PT.BP DIDUGA RAMPAS LAHAN WARGA BANJARSARI MINTA DI STATUS QUO

/ Selasa, 27 Maret 2018 / 02.19
Rapat pertemuan diruang oof room pemkab lahat langsung dipimpin sekda Lahat Ramsi.S.IP.MM 

LAHAT - SUMSEL - POLICCEWATCH NEWS - Puluhan masyarakat Banjarsari yang datangi di pemkab lahat langsung diterima Plt.Bupati Lahat Marwan Mansyur.SH.MM .namun bupati ada acara dinas kejakarta untuk bertemu presiden Jokowi. Rapat pertemuan diruang oof room pemkab lahat langsung dipimpin sekda Lahat Ramsi.S.IP.MM  (27/3)
Kuasa hukum dari warga Desa Banjarsari  Mengatur Nainggolan ia menjelaskan bahwa lahan yang diberikan kuasa kepada saya belum dibayar oleh PT Banjarmasin Pribumi seluas hampir 10 ha. Dan saya meminta kepada pihak perusahaan untuk tidak melakukan aktivasi diatas tanah klien saya sebelum dibayar serta dibuat " STATUS QUO " sebelum ada penyelesaian ungkapnya
Raoat pertemuan diruang off room Pemkab Lahat yang di hadiri Plt Bupati Lahat Marwan Mansyur diwakilkan plt Sekretaris Daerah  Ramsi, pihak BPN, Dinas Pertambangan Sumsel diwakilkan Kepala UPTD Tulus, Kepala BLH Lahat Ir.Misri Camat Merapi Timur Daniel Riswanto.Sh, Kades Banjarsari Rofei dan pihak perusahaan langsung Dirut PT. BANJARSARI PRIBUMI Emil Zaman.dan warga banjarsari selasa (27/3)

Pertemuan di off room langsung dibuka sekda Lahat Ramsi.S.IP.MM
Bahwa Bupati Lahat tidak bisa hadir dalam pertemuan di karenakan beliau ke jakarta untuk menghadap presiden ujar " Sekda menjelaskan kepada warga banjarsari dalam pertemuan membahas masalah lahan sengketa dengan PT. BANJARSARI PRIBUMI
hingga kini belum ada titik terang dan diduga pihak PT. BANJARSARI PRIBUMI merampas tanah milik warga yang belum di bayarkan kepada pemilik nya. Diminta kepada pihak perusahaan untuk segera diselesaikan kepada masyarakat yang belum di ganti rugi terang " Ramsi
Salah satu warga asal Desa Prabumenang H.Anwar pegawai PTBA dirinya sempat bertemu disengaja Ujang Herawan makelar yang dipercaya oleh pihak perusahaan PT. BANJARSARI PRIBUMI beberapa kali menanyakan harga lahan milik H.Anwar namun belum ada kecocokan harga nggak tau nya lahan miliknya sudah digusur oleh perusahaan padahal tanah saya yang ada tanam tumbuh belum dibayar terang " Anwar dijelaskan didepan forum pertemuan yang dihadiri pihak perusahaan dan warga banjarsari serta pemkab lahat 

Sementara anggota dprd dari dapil 2 (merapi area ) Imanullah. SH ia dituding mendapatkan uang 4,5 milyar dari perusahaan dengan tegas dibantah silahkan bawa keranah hukum kalau saya terbukti siap dipenjara " tantang Imanullah dan yang jelas saya mempunyai data dan lahan milik saya tidak ada masalah saya membeli kepada  masyarakat dan jelas silahkan mari kita buka bukaan tentangnya kepada pihak perusahaan
Salah satu warga Desa prabumenang H. Anwar  menerangkan dalam pertemuan di off riom sdr. Ujang telah melakukan negosiasi dengan saya (anwar red ) sebanyak empat kall dan saya tidak pernah menjual dak taunye lebih kurang 4 ha. lahan milik H.Anwar la digusur oleh pihak perusahaan tegas " Anwar
 
Pihak dari perusahaan PT. BANJARSARI PRIBUMI Emil Zaman bahwa IUP dikeluarkan pada tahun  2010 oleh Bupati Lahat dan untuk pembebasan lahan pihaknya menunjuk ujang herawan kami dari perusahaan ada 50 ha lagi akan kita bebaskan terang " Emil kami siap mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini lahan warga yang belum di ganti rugi akan kita selesaikan terang " Emil
Ujang Hartawan menjelaskan kepada warga dalam pertemuan bahwa dirinya ditunjuk oleh perusahan selaku ketua tim pembebasan ada lahan yang sudah saya beli ternyata saat warga meminta menunjukan surat menyuratnya dia tidak bisa menunjukkan surat yang diminta oleh warga menurut ujang lahan tersebut overlap dengan desa muaralawai alias tumpang tindih dan saya tidak bisa menunjukkan karena saya disini diminta untuk sebagai saksi diforum ini. Untuk tim pembebasan lahan saya ketua dan anggota  sdr.sumantri.sdr.ahmad supri dibeberkan oleh Ujang Herawan
Pantauan POLICEWATCH NEWS selasa (27/3) dalam pertemuan di off room sedikit memanas antara warga dan pihak perusahaan di karenakan warga kesal dengan makelar ujang herawan dia tidak bisa menunjukkan keinginan warga surat yang syah  (bambang.md )
Komentar Anda

Berita Terkini