Mayor TNI Inf. Imam Sobari,S.Ag : Ismail Sosok Anak Teladan Sepanjang Zaman

/ Kamis, 15 Agustus 2019 / 19.10

Reporter : M. Taufiq.Sapta
Mayot TNI Inf. Imam Sobari,S.Ag saat memberikan ceramah Idul Adha di Masjid At Taqwa
Kesatria Jatingaleh Kecamatan Candisari Semarang, Foto : M. Taufiq.Sapta


Semarang ( PoliceWatch.news )
-Menyambut Idul Adha 1440 H. Masjid At Taqwa komplek Kesatrian Jatingaleh Kecamatan Candisari Kota Semarang menggelar Sholat Idul Adha, Minggu ( 11/8/2019) Sekitar 1000 kaum muslimin padati masjid sambil mengumandangkan takbir jelang sholat
Idula Adha di mulai.Acara Idul Qurban mengambil tema Anak Sholeh dalam surga bagi orang tua.

Bertindak selaku imam dan khotib sholat id yaitu Mayor TNI Inf. Imam Shobari,S.Ag dari Bintal Kodam IV/ Diponegoro Semarang, Jawa Tengah. Kisah nabi Ibrahim itu Allah SWT ingin menunjukkan kepada kita betapa pentingnya posisi keluarga dalam membangun sebuah peradaban yang besar sebuah masyarakat yang bahagia dan sejahtera tidak hanya di dunia maupun juga di akherat kelak. Sebuah masyarakat tidak akan menjadi bahagia dan sejahtera jika masyarakat itu gagal dalam membangun keluarga keluarga kecil.” Kata Imam Sobari,S.Ag.

Menurut Imam, jika kita berbicara tentang keluarga, maka itu artinya kita akan berbicara tentang salah satu unsure terpenting di dalam keluarga yang bernama anak. Dalam kisah keluarga Ibrahim as sering anak di contohkan oleh sang sosok yang bernama Ismail , sosok anak teladan sepanjang zaman yang kemudian diangkat menjadi seorang nabi oleh Allah SWT. Bahkan yang luar biasa adalah melalui keturunan Ismail as inilah kemudian lahir sosok nabi / rosul paling mulia sepanjang sejarah manusia yaitu Rosulullah Muhammad SAW,” paparnya.

“ Saya kira kita mengikuti bagaimana anak anak remaja kita yang bergabung dalam genk genk motor , mulai berani melakukan tindakan tindakan anarkis yang tidak diduga oleh kita sebelumnya. Kita sempat menyaksikan nyaris setiap hari di sudut sudut jalan raya bagaimana anak anak kita di eksploitasi dan diperalat menjadi anak jalanan mengemis dan meminta minta saambil menghisap rokok dengan penampilan yang kusut dengan pakaian yang kotor,” ucap Imam.
Serah terima sapi kurban dari sohibul kurban Asintel Kodam IV/ Diponegoro, Kolonel TNI
Sutiyarsa dari RT 02 RW 07 Kesatrian Jatingaleh Candisari Semarang.Foto : M. Taufiq.

Imam menambahkan, Kita tahu hasil survey mutakhir yang menemukan bagaimana jumlah ABG hamil di luar nikah terus meningkat dalam jumlah yang memprihatinkan dan itu semua barulah segelintir masalah dan problem anak anak kita di masa kini. Harus diakui dengan jujur bahwa salah satu penyebab utama kejadian ini semua adalah orang tua itu sendiri. Tak sedikit orang tua yang bersikap ekstrim yang saling bertolak belakang sikap yang memanjakan dan sikap yang menelantarkan anak anak. Ada orang tua yang berpendapat bahwa kasih sayang harus ditujukan dengan pemberian dan pemenuhan segala keinginan, bahkan ada juga orang tua yang memanjakan anaknya dengan segala fasilitas untuk mengangkat gengsinya sendiri sebagai orang tua.” Imbuhnya.

“Ada sisi baik tidak sedikit orang tua peduli dengan anak anaknya atau menyiksa kepedulian dengan melakukan tindakan kekerasan demi kekerasan kepada anak, karena itu di hari yang penuh berkah ini marilah kita berhenti sejenak membuka hati sejenak belajartentang betapa pentingnya keluarga kita, betapa pentingnya nilai nilai seorang anak bagi orang tuanya di dunia dan di akherat nanti,” pungkasnya. Usai sholat Idul Adha sebelum penyembilahan hewan kurnan, di lakukan serah terima hewan kurban berupa sapi dari Asintel KOdam IV/ Diponegoro Kolonel TNI Soetiyarsa di halaman Masjid At Taqwa. Dilaporkan dari panitia kurban bahwa Masjid At Taqwa mewujudkan hewan kurban enam ekor sapi dan30 ekor kambing dari partisipasi warga .
Komentar Anda

Berita Terkini