Anak Yang Hilang Terseret Air,Ahirnya Ditemukan Sudah Dalam Kondisi Tidak Bernyawa.


Policewatch- Lombok Tengah. NTB.

Sempat hilang diduga terseret air,anak yang hilang di Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah berhasil ditemukan sebuah saluran irigasi di Dusun Belunsuk Desa Kuripan Timur Kecamatan Kuripan Utara Kabupaten Lombok Barat, pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2021 sekitar pkl.07.30  wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Jonggat IPTU Bambang Sutrisno membenarkan hal tersebut dan menyampaikan kronolois Penemuannya yaitu

Janazah tersebut ditemukan oleh saksi pertama atas nama Sahlim, 55 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat  Dusun Belunsuk, Desa Kuripan Timuk, Kecamatan Kuripan Utara, Kabupaten Lombok Barat, dimana saksi I sedang menanam padi di dekat TKP,  pada saat saksi akan sarapan pagi di pinggir kali dekat TKP, 

Sebelum jenazah korban dilihat oleh saksi I, saksi I pernah mendengar informasi bahwa  ada seorang anak dari Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah yang hilang/ hanyut dibawa air sewaktu hujan lebat pada hari minggu tanggal  5 desember 202.

Berdasarkan informasi tersebut saksi I berinisiatif melihat-lihat diseputaran kali dan langsung menemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup, lengan kanan putus dan tidak menggunakan pakaian.

Mengetahui kejadian tersebut saksi I berteriak minta tolong kepada temannya yang sedang menanam padi  dan menginformasikan kejadian yang ditemukan kepada  saksi II atas nama Animah, umur 45 tahun, jenis kelamin perempuan,alamat sama dengan Saksi I dan Saksi III atas nama Sahnun, umur 50 tahun, jenis kelamin perempuan alamat sama dengan saksi I dan II, selanjutnya para saksi menginformasikan penemuan jenazah kepada warga sekitar.

Warga langsung menginformasikan kepada kepala Desa Ubung "Rodi Setiawan" kemudian kepala Desa Ubung menginformasikan penemuan jenazah tersebut ke kepolisian Sektor Jonggat.

Mendapat informasi tersebut anggota jaga Polsek Jonggat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jonggat langsung menuju TKP dan mengamankan TKP,  selanjutnya tim Basarnas Provinsi NTB, BPBD Kabupaten Loteng, Dinas Kesehatan PKM Bonjeruk lansung menuju TKP.


"Tim Basarnas langsung  mengangkat jenazah korban kemudian dimasukkan kedalam kantong jenazah, selanjutnya jenazah dibawa menggunakan Ambulance Desa Pengenjek  menuju Puskesmas Bonjeruk untuk dilakukan pengecekan jenazah, yang disaksikan oleh keluarga almarhum" ungkap Bambang. 

Setelah dilaksanakan pengecekan, keluarga membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah anak yang hilang pada hari minggu tanggal 05 desember 2021 sekitar pkl.14.00 wita, dan oleh tim PKM Bonjeruk jenazah langsung dibawa menuju rumah duka untuk dimakamkan.

"Keluarga korban menolak untuk dilakukan Autopsi dengan menandatangani Surat Penolakan dilakukannya Autopsi" tutup Kapolsek"MN".


          

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Semarang-Demak

 Pewarta : Habib


DEMAK, policewatch,  - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Semarang-Demak, tepatnya di seberang PT Aroma KopiKrim Indonesia (Arkof), Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak pada Rabu (8/12/2021) pagi tadi.

Kecelakaan itu melibatkan sebuah mikrobus atau bus engkel yang terguling di jalur menuju arah Demak.

Diketahui terdapat korban meninggal akibat kecelakaan itu Sedangkan, bus engkel tersebut ringsek di bagian samping dan depan terlihat sejumlah korban jiwa maupun luka-luka tergeletak di jalan.

Dari penuturan saksi mata, warga setempat, Klm (52) bus itu menabrak medan jalan hingga terguling-guling.

“Saya tidak tahu (sopir bus) mengantuk atau kenapa, tapi tiba-tiba oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan sampai terguling-guling.

Belum diketahui jumlah korban secara pasti akibat kejadian ini termasuk identitasnya sementara itu Polisi telah memeriksa TKP, mengevakuasi kendaraan dan sedang menangani peristiwa tersebut.

Empat Calon Kades Laporkan Ke BPMDes Terkait Demontrasi Rencana Gagalkan Pilkades Di Desa Ulak Pandan

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Buntut terjadinya aksi demontrasi ratusan masa yang mengatasnamakan Forum Cinta Demokrasi Bersatu ( FCDB ) yang digelar Selasa (7/12) di Desa Ulak Pandan, mereka mendesak agar pelaksanaan Pilkades Ditunda yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2021, kini 4 calon kades melaporkan kasus ini ke BPMDes yang akan menggagalkan pesta demokrasi besok akan digelar secara serentak di Kabupaten Lahat,

Salah satu kandidat calon nomor 4 Joni Walker, mengatakan kami akan menempuh upaya hukum, siapapun yang menggagalkan Pilkades Ulak Pandan, kami sudah mengikuti tahapan tahapan yang dibuat oleh BPD dan Panitia, dan kami sudah melakukan Deklarasi Damai, dihadiri oleh Tripika,"  kok ini mau ditunda itu alasan yang tidak bisa kami terima seluruh 4 calon kepala desa Kadus ini sudah kami laporkan ke BPMDes dan apabila ini ditunda besok, kami akan melaporkan oknum provokator yang membuat provokasi untuk membuat kerusuhan, maupun provokatif sehingga gagalnya Pilkades khususnya di Desa Ulak Pandan, ucap " Calon nomor 4 yang sudah siap mencalonkan diri bersama calon lainnya, 


Yang jelas ke empat calon kades menginginkan  agar Bupati Lahat melalui BPMDes Agar tetap Pilkades Di Desa Ulak Pandan digelar pada tanggal 9 Desember 2021, "  pungkasnya

2 Anggota Polres Lahat Di Pecat Dengan Tidak Hormat

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT -  Humas polres lahat, pada hari Selasa tanggal 7 Desember 2021, pukul 07.30 wib bertempat di halaman apel polres Lahat telah berlangsung upacara Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) kepada 2 (dua) anggota polres lahat atas nama Briptu Age Suwito dan Bripda Ahmad Yovie berdasarkan  keputusan Kepolisian Sumatera Selatan nomor skep :789/X/2021 dengan dasar melanggar pasal 13 ayat 1 PP nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota polri, junto pasal 7 ayat 1 hirup (m) Pasal 11 hirup (c) dan pasal 21 ayat 3 huruf i perkap no. 14 tahun 2011.



Dalam amanatnya Kapolres lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, upacara PTDH merupakan salah satu wujud tanggung jawab pimpinan dalam pelaksanaan tugas dan merupakan Punishment bagi anggota yang telah melakukan kesalahan dan telah mencoreng nama baik institusi kepolisian khususnya Polres Lahat. PTDH terhadap personel polri dilakukan setelah melalui proses hukum oleh bidang profesi dan pengamanan polres lahat dan selanjutnya dilakukan pemecatan oleh institusi polri sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,

diharapkan kepada personel yang di berikan PTDH dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada, dan harapan saya sebagai warga negara yang baik yang pernah dididik menjadi anggota polri agar tetap memiliki hubungan emosional dengan polri dan menjadi mitra polri, untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di tengah tengah masyarakat.


Polri adalah organisasi lembaga yang di tuntut untuk memberikan contoh teladan yang baik dari masyarakat dan juga di tuntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang terbaik dalam setiap bidang tugas dan harkamtibmas.


Polri banyak tapi kualitas masih rendah, maka belum bisa memenuhi harapan masyarakat secara sempurna, namun dengan kualitas yang ada polisi yang cukup mampu hanya sedikit yang mempunyai dan memiliki kualitas yang baik, maka dapat memberikan pelayanan yang baik dan dapat memenuhi harapan masyarakat.


Langkah tegas harus dilakukan sebagai pimpinan sebagai implementasi program PRESISI Kapolri dengan pemantapan reformasi internal yaitu penegakan aturan kode etik dan profesi polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan solidaritas internal yang baik dalam rangka perbaikan kultur yaitu tindak tegas anggota yg terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba.


Kasubsi penmas Humas polres lahat Aiptu Lispono SH.


Agen BRILink Khususnya Kecamatan Praya Melakukan Penggalangan Dana Untuk Korban Bencana Alam


Policewatch-Lombok Tengah

Bencana alam Banjir dan Longsor mengundang aksi sosial dari berbagai pihak. Salah satunya, aksi sosial yang digelar oleh Agen BRI Link Kecamatan Praya.

Situasi saat ini yang menimpa banyak warga seperti banjir dan tanah longsor  yang terutama yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) turut menggetarkan hati Agen BRI Link Kecamatan Praya dan mencoba meringankan masyarakat yang terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan. 

Disebutkan, donasi yang diberikan merupakan kepedulian bersama  untuk bantuan diberikan kepada kepala keluarga di area terdampak Banjir dan longsor.

"Kami sangat bersimpati dan berduka bagi saudara kita di Lombok Barat yang terkena musibah dan kehilangan keluarga atau harta benda. 

Oleh karena itu, Agen BRI Link hadir untuk mengambil bagian turut peduli dan memberikan bantuan agar masyarakat bisa merasa terbantu walau donasi yang terkumpul hanya seberapa," Jelas Marianah salah satu Agen BRI Link Praya, Senin (7/12/2021).

Saat dijumpai Wartawan, Nuzulul Hadi selaku salah satu Agen BRI Link Kecamatan Praya menjelaskan bahwa kegiatan yang ia lakukan bersama dengan sejumlah rekannya ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari teman-teman Agen BRI Link Kec. Praya bagi korban bencana alam, ia menyebut penggalangan dana ini juga rencananya akan dilakukan selama sepekan ke depan untuk mendapat donasi sebanyak-banyaknya untuk disalurkan kepada korban bencana Alam di Lombok Barat, 

“Jadi, penggalangan ini sebagai bentuk solidaritas kita Aen BRI LInk Kecamatan Praya untuk saudara saudari kita yang ada di Lombok Barat,” jelas Adi .

Bantuan yang diberikan kepada korban banjir berupa dana yang terkumpul dari beberapa Agen bri Link Kecamatan Praya sebesar Rp 1.500.000,- ( Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dan menyusul sembako berupa beras serta pakaian yang masih layak pakai ungkap Nuzulul Hadi.

Sementara itu, di Konfirmasi Wartawan melalui pesan Whatsapp, Kepala Unit BRI Praya yang akrab di Panggil Nunung menjelaskan, "Donasi ini sengaja kita kumpulkan bersama Agen BRI Link Kecamatan Praya, untuk membantu sahabat kita, keluarga kita yang menjadi korban dalam musibah bencana alam Banjir dan Longsor di Lombok Barat Donasi yang terkumpul, secara transparan akan dilaporkan dan segera dikirim  kepada korban bencana melalui Posko di Lokasi Musibah. "Akan dikirim dalam bentuk uang agar efektif," Tutup Nunung


“Ojik”

Ketua DPP SPRI ( Serikat Pers Reformasi Indonesia ) Telah mengapresiasi Kapolda Riau saat konfirmasi para Awak media.

 


      Rokan hilir, POLICE WATCH NEWS

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Reformasi Indonesia (DPP SPRI), Feri Sibarani, mengakui bahwa Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SH, SIK.,M.Si adalah Kapolda yang sangat "always accept"  kepada wartawan, disaat keperluan atau Konfirmasi.

Hal itu di katakannya saat melakukan rapat koordinasi dengan jajarannya di kantor DPP SPRI di Pekanbaru sabtu (4/12/2021) yang lalu.


 Dalam kesempatan itu Feri dengan jelas mengakui, dirinya maupun para wartawan lainnya yang bermitra dengan Polda Riau, sangat harmonis dengan pak "Agung, karena begitu mudah untuk di hubungi oleh semua wartawan bahkan masyakarat biasa.


"Kita sangat apresiasi dengan  Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, sebagaimana di sampaikan oleh Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, bahwa seluruh Kapolres dan Kapolda di Indonesia agar respon cepat setiap telepon wartawan, dan bila belum siap agar minta waktu sebentar untuk mencari data," tegas jenderal bintang tiga itu.


Dalam rapat tersebut, Feri Sibarani mengatakan bahwa dirinya telah menyaksikan perihal intruksi Irwasum Polri tersebut dalam diri Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi saat mulai menjabat sebagai Kapolda Riau pada tahun 2019 lalu.

,"Saya sebagai wartawan dan Pimpinan Redaksi Media di Pekanbaru merasakan langsung bahwa setiap Konfirmasi saya ke Kapolda Riau selalu di respon cepat, khususnya terkait Karhutla, Narkoba, Ilegal logging, Korupsi, dan terutama soal penanganan kasus Covid 19 selama kurun waktu 2 tahun terakhir, Kapolda Riau tidak pernah abai dengan setiap Konfirmasi wartawan," sebut Feri. 


Namun berbeda dengan yang di alami teman teman Pers dari beberapa wartawan media di kabupaten Rokan hilir Riau, yang selama ini diketahui tergabung dalam satu Gurup WA Rekan Media Polres, tiba tiba ada tiga ( 3 ) orang wartawan di keluarkan dari Grup oleh admin grup terang salah satu wartawan yang juga dirinya ikut di keluarkan admin, atau lebih jelas kasubbaghumas Polres Rokan hilir telah mengeluarkan tiga wartawan dari grup Rekan Media Polres Rohil tanpa ada alasan yang konkrit.


Dengan tindakan tidak terpuji itu, dapat diduga, ke tiga rekan pers yang di keluarkan oleh admin grup rekan media polres berbuntut dari pemberitaan tentang Ilegal loging oleh rekan media di Rohil dua hari sebelum Polda Riau Patroli udara ke wilayah hutan di Rohil, dimana Perwira pertama di institusi korps coklat itu diduga merasa terusik dengan usaha showmilnya yang berada di simpang Mutiara kelurahan Banjar XII kec. Tanah putih kab. Rohil, yang tidak jauh jaraknya dari Mapolres Rohil. Dengan tanpa konfirmasi langsung memutus hubungannya dengan beberapa wartawan yang selama ini bergabung di Rekan media Polres Rohil,  terang Feri. 


Masih Feri "Baru ini Kapolda Riau yang begitu respon dengan telepon wartawan. Saya juga tau, hampir semua wartawan mengakui hal itu saat berbincang di setiap pertemuan. Namun berbeda dengan di Polres Rohil,  baru-baru ini  Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH S.I.K yang memblokir WA wartawan langsung saya laporkan ke Kapolda Riau, 

Menurutnya, arahan dari Mabes Polri terkait komunikasi para pimpinan Polri di setiap daerah agar harmonis dengan semua wartawan dan media, itu sangat tepat sekali dalam rangka mengelola sebuah informasi. Sebab menurut Feri Sibarani, kerapkali pemberitaan di media terkesan tidak berimbang, oleh karena para Kapolres atau Kapolda tidak merespon atau tidak memberikan tanggapannya saat di konfirmasi.

,"Menurut saya wartawan dan polisi itu adalah sama-sama profesi pencari informasi, Sehingga seharusnya bisa menjadi mitra solid dan satu semangat dalam membongkar berbagai bentuk Kejahatan di wilayah masing-masing, jadi saatnya kerjasama yang baik untuk sebuah informasi yang berimbang dan profesional," Tegas mantan Kapolda Banten itu menyudahi perintahnya.



(Muchlis Efendi)

Tokoh Masyarakat Desa Ulak Pandan Hasanal Nurdin Pilkades Tetap Dilaksanakan Aman Dan Damai

 



Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Salah satu tokoh masyarakat Desa Ulak Pandan Hasanal Nurdin, mengharapkan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Ulak Pandan, tetap dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2021, biarpun situasi memanas tadi ada aksi demo oleh warga desa Ulak pandan, saya tetap berharap Pilkades yang sudah melalui tahapan sudah berjalan, dengan aturan berlaku, diminta jaga kondusif dusun laman kita, jangan mudah terprovokasi, kata " Sanal kepada wartawan Selasa (7/12).


Sanal juga menghimbau agar masyarakat desa Ulak pandan, tetap menjaga keamanan dan tetap kondusif, saya juga meminta pemerintah daerah agar mendukung Pilkades Ulak pandan, jangan sampai ditunda, siapa pun pemimpin nya kita dukung, semua calon kades masih keluarga kita, jangan terjadi keributan kita jaga kekompakan, dan dusun kita tetap aman dan kondusif.

WAKIL WALI KOTA BEKASI HADIRI RAPAT FKRW 35 KEMANG PRATAMA

 Selasa, 07 Desember 2021

Laporan:Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:Dalam rangka antisipasi menanggapi musim hujan, FKRW 35 Bojong Rawalumbu mengundang Tri Adhianto selaku Wakil Wali Kota Bekasi hadiri rapat FKRW di Balai RW 35 Kelurahan Bojong Rawalumbu Kemang Pratama Kecamatan Rawalumbu, Selasa (07/12/2021).

Ada beberapa yang disampaikan pada rapat forum tersebut, terkait program RW SIAGA dari bencana dan RW Tangguh ekonomi tumbuh, program-program yang disampaikan diantaranya, antisipasi banjir, program keamanan lingkungan, dan menghidupkan umkm bagi warga masyarakat RW 35.

Dalam kesempatan ini pria yang kerap disapa Mas Tri menyampaikan sudah banyak umkm yang telah berjalan di Kota Bekasi, salah satunya ialah pengembangan usaha batik khas Bekasi, makanan khas Bekasi, dan souvenir khas Bekasi.

"kalo bapak ibu mau lihat produk-produk handmade khas Bekasi bisa datang ke Gedung Biru yang ada di Pemkot Bekasi, ada Batik Bekasi dan souvenir lainnya, dan ini sudah kita pasarkan melalui pameran-pameran sampai ke mancanegara," Ujar Tri Adhianto.


Tri juga menyampaikan dalam rangka pengembangan pasar, kenali pangsa pasar atau kebutuhan pasar terlebih dahulu, secara realita dodol bekasi biasa dibuat hanya menjelang hari raya saja beda halnya dengan dodol garut yang memang sudah diproduksi setiap hari.


"diperlukan sinergisitas dari berbagai element untuk menjadikan produk Bekasi menjadi trend centre, contohnya secara realita bedanya dodol Bekasi dengan dodol Garut, kalau dodol Bekasi hanya diproduksi menjelang hari raya saja beda dengan dodol Garut yang memang sudah diproduksi setiap hari," ungkap Tri.


Selain itu Tri juga mengajak warga masyarakat untuk dapat bijak kelola sampah. pilah sampah organik dan anorganik, selain dapat membantu petugas kebersihan dalam memilah,  bisa juga di daur ulang secara mandiri, sampah organik bisa menjadi pakan magot, eco enzym, yg kemudian bisa diturunkan menjadi pakan unggas dan ikan seperti ayam, puyuh, bebek, lele, arwana, dan sampah anorganiknya bisa disedekahkan kepada petugas kebersihan karena sampah anorganik ada yang memiliki nilai ekonomis.

Sat Binmas Polres Bangka Barat Ajarkan Siswa sambang dan Bakti Sosial

  


Bangka Belitung PoliceWatch News:

Siswa-siswa calon anggota Polri ini merupakan siswa dari SPN Polda Babel, dan sudah menjadi agenda rutin dalam kurikulum pendidikan, bahwa siswa ini dikenalkan tentang fungsi atau korps yang ada di Kepolisian Resor Bangka Barat, Selasa (7/12/2021).

Hari ini Kasat Binmas Polres Bangka Barat AKP Edwar bersama Personil Sat Binmas memberikan pengarahan sebelum pembelajaran atau pengenalan tentang tugas-tugas dari Satuan binmas.Selanjutnya dilanjutkan dengan melibatkan secara langsung kegiatan praktek lapangan berupa sambang sekaligus kegiatan bakti sosial dengan membagikan beras 5 Kg kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah Desa Belo Laut.

Dalam pengarahan Kasat Binmas Polres Bangka Barat AKP Edwar seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto SH.SIK.MH. menyatakan bahwa siswa merupakan calon generasi penerus Polri yang harus terampil terpuji dan patuh hukum. Selain itu, dengan tuntuan global Polri ini, diharuskan mampu menangani segala macam dinamika permasalahan yang ada.


Setelah mendapat arahan dari Kasat Binmas,  para siswa melaksanakan pembelajaran praktik di lapangan. Para siswa dituntut untuk dapat mengerti dan memahami tugas seorang polisi saat berdinas di fungsi tersebut. Selain itu, dalam pengarahan ini, mereka dilatih agar memiliki kepribadian yang baik dan bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat dalam lingkup pelayanan prima.



Hendy okfriansyah

Semeru Kembali Keluarkan Awan Panas, Lumajang Waspada Level II

 





POLICEWATCH.NEWS, LUMAJANG – Setelah beberapa hari yang lalu Gunung Semeru yang terletak di perbatasan antara Lumajang dan Malang memuntahkan lava dan awan panas, hari ini Gunung Semeru pagi  kembali mengeluarkan guguran panas warga panik dan sempat berhamburan, warga lumajang masih waspada. Selasa (7/12/2021).


Dari hasil pantauan awak media, guguran awan panas ini muncul di saat pagi buta Jarak luncurnya diperkirakan kurang lebih 3 kilometer dari pusat kawah gunung semeru.

Desa yang tak jauh dari kawah gunung semeru,  warga segera berhamburan dan bergegas keluar dari rumah.


Menurut salah satu warga Sutaji mengatakan, jika ada himbaun dari pemerintah untuk mengungsi kami akan segera mengungsi, sampai hari ini belum ada himbauan dari Pemda Lumajang. 

"Terus terang kami merasa was-was dan ada kepanikan, sebab letusan tahun ini tidak seperti tahun kemarin dan tahun-tahun sebelumnya dan korban jiwa maupun luka-luka tahun ini lebih banyak dari tahun kemarin.

Lebih lanjut warga mengatakan, kampung yang jaraknya kurang lebih 2 kilometer dari kawah gunung Semeru seperti Desa Renteng kini kebanyak rumah warga tertutupi abu.


"Kami selalu siap waspada jika sewaktu-waktu Semeru mengeluarkan abu panas lagi," tukasnya.


Sementara itu Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Andiani mengatakan, pihaknya tidak meningkatkan status Gunung Semeru ke level selanjutnya. Hal ini didasari aktivitas Gunung Semeru yang tidak terlalu meningkat secara signifikan, meski masih mengeluarkan guguran awan panas.

Perlu diketahui, status waspada atau level II Gunung Semeru sudah ditetapkan sejak 12 Mei 2012. Menurut Andiani, pihaknya belum perlu meningkatkan status Gunung Semeru, tetapi tidak juga menurunkan status waspada.


"Dan status ini kami rasa belum perlu untuk ditingkatkan. Namun demikian, kami rasa juga belum waktunya untuk diturunkan. Karena kejadian guguran awan panas juga sebelum-sebelumnya sudah terjadi, tapi mungkin (dahulu) luncurannya tak sejauh seperti pada tanggal 4 Desember," katanya dalam jumpa pers daring, Senin (6/12/2021). (Dr)