Kurangnya Pengawasan,dan Perawatan, Kantin SMKN 3 Tangerang Roboh

/ Jumat, 09 Februari 2018 / 00.29

TANGERANG, Policewacth.news. – Lemahnya pengawasan dari pihak sekolah, membuat bangunan kantin SMKN 3 Kota Tangerang roboh dan menimpah lima orang siswa dan seorang anak yang sedang berada di kantin, Selasa (30/1/2018). Sontak para guru dan siswa di SMKN 3 Kota Tangerang berlarian dikagetkan dengan peristiwa robohnya kantin di sekolah tersebut.

Kepala SMKN 3 Tangerang, Endah Resmiati mengatakan, dirinya sangat kaget dan khawatir setelah mendengar ambruknya kantin sekolah tersebut.

“Iya tadi saya lagi di halaman sekolah, suara kantin ambruk terdengar, para siswa pada lari-lari, langsung saya kesana,” ujarnya saat ditemui di SMKN 3 Tangerang di Jalan Mohammad Yamin No 20, Babakan, Kota Tangerang.

Menurut Endah, kendati tidak sedang dalam jam istirahat sekolah, ada beberapa siswa yang sedang di kantin. Ia menyebut, ada 6 siswa dan 1 anak penjual kantin harus dilarikan ke RS Usada Insani karena mengalami shock.

“Kira-kira tadi ada 7 korbannya yang langsung dibawa ke rumah sakit sama gurunya. Mereka shock, sedang divisum juga. Namanya pihak sekolah ya khawatir kenapa-kenapa sama murid,” ucap Endah.

Masih menurut Endah, kantin yang roboh itu bangunannya semi permanen dan memang bangunan itu mengkhawatirkan. “Saya masih kaget, saya juga masih gemeter. Enggak nyangka tiba-tiba roboh,” tutur Endah.

Setelah kejadian tersebut, Endah pun langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Dan telah memberikan kabar ini kepada instansi terkait. “Secepatnya bangunan ini akan diperbaiki,” kata Endah.

Sementara para siswa tidak diperbolehkan untuk memasuki area kantin karena Endah khawatir dengan kejadian ini. Saat ini, empat anggota kepolisian sedang meninjau lokasi kantin.

Endah menjelaskan, nama-nama siswa yang luka akibat robohnya kantin tersebut yakni, Windi Janiati kelas XII Boga 2 luka di kaki kiri lecet, Aulia Redha Andani kelas XII Boga 2 luka lecet di bagian kepala panjang 2 cm pinggang sakit dan luka lecet, Dimas Aditya kelas XII Boga 2, luka lecet kepala atas, punggung telapak tangan kiri lecet, Selfi Septiana kelas XII Boga 3, luka memar di kepala atas, Dede Gemilang kelas XII TKJ 1, luka lengan kiri lecet dan hidung memar dan Toni (10) anak pedagang kantin luka lecet di kepala lecet

Menurut Aris saksi mata mengatakan, pada jam 10.45 wib sesaat setelah jam istirahat pertama, ada sekitar 6 siswa yang sedang duduk di kantin, tiba-tiba atap kantin roboh kebagian tengah bangunan, karena siku penyangga atap yang menempel di tembok sudah rapuh dan runtuh.

“Anak saya juga jadi korban dan luka lecet di kepala lecet,” tukasnya.(A.siahaan)
Komentar Anda

Berita Terkini