Warga Di Perumahan Sudak Terong Tawah, Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Dalam Kondisi Tergantung.


Policewatch-Lombok Barat, NTB.

Sat Reskrim, Polres Lombok Barat, melalui unit Identifikasi melakukan Olah TKP, terkait penemuan Mayat seorang Laki - laki yang duga meninggal akibat gantung diri.

Sebelumnya, pada Senin (10/1/2021) sekitar  pukul 07.00 wita, warga dikejutkan atas peristiwa ditemukannya korban yang diduga gantung diri di di BTN Sudak Falace III Dsn. Kebun Sudak  Ds. Terong Tawah Kec. Labuapi Kab. Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Wirasto Adi Nugroho, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu I Made Dharma, Y. P. STK, SIK mengatakan, Tim Edentifikasi Sat Reskrim Polres Lobar telah tiba di Lokasi.

"Identitas Korban diketahui berinisial AW (23), menurut alamat KTP asal Desa Keruak, Kec Keruak, Kab Lombok Timur," ungkapnya.

Awalnya pihak kepolisian mendapat informasi dari warga Dsn Kebon sudak Ds Terong Tawah  Kec Labuapi Kab Lombok Barat, tentang peristiwa penemuan Mayat dalam posisi tergantung.

Adanya informasi penemuan  mayat, seorang laki-laki ditemukan gantung diri di BTN Sudak Palace  3 Dsn  Kebon Sudak Ds Terong Tawah Kec Labuapi Kab Lombok Barat," ucapnya.

Atas informasi tersebut, Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Lombok Barat, mendatangi  tempat kejadian perkara.

Saat tiba di TKP, petugas melihat ada seorang laki-laki telah tergantung  di halaman belakang rumah, yang dimana  tali  gantungan tersebut di ikat di besi cor," imbuhnya.

Besi cor yang menempel di bagian tembok rumah bagian belakang dan salah satu ujung tali di ikat di leher korban.

"Tubuh korban sudah terkujur kaku dan setelah di turunkan  oleh tim dan beberapa para medis dari Pukesmas  Perampuan,  dipastikan telah meninggal duania," imbuhnya.

Dimana, setelah diturunkan, pihak medis menerangkan bahwa orang tersebut sudah tidak bernapas  atau  telah meninggal dunia.

"Saat ini telah ditindaklanjuti, membawa jenazah korban Kerumah Sakit Bhayangkara,  untuk di lakukan tindakan  medis Lebih lanjut," katanya.

Atas kejadian tersebut, kemudian melaporkannya ke polsek labuapi untuk di lanjutkan proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan kesimpulan dari analisa dokter yang mendatangi TKP, dan hasil olah TKP awal, diduga kuat korban murni gantung diri, dari ciri-ciri kondisi korban," tandasnya."MN".

Dandim Loteng: TNI Akan Terus Dorong Percepatan Vaksinasi Bagi Siswa Madrasah

 


POLICEWATCH-Lombok Tengah.

TNI Kodim 1620/Lombok Tengah akan terus mendorong program percepatan vaksinasi Covid-19 hingga mencapai target 100 persen baik dosis 1 dan 2. Selain menyasar kepada masyarakat umum, bersama Instansi terkait, TNI juga menyasar pada siswa Madrasah dan anak usia 6-11 tahun.

Dalam rangka mendukung pemerintah mensukseskan program Vaksinasi Nasional, TNI Kodim 1620/Loteng siap bersinergi dan memberikan bantuan guna kelancaran proses kegiatan vaksinasi di wilayah Lombok Tengah.

Hal itu diungkapkan Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S.  IP., saat menghadiri Acara Penguatan Tindak Lanjut Supervisi Pembelajaran Madrasah Dan Percepatan Vaksinasi Siswa Madrasah Ibtidaiyah Se-Lombok Tengah, di Kantor Kementerian Agama Kecamatan Praya, Senin 10 Januari 2021. 


Lebih lanjut, Dandim menuturkan kegiatan vaksinasi bagi siswa madrasah ibtidaiyah, di launching oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, H. Zamroni Aziz, S. HI. MH., dengan menggandeng pihak TNI-Polri dan Dinas Kesehatan Loteng.

Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Kemenag Loteng yang telah berkenan mensuport dan memfasilitasi kegiatan vaksinasi siswa madrasah. 

"Seluruh siswa, para guru, dan pegawai sekolah harus mengikuti kegiatan vaksinasi agar terhindar dari Covid-19 dan kekebalan komunal yang diharapkan pemerintah dapat segera tercapai," ujarnya.



"Capaian vaksinasi untuk siswa madrasah perlu ditingkatkan, sehingga penyelenggarakan pembelajaran tatap muka bisa segera terwujud secara maksimal," ucapnya.

Bertindak selaku Dansub Satgas Protokol Covid-19 di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Dandim juga menyampaikan bahwa TNI Kodim 1620/Loteng beserta seluruh jajaran di bawahnya siap mengawal Lombok Tengah yang sehat melalui program vaksinasi Pelajar.

“Kalau semua pelajar sehat, bisa belajar dengan nyaman, tentu kita harapkan para siswa siswi menjadi pelajar yang hebat serta mampu menyonsong masyarakat, daerah, Bangsa dan Negara menjadi lebih baik," ungkapnya."MH".

HUT Ke-49, PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Berbagi Sembako

Laporan:Amun JG

CIKARANG PUSAT.POLICEWATCH.NEWS: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi memperingati Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan ke-49, dengan cara membagikan sembako beras sebanyak 4,9 Ton, pemasangan 4900 bendera partai dan penaburan bibit ikan ke Sungai Tarum Barat (Anak Sungai Citarum), pada Senin (10/1/2021).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman mengatakan, tema yang digunakan pada HUT PDI Perjuangan adalah "Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia Raya". Sehingga, mampu membuat jiwa dan badan kader-kader partai, mewujudkan cita-cita partai.

"HUT PDI Perjuangan Tahun ini, kita tetap berbagi kepada rakyat, sehingga kita akan terus dekat dengan rakyat," kata Soleman kepada wartawan.


Pria yang menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi ini berterima kasih kepada kader PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi. Pasalnya di HUT PDI Perjuangan, elektabilitas partai di Kabupaten Bekasi mencapai 28% versi Survey Saiful Mujani.

"Semua kader dari tingkat DPC hingga anak ranting bekerja keras, menjaga partai, lebih dekat dengan rakyat, hingga saat ini elektabilitas partai mencapai 28%. Ini yang harus di jaga," ujarnya.


Soleman mengintruksikan kepada kader untuk tidak terlena dengan meningkatnya survey Partai di Kabupaten Bekasi. Sehingga, dirinya menegaskan agar tetap bekerja dan berbagai dengan masyarakat, melalui program kerakyatan.


"Kita akan terus bekerja, terus berbagi dan menerima usulan program kerakyatan. Sehingga, rakyat juga merasakan program usulan dari PDI Perjuangan," jelasnya.


Pria berkacamata ini juga berterimakasih kepada para pimpinan partai dan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yang mengucapkan HUT PDI Perjuangan. Sehingga, kekompakan ini akan terus berlanjut. Apalagi, perbedaan pendapat dan politik, harus di kesampingkan untuk memajukan Kabupaten Bekasi.


"Kami PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi berterima kasih kepada pengurus partai lain yang mengucapkan HUT PDI Perjuangan," pungkasnya. 

Tipu Rekanan, Modus Investasi Proyek Chromebook Penanganan Covid-19 untuk SD di Lombok Timur

 



POLICEWATCH-MATARAM.

Mantan karyawan PT Enam Kubuku Nusantara berinisial AK (40) ditangkap Polisi karena diduga menipu modus Proyek penanganan Covid-19.

AK mendatangi rekanan inisial KZ asal Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Sumbawa Barat dengan iming-iming proyek dari Kemendikbud RI. Yakni Proyek pengadaan barang dan jasa penanggulangan Covid-19.

Berupa alat teknologi informasi dan komunikasi dari pemerintah pusat. Alat ini dialokasikan ke sejumlah SD di Kabupaten Lombok Timur. Untuk proyek itu, Warga perumahan Royal Zam-Zam di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat ini menawarkan syarat. Syarat berupa uang sejumlah Rp120 juta.

“Alasannya investasi modal,” ucap Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, ST, SIK, Senin, (10/1/2022).

AK menjanjikan modal investasi ini nantinya akan dikembalikan. Lengkap dengan fee proyeknya antara 30 persen sampai 50 persen.

“Korban dijanjikan untung sekitar Rp24 juta sampai Rp40 juta,” sebut Kadek Adi.

Korban dijanjikan fee 30 persen sampai 50 persen setelah proyek selesai. Selain itu, AK menunjukkan sejumlah Dokumen terkait proyek. Diantaranya, salinan SK Mendikbud RI No 582/P/2020 tentang Sekolah Penerima Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Bantuan Operasional Sekolah Kinerja Tahun Anggaran 2020. Juga, salinan Permendikbud RI No24/2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Bantuan Operasional Sekolah Kinerja.

Proyek yang dimaksud AK ini yakni mengenai pengadaan Chromebook untuk keperluan sekolah menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh. Karena tergiur, korban bersedia menyerahkan modal invetasi kepada AK. Meskipun tidak sejumlah sama dengan yang diminta pada awalnya.

"Saat itu korban hanya memiliki uang Rp80 juta,” kata Kadek Adi.

Korban menyerahkan uang tersebut kepada AK di salah satu rumah makan di Jalan Dakota, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Mataram dalam pertemuan pada 23 September 2020. Bahkan, AK meminta tambahan uang Rp500 ribu.

“Katanya dipakai untuk syukuran bersama anak yatim,” ucap Kadek Adi.

3 bulan berselang, uang yang dijanjikan tidak kunjung kembali. Baik modalnya. Apalagi keuntungannya. Korban merasa ditipu. Satreskrim Polresta Mataram kemudian bergerak. AK ditangkap di rumahnya akhir pekan lalu.

Selanjutnya AK ditetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan pasal 378 KUHP atau 372 KUHP yang ancaman hukumannya paling lama 4 tahun. Rekanan asal Sumbawa Barat bukan hanya satu-satunya korban dan kita sedang mengembangkan korban lainnya, tutupnya"Agus LH"

Apel Perdana Sebagai Plt. Wali Kota Bekasi Tri intruksikan Pelayanan Publik Harus Tetap Berjalan

 SIARAN PERS HUMAS KOTA BEKASI

Laporan:Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS: Tri Adhianto lakukan apel perdana sebagai pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, di Setadion Patriot Chandrabaga, Senin (10/01/2021).

Turut hadir Sekda Kota Bekasi, Asda I, II, III, seluruh pejabat fungsional diruang lingkup Pemerintah Kota Bekasi, Camat, Lurah dan Tim Percepatan Pembangunan Kota Bekasi (TWUP4).

Dalam sambutannya Tri menyampaikan, Turut prihatin atas musibah yang menimpa bang pepen, karena mau bagaimanapun, bang pepen telah banyak memberikan kontribusi demi kemajuan Kota Bekasi, Tri juga menyampaikan dalam keadaan apapun, segala bentuk pelayanan dipemerintahan Kota Bekasi harus tetap berjalan secara Maksimal.

"saya orang pertama merasa sedih atas insiden tersebut, saya turut prihatin, semoga bang pepen dan keluarga diberi kesabaran dan kekuatan menghadapi permasalahan tersebut, sudah 21 tahun saya bekerja bersamanya, dan itu bukan waktu yang sebentar, akan tetapi kita jangan sampai terpuruk dalam kesedihan, karena mau bagaimanapun kita adalah pelayan bagi masyarakat, jadi segala bentuk pelayanan harus tetap berjalan secara maksimal," Ucap Tri Adhianto.


Selain itu ada beberapa point juga yang disampaikan terkait amanah dari Kemensos dan amanah dari Pemerintah pusat untuk mengantisipasi adanya serangan gelombang covid jenis omicorn.


"Saya juga mendapat arahan dari Kemensos untuk segera menginformasikan kepada Dinsos untuk segera menginformasikan kepada penerima bantuan yang terdaftar dari Pemerintah pusat sampai hari jumat pekan ini, saya juga diamanahi untuk mengantisipasi adanya penyebaran covid jenis omicorn," Ungkap Tri.

Tim Puma 2 Amankan Para Remaja Diduga Menganiaya Teman Sebayanya


Policewatch-Kota Bima, NTB.

 Tim Puma 2 Sat Reskrim Polres Bima Kota, Minggu (9/1) kemarin, mengamankan sejumlah remaja usia sekolah, diduga menganiaya sebayanya.

Penanganan sejumlah remaja oleh Tim Puma 2 dibawah Katim Aipda Hero Suharjo tersebut, berdasar laporan Laporan Pengaduan Nomor : ADUAN/K/04/I/2022/NTB/Res. Bima/Sek Rastim,Tanggal 08 Januari 2022.

Demikian kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP, Senin (10/1) pagi ini.

Para remaja yang diamankan sebut Kasat Reskrim, masing-masing FF (17), MK (17) keduanya warga Kecamatan Raba Kota Bima dan DS (16) warga Kecamatan Asakota Kota Bima.

Adapun kronologis pengamanan para terduga penganiayaan, Tim Puma 2 yang menerima perintah penyelidikan dan pengungkapan kasus dugaan penganiayaan itu, langsung bergerak menelusuri.

Pasca peristiwa dugaan penganiayaan Sabtu (8/1) atau sehari sebelum pengamanan, Tim Puma 2 mendapatkan ciri dan identitasnya serta keberadaan para terduga.

Satu persatu sambung Reyendra, Tim Puma 2 mengamankan para terduga yang masih berusia sekolah ini. “Kini para teruduga telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,”pungkasnya." MN".





Tim Polres Sumbawa Olah TKP Penemuan Mayat Tukang Parkir Pragas

 


Policewatch-Sumbawa Besar, NTB.

Tim Identifikasi Sat Reskrim dari Polres Sumbawa melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sebuah rumah di Jalan Osap Sio Kampung Irian, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa.

Lokasi tersebut merupakan tempat penemuan mayat tukang parkir stadion pragas, bernama Supriadi Als Om Predi (56) warga Kampung Mande, Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Minggu (09/01/2022) siang tadi.

Sebagaimana dibenarkan oleh Kapolres Sumbawa dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Sumardi, S.Sos., behwa persitiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi, Andreas warga setempat. Saat itu, sekitar pukul 12.30 wita,  saksi hendak mematikan lampu dan mengambil charger di dalam rumah tersebut.

Saat memasuki rumah lanjut Kasi, saksi melihat almarhum tegeletak dalam posisi miring dengan mulut mengeluarkan darah. Yang bersangkutan diketahui sudah meninggal dunia. Melihat kondisi, saksi memberitahukan kepada pemilik rumah. Pemilik rumah merupakan bibi saksi.

Lanjutnya, mendapatkan informasi tersebut, anggota piket dan patroli Polres Sumbawa bersama tim dari Puskesmas Unit I mendatangi TKP. Jasad alamarhum kemudian dievakuasi ke RSUD Sumbawa menggunakan ambulance.

Terhadap peristaiwa ini, tim kepolisian sudah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta mengambil keterangan saksi-saksi. “menurut keterangan anak almarhum bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat sakit - sakitan yaitu kencing manis dan kolesterol dan sering menium minuman keras,” tukasnya.

Saat ini, jenazah almaruhum sudah disemayamkan di rumah duka. Keluarga korban menolak untuk otopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah menimpah keluarga mereka. (MN/Hms)

Polsek Pringgarata Genjot Penerapan Prokes Serta Himbauan Vaksin Pada Pemilik Dan Pengunjung Wisata

 


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, NTB.

 Anggota Piket SPKT I Polsek Pringgarata Polres Lombok Tengah melasanakan kegiatan Patroli Dialogis di obyek wisata Gong Gress Dusun Karang Ide II Desa Bilebante Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah,pada hari Minggu 09 Januari 2022, pukul 13.00 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Heri Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Pringgarata IPTU Derpin Hutabarat, SH, M.Hum, Menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Ps. KSPKT I AIPTU I Ketut Samiada, Banit Bimas AIPDA Lali Tata Kusuma dan BRIPKA I Nengah Budiartha Banit Intelkam Polsek Pringgrata.

"Memastikan Kamtibmas Kondusif terhadap Pengelola dan Pengunjung lokasi Objek Wisata Gong Gress serta memastikan Protokol Kesehatan diterapkan  dengan baik" ungkap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan bahwa Anggota menyampaikan himbauan kepada pengelola dan pengunjung obyek Wisata agar tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 seperti mewajibkan pengunjung memakai masker.

Menghimbau untuk mencuci tangan kepada pengunjung yg masuk dan menghimbau untuk menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan, dan bagi pengelola membatasi jumlah pengunjung sehingga tidak terjadi kerumunan, tetap menyediakan tempat cuci tangan guna memutus penyebaran penularan Covid 19 dan dengan menggunakan sistem buka tutup.

Melaksanakan pengendalian dan pengawasan kegiatan Masyarakat dalam rangka optimalisasi penanganan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Lombok Tengah, bagi warga yang belum di vaksin baik dosis 1 dan 2 agar segera divaksin, untuk kesehatan pribadi dan menjaga keselamatan orang lain, serta mensukseskan program vaksinasi Nasional."FR".


           

Seorang Pemuda Bawa Sajam, Ditangkap Tim Puma Polres Dompu


Policewatch-Dompu, NTB.

Seorang pelajar kelas dua SMA negeri di Dompu inisial MHR di tangkap Tim PUMA Polres Dompu pada hari Sabtu tgl 8 Januari 2022 pukul 22.30 wita bertempat di Bundaran Taman Kota Dompu.

Pelaku di tangkap karena melakukan pengejaran terhadap rekannya yang sebelumnya menurut pelaku temannya itu mengejar pelaku pada saat berboncengan dengan teman wanitanya.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Dompu menyampaikan, Pelaku di tangkap dengan barang bukti sebuah badik kecil, saat di interogasi pelaku mengakui mengejar rekannya itu dgn alasan bahwa pada saat pelaku sedang membonceng teman wanitanya di kejar oleh temannya itu.

Karena merasa di kejar kemudian MHR menuju ke kampungnya dan memberitahukan kepada teman-temannya di kampung sehingga pelaku bersama teman temannya mencari orang yg mengejar pelaku, tepat di bundaran taman kota Dompu pelaku bersama temannya mengejar beberapa org dan bersamaan pada saat itu anggota PUMA Polres Dompu sedang melakukan patroli sehingga pelaku langsung di kejar dan di tangkap oleh anggota PUMA Polres Dompu, ungkap Kasat Reskrim.

Pada saat di lakukan interogasi oleh penyidik pembantu di ruangan pemeriksaan sat Reskrim polres Dompu penyidik pembantu di kaget kan dengan pernyataan pelaku "Saya Masih Dibawah Umur Om, Saya Ndak Bisa Dipenjara Ungkap MHR kepada penyidik"

Tersangka MHR dilakukan proses hukum sebagaimana bunyi pasal 2 UU DRT RI NO 12 tahun 1951 tentang senjata tajam ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara." MN".

Kajari Lahat Fitrah,SH Menerima Penghargaan Kance Media Dari Pimpinan Media Siber.Com



Pewarta: Bambang.MD

LAHAT, POLICEWATCH.NEWS  - Pimpinan media Sahabat Siber, Com memberikan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Sebagai Kance Media yang bertempat. diruang Kerja Kajari Lahat Fithrah, SH, MH, Senin, (10/01/22) 

Pimpinan media Sahabat Siber, Com Muchtarim Didampingi Komisaris Sahabat Siber, Com Ferry Oktariza, SH  secara langsung menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Fithrah, SH,.MH


Muchtarim mengatakan piagam tersebut sebagai wujud apresiasi dari Media Shabat Siber, Com Kejaksaan Negeri Lahat Sebagai Kance Media. 

“Piagam tersebut merupakan ucapan terima kasih kepada Kajari beserta jajarannya, yang mana selama ini dinilai sangat baik menjalin kemitraan dengan media di Kabupaten Lahat",Ungkap Tahrim


Masih kata " Tahrim bahwa diberikannya piagam penghargaan kepada Kajari tersebut bukan tanpa alasan melainkan melalui pertimbangan dan proses dari tingkat kabupaten hingga pusat.


“Kami menilai bahwa kinerja Pak Kajari selama ini sangat baik, komunikasi mudah, keterbukaan informasi kepada media massa juga sangat baik,  khususnya dalam hal kemitraan dengan awak media tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Fithrah S.H., M.H., didampingi Kasi Intelijen, Kasi Pidsus beserta staf kejaksaan Negeri Lahat menyambut baik kunjungan Pimpred Sahabat Siber, Com dalam rangka penyerahan Piagam Penghargaan. 


Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Fithrah, SH,.MH  mengucapkan terima kasih penghargaan ini dan berharap kemitraan ini bisa ditingkatkan untuk memajukan Kabupaten Lahat. 


“Kami ucapkan terima kasih atas Piagam Penghargaan ini, semoga kedepan kerjasama kemitraan antara Kejaksaan Negeri Lahat  dengan rekan- rekan  media bisa kita tingkatkan lagi, dan tentunya  bersama-sama memajukan Kota Lahat dengan menyajikan informasi positif di tengah masyarakat,” harap Kajari.


Ditempatkan yang sama, Komisaris Sahabat Siber, Com Ferry Oktariza, SH berharap kemitraan yang sudah terjalin antara Kejaksaan Negeri Lahat dengan media terus bersinergi dengan baik. 


“Terima kasih kepada Bapak Kajari beserta jajarannya. Kiranya kemitraan yang sudah terjalin baik ini bisa ditingkatkan lagi kedepannya,” terang Ferry Oktariza, SH


Dia mengatakan, bahwa setiap pemimpin di daerah yang telah dinilai baik dalam kinerjanya, selayaknya kita berikan penghargaan agar bisa dijadikan contoh bagi daerah lainya di Indonesia khususnya Kabupaten Lahat. 


“Peran serta insan pers sebagai pilar demokrasi  dalam membangun negeri ini sangat berpengaruh terhadap informasi yang disajikan melalui media sosial. Dengan adanya kemitraan yang baik dengan Kejaksaan Lahat harapan kami, rekan-rekan media bisa lebih meningkatkan kinerja positifnya di lapangan,” pungkasnya.