KEMENTRIAN AGAMA QURBAN 5 EKOR SAPI DAN 1 EKOR KAMBING.

/ Senin, 12 Agustus 2019 / 18.21
Reporter:Syaiful
Rekan-rekan(ASM)Kementrian agama

Lampung Selatan.Police Watch News,- "Kepala Kantor Kementrian Agama DRS.H.Juanda Naim,MH.Saat ditemui di Ruang Kerjanya.Mengatakan,"Berkurban tidak hanya Semata-mata dengan Kegiatan formal Seperti Penyerahan hewan kurban,Terpenting,Esensi dari berkurban adalah memberi berbagi dan meneladani keikhlasan. Senin, (12-8-2019).

Dengan cara berkurban, manusia diajarkan untuk berbagi kepada para mukmin lain. Kaum muslim yang kurang mampu juga ikut merasakan indahnya Islam dan kebersamaan.

Lebih lanjut kata dia, dengan berkurban, keikhlasan manusia pasti diuji dari harta dunia yang mereka senangi. Kurban itu berarti memberikan apa yang kita cintai (duniawi).“Dalam hal ini adalah harta yang kita miliki, yakni dengan cara berkurban tersebut.

Menurutnya dalam Kehidupan Setiap Orang,dituntut untuk berbuat Kebaikan apa lagi kita mau berkurban,Kerena dengan memberi,"Insya Allah Selalu dilimpahkan rezekinya,"Ujarnya Juanda Naim.
PENYEMBELIHAN Hewan Kurban

Untuk Tahun ini 5 ekor sapi dan 1 ekor kambing,Kesemua ini dari rekan-rekan(ASM)Kementrian agama,"Mengingat Tahun Lalu,Alhamdulillah ada peningkatan.Selain itu kita Kemaren Menghibahkan Satu ekor sapi,"Kepemerintahan daerah masjid agung Lampung Selatan,"Ungkapnya, Juanda Naim.

Masih Tempat yang sama.Ketua panitia,H.Nurul Huda.SH"Mengatakan,Kegiatan kurban ini,Intinya untuk memberi dan berbagi, tanpa adanya keinginan yang ikhlas,Maka kita tidak akan mendapat pahala dan ibadahnya,"Ujarnya Ketua panitia.

Untuk penerima daging kurban:
1. Kantor kemenag PNS
2. Honorer
3. Pengawas
4. KUA
5. MIN
6. MtsN
7. MAN
8. Pondok
9. Tukang Musolla
10. Pengurban
"Jelasnya Ketua panitia.

Masih di lokasi yang sama Ahmad Musopa mengatakan,"Menggeluti profesinya sebagai tukang  penyembelih,Semenjak ia beranjak dewasa sampai saat ini masih dijalaninya.Walaupun profesinya bukanlah mutlak.Dikernakan profisi sebenarnya adalah seorang guru.Saat ini ia menjadi kepsek.MAN 1 Lampung Selatan.

"Di Samping itu ada salah satu panitia tapi ia enggan di sebut namanya.Menjelaskan,"Terlihat ketika ia menyembelih(memotong)hewan kurban Sapi dan kambing dengan penuh Khimar dan pengalaman di tempat pemotongan hewan Qurban di halaman kementrian agama begitu cekat dan terampil," Ujarnya yang enggan disebut namanya.

,"Sebenarnya saya tukang potong walau pun pertama -tama belajar dan mengikuti orang dulu.lalu belajar untuk berani mencoba hingga akhirnya sampai saat ini,"Tutupnya Musopa.***
Komentar Anda

Berita Terkini