Stunting dan AKI, AKB Jadi Sorotan Utama Dinas Kesehatan Kab. Tasikmalaya

/ Jumat, 28 Juni 2019 / 23.11
Seminar Work Shop, tentang "program penanganan stunting kab. Tasikmalaya", dilaksanakan di Hotel City Tasikmalaya, pada Kamis, 27/6/2019.


Tasikmalaya,Policewatch. News - Seminar Work Shop, tentang "program penanganan stunting kab. Tasikmalaya", dilaksanakan di Hotel City Tasikmalaya, pada Kamis, 27/6/2019.

Acara itu dihadiri Kadis Kesehatan Kab. Tasikmalaya, Dr. Faisal Soeparyanto, Dadan Hamdani (Kabid Kesmas), Neng Madinah (Ketua Forum Masyarakat Madani), dan Sri Sudartini ( Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawabarat).

Dr. Faisal Soeparyanto, dalam sambutannya mengatakan," Kekerdilan anak di bawah 5  tahun, dan Usaha Harapan Hidup (UHH) Kab. Tasikmalaya terendah no.2 di Jawa barat). Untuk itu perlu penanganan serius dan sistimatis". 


"Dalam penanganannya, selain para petugas kesehatan, sangat pentin pula keterlibatan  steak holder dan semuan unsur masyarakat".

Dilanjut paparan, Sri sudaryanti ( Kabid Kesemas, Dinkes Propinsi Jawabarat). "Usaha Harapan Hidup dan Stunting itu penanganannya harus dimulai dari sejak bayi dalam kandungan.Bahkan pertimbangannya, persiapan pasangan ketika menikah harus sudah cukup umur menurut kesehatan". Katanya.

Dan ketika ditemui awak media disela sela makan siangnya Sri Sudartini, menyampaikan hal yang sama, menurutnya, "kita  merujuk pada pasal. 9 UU no. 36 Th.2009, tentang Kesehatan, semua unsur wajib bertanggung jawab memiliki andil dalam menyukseskan "Program  Peningkatan Kapasitas Kesehatan" untuk menurunkan angka Stunting dan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB)". Pungkasnya.(Yat's biro tasikmalaya.).

Komentar Anda

Berita Terkini