Bupati Sintang "Jembatan Ketungau II" 2020 Bisa di Fungsikan

/ Sabtu, 28 Juli 2018 / 07.52
REPORTER : TEDI
proyek pembangunan jembatan Ketungau II 

SINTANG,POLICEWATCH.NEWS,- Dalam kunjungan kerjanya di kecamatan Ketungau Tengah Bupati Sintang Jarot Winarno menyempatkan diri untuk meninjau langsung progres proyek pembangunan jembatan Ketungau II yang letaknya menyeberangi sungai ketungau di Merakai, kecamatan Ketungau Tengah (21/7/18).

Bupati Sintang mengatakan saat ini pengerjaan abotment jembatan Ketungau II sudah selesai Tinggal melanjutkan lagi, dirinya berharap agar tahun 2018 pancang tiang tengah Sudah mulai dikerjakan.
Hari ini saya meninjau progres,kenapa ?... karena saya minta tahun ini pancang tiang tengah dengan dana Rp.3 miliyar lebih harus jadi pancang tiang tengah dengan fander atau pelindungnya"kata bupati Jarot.

Di jelaskan oleh bupati Jarot bahwa tahun 2018 ini melalui APBD pemkab Sintang sudah menganggarkan untuk melanjutkan pengerjaan jembatan Ketungau Tengah II sebesar Rp.5 Miliyar, Dengan rincian Rp.3.Miliyar lebih untuk pancang tiang tengah dan Rp.1.Miliyar untuk mobilisasi rangka baja dari Jakarta, karena untuk melanjutkan pembangunan jembatan Ketungau II tersebut pemerintah kabupaten Sintang mendapatkan bantuan rangka baja bentang 2x60 dari kementerian PUPR, tapi pemerintah kabupaten Sintang harus menyiapkan anggaran untuk mobilisasi dari Jakarta menuju Sintang.

"Tahun ini kita anggarkan Rp.5.Miliyar, jadi Rp.3.Miliyar lebih untuk membuat pancang tiang tengah dan fandernya, kemudian Rp.1.Miliyar lebih untuk mobilisasi rangka baja dari Jakarta ke Sintang.Kita bersyukur pak menteri memberikan kepada kita rangka baja dengan bentang 2x60 tipe A tetapi batangnya di gudang PU Jakarta, biaya angkutnya Rp.1.miliyar dan alokasi biaya angkutnya sudah kita amankan,"jelas Bupati Jarot.
pekerjaan pancang tiang tengah dengan fandernya Jarot menargetkan tahun 2020 bisa selesai pengerjaannya."Ya mudah-mudahan akhir tahun 2019 bisa berfungsi.jadi kalau bisa tahun 2020 tidak ada lagi orang-orang yang menggunakan sampan apalagi pakai ponton, kita sudah mau langsung jadi, masyarakatpun bisa mengaksesnya,"jelas Bupati.

Inikan memberi daya ungkit yang luar biasa buat pembangunan di sebelah kanan mudik, karena sebelah kanan mudik ini biasanya secara strata sosial ekonomi dia lebih tinggi daripada sebelah kiri, kiri sebelah lebih tinggi apa pendidikan,tapi sebelah kanan ini kualitas pendidikan rendah,"jelas Bupati Jarot.
Komentar Anda

Berita Terkini