Jelang UNBK 2018, MTsN 2 Kuningan Siapkan 120 Unit Komputer

/ Jumat, 27 April 2018 / 07.16
 
Kepala MTS Negeri 2 Kuningan H. Maman S.Pd, M.Pd.
KUNINGAN,  POLICEWATCH.NEWS -- Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) tahun 2018 tinggal selangkah lagi, berbagai persiapan pun mulai dilakukan oleh pihak sekolah jauh jauh hari sebelumnya, dengan harapan nantinya saat pelaksanaan ujian di mulai, bisa berjalan dengan lancar.
Salah satunya MTs Negeri 2 Kuningan, salah satu sekolah Madrasah dari 31 Madrasah yang ada di Kabupaten Kuningan yang siap untuk menghadapi UNBK tahun 2018 ini, MTs Negeri 2 Kuningan ini bahkan telah menyiapkan kurang lebih 120 unit komputer yang akan digunakan untuk pelakasanaan ujian tersebut.
Kepala MTS Negeri 2 Kuningan H. Maman S.Pd, M.Pd. kepada POLICE WATCH NEWS, Kamis ( 12/04/2018) di ruang kerjanya mengatakan, ada sebanyak 353 siswa yang siap untuk mengikuti UNBK tahun 2018 ini, dan segala persiapan sudah kami lakukan.
“ Selama kurang lebih tiga bulan para siswa kami yang akan mengikuti UNBK tahun ini di latih, mulai dari simulasi komputer mandiri, yang di lakukan sebanyak tiga kali, di tambah simulasi dari Dinas Pendidikan dan galdiresih, semua itu sudah kami persiapkan,” terangnya.
Untuk pelaksanaan UNBK sendiri, Maman mengaku, akan membaginya dalam tiga shift dari 350 siswa kelas IX, yang akan mengikuti UNBK tahun ini, dan sudah di siapkan tiga ruang untuk pelaksanaan ujian tersebut, dimana masing-masing ruang dilengkapi 35 unit hingga 40 unit komputer, “Itu yang kita siapkan sambil menunggu pelaksanaan UNBK di mulai,” paparnya.
Maman juga mejelaskan tidak ada kendala dalam persiapan UNBK tahun 2018 ini, cuma hanya saja para siswa masih belum terbiasa dalam menjawab soal di komputer" Kami berharap pada saat pelaksaan UNBK nanti, para siswa sudah bisa mengoperasikan komputer, dan sudah paham cara dalam menjawab soal di komputer, " tuturnya.
Untuk kedepanya sendiri Maman berharap, untuk MTsN 2 Kuningan sendiri, semoga tidak ada pembagian shift dalam pelaksanaan UNBK, cukup satu shift, " Secara otomatis sekolah harus menyedikan komputer sesuai jumlah siswa, itu tantangan besar, karena biayanya juga besar." Pungkasnya (GUNTUR)
Komentar Anda

Berita Terkini