Tampilkan postingan dengan label SEMARANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEMARANG. Tampilkan semua postingan

Dampak Covid 19, " Sekitar 3000 Buruh dari Berbagai Pabrik di Semarang " Terpaksa Dirumahkan


ilustrasi pabrik Garment di semarang

Dari catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ada 2.620 buruh dari berbagai pabrik yang terpaksa dirumahkan

Semarang POLICEWATCH,- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut sekitar 3.000 pekerja dari berbagai sektor usaha di Ibu Kota Jawa Tengah harus dirumahkan akibat kondisi perekonomian yang lesu karena terdampak wabah Virus Corona baru atau COVID-19.

"Dari catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ada 2.620 buruh dari berbagai pabrik yang terpaksa dirumahkan," kata Hendrar Prihadi di Semarang, Jawa Tengah, Senin 06/04/20

Selain itu, kata dia, dilaporkan sekitar 400 lebih pekerja dari 11 hotel di Semarang juga terpaksa dirumahkan, Menurut wali kota yang akrab dipanggil Hendi tersebut, hampir seluruh lini dunia usaha lesu akibat wabah Virus Corona.

Kondisi tersebut, lanjut dia, juga dialami oleh pengemudi ojek daring yang sepi penumpang dan pedagang kaki lima yang mengalami sepi pembeli, Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah menyiapkan upaya antisipasi untuk menangani dampak kesehatan maupun ekonomi akibat pandemi COVID-19 itu.

Menurut dia, upaya penyemprotan disinfektan terus dilakukan, termasuk penyediaan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis, Di sisi ekonomi, kata dia, pemkot siap menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak COVID-19 ini.

Namun yang terpenting dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, ia mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah.

"Tetap di rumah. Corona ini jangan disepelekan karena sebarannya semakin naik," katanya.

Hingga Senin (6/4) tercatat 57 pasien positif Corona yang masih dirawat, 15 pasien positif meninggal dunia, dan enam orang sudah dinyatakan sembuh.

Pewarta : Rifai





Ditreskrimsus Polda Jateng " Grebek Prostitusi Online Sesama Jenis" Dua Ditangkap



Semarang, POLICEWATCH, -- Polisi mengungkap praktek prostitusi sesama jenis yang dipromosikan di media sosial Twitter.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah mengamankan dua orang, yakni Faizal (28), warga Pondok Raden Patah Semarang; dan Ary (32), warga Kalibanteng Semarang yang berperan sebagai muncikari.


 "Kita berhasil ungkap dan telah amankan dua orang, satu sebagai anak asuhan dan satunya sebagai mucikari", kata Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Agung Prabowo, di Semarang, Kamis (12/3).


Pengungkapan prostitusi sesama jenis ini diawali dari patroli siber yang mendapati akun @pijatsemarang5.

Akun tersebut manuliskan 'pijat semarang massage trisom pasutri by ADI' pada bagian nama, dan 'pijat capek plus vitalitas' pada bagian profilnya.

Polisi yang curiga pun melakukan penyelidikan. Faizal kemudian diamankan di Hotel Oak Tree, Jalan Papandayan, Semarang.


Dari sini, polisi mengembangkan penyidikan dan berhasil mengamankan muncikari Ary di tempat indekosnya di Sleman, Yogyakarta.

"Kita patroli cyber dan cyber troops, mendapati ada akun mencurigakan. Kita dalami kurang lebih satu bulan, dan sudah mengarah pasti, akhirnya kita tangkap dua orang. 

Yang anak asuhan kita tangkap di Semarang, mucikarinya kita tangkap di kosnya Sleman", tambah Agung.

Menurut hasil pemeriksaan, pelaku memasang tarif Rp400 ribu setiap transaksi kencan pijat plus-plus sesama jenis. Uang tersebut langsung dibayarkan ke anak asuhan, sementara pihak muncikari menerima fee atau komisi.


Dari pelaku, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 8 unit Handphone, 5 wig rambut palsu, 2 bra warna hitam, 35 bungkus kondom dan 4 bungkus suplemen.

Kasus ini masih terus didalami oleh pihak penyidik, untuk mengetahui kemungkinan pelaku atau jaringan lain.

Pelaku pun dijerat dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pewarta : Ripai


Progress Penanganan Kasus Dugaan 368 Oknum DC Diduga Lamban



Sugiyono SE.SH.MH


Semarang,POLICEWATCH.NEWS- Menelusuri perkembangan kasus dugaan 368 yang aduan pelaporannya dilakukan bersamaan dengan kasus pelecehan profesi terhadap wartawan banyak pihak menilai lamban, diantaranya Pengacara kondang Sugiyono SE.SH.MH sekaligus kuasa hukum dari pelapor yang merasa dirugikan oleh oknum DC leasing BCA finance.(03/02/2020)

Sugiyono SE.SH.MH menyatakan itu adalah hak kewenangan dari kepolisian ketika mau menjawab atau tidak apa yang menjadi permintaan dari pencari berita untuk menanyakan setiap detil perkembangan penanganan kasus.

Ditambahkan oleh Sang pengacara kondang tersebut, " akan tetapi jika memang nantinya kasus ini terkesan terbengkalai maka kita dan team akan menempuh pra peradilan kepada para penegak hukum tersebut jika memang deadlock ", tegasnya.

Perihal tanggapan Sugiyono SE.SH.MH tersebut memperkuat atas perlakuan yang diterima oleh team gabungan wartawan yang mencoba untuk mendapatkan klarifikasi terkait perkembangan kasus dugaan 368 tersebut oleh penyidik yang enggan memberikan waktu untuk dimintai klarifikasi atas ijin dari Kanit Resmob Polrestabes Semarang.

Pada dasarnya Sugiyono SE.SH.MH menjelaskan bahwa, " sebagai pencari berita kalian berhak juga untuk meminta keterangan (klarifikasi) perkembangan dari suatu kasus apapun", pungkasnya (Dera)

Persoalan Naik Turunnya Harga Ada Situasi Struktur Pasar Yang tidak Kondusif




Reporter : Taufiq.Sapta


Dari kiri: Moderator, Dendy, Ketua Komisi E DPRD Jateng, Abdul Hamid, Plt.Disnakertrans Prov Jateng, Kristanto, FEB Undip Semarang, Maruto Umar Basuki,SE. M.Si, Foto : Taufiq.S

Semarang (PoliceWatch.News)- Kenaikan upah minimum 2020 ditetapkan sebesar 8,51 persen. Kenaikan ini disesuaikan dengan besaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional . Jawa tengah menjadi satu dari sekian provinsi yang memilikiupah terendah di Indonesia yakni sebesar Rp.1,742 juta .Ada penambahan 8,51 persen atau Rp.136 .000 dari Rp 1,605 juta .


Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyebutkan, dengan upah rendah ini akan banyak perusahaan yang migrasi ke provinsi Jateng. Dengan UMP relative rendah dibandingkan provinsi lain, diprediksi akan banyak perusahaan yang migrasi ke provinsi Jateng. Fenomina ini harus di sambut kesiapan dari calon tenaga kerja yang ada di Jateng.

Disisi lain pemerintah daerah di Jateng harus mampu menyambutnya sengan cara mempersiapkan tenaga kerja terampil melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyebut bahwa saat ini kondisi kondisi masyarakat di Jateng telah memasuki bonus demografi. Usia produktif di Jateng sangat tinggi. Oleh karena itu, warga
dengan usia produktif harus di alurkan untuk bekerja, sekaligus untuk menekan angka kriminalitas.

Dengan besaran UMP Jateng saat ini, diharapkan mampu menarik investor yang akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi serta mnyerap lebih banyak tenaga kerja.

Namun demikian, perlu diantisipasi pula adanya kenaikan biaya hidup dan meningkatnya pengeluaran rumah tangga yang dapat berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

Harapannya, pemerintah daerah mampu mengendalikan inflasi melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah-nya serta kebijakan jarring pengamam sosial.

Ketua Komisi E DPRD Prov.Jateng, Abdul Hamid Menuturkan, Untuk menumbuhkan iklim yang kondusif di Jateng dan meningkatkan produktivitas pekerja, dari kami setuju konsep yang dilakukan Gubernur Jateng ganjar Pranowo, secara aturan dari kapasitas pemerintah kepentingan nya tidak terlalu, dari ke dua belah pihak .kadang kita di maki maki pekerja padahal pemerintah menyeimbangkan dari kedua belah pihak,” ucapnya.

“ Jadi apapun yang menjadi aspirasinya, kita tampung, bagaimana protes dari pengusaha karena dua duanya harus jalan. Ketika salah satu berhenti sudah tidak bisa di atasi maka terjadi PHK, pabrik pabrik pada tutup karena pekerja lari hal ini di sebabkan segala kebutuhannya tidak di cukupi, sehingga pemerintah pada saat itu menjembatani ke dua nya bagaimana selalu bisa kondusif dalam usaha untuk penetapan ini, UMP batasnya jarring pengaman sehingga kami dari dewan memetakan jangan sampai UMP lebih tinggi dari salah satu UMK di Jateng,” Ujarnya.

Hamid mengambilkan contoh UMK terendah adalah Rp.1.748.000 hanya terpaut Rp.6.000 dari UMP, sehingga UMP sebagai jarring pengaman bagi kabupaten / kota. Untuk menetapkan UMK UMK yang mana bisa sesuai bagi kemampuan masing masing,” pungkasnya, saat menjadi salah satu nara sumber dalam Dialog bersama Parlemen Jawa Tengah dengan tema “ Daya Beli dan Upah Minimum “ yang disiarkan langsung MNC Trijaya FM, di Resto Plaza, Hotel Plaza, jalan setyabudi No 103, Srondol Kulon, Kec. Banyumanik,Kota Semarang, Jumat (29/11/2019).
 
Tamu undangan Talk Show Prime Topic Dialog Bersama Parlemen Jateng. Foto: .Taufiq.S
Sementara itu Plt Disnakertrans Prov Jateng,Kristono mengatakan Disnakertrans mengawal berjalannya penetapan UMK, diawali dengan berbagai hal,informasi informasi, rapat rapat, masukan dari dewan pengupahan, baik di provinsi maupun kabupaten kota. Tentu dewan kabupaten / kotamemberikan masukan kepada Bupati maupun Walikota kemudian dewan
pengupahan provinsimemberikan masukan kepada Gubernur. Proses prose situ kita lalui tahapan tahapannya sehingga bisa mempersempit ruang. Untuk satu hal yang bisa diterima karena tahapan tahapan kita lalui bersama ,” jelasnya.
Menurutnya dewan pengupahanpun dari berbagai unsur, diantaranya dari pekerja,dari unsur pengusaha maupun dari unsur pemerintah di harapkan membawa aspirasi dari unsure itu mewakilinya,” ungkapnya.

Kristono menambahkan bahwa sesuai Surat Edaran Kementerian Tenaga Kerjan Transmigrasi menyampaikan tentang inflasi dan pertumbuhan ekonomi sebagai dasar untuk menghitung besaran rendah UMK itu, disisi lain Gubernur menerima usulan aspirasi dari pekerja apa yang mereka inginkan diterima untuk audiensi menyampaikan konsep konsep dan dan gubernurvsangat mengapresiasi.

“ Para pekerja menurut kristono, menyampaikan berbagai aspirasi diantaranya kurang menyetujui dengan adanya PP No 78 yang sekarang ini di berlakukan. Terhadap hal tersebut pemprov maupun DPRD Jateng menyampaikan aspirasi itu ke pemerintah pusat termasuk dari temen temen pekerja menolak PP No 78 di sampaikan juga ke Pemerintah Pusat,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Dosen FEB Undip Semarang, Maruto Umar Basuki,SE.M.Si mengatakan bahwa UMK itu sebenarnya jaring pengaman artinya justru disitu yang paling minimal, sebetulnya ini untuk tidak di jadikan masalah krusial,” ucapnya.

Menurutnya merujuk sesuai PP No 78 penghitungan UMK di dasarkan pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Ketika inflasi dikaitkan berarti persoalan daya beli yang dihitung inflasi masa lalu, bukan estimasi artinya kalau estimasu tidak pasti tetapi sebuah suatu pengharapan.

“ Sejauh mana inflasi yang merupakan faktor negatif bagi pekerja terkait daya beli itu bisa dijaga karena ini adalah sebuah persoalan. Persoalan naik turunnya harga itu ada situasi struktur pasar yang tidak kondusif sehingga bargaining positionnya itu lebih pada perusahan dari pada konsumen,” pungkasnya. ** M. Taufik

Peringati HUT KORPRI Ke-48,Guru SMAN 4 Semarang Menjadi Peserta dan Petugas Upacara


Reporter : Taufiq
Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pdsaat membacakab pidato sambutan Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd Saat membacakan sambutan, Foto : Taufiq.Sapta

Semarang (PoliceWatch.News) Dalam rangka memperingati HUT Korpri Ke-48 Tahun 2019. SMA Negeri 4 Semarang menggelar upacara peringatan Hari Korpri Ke-48 Tahun 2019 yang bertempat di Lapangan Basket depan halaman sekolah, jalan karangrejo raya No 12A, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jumat ( 29/11/2019).

Hal yang menarik dalam peringatan ini yaitu baik peserta upacara maupun petugas upacaranya semua bapak ibu guru SMA Negeri 4 Semarang. Ini sudah di lakukan setiap tahunnya dan tidak mengambil jam pelajaran maksudnya bahwa khusus pelaksanaan upacara peringatan hari Korppri ini dimulai pukul 0.6.00 sampai dengan pukul 06.45 sehingga pada saat pelajaran di mulai tidak mengganggu, bahkan untuk tahun 2019 ini bersamaan dengan pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) semester ganjil ini justru waktunya lebih panjang.

Lebih menarik lagi khusus petugas upacara 90 persen guru guru muda non ASN, mulai dari pengibar bendera, pembacaan teks Pancasila maupun pembacaan teks UUD1945, pembaca doa, dirigen lagu Mars Korppri maupun pengiringnya. Kecuali Inspektur upacara dan komando.

Petugas upacara guru guru non ASN yang masih muda muda. Foto : M. Taufik  

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi rahayu,M.Pd dalam Pidato sambutan nya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada segenapmkeluarga besar KORPRI yang sudah dan tengah mengemban tugas, mengemban tanggung jawab, serta mengemban pengabdian Negara, kepada bangsa, dan kepada rakyat di seluruh penjuru tanah air dan dunia,’ tuturnya.

Menurutnya sejak pertama kali berdiri ,KORPRI sebagai satu satunya wadah bagi Pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa , menjaganetralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan Negara. Sejalan dengan berlakunya Undang Undang Aparatur Sipil Negera, KORPRI siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa kors sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum serta mengemban kesejahteraan anggota,” Ujarnya.

Tema peringatan HUT KORPRI Tahun 2019 ini adalah “ KORPRI : Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa”. Maka dari itu, upaya untuk memnerikan yang lenih baik kepada masyarakat, bangsa dan Negara harus selalu ditingkatkan. Eny menuturkan, peringatan HUT Ke-48 KORPRIN Tahun 2019 bertujuan untuk mengajak anggota KORPRI di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan public, meningkatkan semangat profesionalitas seluruh PNS, memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa, memantapkan netralitas seluruh anggota, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan dalam bentuk kegiatan olah raga, bakti sosial, penghijauan,pembinaan mental/rohani , pertemuan ilmiah, kegiatan lomba lomba,” paparnya.

pengibaran bendera oleh petugas


Pesan Presiden kepada seluruh anggota KORPRI lanjut Eny, pemberantasan praktik korupsi dan pungli,peningkatan kualitas pelayanan public, ketika bicara tentang memenangkan kompetisi global dengan ,pelayanan public yang prima, maka sesungguhnya anggota KORPRI berada di garis depan perjuanagn. Agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenangdalam era kompetisi global, maka rakyat membutuhkan anggota KORPRI yang disiplin, anggota KORPRI yang bertanggung jawab, yang berorientasi kerja, Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa, mentak koruptif yang hanya terpaku pada formalitas belaka.

Eny mengatakan, fokuskan energy pada intisari dari pelayanan public yaitu memberikan pelayanan terbaik, kepada rakyat dan masyarakat. Untuk itu setiap anggota KORPRI haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian solusi bangsa, dan bukanlah bagian dari masalah bangsa.

Artinya teruslah melakukan inovasi inovasi agar pelayanan public bisa makin murah, makin cepat, makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan laju pembangunan nasional. Dirgahayu KOrs Pegawai Republik Indonesia… KORPRI Maju Terus ! pungkasnya.

“Semar Mbangun Deso” Meriahkan Tasyakuran Warga Srondol Wetan Banyumanik Semarang


Reporter : Taufiq.Sapta
Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon Semar Mbangun Deso warga Srondol Wetan Semarang


Semarang (PoliceWatch.News). Warga Kel. Srondol Wetan Banyumanik Semarang menyelenggarakan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka sedekah bumi Tasyakuran masyarakat Kelurahan Srondol Wetan yang digelar di Pelataran depan Perumahan Taman Setyabudi jalan sukun  raya kel. Srondol Wetan, Kec. Bamnumanik Kota Semarang , Rabu ( 27/11/2019 ).

Dalam kegiatan tersebut di banjiri ribuan masyarakat banyumanik dan sekitarnya yang datang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit tersebut dengan menghadirkan dalang yang sedang viral Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta dengan menyajikan lakon Semar Mbangun Deso.

Darmono,Spt. selaku ketua panitia Pagelaran Wayang Kulit , mengucapkan terima kasihnya kepada warga srondol wetan sehingga dapat terlaksanakannya kegiatan tersebut sehebat ini Menurutnya pagelaran wayang kulit kali ini merupakan pagelaran yang istimewa karena baru 13 tahun menggelar acara ini, tidak seperti di kelurahan kelurahan lain. Kelebihan kami kali ini dapat mendatangkan dalang Ki Seno Nugroho yang saat ini sedang viral, namun kekurangan kami dalam meminta partisipasi warga sedikit ada pemaksaan,” pungkasnya.
Camat Banyumanik Mardiyono, saat memberikan sambutan. Foto :. Taufiq. Sapta
Sementara itu Lurah Srondol Wetan Ali Akbar Masdiq,S.Soso.MA menuturkan bahwa terselenggaranya acara pagelaran wayang kulit ini wujud kebersamaan kita di Kelurahan Srondol Wetan. 

Oleh karena itu mari kita jaga bersama sama untuk tahun tahun yang akan datang dapat  kita tingkatkan dalam rangka memberdauakan menuju kesejhteraan bersama di kelurahan kita tercinta. Apabila ada kekurangannya kami mohon maaf,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama H. Anang Budi Utomo yang mewakili Ketua DPRD Kota Semarang yang berhalangan hadir mengungkapkan kesenian wayang kulit yang merupakan kebudayaan yang sudah di akui oleh Unesco sebagai hak kebudayaan intelektual bagi bangsa Indonesia sejak 2 Nopember 2003 ditetapkan sebagai Hari Wayang Dunia,” paparnya.

Menurutnya untuk yang nasional di Indonesia baru di peringati 7 Nopember 2019 inididasarkan pada  Keppres No 30 Tahun 2018 pada 11 Nopember 2018.

“ Dunia saja sudah meng aduluhung kan budaya masyarakat kita sendiri, untuk itu kami sangat mengapresiasi walaupun sudah 13 tahun baru di adakan oleh masyarakat Srondol wetan. Kami
sangat bangga bisa mewujudkan pagelaran wayang kulit dengan panggung sebegitu megah dengan penonton yang sangat banyak,” ujar Anang.

 para tamu undangan pagelaran wayang kulit


Menurutnya yang jelas di Kota Semarang penyelenggaraan wayang kulit, hampir semua kelurahan menyelenggaraakan . di Kecamatan palig tidak setahun dua kali. Kami berharap kesenian wayang kulit tidak hanya sebagai tontonan tetapi juga sebagai tuntunan untuk kita semua,” pungkasnya.

Selanjutnya Camat Banyumanik Mardiyono mengatakan bahwa kegiatan pagellaran Wayag kulit ini merupakan kegiatan yang selalu kita uri uri ( lestarikan) harapannya prosesi ini adalah prosesi bagaimnana kita bisa bergerak bersama , kalau kita sudah bergerak bersama tanpa memandang dari mana asal bapak ibu semuanya,” Ucapnya.

Mardiyono menambahkan, ini merupakan wujud syukur kita semua warga kecamatan banyumanik umumnya dan warga srondol wetan khususnya, ada beberapa yang perlu saya sampaikan bahwa yang pertama kita harus bangga sebagai warga kota semarang, yang kedua bagaimana kita bisa menciptakan suasana yang kondusif di temapatnya masing masing, lalu yang ketiga dari program program pemenrintah kota semarang sudah sampai tataran, karena berbagai penghargaan sudah di raih oleh Walikota kita Bapak Hendrar Prihadi SE,MM kemudian yang terakhir, Bapak Hendrar Prihadi SE.MM meraih Walikota ter inovatif bisa mengubah kota semarang menjadi yang luar biasa. Mudah mudahan untuk tahun 2020 pak lurah srondol wetan Ali Akbar Masdiq,S.Sos. MA bisa menganggarkan untuk acara Pergelaran wayang kulit ini melalui musrenbang,” pungkasnya.

Usai sambutan Camat Banyumanik Semarang dilanjutkan penyerahan wayang kulit Semar dari H. Anang Budi Utomo selaku ketua Pepadi untuk di serahkan kepada dalang Ki Seno Nugroho untuk memainkan lakon Semar Mbangun Deso. Kegiatan wayang kulit tersebut berakhir sampai pukul 04.00 pagi.

Jateng “Supermarket Bencana” Ekologi dan Lingkungan Hidup



Reporter : Taufiq.Sapta

Poto ke 1 : Dari kiri : Prof.Safrudin, Arif Djatmiko, Hadi santoso

Dari kiri : Dekan Fakultas Teknik Lingkungan Undip, Prof. Syafrudin,Kabid Infrastrukturdan
PengembanganWilayah,Arief Djatmiko,Wakil Ketua Komisi D DPRD jateng, Hadi Santoso. Taufiq


Semarang (PoliceWatch.news)- Pembangunan suatu wilayah harus senantiasa memperhatikan keselamatan lingkungan,kelestarian serta berkelanjutan di masa depan. Sementara pembangunan yang berkelanjutan tidak akan terwujud tanpa ada peran serta dan komitmen pemerintah bersama masyarakat. Karenanya, dibutuhkan kesepahaman dan kesepakatan dari pemerintah dan masyarakat.

Berulang kali Gubernur Jawa Tengah menegaskan perlunya membangun konsesus agar masyarakat juga ikut berperan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Melalui kesepakatan tersebut akan terbentuk kesepahaman antara pemerintah dan masyarakat. Pembangunan berwawasan lingkungan sendiri adalah suatu usaha untuk meningkatkan kualitas manusia yang dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan lingkungan sebagai faktornya.

Pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan akan membawa tujuan agar suatu masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam tanpa merusak lingkungan. Oleh karenanya,
pengelolaan sumber daya alam membutuhkan perhatian terhadap ekosistem. 

Dalam melakukan sebuah pembangunan, baik dengan cara memanfaatkan atau mengelola sumber daya alam, diperlukan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak mengakibatkan kerusakan ekosistem.


Wakil Ketua Komisi D DPRD jateng Hadi Santoso,ST.M.Si mengatakan ada 3 hal terkait pembangunan berwawasan lingkungan yang pertama bahwa jawatengah ternasuk pemerintah daerah memiliki konsenter terbaik terkait dengan lingkungan. Kita termasuk yang mendapatkan nominasi dari pemerintah pusat,:ucapnya. Yang kedua berbicara lingkungan lepaskan dulu UU No 23 Tahun 2014, kewenangan pemerintah provinsi dengan lingkungan hidup itu sangat kecil sehingga akan mengatakan bahwa itu urusan pemkab/ pemkot .Karena berbicara masalah ekosistem,berbicara masalah ekologi yang sambung menyambungan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah kab/ kota Lalu yang ketiga pemprov jateng soal lingkungan hidup seperti nututi layangan pedot (mengejar laying laying putus) contoh kita baru rebut ketika bicara sungai tercemar, kita baru rebut ketika sungai bengawan solo kemasukan limbah babi,” Ujarnya.

“ Jawa Tengah merupakan supermarket bencana yang adahubungannyadenganekologi, denganmlingkungan hidup sangat besar karena minimnya anggaran, mau tidak mau kita harus nututi layangan pedot,” pungkasnya, saat menjadi salah satu nara sumber Dialog bersama Parlemen Jawa Tengah dengan tema Pembangunan berwawasan Lingkungan yang disiarkan langsung MNC Trijaya FM di Lobby Gets Hotel jalan MT. haryono No 312-316, Sarirejo, Kec. Semarang Timur, Kota Semarang, Senin (25/11/2019).

Sementara itu Kabid Infrastruktur Pengembangan Wilayah Bappeda Prov. Jateng, Arief Djatmiko menegaskan ,Kalau bicara UU No 23 Tahun 2014 maka tidak akan selesai, banyak yang perlu di diskusikan panjang, tetapi pada prinsipnya dalam perencanaan pembangunan kita mengenal apa yang dinamakan this. Dalam perencanaan pembangunan larinya kemana? ,” paparnya.

Menurutnya kalau bicara lingkungan tidak hanya pada suatu titik, kita lihat hulunya, ilirnya, penanganan lingkungan yang melibatkan banyak sector, harus melibatkan pemerintah pusat, pemprov, pemkab/kotadan itu tidak bisa terpisah.itu satu kesatuan yang harus bergerak bersama “Dalam penataan ruang harus melihat pada kondisi kondisi, dari situ kita bicara lingkungan, perencanaan pembangunan itu memang banyak, membangun itu akan terjadi dampak meskipun
tidak bisa diperkirakan dari awal namun strategi/skala cukup besar pasti ada ,aturan aturan bagaimana sebenarnya meminimalisir dampak lingkungan,” ujar Arief.


Menurutnya nututi layangan pedot itu bukannya keslimang dalam perencanaan kadang kadang implementasinya jauh lebih cepat di banding yang kita perkirakan. Banyak kegiatan kegiatan yang kita akomodir dalam waktu cepat, tetapi upaya kita mengurangi dampak negative tentu saja masih kita upaya kan terus,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Dekan Fakultas teknik lingkungan Undip, Prof. Syafrudin mengungkapkan bahwa Pembangunan berwawasan Lingkungan di pengaruhi 5 hal, yang pertama Kelembagaan, tidak hanya tanggung jawab dari dinas terkait namun semua sector kelembagaan yang berkaitan dengan perdagangan dan sebagainya, yang kedua Aspek teknis operasional, bagaimnan kita akan bisa berwawasan lingkungan apabila kita mennggalkan kaidah kaidah teknis dalam rangka kita melaksanakan pembangunan yang tentu kita punya keterbatasan,aspek lingkungan hidup adalah pembatas,” ungkapnya.

Menurutnya yang ketiga aspek financial, karena kita membangun dengan berwawasan lingkungan itu eksternal cost yang kita keluarkan sekecil mungkin, pembangunan akan bisa memberikan manfaat yang besar. Dengan demikian resikonya lingkungan akan semakin kecil tentu dampak negatif semakin kecil tentunya membutuhkan biaya. Lalu yang keempat mengenai regulasi, low inforcemannya bagaimana? Serta yang kelima terkait dengan peran serta masyarakat, ini penting karena secara kelembagaan sebagai pengusaha harus memakai aturan.,” pungkasnya.

SMA N 4 Semarang Peringati Hari Guru Nasional Dan HUT PGRI Ke-74 Dengan Khidmat



Reporter : Taufiq.Sapta
Sunarto,M.Pd saat menyerahkan sertifikat dan Piala kepada Juara 1 Lomba Pidato Pekan
Kesejahteraan Undip tingkat Kota Semarang, Diah Ayu .Asmaraning Nur A XI ipa3,Foto. Taufiq

Semarang (PoliceWatch.News)-Hari Guru dan lahirnya organisasi guru dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terbentuk pada 25 Nopember 1945, yang artinya di tahun kita akan memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI Ke-74 Tahun 2019.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) memang tidak terpisahkan sebagai mana isi dari Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994
Tentang Hari Guru Nasional.

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-74, SMA Negeri 4 Semarang menggelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-74 Tahun 2019 yang bertempat di Lapangan Sepak bola sekolah jalan Karangrejo raya No 12A Kel. Srondol Wetan,Kec. Banyumanik Kota Semarang Senin (25/11/2019).

Upacara yang diikuti sejumlah 1.179 peserta didik dan 86 guru dan karyawan SMA Negeri 4 Semarang berlangsung khidmat.
Kepala SMA N 4 Semarang,yang diwakili Sunarto,M.Pd dalam Pidato Sambutan Mendikbud RI   menuturkan bahwa biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata kata inspiratif dan retorik,tetapi hari ini saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
Juara 1 Accent Undip ( Dance Competition ) Tim Ratoe Jaroeh Smapa kl;as XI , Foto: Taufiq.S

Guru Indonesia yang tercinta, tugas anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda di tugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering di beri aturan dibanding dengan pertolongan,” ucapnya.

“ Guru ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan dikelas ,tetapi waktunya habis  untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas, guru tahu betul bahwa potensi  anak tidak dapat di ukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena di desak berbagai

pemangku kepentingan. Guru ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya,tetapui kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan,” ujar Sunarto.

Sunarto mengatakan, guru frustasi karena tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak , bukan kemampuan menghafal. Setiap anak memiliki kebutuhan berbeda,tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagaiprinsip  dasar birokrasi .

Menurutnya, guru ingin setiap murid terinspirasi,tetapi tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi. Oleh karena itu Saya tidak akan membuat janji janji kosong kepada guru. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidak nyamanan . Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba aba ,jangan menunggu perintah, ambilah langkah pertama. Besok dimanapun guru berada , lakukan perubahan kecil dikelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi bukan hanya mendengar, berikaan kesempatan murid untuk mengajar di kelas,cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.

Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan, apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak, selamat Hari Guru , merdeka bergerak, Guru penggerak,” pungkasnya.
Dari kiri : Ketua OSIS Smapa Jovita. Waka Kesiswaan, Rr. S.L. Fajarwati,S.Pd. Waka Humas
Dra. Ambartatik dan Wakil Ketua OSIS Smapa,Viera, Foto : M. Taufik

Usai upacara pengumuman siswa yang mendapatkan juara di bulan nopember 2019 antara lain: Juara 1 dan juara 3 Lomba Pidato Pekan Kesejahteraan Undip Tingkat Kota Semarang, Penyelenggara HIMA ,17 Nopember 2019.Atas nama : Sanca Rossi , kelas XI Ipa 3 ( juara 1).

Anggit Maharani ,Kelas XI Ips 1 ( juara 3 ), Pembimbing: Hj. Sri Supadmi,M.Pd dan Teguh
Alif,M.Pd Juara Kategori Penulis Terpilih ,tingkat Jawa Tengah , penghargaan Prasidatama,Penyelenggara : Balai Bahasa Jawa tengah , 20 Nopember 2019. Atas nama : Diah Ayu Asmaraning Nur Aziz, Kelas XI Ipa 3, Pembimbing : Iis Islamiati,S.Pd
Juara 2 dan Juara 3 Lomba Menulis Opini , tingkat Kota Semarang, Penyelenggara HIMA Undip, 23 Nopember 2019. Atas nama : Diah Ayu Asmaraning Nur azis, Kelas XI Ipa 3, Raden Aditya , Kelas XI Ipa 6 ( juara 3 ) , Pembimbing : Dra. Umi Mar’atun. Juara Juara 3 Kejurkot Dance Competition Semarang, 19 Nopember 2019, Atas nama DDC SMA Negeri 4 Semarang, di Hotel Metro Semarang.
Juara 1 Lomba Accent Undip ( Dance Competition ) Semarang, 16 Nopember 2019 di Taman Indonesia Kaya ,Atas nana : Tim Ratoe Jaroeh SMA N 4 Semarang, Pembimbing : Danda kasmi,S.Pd. Usai penyerahan juara , surprise yang di lakukan oleh Ketua OSIS beserta sebagianpengurus berupa pemberian untaian bunga diperuntukan kepada bapak ibu guru sebagaipenghormatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT PGRI Ke-74. Selamat Hari Guru.

Lokalisasi Gambilangu (GBL) Resmi Di Tutup 19 Nopember 2019


Reporter : Taufiq.Sapta
Pembacaan Ikrar oleh Warga Rowosari Gambilangu, Selasa ( 19/11/2019 ) , Foto : Taufiq.Sapta

Semarang (PoliceWatch.News)- Sesuai program Pemerintah “ Menuju Indonesia Bebas Lokalisasi Prostitusi Tahun 2019 “yang di canangkan Kementrian Sosial ( Kemensos) RI , Lokalisasi Gambilangu (GBL) yang berlokasi di mangkang kulon,Kecamatan Tugu, resmi ditutup,selasa ( 19/11/2019 ). Sekitar satu bulan yang lalu sebelumnya telah ditutup lokalisasi Sunan Kuning (SK) komplek argorejo, Kalibanteng kulon, jumat (18/10/2019).

Dalam penutupan lokalisasi Gambilangu (GBL) sudah sesuai dengan Perda No 05 Tahun2017 tentang ketertiban umum yang diatur dalam pasal 20,21 21dan 22. Seremoni penutupan Lokalisasi Gambilangu (GBL) di laksanakan di Aula terminal bus mangkang Kota semarang, Dirjen Rehabilitasi Sosial,Tuna Susila dan KOrban Perdagangan Orang,Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial menggelontorkan dana Rp.1.356 milliar untuk modal usaha para WPS dan setiap WPS menerima santunan tali asih Rp. 6 juta yang nantinya didunakan untuk modal usaha setelah secara resmi ditutup hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Semarang Henrar Prihadi,SE.MM yang di wakili wakil walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam membacakan sambutannya mengatakan mbak mbak akan mengubah kebiasaan bukanlah hal yang mudah, terlebih hal tersebut berjalan sudah puluhan tahun sejak 1965. Lokalisasi ini sudah ada dan tentunya karena sesuai dengan aturan disin dengan Keputusan Kementerian Sosial ( Kemensos) RI, maka mau tidak mau suka tidak suka memang harus ditutup dan Alhamdulillah pada hari ini sudah resmi ditutup dan tentunya semuanya legowo dan tentuya kami tidak juga akan tinggal diam bahwa pemkot Semarang berkomitmen akan buat tempat yang dulu menjadi lokalisasi untuk menjadi tempat yang bagus karena disini ada tim Sembilan yang akan mengkaji tentunya bisa menjadi tempat yang produktif tempat yang akan memberikan manfaat lebih bagi semuanya,” Ucapnya.
Bupati Kendal dr. Mirna Annisa (hijab hitam) dan Wakil Walikota Semarang Hevearita
Gunaryanti Rahayu ( Hijab merah) saat meghadiri Penutupan Lokalisasi Gambilangu. Taufiq

Menurut Mbal Ita sapaan akrab Wakil Walikota dariKementerian Sosial sudah memberikan bantuan sebesar 6 juta yang tentunya ada sebagian menjadi alat ada sebagian yang menjadi untuk bantuan kehidupan 1 bulan kedepan tapi nanti pemkot Semarang menegaskan kalau masih membutuhkan dana kita masih memberikan Dinas Koperasi UMKM melalui kredit wibawa menjadi wira usaha yang jualnya tanpa agunan,” papar Ita.

Pada kesempatan yang sama BupatiKendal dr.Mirna Annisa menuturkan kami dari Pemkab Kendal dan KotaSemarang menindak lanjuti program yang sama dari Kementerian Sosial yaitu Indonesia bebas prostitusi 2019, kami dari pemerintah Kabupaten Kendal nantinya pasca penutupan lokalisasi Gambilangu tidak akan tinggal diam kami akan menginformasikan dan mengajak pemerintah memberdayakan masyarakat eks lokalisasi serta melakukan alih fungsi menjadi kawasan produktif dan bermanfaat demi kesejahteraan masyarakat pendukung pelaksanaan wanita dengan memberikan bantuan yang menungkinkan mereka dapat memulainya,” Papar Mirna.

Sebelum dimulai acara inti di laksanakan pembacaan Deklarasi Ikrar Literasi Lokalisasi Prostitusi Desa Sumberrejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda Organisasi sosial dan Organisasi Kemasyarakatan Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.
para tamu undangan termasuk 226 WPS

Pada acara penutupan lokalisasi Gambilangu (GBL) di hadiri Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Forkopimda kab Kendal dan Kota Semarang, Sekretaris Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Ka dis Korban Perdagangan Orang, Drs. Budi Kusuma, Dandenpom, KApolres Kendal, Pemuka Agama seta Tokoh Masyarakat. Kabupaten Kendal dan Kota Semarang.

Road Show WaliKota Semarang Di SMA Negeri 4 Semarang 2019



Reporter : Taufiq.Sapta
Dari kiri : Waka Kesiswaan, Rr. SL. Faajarwati, Waka humas, Dra. Ambartatik, Kadinas
DPPPA, M. Khadiq,M.Si, Kepala SMAN 4 Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, Ketua Komite
SMAN4 Izzamsyudin ,SH.MH, Ka Disdikbud Kota Semarang, Gunawan Sapta Giri,SH. Taufik

Semarang (PoliceWatch.News) Generasi muda adalah generasi penerus bangsa Indonesia, Bangsa akan maju jika para pemuda karakter nasionalisme. Nasionalisme merupakan bagian penting bagi kehidupan bangsa dan Negara Indonesia butuh pemuda yang berani ,loyal dan bertanggung jawab. Indonesia butuh pemuda yang tidak hanya omong kosong belaka , tetapi pemuda yang bisa memegang setiap kata yang luhur, maka dari itu sebagai pemuda Indonesia kita kembali ke diri kita.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota semarang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang serta Pemerintah Kota Semarang menggelar kegiatan roadshow Wali Kota Semarang dalam kunjungannya ke sekolah sekolah. Salah satunya ke SMA Negeri 4 Semarang dengan tagline nya Semarang City Government With Heart Road Show In SMA Negeri 4 Kota Semarang ,yang bertempat di Aula Sekolah jalan Karangrejo raya No 12A, Kel. Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Senin (18/11/2019). Sebelum dimulai acara di adakan pemutaran film tentang keberhasilan pembangunan kota semarang. kemudian Kegiatan ini di awali degan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu Berdoa di lanjutkan dengan pengisian materi dari DPPPA kota Semarang yang di sampaikan oleh Sismeini,S.KM terkait dengan bahayanya HIV dan AIDS dan dari Forum Komunikasi Kepedulian Kesamaan Gender (FKKKG) Kota Semarang yang di sampaikan oleh Yustin. Road Show WaliKota Semarang yang di wakili oleh Ka Disdikbud Kota Semarang, Gunawan Sapta Giri,SH disambut dengan penampilan Tari Sekar Mayang yang di bawakan oleh siswi SMA Negeri 4 Semarang, Citra Ayuning Sheila klas XI ipa 2 dan Anisa Dewi Artanti XII ipa 1 Tari Sekar Mayang menggambarkan Pelajar SMA Negeri 4 Semarang yang penuh semangat, disiplin, berdedikasi dan cerdas dalam belajar, sosial dan beragama selalu mencintai lingkungan dan optimis menggapai cita cita.
Para Pelajar kelas X dan XI ,sedang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias di Aula. Foto : M. Taufik.

Kepala SMA N 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd menuturkan bahwa SMA Negeri 4 Semarang menjadi sekolah adiwiyata tingkat Provinsi dan menjadi pelaksana terbaik ke dua tingkat Provinsi Jawa Tengah dan menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dan kami mohon doa restu pada tahun 2020 akan maju ke tingkat nasioanal,” Ucapnya


“ Perlu kami sampaikan SMAN 4 Semarang juga menjadi titik pantau dari Adipura dan alhamdulillah tim penilai merasa senang berada di sekolah kami, disamping itu kami juga menjadi tim penggerak adiwiyata terbaik kota Semarang tiga tahun berturut turut,” Ujarnya.

Eny menambahkan SMAN 4 Semarang sudah tidak lagi mengurangi plastik tetapi sudah bebas plastik, ini berkat kerja sama yang baik seluruh warga SMAN 4 Semarang yang tentunya tidak lepas dari partner kami yaitu Komite Sekolah yang diketuai oleh Izzamsyudin,SH.MH dan kami sudah menjadi sekolah model yang tentu kedepannya SMAN 4 akan kami jadikan sekolah ramah anak,” pungkasnya.

Pada kesempatan sama Kepala DPPPA, Muhammad Khadiq,M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan yang kita laksanakan ini Semarang City Government Heart With Road Show In SMA Negeri 4 Semarang adalah kegiatan yang merupakan inovasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Semarang dimana kegiatan ini betul betul untuk bisa mengimplementasikan harapan Bapak Walikota Semarang Hendrar Prihadi,SE.MM dalam rangka percepatan pembangunan ,” jelasnya.

Menurutnya dalam rakor pak wali saat menyampaikan kepada para pimpinan atau dinas dinas OPD yang ada di kota semarang yang menginginkan agar orang orang di semarang menjadi orang orang yang hebat termasuk para pelajarnya dan juga para pegawai dilingkungan pemkot, oleh karena itu pak wali membuat konsep ” bergerak bersama,” tuturnya.

Khadiq memaparkan, ada 4 komponen yang sangat berpengaruh di dalam proses pembangunan, diantaranya yang pertama Pemerintah, kedua Penduduk, ketiga Pengusaha lalu yang keempat Pewarta atau media. Ibaratnya mobil apabila ke empat komponen bergerak bersama untuk mencapai tujuan akan lebih cepat, “ Paparnya

“ Kami mengadakan kegiatan ini tidak menggunakan dana APBD, namun ada pihak lain yang memberikan donasi sehingga dapat terselenggara kegiatan tersebut. Kota Semarang yang 5 tahun yang lalu di bandingkan Kota metropolitan yang lain seperti jakarta, bandung, kita termasuk ketinggalan, dari jumlah APBD nya aja kita kalah jauh. Oleh karena itu Pak Hendy sapaan akrab pak Wali dalam beberapa tahun terakhir pembangunan di bidang infrastruktur ( jalan jalan, kampung kampung , tempat area publik , kota lama Banjir Kanal Timur dan Banjir kanal Barat),” ujarnya.

Menurut Khadiq, tidak hanya infra struktur saja dalam hal ini namun juga pembangunan yang non fisik juga, misalnya pembangunan perlindungan anak, dan pemberdayaan perempuan. Kita ingin pembangunan di kota semarang bisa berkesinambungan tentu dibutuhkan dukungan serta komponen masyarakat , salah satuanya pembangunan generasi muda termasuk di dalamnya adalah para pelajar,” pungkasnya.
Ka Disdikbud Kota semarang,Gunawan Sapto Giri,SH saat menanam bibit pohon Ketapang
Kencana di halaman depan aula SMA Negeri 4 Semarang. Foto : M. Taufik
Sementara itu Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Ka Disdikbud Kota Semarang, Gunawan Saptogiri,SH mengungkapkan Indonesia adalah negara yang sukunya banyak, penduduknya banyak,ras nya banyak, dari pengalaman sejarah para pejuang kita ,para tokoh mendirikan negara Indonesia dengan dasar Pancasila. Tapi saat sekarang ini ada pihak pihak ingin indonesia tidak maju, tentunya kalian sebagai generasi muda harus bisa mempertahankan negara Indonesia menjadi negara maju,” ungkapnya.




Menurut Gunawan, Indonesia di prediksi di tahun 2045 menjadi 5 besar negara di dunia ini yang mana sebelumnya di tempati 5 negara besar ( Amerika, Cina, Jerman, Jepang, Inggris), namun 26 tahun yang akan datang Indonesia akan menjadi 5 besar negara di dunia, oleh karena itu natinya di tahun 2045 yang menjadi pemimpin kalian kalian semua,” ucapnya.

“ Untuk mencapai itu semua syaratnya pemudanya harus kompetitif artinya berani bersaing, punya kemampuan. Ada 4 golongan pemuda dalam hal ini yaitu yang pertama Pemuda yang tidak pintar tapi peduli contohnya begitu dapat berita dari medsos langsung di share padahal belum tentu kebenarannya. Yang kedua Pemuda yang tidak pintar tapi tidak peduli, contohnya naik sepeda motor tidak pakai helm sambil bawa sennjata tajam untuk melukai orang lain yang tidak bersalah. Yang ke tiga pemuda yang pintar tadi tidak peduli, contohnya pemuda yang kuliah di luar negeri begitu lulus kerja di luar negeri ia tidak maunkembali ke negaranya. Serta yang ke empat pemuda yang pintar tapi peduli, disini kami contohkan Pak Habibie di jerman beliau di gaji yang sangat besar di banding Indonesia tapi karena peduli terhadap negara kelahirannya beliau mau kembali menyumbangkan tenaga dan kepandaiannya walaupun gajinya lebih kecil,” pungkasnya.

Usai bersilaturahmi dan memverikan sambutan Gunawan Sapto Giri melanjutkan programnya dengan memnanam bibit pohon Ketapang Kencana di halaman sekolah, karena SMA Negeri 4 Semarang merupakan penggerak sekolah Adiwiyata yang di tahun 2020 akan maju sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, semoga terwujud nantinya. Aamiin.

UMK Jateng 2020.Mengalami kenaikkan Rata rata 8,57 Persen, Kota Semarang Masih Tertinggi


Reporter : Taufiq.Sapta
Gubernur Jateng,Ganjar Pranowo Saat mengumumkan kenaiika UMK Jateng. Foto : Taufiq
Semarang (PoliceWatch.News)- Nilai upah minimum di tentukan setiap tahun sesuai dengan kebijakan pengupahan nasional. Untuk memastikan pencapaian kebutuhan hidup layak dengan mempertimbangkan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi.

Upah minimum, umumnya diditetapkan oleh gubernur untuk tingakt provinsi, Kabupaten/ Kota dan sektoral ,mengikuti rekomendasi dewan pengupahan provinsi atau dewan pengupahan Kabupaten/Kota.

Gubernur Ganjar Pranowo telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota ( UMK ) Jateng 2020 pada 35 Kabupaten/Kota. Dalam penetapannya UMK Kota Semarang 2020 masih yang tertinggi di Jateng untuk tahun depan Rp. 2.715.000 dari sebelumnya upah minimum Kota (UMK) Semarang Rp. 2.498.587 pada tahun 2019.

Tidak hanya kota semarang saja yang mengalami kenaikkan UMK, namun Kabupaten/Kota lainnya di jateng juga mengalami kenaikkan . Hal ini disampaikan Gubernur Jateng,Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Gubernur Puri Gedeh jalan Gubernur Budiono, Gajahmungkur, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (20/11/2019 ) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penetapan UMK Jateng 2020 oleh Gubernur berdasarkan rekomendasi dari Bupati dan Walikota di jateng dengan pertimbangan dewan pengupahan. UMK terendah di jateng masih di pegang Kabupaten Banjarnegara,UMK 2020 mencapai Rp. 1.748.000 dari semula Rp.1.610.000 di tahun 2019.

Dari 35 Kabupaten/ Kota di jateng secara keseluruhan ada 12 kabupaten/kota yang UMK nya diatas angka Rp. 2 juta, selebihnya ada yang masih di kisaran angka di bawah angka Rp. 2 juta. UMK yang ditetapkan lebih besar dibandingkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar Rp. 1.742.000. Jadi ada kenaikkan rata rata 8,57 persen dari tahun sebelumnya 2019.

Presentasi dihitung berdasarkan acuan surat edaran Kementerian Tenaga Kerja, terkait tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,57 peren. Dengan demikian kenaikkan UMK 2020 di Jateng mengacu pada aturan main tersebut, Penetapan UMK berdasarkann Keputusan Gubernur Jawa Tengah No 560/58 tahun 2019 tanggal 21 Nopember 2019 tentang upah minimal di 35 Kabupaten/ Kota di provinsi jateng tahun 2019.

Gubernur Ganjar Pranowo menuturkan, angka kenaikkan UMK tertinggi pada kota Tegal sebesar 9,25 persen, sedangkan untuk kenaikkan UMK Jateng rata rata pada angka 8,57 persen, “
ucapnya.

Menurut Ganjar pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari UNK, bagi perusahaan yang tidak mampu membayar UMK dapat mengajukan permohonan penagguhan upah minimal kepada Gubernur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Dinaskertrans ) provinsi sesuai dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI,” pungkasnya.

Adapun daftar UMK Jateng 2020 di bandingkan dengan UMK 2019

1. Kota Semarang : Rp.2.498.587 naik menjadi Rp.2.715.000.
2. Kabupaten Demak : Rp.2.240.000 naik menjadi Rp.2.432.000
3. Kabupaten Kendal : Rp.2.084.393 naik menjadi Rp.2.261.775.
4. Kabupaten Semarang : Rp.
5. Kota Salatiga :Rp.1.875.325 naik menjadi Rp.2.034915.
6. Kabupaten Grobogan : Rp.1.685.500 naik menjadi Rp.1.830.000
7. Kabupaten Blora : Rp.1.690.000 naik menjadi Rp.1.834.000.
8. Kabupaten Kudus : : Rp.2.044.467 naik menjadi Rp.2.218.451.
9. Kapupaten Jepara : Rp.1.879.031 naik menjadi Rp.2.040.000.
10. Kabupaten Pati : Rp.1.742.000 naik menjadi Rp.1.891.000.
11. Kabupaten Rembang : Rp.1.660.000 naik menjadi Rp.1.802.000.
12. Kabupaten Boyolali : Rp.1.790.000 naikmenjadi Rp.1.942.500.
13. Kota Surakarta : Rp.1.802.700 naik menjadi Rp.1.956.200.
14. Kabupaten Sukoharjo : Rp.1.783.500 naik menjadi Rp.1.938.000
15. Kabupaten Sragen : Rp.1.673.500 naik menjadi Rp.1.815.914.
16. Kabupaten Karanganyar : Rp.1.833.000 naik menjadi Rp.1.989.000.
17. Kabupaten Wonogiri : Rp.1.655.000 naik menjadi Rp.1.797.000.
18. Kabupaten Klaten : Rp.1.795.061 naik menjadi Rp. 1.947.821.
19. Kota Magelang : Rp.1.707.000 naik menjadi Rp.1.853.000.
20. Kabupaten Magelang : Rp.1.882.000 naik menjadi Rp.2.042.000.
21. Kabupaten Purworejo : Rp.1.700.000 naik menjadi Rp.1.845.000.
22. Kabupaten Temanggung : Rp.1.682.027 nqik menjadi Rp.1.825.200.
23. Kabupaten Wonosobo : Rp. 1.712.500 naik menjadi Rp.1.859.000.
24. Kabupaten Kebumen : Rp.1.686.000 naik menjadi Rp.1.835.000.
25. Kabupaten Banyumas : Rp.1.750.000 naik menjadi Rp.1.900.000.
26. Kabupaten Cilacap : Rp.1.989.058 naik menjadi Rp.2.158.327.
27. Kabupaten Banjarnegara : Rp.1.610.000 naik menjadi Rp.1.748.000
28. Kabupaten Purbalingga : Rp.1.788.500 naik menjadi Rp.1.940.800.
29. Kabupaten Batang : Rp.1.900.00 naik menjadi Rp.2.061.700.
30. Kota Pekalongan : Rp.1.906.922 naik menjadi Rp.2.072.000.
31. Kabupaten Pekalongan : Rp.1.859.885 naik menjadi Rp.2.018.161.
32. Kabupaten Pemalang : Rp.1.718.000 naik menjadi Rp.1.865.000.
33. Kota Tegal : Rp.1.762.000 naik menjadi Rp.1.925.000.
34. Kabupaten Tegal : Rp.1.747.000 naik menjadi Rp.1.896.000.
35. Kabupaten Brebes : Rp.1.665.850 naik menjadi Rp.1.807.614
Demikian besaran UMK jateng 2020 yang di sampaikan Gubernur Ganjar Pranowo dirumah dinas Gubernur Puri Gedeh, jalan Gubernur Budiono Gajahmungkur Semarang.

Transmart Jambore Joy Run Walk Meriahkan Kota Semarang.


   Reporter : Taufiq.Sapta
Wakil walikota semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu buka Joy Run Transmart Jambore.Foto:Taufiq

Semarang (PoliceWatch.News),- PT. Transmart Retail Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang menggelar Event lari  JOY Run walk, dengan tagline Run Walk- Transmart Jambore yang bertempat jalan Setiabudi No 208  Kel.Srondol Kulon,Kec.Banyumanik Kota Semarang,minggu( 3/10/2019)

Ribuan peserta ikuti run walk shop-Transmart Jambore. kegiatan  ini dibuka dengan pengibaran bendera start oleh Wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab dipanggil dengan sapaan mbak Ita. Kota Semarang merupakan kota ke 3 dari 9 kota yang dipilih untuk menyelenggarakan event run walk shop Transmart Jambore.
     
Vice President Corporate Communication PT. Trans Retail Indonesia, Satria Hamid menjelas kan bahwa kegiatan ini terkait dengan program Kota Sehat yang telah dicanangkan pemerintah daerah kota Semarang," ucapnya.

Menurutnya dari sekian banyak kota yang ada gerai Transmart dan Carrefour,semarang merupakan salah satu kota yang dipilih menjadi salah satu penyelenggara acara Lari Joy Run, ini dikarenakan secara korporasi hendak mendukung program program daerah tempat adanya transmart berdiri sebagai kota yang secara resmi telah dideklarasikan sebagai kota sehat.
    
Satria menambahkan, Event ini merupakan serangkaian acara dimana para pelanggan setia Transmart Carrefour dapat bersama sama dengan sahabat,keluarga tercinta serta komunitasnya menikmati serunya ajang lari dengan 2 pilihan kategori yaitu jarak 5 K dqn 10 K," ujarnya.
     
Menurut Satria, Joy Run Transmart Jambore di semarang juga merupakan kegiatan yang dihadirkan dengan tujuan untuk.memberikan sebuah acara alternatif kepada pelanggan setia untuk bersenang senang dengan mwngedapankan gaya hidup sehat, sesuai dengan konsep kota semarang sebagai kota sehat dan dirancang untuk keluarga,sehingga nantinya pada Transmart Jambore
seluruh anggota keluarga dapat menikmati setiap acara yangbberlangsung," papar Satria.
    
 Adapun rute bagi peserta Joy Run 5 K dimulai dari Transmart setiabudi lalu mengitari jakan raya semarang - surakarta dan kembali ke Transmart Semarang setiabudi
    
 Lalu untuk rute peserta Joy run 10K, dimulai dari Transmart semarang Setiabudi lalu ke jalan raya semarang- surakarta, menuju ke arah jln. Prof. Sudharto, lalu ke jln.Sirojudin ,lanjut ke jalan Banjarsari selatan - jln.Mulawarman - Jln. Durian Raya - jln. Durian Selatan- jln. Sukun 1 hingga berakhir kwmbali ke Transmart Setiabudi Semarang.

Dari panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai 3 finisher tercepat untuk 5 K ,juara 1 ,3 juta, juara 2, 2 juta untuk juara 3 , 1 juta
     
 Sedangkan untuk kategori 10 K juara 1 : 5 juta, juara 2  : 3 juta dan juara 3 : 2 juta.
    
 Selain itu bagi peserta mendapatkan kesempatan memenangkan doorprize muali dari voucher belanja, barang barang elektronik rumah tangga,  smartphone, sepeda serta sepeda motor.
      
Acara tersebut di meriahkan dengan hiburan Pagi Buta Band..yang di pandu MC Sarju dan Anggun..yang membawakan lagu lagu all genre seperti Don't Worry, Aku pasti bisa, serta lagu lagu Didi Kempot yang sedang hit di maayarakat antara lain Pamer bojo, Korban janji, Kartonyono dan Balungan kere mwmbuat para peserta menikmatinya sambil joget bersama menunggu pembagian doorprize hingga usainya acara.**