Tim Penilai LSS Kabupaten, Datangi SMPN 2 CIAWIGEBANG

/ Jumat, 27 April 2018 / 07.00
 
Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kabupaten Kuningan
KUNINGAN, POLICEWATCH.NEWS -- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ciawigebang di datangi Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kabupaten Kuningan, Selasa (10/04/2018)
Kedatangan tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) ke SMPN 2 Ciawigebang, di sambut langsung oleh Kepala Sekolah dan Dewan guru, serta Komite SMPN 2 Kuningan, juga Camat, Sekmat Kecamatan Ciawigebang, dan juga Kepala Desa Sukadana beserta perangkat.
Adapun kedatangan tim penilai LSS Kabupaten, dalam rangka melakukan penilaian terhadap Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ciawigebang, yang mewakili Kecamatan Ciawigebang pada lomba LSS tingkat Kabupaten Kuningan untuk kategori SMP Tahun 2018 yang di ikuti oleh lima sekolah tingkat SMP se- Kabupaten Kuningan, yang mana dalam penilaian tersebut di titik beratkan pada empat indikator penilaian diantaranya, Pertama yaitu Kelembagaan. Kedua, yaitu Sarana dan Prasarana. Ketiga yaitu Lingkungan Sekolah. Keempat, yaitu Pendidikan Kesehatan.
Tim penilai sendiri terdiri dari, Toni Kusmanto AP. M.Si, (Kabag Kesra), Wawan Kurniawan S.IP ( Kasubag PPO Kesra), Yaya dan Desi (Staff Kabag kesra), Nining ( Kasie kesehatan Minuman dan Gizi Puskesmas Ciawigebang), ibu Nana ( Staff kesehatan Minuman dan Gizi puskesmas Ciawigebang), serta Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Ciawigebang.
Di awali sambutan Kepala Sekolah SMPN 2 Ciawigebang, Muslimah S.Pd, M.P.d, menyampaikan, ucapan terimakasihnya kepada semua tim penilai LSS tingkat Kabupaten yang sudah datang ke sekolah SMPN 2 Ciawigebang.
Dimana dalam sambutan ini sekiranya perlu diketahui bahwasanya sekolah kami dengan Visi "CERIA" ( Cerdas, Inovatif, dan Agamis) mengutamakan hidup sehat dan bersih, yang merupakan salah satu unsur dari kehidupan orang yang beragama.
Meskipun dengan keberadaan sekolah kami yang bisa di katakan sekolah "MEWAH" (Dalam artian Mepet ke Sawah), namun dengan keadaan geografis kami yang seperti ini, menjadikan kami lebih semangat dan termotivasi untuk terus bisa unjuk gigi, untuk bisa menorehkan prestasi - prestasi dengan sekolah lain.
Dan Alhamdulillah sekolah kami ini juga merupakan, sekolah juara satu lomba tingkat Pramuka Penggalang se-kabupaten Kuningan, sekolah kami juga menjadi peserta Jambore Nasional, kemudian juga mendapat gelar Regu Tergiat dalam latihan dasar ke -Pramukaan di Provinsi Jawabarat, dan terbaru kemarin mendapat gelar Sekolah Literasi, " Alhamdulillah 36 siswa kami mendapat penghargaan dari gubernur dan 6 orang guru pembimbingnya juga mendapat penghargaan dari gurbernur jawabarat." jelasnya.
Ditambahkanya juga SMPN 2 Ciawigebang, juga sebelumnya meraih juara 2 untuk lomba melukis Poster tingkat Kabupaten, serta juara 2 lomba Mading PMR. " itulah sekiranya torehan prestasi-prestasi kecil yang bisa kami informasikan kepada bapak/ibu tim penilai bahwasanya meskipun berada di pesisian kami tetap menunjukan prestasi,  hasil kerjasama, kerja keras kami SMPN 2 Ciawigebang." tutupnya.
Sambutan juga di sampaikan oleh Kepala Kecamatan Ciawigebang, Ruslani S.Sos    yang menyampaikan, bahwa sekolah SMPN 2 Ciawigebang adalah salah Satu sekolah dari Lima sekolah yang ada di Kecamatan Ciawigebang, yang berdasarkan hasil penilaian kami selaku tim UKS Kecamatan, SMPN 2 Ciawigebang, merupakan juara Lomba UKS tingkat kecamatan di tahun 2018 ini, yang layak untuk di ikut sertakan dalam lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten mewakili Kecamatan Ciawigebang, " Semoga tim penilai LSS Kabupaten memberikan nilai terbaik, karena kita sudah berbuat yang maximal, dan semoga juga sekolah SMPN 2 Ciawigebang ini yang merupakan juara satu UKS tingkat Kecamatan, bisa menjadi juara satu LSS tingkat Kabupaten dengan segudang prestasi yang diraih." tutup camat.
Sementara Pada kesempatan itu juga Ketua tim penilai LSS, Toni Kusmanto, AP, M.Si, menyampaikan, kedatangannya bersama tim penilai lomba sekolah sehat ( LSS) tiada lain adalah dalam rangka melihat perkembangan program UKS, dimana dalam program ini kami menilai sudah mulai agak menurun.
Dan ini sebagai upaya kami memotivasi diri kita, memotivasi seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan untuk kembali lagi kepada UKS, karena UKS itu bukan hanya konteks pada saat sekolah, tetapi adalah bagaimana membangun pendidikan karakter masyarakat supaya terbiasa untuk selalu hidup bersih dan sehat.
Mudah - mudahan di mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sudah terbangun motivasi, karakter menjadi generasi yang mempunyai Moto hidup sehat " Indonesia harus sehat, makannya kita biasakan di mulai dari kecil berprilaku hidup sehat, " mengakhiri sambutanya.
Setelah acara sambutan selesai, semua tim penilai didampingi guru untuk melaksanakan penilaian di seluruh ruangan, seperti ruang UKS, Kantin, WC, Ruang Belajar, Perpustakaan, dan tempat yang menjadi sasaran penilaian. (GUNTUR).
Komentar Anda

Berita Terkini