LAI "BPAN DAN PETUGAS UKUR BPN" DITUDING ABAL - ABAL

/ Sabtu, 19 Mei 2018 / 16.35

Herwani,S.H
SUM-SEL -  POLICEWATCH NEWS -Belum lama berselang waktu Kuasa Hukum dari Masyarakat Rasuan Darat Madang Suku I Kabupaten OKU Timur mengajukan permohonan pengukuran pengembalian batas kepada BPN OKU Timur (08/05/18).
Apa yang menjadi kewajiban warga sudah dipenuhi untuk setoran ke Negara sesuai dengan ketentuan prosedur yang ada.
Namun,  disaat pertengahan pengukuran lahan warga Rasuan Darat,  dihentikan Herwani,S.H mengaku  masih ada hubungan adik Kapolda Sumsel Irjen.Pol. Zulkarnain Adinegara  dan mengaku sebagai Penasehat Hukum dari Warga Padan Sari (Warga tetangga Desa Rasuan Darat), saat itu Herwani di dampingi oleh Markino dan oknum - oknum preman yang ikut campur dalam pembatalan pengukuran lahan warga.
Herwani mengatakan juga bahwa BPN OKU Timur dianggap  abal - abal dan tidak jelas kerjanya,  begitu juga dengan Lembaga LAI BPAN OKU Timur yang sempat dikatakan abal - abal dan dianggap meresahkan.

Herwani juga mengancam kepada Tim ukur dari BPN OKU Timur (Aji dan rekan - rekan)  jika ini diteruskan maka akan terjadi perang dengan bahasa dan nada yang tinggi.
Herwani berkata,  siap menggerakkan masa Padan Sari untuk melakukan kekacauan kepada kegiatan pengukuran lahan Rasuan Darat.
Syamsudin Djosman selalu Ketua LAI Provinsi Sumatera Selatan angkat bicara bahwa Herwani dan Kades Pandan Sari sudah jelas menghentikan tugas Negara yang sudah jelas mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
Dirinya mengatakan, lucu juga Tim BPN OKU Timur yang sedang melakukan tugas Negara bisa dihentikan oleh Preman - preman yang modus mengaku pengacara. Ujarnya "
Kemudian disambung langsung oleh Hidayatullah Tim LAI Provinsi Sumatera Selatan mengatakan Herwani ini tidak layak dikatakan Pengacara senior, layaknya Preman atau pecundang yang sudah berani malawan tugas Negara.
Selanjutnya mohon kepada Bupati OKU Timur menegaskan kepada BPN OKU Timur untuk melanjutkan tugas Negara tanpa ada alasan  lagi.
Sementara itu Jamaludin Aproni, S.H dan pengurus LAI Gabungan dari setiap Kabupaten Provinsi Sumatera Selatan akan mengawal Demo  besar - besar dan menuduki Kantor BPN OKU Timur yang diduga bisa diatur oleh Preman alias pecundang dan tidak memikirkan kepenting Rakyat.
Dan kami juga dari pengurus LAI Se -Indonesia menyoroti kenerja Pak Kausar Kepala BPN OKU Timur yang dianggap tidak becus dan tidak berpihak kepada warga yang terdzolimi, jika permohonan warga masih tidak dilaksanakan, lebih baik PakKausar mudur dari BPN OKU Timur karena tidak layak jadi seorang pimpinan.
Sudah jelas dan terang warga Rasuan Darat memiliki Sertifikat Transmigrasi  sah dan legal, sementara dari pihak Kades Pandan Sari hanya memiliki SKT dan surat yang tidak jelas sah atau tidak.
Yang pasti Kades Markino dan Mantan Kades Ainun terlibat dalam dugaan mafia tanah Transmigrasi Rasuan Darat.
Sementara Basirin dari perwakilan warga Rasuan Darat membatah keras apa yang sudah disanpaikan oleh Herwani kepada Ust. M. Kanda Budi selaku Ketua LAI OKU Timur diduga melalukan pemerasan kepada masyarakat sebesar Rp. 6.000.000, kami 95 persen tidak membenarkan itu,  itu adalah pembohongan belaka yang diucapkan mulut Herwani yang dengan tidak bertanggung jawab.
Dan kami juga melihat kenerja Herwani yang sempat mengatakan dirinya adalah Pengacara Senior yang sudah dikontrak oleh Bupati OKU Timur dan Kepala Desa se - OKU Timur, itu kami rasa bohong karena Kepala Desa yang memakai Jasa Hukum Herwani utung kalau ada 5 persen yang mau,  itu juga karena terpaksa dan ada rasa takut dengan gaya premannya.
Sekali lagi kami dari perwakilan warga Rasuan Darat (Tanjung Tiga) mohon masalah ini diluruskan dan kembalikan hak warga, kepada pihak yang berwajib panggil dan proses oknum Kades Pandan Sari Markino dan Mantan Kades Pandan Sari Ainun yang sudah menjuali tanah warga Rasuan Darat dan diduga memalsukan surat - menyurat yang ada.
REPORTER : BAMBANG.MD
Komentar Anda

Berita Terkini