Teknologi Pemusnah Sampah Di kembangkan DPD KPK-TIPIKOR Kab.Majalengka

/ 17 Oktober 2020 / 10/17/2020 08:41:00 PM

 

(alat pemusnah sampah, doc.Policewatch)

Majalengka,Policewatch.news

Ormas DPD KPK-TIPIKOR Kabupaten Majalengka mengembangkan teknologi pemusnah sampah Multiguna, bersama warga blok cariang Desa leuwikujang kecamatan leuwimunding, pada sabtu,(17/10/2020) Ketua DPD KPK-TIPIKOR, H dodi sanjaya terjun langsung dalam pemasangan tempat pemusnah sampah tersebut, berbekal teknologi sederhana memanfaatkan bahan baku yan ada di harapkan tempat pemusnah sampah yang di klaim H.dodi adalah teknologi bersih lingkungan karena asap dari sampah tidak sampai mencemari Udara karena teknologi tersebut.

Di temui pada hari itu juga, H dodi mengatakan bahwa apa yang coba dia terapkan ini adalah tempat sampah pemusnah skala kecil, sekitar 10 kubik sampah di perkirakan bisa di musnahkan dan di manfaatkan nantinya menjadi kompos tanaman dengan suhu mencapai 300 derajat celcius

 

“ ini adalah masih dalam tahap uji coba, dan ini masih skala kecil yang coba saya buat di sini, sekitar 10 kubik sampah rumah tangga insyallah bisa kita musnahkan tanpa polusi setiap hari nya khusus untuk warga blok cariang, ada pun kedepan nya jika uji coba ini berhasil, kami akan persilahkan warga desa leuwikujang untuk membuang sampah rumah tangga nya di sini “ jelas H. Dodi sanjaya

 

Harjo, Tokoh masyarakat blok cariang dan leuwikujang merasa sangat antusias dengan teknologi ini, karena menurut nya masalah sampah adalah masalah bersama, jika ada yang mau membantu masyarakat dengan ilmunya seperti Ketua DPD KPK-TIPIKOR, H dodi sanjaya ini kami masyarakat sangat berterima kasih

“ saya mewakili warga blok cariang merasa sangat antusias dengan teknologi pemusnah sampah yang coba di terapkan di blok kami oleh H. Dodi, karena tentu saja masalah sampah adalah masalah bersama “ Ujar harjo


masih menurut Harjo di perkirakan 2 hari ke depan, alat ini sudah bisa di gunakan, adapun hasil kompos (obat tanaman) yang di hasilkan dari teknologi ini akan di pakai oleh masyarakat untuk meningkatkan hasil bercocok tanam

“ insya”allah 2 hari ke depan alat ini sudah bisa beroperasi, nanti hasil olahan nya seperti kompos untuk obat tanaman bisa kami gunakan untuk obat tanaman agar hasil panen nanti nya bisa di tingkatkan “ Pungkas harjo


Laporan

RS

Komentar Anda

Berita Terkini