PENYALURAN GAS ELPIJI 3KG DICIKAMPAK, TORGAMBA KURANG TEPAT SASARAN.

/ Sabtu, 19 Mei 2018 / 17.11
 
Subsidi gas elpiji
  Torgamba Media POLICE WATCH.,- Sangat disayangkan jika subsidi gas elpiji yang seharusnya untuk Rakyat justru disalurkan terhadap para oknum yang punya uang.
Jumat (18/05/2018) sekira jam 13.38 wib tim Mpw Labuhan Batu Raya menemukan satu keganjilan disalah satu pangkalan gas yang terletak diCikampak pekan, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Yang pertama pangkalan gas elpiji tersebut tidak menunjukkan legalitas pangkalannya didepan pintu gerbang. 

  Yang kedua para pembeli gas elpiji yang berbelanja mayoritas pengecer gas elpiji bukan pengguna khusus gas elpiji. Pertanyaannya, apakah dilegalkan penjualan gas elpiji kepada para pengecer? Sementara mayoritas Masyarakat kesulitan mencari gas elpiji. Yang kedua kenapa papan plang pangkalan tidak ada diletakkan didepan gedung Pangkalan? Apakah dibolehkan dan dilegalkan pangkalan gas elpiji 3 kg diKabupaten Labuhan Batu Selatan tidak memberitahukan atau menempelkan papan plang merk Pangkalan? 

  Dan permasalahan gas elpiji 3 kg diCikampak Torgamba bukan baru sekali ini, justru sudah berulang kali temuan seperti ini didapat namun tidak ada satupun jajaran yang memberikan hukuman ataupun efek jera terhadap oknum pelaku pemilik pangkalan. Justru diduga adanya pembiaran untuk oknum pelaku gas elpiji 3 kg. Apakah para jajaran tingkat Desa, Kecamatan, kepolisian tidak ada satupun yang melihat gas elpiji 3 kg tersebut kurang tepat sasarannya? Atau justru pura pura tidak tau? Jika masalah ini dibiarkan begitu saja maka Masyarakat yang menjadi korbannya. 

  Semoga permasalahan gas elpiji segera ditindak lanjuti dengan sigap dan tidak lamban penanganannya supaya gas elpiji tepat sasarannya kepada Rakyat. Ada beberapa ibu ibu dilain tempat yang tidak mau menyebutkan namanya mereka mengatakan, " kami wong cilik ini hanya untuk atas nama, gimana tidak ya? Katanya harga gas Rp16.000 justru masih ada pangkalan yang jual Rp18.000 itupun susah dapatnya. Kalau kita beli kepada pengecer memang banyak gas elpijinya, tapi harga nya mulai dari harga Rp 22.000 sampai Rp 30.000, tutur beberapa ibu ibu yang memang sambil mengeluh dengan sulitnya gas elpiji 3 kg. 

  Cukup pantastis harga yang dibuat para pengecer gas elpiji, namun apakah Pemerintah Labuhan Batu Selatan tidak mengetahui situasi dan kondisi didaerah daerah tentang tepat atau tidaknya penyaluran gas elpiji 3 kg kepada Masyarakatnya? Jika masalah ini tidak segera ditangani secara cepat dan sigap maka Masyarakat yang jadi korban atas perbuatan para oknum mafia gas elpiji 3kg.(TIM)
Komentar Anda

Berita Terkini