankan program pemerintah untuk dapat melayani masyarakat secara prima,"imbuhnya.
.
Danlanal berharap, dengan adanya kegiatan ini Tiga Pilar Kota Tegal semakin solid dan siap mendukung program pemerintah dalam pembangunan demi mencapai kemajuan bangsa Indonesia. Namun, untuk mewujudkannya pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, pemerintah sebagai salah satu pilar harus bekerja sama dan bersinergi dengan pilar-pilar yang lain.

"Untuk bisa mewujudkan pembangunan dalam rangka mencapai kemajuan bangsa kita membutuhkan kekompakan, oleh karena itu ketiga pilar tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Meskipun masing-masing pilar memiliki tugas dan fungsi yang berbeda,"pungkasnya..

Sementara tampak dari pantauan dilapangan bahwa kegiatan olahraga bersama Tiga Pilar diawali dengan kegiatan Apel bersama di halaman Mako Lanal Tegal, kemudian dilanjutkan olahraga senam bersama dan ramah tamah serta olah raga sesuai dengan hobby nya masing-masing. 

Pewarta : Haryoto Biro Brebes

Narjo, Wakil Bupati Lepas Kafilah MTQ Di Pendopo Brebes

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH melepas kafilah Musabaqoh Tilawatil Qur’an 
BREBES POLICEWATCH NEWS -Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH melepas kafilah Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2022. Pelepasan ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Wakil Bupati Brebes kepada perwakilan peserta di Pendopo Bupati, Brebes, Jumat (22/7).
Narjo berpesan agar peserta tetap semangat dalam even yang tidak nya meraih prestasi tetapi juga mencari ridlo Illahi. Tetaplah bertekad meraih prestasi agar mendapat apresiasi masyarakat. Kendati demikian janganlah berpuas diri dengan terus berlatih dan mengasah kemampuan agar prestasi saat ini dapat dipertahankan dan dikembangkan.
 
Gelaran yang akan berlangsung di BPSDMD Semarang tersebut, berharap kafilah Brebes dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, untuk dapat menampilkan segenap kemampuan yang telah dimiliki, tentunya didasari tekad agar dapat mempersembahkan prestasi dan kebanggaan bagi keluarga, orang-orang tercinta maupun bagi seluruh masyarakat Kabupaten Brebes.

Perlu diingat bahwa keberadaan kafilah akan membawa nama baik Kabupaten Brebes. Untuk itu, jagalah nama baik tersebut melalui tutur kata dan perilaku.

Janganlah ragu dan teruslah bersemangat untuk mengharumkan nama daerah sendiri di ajang MTQ dan yakinlah bahwa perjuangan saudara dapat menghasilkan manfaat yang benar-benar dapat dirasakan baik oleh diri sendiri maupun lingkungan masyarakat,"pungkasnya .

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Brebes H Fajarin MAg dalam laporannya mengatakan, jumlah kafilah dari Kabupaten Brebes yang mengikuti MTQ sebanyak 20 orang.

MTQ digelar 22-25 Juli 2022 di Semarang. Fajarin berharap agar kafilah Brebes bisa tampil maksimal dan menorehkan prestasi terbaik, dan kepada para pendamping yang akan menyertai perjuangan para peserta MTQ nanti, diharapkan agar terus memompa semangat serta tetap menjaga dan memperhatikan kesehatan, keselamatan dan fasilitas yang diperlukan para peserta, sehingga tugas yang diemban dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.
 
Turut hadir pada acara tersebut Sekertaris Daerah Kabupaten Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Kepala Bagian Kesra Setda Brebes Akhmad Saekhu, Perwakilan dari MUI Brebes dan Baznas Brebes, serta para pendamping MTQ.

Pewarta : Haryoto
Biro Brebes

Cegah Penyebaran PMK, Ops Aman Nusa II, Polresta Berkolaborasi Gelar Posyandu Ternak

 



Policewatach - Lombok Barat

Dalam penanganan penyakit Mulut dan Kuku (PMK), satuan tugas gabungan Ops Aman Nusa II Polresta Mataram dengan instansi terkait melakukan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk hewan ternak disertai oleh para Bhabinkamtibmas dan Babinsa di daerah binaannya masing-masing.

Kapolresta Mataram melalui Kasi Humas Iptu Siswoyo SH mengatakan bahwa sebagai upaya berkelanjutan kolaborasi dengan instansi terkait khususnya dinas pertanian dan dinas kesehatan memfasilitasi bersama petugas Ops Aman Nusa II Polresta Mataram Bersama Bhabinkamtibmas Desa Sembung Aipda Sofian Hadi dan Babinsa Desa Sembung Sertu Supardi, Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat dengan melakukan kegiatan posyandu ternak, terang Iptu Siswoyo.

" Tujuan pertama bertempat di kandang kumpul Patuh Angen Dusun Sembung barat Desa Sembung Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat "

Rangkaian kegiatan masih dalam tahap sosialisasi dan akan berkelanjutan, posyandu hewan jenis sapi yang dipimpin oleh Kepala UPT Puskeswan Wilayah Tengah Bambang Murdianto S.pt bersama Dokter Hewan Kiki dan petugas puskeswan Aknan, menambahkan.

" Ada pun sapi yg akan digunakan sebanyak 277 di seluruh wilayah desa dengan bersumber dari dana desa sebesar 3.750.000, ada pun obat yg di beli Vitamin, Antibiotik, Antiperitik dan obat cacing "

Selanjutnya hewan ternak yang di suntik vaksin sebanyak 114 dengan rincian jantan 82 ekor sedangkan betina 30 ekor dan BTN 2 ekor, tutup Iptu Siswoyo. "M N"