Dirut RSUD Ade M Djoen Sintang Sampaikan klarifikasi ke Bawaslu selama 5 jam.

/ Jumat, 01 Februari 2019 / 15.00


 Selfi dengan ikat kepala Bertuliskan "2019 GANTI PRESIDEN ,Dirut RSUD Ade M Djoen Sintang di Panggil Bawaslu


Reporter : Tedi




 Sintang ,(POLICEWATCH NEWS KAL-BAR ),- Direktur RSUD Ade M Jhoen sintang Dr Rosa Trifina memenuhi panggilan Bawaslu, untuk dimintai keterangannya terkait fhoto selfi dokter yang viral di media sosial facebook, pada hari jum'at (1/2/2019)
Pemeriksaan dr Rosa Trifina mulai dari jam 9 pagi sampai jam 14 siang,  dan saat keluar langsung memberikan komentar pada awak media yang sudah lama menunggu, dan dalam keterangan menjelaskan bahwa,  membenarkan ada dokter yang saat melakukan tugas di ruang operasi berfhoto selfi dengan ikat kepala bertuliskan "ganti presiden 2019", lalu fhoto tersebut viral di medsos.
"ya tidak ada juga yang ditanyakan, hanya seputar kegiatan dan tugas, juga memastikan kebenaran fhoto yang beredar dan viral tersebut,  hanya itu yang ditanyakan oleh Bawaslu, untuk memastikan bahwa mereka tersebut adalah pegawai rumah sakit,  Dan nanti kita ikuti saja prosesnya,  dan apapun keputusannya kita ikuti saja,  karena yang bersalah atau tidak,  itu undang-undang yang menentukan, dan sekarang dr ponco dan rekannya sampai saat ini masih tetap menjalankan tugasnya seperti biasa,  bahkan kita juga menghibau kepada seluruh pegawai rumah sakit,  tetap bertugas melayani masyarakat, dan mengenai status kepegawaian yang bersangkutan, saat ini kita sudah berkoordinasi dengan pemda dan BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) jelas dr Rosa Trifina.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sintang Fransiskus SH menyampaikan hasil pertemuan dengan Direktur RSUD Sintang bahwa,  hanya meminta keterangan saja,  terkait fhoto selfi dokter yang viral di medsos, dan dari bawaslu hanya minta klarifikasi saja, dan sebelumnya juga dokter yang bersangkutan sudah kita panggil,  untuk klarifikasi dan mengakui fhoto tersebut memang benar itu dirinya, jelas Ancis.
"kita juga masih mengumpulkan hasil investigasi, dan kita masih berkoordinasi dengan Bawaslu Propinsi Kalbar, kepolisian dan kejaksaan, dan apapun hasilnya kita ikuti saja, serta juga kami selaku pengawas pemilu meminta pada masyarakat untuk menjaga proses pemilu ini lancar,  aman dan damai,  mari kita ikuti proses yang sudah ditentukan oleh undang-undang, jelas Ancis sapaan akrab ketua bawaslu sintang.


Komentar Anda

Berita Terkini