Commander Wish Kapolres Lombok Utara


Policewatch-Lombok Utara.

Polda NTB, diawal menahkodai Polres Lombok Utara , Kapolres Lombok Utara langsung memberikan arahan berupa Comannder Wish kepada para Pejabat Utama Polres Lombok Utara di Rupatama Polres Lombok Utara, Senin, 24/7/2023.

Sehubungan dengan kegiatan Commander Wish,  Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si  menyampaikan kepada Pejabat Utama Polres Lombok Utara serta Kapolsek Jajaran agar mengetahui dan dimengerti tentang arah Commander Wish serta kebijakan dari pimpinan.

Mengingat Mantan Kasubdit 4 Dit Reskrimsus Polda NTB ini sekarang selaku Top Leader dari Polres Lombok Utara. 

Commander Wish ini di buat dan   disampaikan kepada PJU maupun  seluruh anggota Polres Lombok Utara  agar bisa di jalankan seirama  oleh seluruh personil Polres Lombok Utara dan jajaran,” ulasnya.

Ada beberapa  point Commander Wish yang disampaikan kepada seluruh PJU , Adapun yang menjadi penekanan dalam Commander Wish kepada Bag, Sat, Si dan Polsek jajaran diantaranya ;

Tugas wewenang dan tanggung jawab, kemauan  kejujuran dan loyalitas, responsif guna terciptanya Polri yang Presisi

Disamping itu juga Polri di harapkan harus selalu hadir dalam kegiatan  masyarakat ataupun respon cepat atas keluhan yang diadukan oleh masyarakat .

Kepada para Pejabat lakukan sambang duka terhadap warganya yang terkena musibah serta tingkatkan kegiatan positif yang bisa membawa nama baik  Polri dan membangun kepercayaan terhadap Polri (trust building) guna  terciotanya kondusifitas wilayah.

Masih kata Kapolres sampaikan kegiatan  Positif Polri melalui pemberitaan,  baik melalui media sosial maupun media online

dan lakukan counter opini terhadap berita negatif yang bisa memicu adanya potensi gangguan,  ambang gangguan bahkan gangguan nyata .

Kapolres berharap kepada  jajarannya  untuk bisa  bekerja bersama, guna terwujudnya situasi wilayah Kabupaten Lombok Utara yang kondusif menjelang pemilu serentak 2024. Tutup Kapolres.

Mn

Dua Tersangka Curat Berhasil Diringkus Ditreskrimum Polda NTB



Policewatch-Mataram.

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat), yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah. Dalam pengungkapan kasus tersebut, dua orang tersangka berhasil ditangkap tim Jatanras dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB.

Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Teddy Rustiawan, S.I.K., Senin (24/7/2023), saat konferensi pers menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh kedua tersangka yang diidentifikasi dengan inisial EW (28 tahun) dan FI (35 tahun), sungguh unik dan mencuri perhatian.

"Tersangka inisial EW (28 tahun) melempar kaca mobil menggunakan kelereng keramik, yang terbuat dari pecahan bahan busi," ungkap Kombes Pol Teddy Rustiawan. 

Setelah kaca mobil pecah, tersangka EW kemudian mengambil uang yang disimpan oleh korban di atas jok mobil, sedangkan tersangka FI berperan sebagai penjaga, memantau situasi sekitar dengan menunggu di atas sepeda motor.

Menurut Dirreskrimum, para tersangka juga mengakui pernah melakukan aksi pencurian serupa sebanyak dua kali pada tahun 2022. Pertama, pada bulan Juli 2022 di daerah Bali, mereka berhasil mendapatkan hasil curian sebesar Rp. 130 juta, yang tersimpan di dalam mobil Avanza warna putih.

"Aksi kedua dilakukan pada akhir tahun 2022 di depan Toko Kue Mirasa, Kota Mataram, dan mereka berhasil mendapatkan uang sebesar kurang lebih Rp. 230 juta, yang juga disimpan di dalam mobil Avanza warna putih," sebutnya.

Kedua tersangka akhirnya dilacak dan berhasil ditangkap di sebuah kos-kosan di wilayah Gerung, Kabupaten Lombok Barat, sekitar pukul 16.00 Wita. Namun, penangkapan tidak berjalan mulus karena para tersangka melakukan perlawanan, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

Atas tindakan nekat yang dilakukan oleh kedua tersangka, mereka akan dihadapkan pada tuntutan hukum sesuai dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP tentang pencurian.

"Ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh juta rupiah," ucapnya.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Arman A. Syarifuddin, S.I.K., juga memberikan imbauan kepada masyarakat, untuk tetap waspada terhadap aksi tindak pidana pencurian, khususnya tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) yang marak terjadi di wilayah hukum Polda NTB.

"Kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

Mn

TMMD Ke-117, Babinsa Labulia Urai Konsepsi Gotong Royong Dalam Pancasila


Policewatch-Lombok Tengah

PANCASILA mengandung nilai-nilai dan keyakinan yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai ideologi bangsa Indonesia, nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan dalam diri setiap individu warga negara sejak usia dini. 

"Salah satu nilai penting yang secara tersirat dalam ideologi Pancasila adalah nilai gotong royong," Kata Babinsa Desa Labulia, Sertu Saiful Hamdi, Senin (24/7/2023).

Prajurit dari Koramil 06/Jonggat, Kodim 1620/Lombok Tengah tersebut menjelaskan secara sederhana bahwa gotong royong berarti mengerjakan sesuatu secara bersama-sama. 


Hal itu disampaikan Babinsa Saiful Hamdi kepada masyarakat saat melakukan gotong royong pembuatan jalan Baru sepanjang 1300 meter di Desa Labulia kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Pembuatan jalan yang baru dibuka dilakukan di 3 titik lokasi diantaranya yaitu di Dusun Enjak sepanjang 300 meter, Dusun Batu Tinggang 700 meter, dan Dusun Labulia sepanjang 300 meter.

“Jadi, gotong royong memiliki pengertian sebagai bentuk partisipasi aktif setiap individu untuk ikut terlibat memberi nilai positif untuk kebutuhan orang banyak di sekelingnya," Ujar Hamdi.

Babinsa Saiful Hamdi mengatakan bahwa kegiatan gotong royong membangun jalan yang dilaksanakannya adalah merupakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-117 Ta. 2023 di wilayah Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng).

"TMMD yang telah dilakukan secara berseri ini diharapkan dapat menambah wawasan berpikir masyarakat agar lebih mencintai pancasila dan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari," Ucapnya.

Mn

SECARA LIAR MELINTAS DI JALAN UMUM,ANGKUTAN BATUBARA BIKIN MACET

  




LAHAT - POLICEWATCH.NEWS - Ribuan Angkutan Truk tronton membawa batubara melintas di jalan umum mulai dari Kecamatan Merapi Barat hingga Tujuan Merapi Timur,sekira pukul 20,00 wib, kejadian macet disimpang pintu masuk PT.MIP didepan timbangan terpadu sering terjadi kemacetan sehingga pengguna jalan umum ini, khusus nya kendaraan pribadi kesal sering terjadi kemacetan kata " Febri kepada wartawan policewatch.news Minggu (23/7/2023)

Febri mengaku setiap hari hampir terjadi kemacetan mulai pukul 18.00 wib ribuan angkutan batubara mengular jarak dari truk depan dan belakang hanya 5 meter,tidak lagi jaga jarak 60 meter, belum lagi kalau ada salah satu truk rusak atau mengalami kecelakaan pasti macet total ungkap" Febri



Pantauan policewatch.news sempat merekam gambar pada hari Minggu 23 Juli 2023, peristiwa kemacetan di dekat pintu PT.MIP diduga keluar masuk mobil menuju PT.MIP, 

Belum lagi angkutan batubara menggunakan petikemas truk ada yang sudah tidak layak jalan, masih beroperasi mengangkut batubara menuju ke stasiun kereta api di wilayah Merapi Timur

Tim liputan: POLICEWATCH.NEWS

LIDIK KRIMSUS RI Minta di Usut dugaan Pungli Uang oleh Komite di SMA Negeri 1 Gumay Ulu Lahat

 



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rodhi Irfanto SH, angkat bicara terkait polemik pungutan disekolah dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Gumay ULU Kabupaten Lahat, tahun pelajaran 2023 setiap siswa baru diminta untuk tahun ajaran 2023 dipungut 1,8 juta per siswa murid, Jelas hal itu tidak dibenarkan ucap " Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI, M Rodhi Irfanto.SH

Rodhi mengungkapkan seluruh pungutan dan sumbangan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2012. Dalam Pasal 9 Ayat 1 menyebutkan, satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah, dan / atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

Dilarang melakukan pungutan liar apapun bentuk nya ujar " Rodhi. satuan pendidikan dasar dibawah pemerintah dilarang melakukan berupa pungutan apapun alasannya terang " Rhodi Irfanto saat dihubungi wartawan policewatch.news Minggu (23/7/2022)

Dia menegaskan, tidak boleh ada pungutan biaya apa pun di sekolah negeri yang menjadi kewenangan provinsi. "Tidak boleh ada pungutan apa pun di sekolah negeri, baik SMA, SMK, atau SLB, yang menjadi kewenangan provinsi," ujar Rhodi.


Mantan Ketua Komite SMA Negeri 1 Gumay Ulu Sucipto Angkat Bicara dia mengaku saya dipecat dari ketua komite sejak dipimpin oleh Kepsek SMAN 1 Gumay Ulu, sudah berjalan dua bulan dan saya diganti Jajang, tanpa ada pemberitahuan tahu tahu diganti " pak Jajang, dan pemecatan saya tanpa ada pemberitahuan ujar " Cipto.

Senada juga dikatakan Salah satu wali murid setiap rapat komite sekolah di SMA Negeri 1 Gumay Ulu diwakilkan Ibu siswa alasannya kalau wali murid orang tua dari laki-laki disuruh pulang ujar " salah satu wali murid yang namanya dirahasiakan, sedangkan untuk siswa baru PPDB untuk tahun ajaran baru 2023 dipungut uang 1,8 juta rupiah per siswa, tahun 2023, sekitar 58 murid, 

Terpisah wali murid Suli Putra orang tua Yoger Saputra klas 10 IPS mengaku membayar uang untuk masuk sekolah Rp1,8 juta rupiah untuk bayar seragam sekolah Rp1 juta sedangkan uang Rp 800 ribu untuk pembuatan lapangan aula dan belanja kuris plastik 100 buah, dan tidak menerima kwitansi " ungkapnya 

Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gumay Ulu melalui Bendahara Sekolah ibu Win Fitriyani 082371354XXX saat dikonfirmasi melalui  ponsel nya Minggu (23/7/2023) " Sore Bu Wiwin mau klarifikasi dan konfirmasi adanya uang komite untuk siswa tahun ajaran 2023, dipungut 1,8 juta, menurut sumber yang kami lindungi salah satu wali murid saat menyerahkan uang tidak menerima kwitansi kata salah satu orang tua wali murid rekaman ada mohon hak jawab untuk tayang di beberapa media, mks " 

(Bambang.MD)

Kapolda NTB Raih Penghargaan Kementerian PPPA


Policewatch-Semarang.

Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Poerwanto, Sabtu (22/7/2023), menerima penghargaan atas komitmennya dalam memastikan dan mendorong percepatan pengungkapan kasus kekerasan terhadap anak.

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara "Malam Penganugerahan Apresiasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dan Penghargaan Kepada Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum", yang diadakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Hotel Padma, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Arman A. Syarifuddin, S.I.K., Ahad (23/7/2023), mengatakan jika penghargaan kepada Kapolda NTB itu, atas dua hal utama yang menjadi fokus perhatiannya.

"Pertama, Kapolda NTB berhasil memastikan dan mendorong percepatan pengungkapan kasus kekerasan terhadap anak, termasuk kasus-kasus yang menjadi viral di wilayah hukum Polda NTB dan berhasil terungkap. Kedua, Kapolda NTB menunjukkan perhatian khusus terhadap penanganan kasus yang melibatkan perempuan dan anak," ungkapnya.

Kabid Humas menuturkan jika Kapolda NTB merasa terhormat, atas penghargaan yang diberikan dan berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polda NTB.

"Bapak Kapolda berharap penghargaan itu, dijadikan motivasi bagi segenap personel Polda NTB dan polres jajaran, untuk terus berinovasi dalam melanjutkan program-program perlindungan anak di wilayah hukum Polda NTB, maupun seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Untuk diketahui, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, atas upaya perlindungan yang telah dilakukan terhadap perempuan dan anak-anak di Indonesia.

"Kami menekankan pentingnya sinergi dan pengintegrasian program perlindungan anak antarbadan daerah, untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak," katanya.

Dari pantauan media, acara penganugerahan itu dihadiri berbagai pejabat penting, termasuk Menteri PPPA, Gubernur dari beberapa provinsi, Ketua Harian Kompolnas dan Kapolda dari beberapa wilayah, termasuk Kapolda NTB.

Mn

TMMD Ke-117 Kodim Loteng, Tumbuhkan Budaya Gotong Royong Masyarakat


Policewatch-Lombok Tengah

KEGIATAN TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-117 Ta. 2023 di Wilayah Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) ternyata sanggup membangkitkan budaya gotong royong di kalangan masyarakat. 

Sebagai contoh dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Dusun Bongor Desa Batunyala Kecamatan Praya tengah, sebagian besar masyarakat desa setempat sangat kompak bergotong royong melakukan servis atau pembuatan jembatan dan penimbunan jalan usaha tani yang baru dibuka.

"Gotong royong yang dilakukan masyarakat Dusun Bongor sangat kompak. Masing-masing orang mengambil posisi kerja sesuai dengan kompetensi masing-masing, termasuk para ibu-ibu. Yang faham campuran semen langsung ngontrol campuran semen, yang lain bantu timbun jalan," Kata Babinsa Batunyala, Serka Herman Supriadi, Minggi (23/7) di lokasi kegiatan.


Gotong royong menjadikan kehidupan masyarakat lebih sejahtera. Karena budaya yang penuh toleransi antar sesama tersebut menjadikan berbagai permasalahan kehidupan bersama bisa terpecah secara mudah. 

Selain itu, implementasi nilai gotong royong dalam perilaku sehari-hari juga terkandung makna kesetaraan, keadilan, kebersamaan, kepedulian, dan mengacu kepada kepentingan bersama seperti contoh di atas.

Gotong royong dapat diartikan sebagai suatu cara hidup yang identik dengan kerukunan dalam bingkai persatuan. Sarana hasil karya rasa dan cipta masyarakat dalam bingkai persatuan dan gotong royong ini pun telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Kita selaku insan sosial hendaknya dapat menumbuhkan budaya gotong royong yang ada. Sehingga unsur dari kebudayaan itu dapat memberikan identitas positif, memberikan kontribusi yang positif dalam menciptakan nilai-nilai kebersamaan yang khas kepada masyarakat itu sendiri.

Mn

Ketua DPC PDIP LAHAT Yulius Maulana,ST Bakal Maju Calon Bupati Lahat Priode 2024 - 2029

 




POLICEWATCH.NEWS - Wakil Bupati Empat Lawang sekarang dipercaya untuk memegang ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP partai berlambang moncong putih pimpinan ibu Megawati Soekarnoputri, siap maju di Pilkada Lahat Tahun 2024,

Yulius Maulana saat dihubungi policewatch.news belum lama ini dia mengaku saya akan Maju di Pilkada Lahat 2024,kita masih menunggu setelah pemilihan legislatif yang digelar pada tanggal 14 February 2024,

Target untuk pileg 2024,kita menargetkan 8 kursi untuk duduk di parlemen kabupaten Lahat, yang jelas saya masih menjabat sebagai wakil bupati Empat Lawang setelah habis masa jabatan tinggal beberapa bulan, kata " YM akan berjuang dulu target 8 kursi setiap dapil ada perwakilan khususnya dapil 1 kota lahat terisi 2 kursi "ucapnya

Mulai beredar issu bahwa YM tidak maju di Pilkada Lahat 2024, issu tersebut ditepis salah satu tim relawan YM, Surya Pendawa, YM tetap Maju di Pilkada Lahat sebagai calon Bupati Lahat, pelaksanaan pileg dulu Pilkada kan bulan Nopember 2024, " nah baru tim relawan seluruh nya akan bergerak untuk mendukung penuh YM, nantinya


" Ditambahkannya, kita lihat dulu PJ Bupati Lahat, sebentar lagi habis CU semoga apa yang diharapkan mudah mudahan nantinya orang yang dipercaya agar Pilkada Lahat aman dan kondusif,

Dan tidak seperti dulu kita tolak " Money Politik alias politik uang" suara rakyat yang menentukan pemimpin masa depan untuk membangun lahat bukan untuk kepentingan sekelompok orang, Saat ini tim lembaga survei independen untuk YM sudah berjalan dan Alhamdulillah popularitas YM 74 persen, tutupnya (Bambang,MD)

Oknum Bacaleg PDIP yang Diduga Memperkosa Anak, Disumpah


Policewatch-Mataram.

Oknum bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) sekaligus Ketua PAC PDI Perjuangan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni S (50) yang diduga menyetubuhi anaknya I (16) disumpah pada Sabtu (22/7/2023).

Pengambilan sumpah dituntun langsung oleh Ketua Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) Provinsi NTB yang juga Ketua Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB TGH Subki Sasaki bertempat di RSUD Lombok Barat. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPD PDIP NTB yang juga anggota DPR RI Rachmat Hidayat, Ketua DPC PDIP Lombok Barat, Lalu Muhammad, sejumlah, Pengurus DPC PDIP Lobar Lainnya,  kuasa hukum S, serta pihak keluarga. 

TGH Subki menjelaskan, sumpah yang diambil kepada S disebut Sumpah Ibra (terbebas dari tuduhan). Diterangkan, Sumpah Ibra atau sumpah pengakuan dilakukan guna memberikan kesempatan kepada oknum yang tertuduh (S) untuk berani mengatakan bahwa segala tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya tidak benar. 

Namun, jika yang dituduhkan kepada S benar, TGH Subki berujar bahwa akan ada konsekuensi atau akibat atas sumpah (pengakuan) tersebut yang akan diderita oleh S. 

"Sumpah ini selain disaksikan oleh kita, tetapi juga disaksikan oleh Allah SWT dan dia berimplikasi atau ada akibat yang akan Anda tanggung dunia dan akhirat. Apakah Anda siap?" ucap TGH Subki kepada S yang masih berbaring di ranjang rumah sakit. 

"Siap, sangat siap," ujar S selepas mendengar kalimat TGH Subki. 

Usai mendengarkan persetujuan S, TGH Subki memulai prosesi sumpah tersebut. 

Sumpah ini, kata TGH Subki akan memiliki kekuatan psikologis dan transendental karena akan berdampak kepada yang membuat pengakuan baik yang tertuduh dan menuduh, karena Allah SWT langsung yang memberikan petunjuk yang bersifat kontan untuk pembuktiannya.

Jikalau yang dituduhkan tidak benar, maka Allah SWT akan membuka selebar-lebarnya tabir kebenaran. 

Lebih jauh, TGH Subki menegaskan bahwa pengambilan sumpah merupakan salah satu perintah Nabi Muhammad SAW dalam membuktikan kebenaran suatu perkara dalam islam, sesuai dengan prosedur hukum dalam islam yakni:


"Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Seandainya setiap manusia dipenuhi tuntutannya, niscaya orang-orang akan menuntut harta dan darah suatu kaum. Namun, penuntut wajib datangkan bukti dan yang mengingkari dituntut bersumpah." (Hadits hasan, diriwayatkan oleh Al-Baihaqi seperti ini dan sebagiannya ada dalam Bukhari dan Muslim) [HR. Al-Baihaqi, no. 21201 dalam Al-Kubro seperti ini, sebagiannya diriwayatkan dalam Shahihain, yaitu Bukhari, no. 4552 dan Muslim, no. 1711].

Pengambilan sumpah menurutnya dilakukan untuk tujuan kebaikan bersama.

"Mengambil sumpah ini untuk kebaikan kita bersama, ini agar personal yang bersangkutan tidak tercemar, partai tidak dirugikan, terbuka mana yang asli mana yang hoaks, mana yang benar dan tidak benar, biar Allah SWT yang menjadi hakimnya," bebernya. 

*PDIP Pasang Badan untuk Kader* 


Terpisah, Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat mengaku pengambilan sumpah dilakukan agar publik dapat melihat secara lebih jernih persoalan yang membuat gaduh di tengah masyarakat tersebut.

Selain pengungkapan kasus dari sisi formal (hukum), pihaknya berupaya untuk memberikan perspektif dari sisi kerohanian. 

"Saya selaku Ketua DPD PDIP NTB yang bergama islam dan kebetulan yang menjadi tertuduh ini juga orang islam, maka saya yakinkan diri saya sebagai orang islam dan ketua DPD, dengan cara saya melalui agama yang saya yakini dengan sumpah di bawah Al Quran, baru saya percaya," beber Rachmat. 

Rachmat menegaskan, pihaknya siap pasang badan terhadap nasib kadernya. Apalagi nanti jika sampai terbukti tuduhan yang diberikan kepada kadernya tersebut ternyata tidak benar. 

Rachmat meminta, seluruh pihak yang berusaha merendahkan kader PDIP secara personal dan partai secara umum agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kalau orangnya tidak bersalah, maka kita harus angkat derajatnya," ungkap Rachmat.

Dalam kasus tersebut, Rachmat mengulang seruan yang sering disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yakni Satyam Eva Jayate yang artinya "Kebenaran itu pasti akan berjaya dan akan menang. Akan terang benderang"..

"Itu pegangan partai, pegangan kader. Jadi jangan coba-coba berbuat salah, siapaun dia, termasuk saya. Ndak ada toleransi, tapi kalau benar, kita bela sampai dimanapun. Oleh akrena itu, kita minta hukum ditegakkan, maka kita menganut azaz praduga tak bersalah," bebernya. 

Sebagai infomasi, oknum S saat ini telah dipindahkan perawatannya dari RSUD Lombok Barat ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.

Di RSUP NTB, S menempati ruangan VIP agar mendapatkan penanganan maksimal dan kondisi keamanannya dapat lebih terjaga. Adapun biaya perawatan selama di RSUD Lombok Barat sebesar Rp 4 juta dan biaya ambulance ke RSUP NTB sebesar Rp 200 ribu ditanggung DPC PDIP Lombok Barat

Sementara untuk perawatan lebih intensif di RSUP NTB, akan ditanggung DPD PDIP NTB.

M

Rumah Bonsai Indonesia akan menjadikan poros bonsai dunia sebagai yang masih usia 6 tahun dengan cabang sudah 100 cabang se-Indonesia

 


Policewatch, News.Ngawi - Gelaran event Festival Bonsai Nasional dengan tema Spirit Of Java dengan peserta bonsai bonsai kelas Nasional hadir mulai Jakarta-Bali dengan total pesertabsekitar 924 pohon eksotis, mewah dan bagai menampilkan indah nya pohon di alam sekarang berpindah ke alun alun dan Pendopo Wedya Graha pada tanggal(19/7/2023). Dan bonsai yang dipertandingkan nilai jual sampai berkisar harga 1,5 Milyar rupiah milik Mas Karebet jenis Sianci dari Lamongan juga dari Bekasi milik Ketua Umum RUBI(Rumah Bonsai Indonesia) Profesor Zudan Arif jenis Louhansung turut menyemarakkan kejuaraan mulai dari kelas Konsep hingga Platinunm beserta disediakannya doorprize mobil di Ngawi.


Pada acara pada malam pembukaan event dan tanggal(22/juli/2023) tersebut Presiden RUBI Prof Zudan pada sambutanya mengatakan " Rumah Bonsai Indonesia akan menjadikan poros bonsai dunia sebagai yang masih usia 6 tahun dengan cabang sudah 100 cabang se-Indonesia, ucap Ketum Rubi.

Disampaikan Ucapan selamat atas berdirinya cabang Ngawi setelah  pelantikan, dalam berbonsai bisa menjadkan ekonomi kreatif, wisata, serta bisa menjadikan ajang silaturahmi disekitar lingkungan atau Nasional, tambah Prof Zudan 

Pada acara Seremonial yang di buka langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dengan program agar bersama wisata bonsai di Ngawi aja mengatakan "Ayo kita sosialisasikan kegiatan positif bonsai dengan pepatah pekerjaan yang enak adalah hobi yang di bayar, jadi ayo bertanam dan budidaya bonsai. Ucap Bupati 


Dalam kesempatan lain peserta event dari Lamongan yang menghadirkan ganco atau jagoanya dari jenis Sianci dengan siize XL saat di wawancarai Awak media mengatakan "saya datang kan Sianci dan sudah ada yang tawar 1.5 mikyar oleh salah satu pengusaha tetapi tidak saya jual sementara ini karena susah payah orisinil didatangkan langsung dari Taiwan maksimal dapat predikat beat in Show" ucap Ketua Cabang Lamongan.(sy)

Pererat Tali Silaturrohmi Kapolres Lotara Kunjungi Tokoh Agama


Policewatch-Lombok Utara.

 Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si  melaksanakan  kunjungan dan silaturahmi ke  Tokoh Agama dan tokoh masyarakat  ke Rumah DR TG H.  Namun  Ahyar, SH, MH.bertempat di Kediamannya  Dusun Jeruk manis, Desa Menggala, Kecamatan. Pemenang, Lombok Utara.Sabtu 22/07/2023

Kunjungan Kapolres Lombok Utara tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri pejabat Kapolres Lombok Utara yang baru, pengganti dari  AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH SUDARMANTA, S.I.K., M.H.

Dalam kunjungannya Kapolres ke  Tokoh Agama pimpinan ponpes Darul iman Menggala  serta  merupakan tokoh politik di Kabupaten Lombok Utara dan Kecamatan Pemenang khususnya. guna mempererat silaturahmi serta hubungan antara Kepolisian dengan tokoh agama di wilayah Lombok Utara guna mengajak bersama - sama membangun   harkamtibmas agar terciptanya kondusifitas wilayah di Kabupaten Lombok Utara menjelang kontektasi Politik di tahun 2024 yang akan datang.

Turut hadir dalam  kunjungan Kapolres Lombok Utara  tersebut sekaligus yang di dampingi oleh  Kasat Intelkam polres Lombok Utara AKP Majmuk S.Pd. dan Kapolsek Pemenang AKP L. Eka Arya Mardiwinata SH, MH. beserta personil Polres Lombok Utara dan personil Polsek Pemenang yang melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalulintas. 


Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, M.Si di konfirmasi oleh wartawan di sela-sela kegiatannya   membenarkan tentang kegiatan yang dilaksanakannya mengunjungi dan bersilaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat  ke kediaman  DR TGH Najmul Ahyar , SH, MH. Dqn beliau juga merupakan tokoh agama dan pimpinan  Ponpes Darul iman Menggala  yang bertempat di  Dusun Jeruk Manis, Desa Menggala, Kecamatan. Pemenang, Lombok Utara.

Kapolres Lombok Utara menambahkan bahwa kunjungannya tersebut untuk mempererat silaturahmi serta memperkenalkan diri serta untuk dapat bertatap muka langsung dengan tokoh agama ataupun tokoh masyarakat  yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Utara ini.

Dan sekaligus saya bisa mengetahui wilayah dan Batas Lombok Utara serta masyakarat yang ada di wilayah tersebut dengan beraneka ragam agama dan suku yang mendiami wilayah itu, " saya tidak mau hanya mendengar  dari informasi saja tentang keanekaragaman suku dan budaya serta agama di wilayah saya sendir akan tetapi saya harus mengetahui karakteristik masyarakat kami ucap Kapolres yang baru dilantik kamis kemarin.

Mn

Tasyakur Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, RW 02 laksanakan Tebus Murah

 


Baleendah.-policewatch.news-Tasyakur Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, RW 02 laksanakan Tebus Murah bekerja sama dengan Bank Aladin Syariah.(23/06)

Pada Hari Ahad, 23 Juli 2023 telah dilaksanakan Tebus Murah bersama Bank Aladin Syariah bertempat di Rumah Teh Aneng dipadati oleh masyarakat.

Program tersebut adalah bentuk karya dari kepengurusan RW 02 dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat RW 02.

"Progam ini adalah langkah kecil kami untuk memberikan manfaat kepada masyarakat." Ujar Bu RW 02

Ketua Pelaksana, Rizky A.R menyatakan bahwa kegiatan ini akan terus digaungkan agar terciptanya kemerataan manfaat dikalangan masyarakat.

"Masyarakat butuh kehadiran pengurus RW dan peranan aktif dari pemuda sehingga insyaallah program ini akan terus dilaksanakan diberbagai RW dan juga desa." Ujar Mahasiswa Universitas Kebangsaan RI tersebut.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan kembali pada hari Sabtu, 29 Juli 2023 bertempat di Kantor RW 02.

(Dera)

CARUT MARUT DAN ASAL ASALAN PENGERJAAN PELENGSENGAN YANG DIKERJAKAN CV DIPERUSAHAAN

 




Policewatch.news, Pasuruan – Pelaksanaan Rekonstruksi jalan Kabupaten di Dusun Ketuwon, Desa Sumberejo wilayah 1 Kecamatan Purwosari berupa pembangunan pelengsengan  dengan total anggaran 172.883.700.00 dari Dinas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan yang di kerjakan CV. TRI BAYU PERKASA sebagai pelaksananya dan CV.MUKTI PRATAMA CONSULTANT sebagai konsultan pengawasan Namun berdasarkan keterangan H.ABDUL MALIK  rekan rekan Lembaga Investigasi Negara dan media, saat dilokasi menyebutkan terkesan asal-asalan dalam progres pekerjaannya, Rabu (19/7/2023).

Hal ini diungkapkannya (H.Abdul Malik LIN dan Media) saat di lokasi pekerjaan menjumpai tidak adanya pengawas pekerjaan. Menurut H.Abdul malik, nampak jelas pekerjaan tersebut dilakukan secara sembrono tanpa berpedoman pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk tehnis dan K3 tidak ada(pakai) sedangkan dipapan disebutkan dilindungi program BPJS.


” Saat dilokasi pekerjaan, saya tidak menjumpai adanya pengawas pekerjaan, hanya ada tukang dan kuli bangunan. Alhasil dari temuan kami dilokasi, pekerjaan pembangunan pelengsengan itu dikerjakan secara sembarangan. Pemasangan batu dan rabat asal asalan dan perbandingan campuran pasir dan semen 1 banding 5 argo pasir. Bagi saya pribadi rekanan semacam ini tidak amanah, serta para pekerja dilapangan nampak masa bodoh atas teguran kami selaku anggota LIN Dan Media yang turut andil dalam memantau jalannya pembangunan. Yang kami ketahui anjuran dari dinas terkait adalah hasil yang maksimal sesuai petunjuk tehnis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) yang mengacu pada rencana anggaran belanja (RAB),” tegas H.ABDUL MALIK.pungkasnya.


Namun, H.Abdul Malik selaku Lembaga Investasi Negara mengharapkan hal ini menjadi evaluasi penting bagi Dinas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi dalam menggandeng rekanan untuk melakukan progres pembangunan dimasa mendatang.

Sampai berita ini di turunkan, awak media belum mendapatkan keterangan dari CV.TRI BAYU PERKASA selaku Pelaksana dihubungi melalui pesan WhatsApp seakan menghindar dan tidak pro-aktif,.(sy)

Polsek Pemenang Cek TKP Kebakaran TPS di Gili Trawangan


Policewatch-Lombok Utara.

Polsek Pemenang melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran yang berlokasi di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Jumat, 21/7/2023.

Sehubungan adanya informasi tentang  kejadian kebakaran di Tempat pembuangan Sampah (TPS) di Dusun Gili Trawangan, Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si  melalui Kapolsek Pemenang Akp Lalu Eka Arya Mardiwinata SH MH menyampaikan kepada awak media  melalui saluran telphone dan menerangkan bahwa pada hari Jumat, 21 juli 2023, telah terjadi kebakaran di Tempat pembuangan sampah terpadu (TPST)  di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang KLU.

Sehubungan dengan kejadian tersebut anggota Polsek Pemenang  bersama anggota Polsubsektor Gili Termeno

melakukan cek TKP di  lokasi kebakaran dan melakukan kordinasi  dengan instansi terkait sebagai upaya untuk memadamkan api bersama masyarakat.

Adapun luas  lokasi kebakaran kurang lebih seluas 20 are, mengingat angin yang cukup  kencang  dan tumpukan sampah yang cukup tinggi maka sampai  saat ini api terpantau masih mengeluarkan asap tebal di TKP dan merembet ke lahan kosong yang ada di sekitarnya, Dan masih di upayakan untuk dilakukan pemadaman akibat minimnya stok air yang ada di lokasi.

Dan atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya  kerugian materiil saja yang belum bisa di akumulasikan jumlahnya dan atas kejadian tersebut masih dilakukan penyelidikan.

Kapolsek menghimbau kepada warga masyarakat, mengingat cuaca akhir -akhir ini cukup extrim baik gelombang maupun angin yang cukup kencang, bagi masyarakat yang melakukan pembakaran sampah baik di rumah maupun di ladang agar tetap di awasi hingga bara api benar-benar padam baru ditinggalkan guna mengantisipasi kejadian yang tidak kita inginkan , apalagi di musim sekarang ini cuaca cukup panas dan angin kencang yang bisa memancing terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Tutup Kapolsek.

Mn

Lima Bulan Jadi DPO Komplotan Pencuri Perhiasan & Uang Sukses Digulung Petugas


Policewatch-Kota Bima, NTB.

"RA" satu dari tiga kompolotan maling perhiasan emas dan uang jutaan rupiah, berhasil digulung Tim Puma 1 Sat Reskrim Polres Bima Kota.

DPO yang sejak lima bulan lalu kabur dari kejaran dan tangkapan Tim Puma 1 dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid dan anggotanya ini, berhasil diringkus pada Jum'at (21/7/2023) sekira pukul 18.00 Wita di Kelurahan Tanjung Kota Bima.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, malam ini.

Selain meringkus RA,  sebut Kasi Humas, Tim Puma 1 juga mengamankan seorang penadah barang curian komplotan ini.

Sebelumnya, jelas AKP Jufrin, pihaknya telah lebih dulu meringkus dua dari tiga kompolotan maling perhiasan emas dan uang serta handphone ini.

Komplotan Pencurian dengan pemberatan (Curat) ini, urai Kasi Humas menceritakan kronologi pencurian, pada sekitar 10 Januari lalu, komplotan ini menyelinap masuk kos-kosan korban saat terlelap tidur.

Ketiganya, kata AKP Jufrin berhasil menggondol perhiasan emas seberat 3,5 gram, yang tunai Rp 10 juta dan dua unit handphone, milik pasangan suami isteri yang menjadi korban pencurian ini.

"Saat ini RA dan seorang penadah, telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,"pungkasnya.

Mn