NCW AKSI DEMO DI KEJAGUNG " PECAT KAJATI SUMSEL "

/ Minggu, 09 September 2018 / 21.34
NCW Demo ke Kejagung 

JAKARTA - POLICEWATCH NEWS - Nasional Coruptions Watch (NCW ) hari ini (5/9/2018) menggelar aksi demo di KejagungRI aksi demo ini tergabung bersama NCW Pusat. Sumatera Selatan dan Kabupaten Lahat. Dimana kata" Dodo kasus dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Lahat menggunakan sumber dana APBD Tahun 2014. Senilai Rp 5,6 milyar rupiah yang sudah dilaporkan NCW kepada pihak Kejati Sumsel jalan ditempat alias " mandul " Kami meminta agar pihak Kajugung untuk " dipecat Kajati Sumsel " dalam tulisan spanduk yang dibawa oleh pendemo melakukan aksi unjuk rasa Gedung Bundar Kejagung RI. (5/9/2018) dijalan Trunojoyo - Jakarta Selatan

" aksi demo ini meminta kepada KAJAGUNG RI agar mencopot Kajati Sumsel  dinilai lamban mengusut kasus korupsi yang ada dikabupaten lahat " DUGAAN KORUPSI DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN LAHAT SUMBER DANA APBD 2014 SENILAI 5.6 MILYAR dikatakan Dodo Arman Ketua Nasional Coruptions Watch Kabupaten Lahat
Aksi demo ini terdiri dari gabungan  bersama dari NCW Provinsi Sumatera Selatan , NCW Kabupaten Lahat dan dibantu oleh NCW Pusat.
Dalam aksi demo di Kejagung ini  untuk menindaklanjuti laporan di Kejati Sumsel bahwa kinerja Kajati Sumsel jalan ditempat dalam penanganan perkara kasus dugaan korupsi di sekretariat drpd lahat 5.6 milyar yang sudah saya laporkan ujar " Dodo  bahkan pihak Kejati meminta untuk dibikin laporan yang terbaru. yang diminta oleh pihak penyidik dari Kejati Sumsel sudah 2 tahun lebih . Jadi diminta laporan yang baru apa yang diminta pihak jaksa dan sudah dilengkapi apa yang diminta  oleh jaksa hingga hari ini belum ada kejelasan dari pihak jaksa Oktaf kata " Dodo

Aksi demo mengerahkan puluhan masa NCW  "  MEMINTAK KAJUGUNG RI SEGERA MEMECAT KEPALA KEJAKSAAN TINGGI SUMSEL " karena banyak laporan masyarakat kasus - Kasus korupsi yang tidak jelas kelanjutan hukum nya seperti contohnya " kasus korupsi di sekretariat DPRD Lahat yang merugikan negara 5,6 milyar ujar " Aktivis Anti korupsi Indonesia Bersih Dodo Arman
Kordinator aksi Ketua NCW Kota Palembang RUBEN AL KHATIRI (KORAK) didampingi Ketua NCW Kabupaten Lahat DODO ARMAN  (Korlap) dalam orasinya dia mengatakan bahwa Kinerja kejati sumsel patut di Pertanyakan hingga kini laporan NCW Lahat belum ada kejelasan "  teriaknya
Sebelumnya sejumlah media online di regional.nasional. maupun media elektronik pernah memberitakan aksi demo di Kejati Sumsel yaitu tentang dugaan korupsi 5,6 milyar di sekretariat drpd lahat APBD Tahun 2014. "NCW mendesak kepada pihak Kejati Sumsel untuk dapat mengusut tuntas dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Lahat pada APBD Tahun 2014 senilai Rp 5,6 milyar rupiah yang diduga fiktif. Di mana dalam pencairannya melalui Bank Sumsel Babel Lahat," ujar Ketua NCW Lahat, Dodo Arman, kepada wartawan,
"Kasus ini menurut Dodo sudah ditangani pihak Kejati Sumsel dan beberapa saksi sudah diperiksa yaitu (RS) Bendahara dan (SP) selaku Sekretariat Dewan DPRD Lahat. Namun, sepertinya kasus ini jalan di tempat, belum ada satu pun dijadikan tersangka. Padahal sudah beberapa kali di demo dan dilaporkan ke Kejati," terangnya.

Dijelaskan lebih jauh, dugaan korupsi dana anggaran di Sekwan DPRD Lahat tahun 2014 senilai Rp 5,6 milyar dalam pencairannya pada waktu itu sudah tutup buku per tanggal 25 Desember. Adapun bukti pencarian uang Negara yang diduga dikorupsi berjamaah sebagai berikut :
1) 17/12/14 000763487/.........2000 224159737 Rp1.200.000.000;
2) 29/11/14 000763490/.........2000 225567791 Rp1.850.000.000;
3) 30/12/14 000749121/........2000 22567791 Rp1.350.000.000;

National Corruption Watch (NCW) Kabupaten Lahat sebelumnya pernah melakukan aksi demo di Kejati Sumsel. Apabila tidak ada tindak lanjut, NCW akan melakukan aksi demo di Kejagung RI.
Ruben Al Khatiri selaku Ketua NCW Kota Palembang dalam orasinya
"Kepada Pak Prasetyo agar kiranya dapat mendengar aspirasi rakyat " Tegakan Supermasi Hukum jangan pandang bulu " Hidup Rakyat "

Masih ujar Ruben usai aksi demo di temui sejumlah wartawan rabu (5/9) dia menegaskan secepatnya pihak Kejagung untuk mengungkap dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Lahat yang sudah ditangani pihak Kejati Sumsel namun belum ada kejelasan kata " aktivis anti korupsi Sumsel yang selalu menyuarakan " LAWAN KORUPSI "
Perwakilan NCW diterima  Gunawan Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI. dan pihak  NCW diminta melengkapi berkas tambahan yang di minta Kejagung dalam menyerahkan berkas laporan dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Lahat.
Aksi demo di Kejagung RI mendapat pengawalan dari pihak kepolisian Polda Metro Jaya
Reporter  :Bambang.MD
Komentar Anda

Berita Terkini