PELAKU PROVOKATOR YANG BERTERIAK " BAKAR PANWASLU " HINGGA KINI BELUM DIAMANKAN

/ Senin, 02 Juli 2018 / 22.41


LAHAT - SUMSEL -POLICEWATCH NEWS - Paska pencoblosan pilkada lahat pada tanggal 2018.setelah hitung cepat dari salah satu lembaga survei yang diunggulkan paslon nomor urut 3. malam 27 juni 2018. Kantor Panwaslu Lahat digruduk masa yang mengatasnamakan pendukung paslon nomor 4 . sehingga malam kejadian itu terjadi bentrok antara masa pendemo dengan aparat kepolisian lahat salah satu anggota polisi berpangkat Ipda inisial AK mengalami luka diatas bibirnya robek sehingga mengeluarkan darah segar akibat terkena lemparan batu yang hingga kini pelakunya belum diketahui atas kejadian itu pasukan dari Brimob didatangkan untuk mengantisipasi terjadinya yang tidak diinginkan.

Pantauan POLICEWATCH.NEWS malam itu (27/6) di kantor Panwaslu masa dibubarkan dengan menyempurnakan water Canon dari aparat kepolisian masa malam itu langsung bubar dan kondisi sudah aman namun terlihat bekas aqua kecil berserakan di halaman kantor Panwaslu lahat

Esoknya salah satu anggota DPRD Lahat dari Partai Demokrat Fitrizal diduga di aniaya dan di keroyok oleh masa dituding bagi - bagi uang  (monny politic ) sehingga korban mengalami luka memar dan memar atas kejadian itu korban didampingi pengacaranya melaporkan peristiwa ini kepihak Polres Lahat

Pilkada Lahat yang di nodai maupun dicederai oleh politik uang berujung sejumlah paslon tidak menerima adanya kecurangan seperti ada beberapa beredar vidio ibu - ibu yang di introgasi dia mengaku bahwa diberi uang dari salah satu paslon nomor urut 3 untuk mencoblos dalam video durasi 3 menit sempat wartawan policewatch.news mendapatkan kiriman vidio melalui WA ada video orasi dari salah satu pendukung paslon nomor 4 bernama Mahendra  dengan berteriak lantang dengan mengucapkan "
KALAU TIDAK ADIL PANWASLU DAN GAGUMDU KITA BAKAR JANGAN TAKUT BAKAR -BAKAR !!! Sambil berapi api memberikan kepada pendukung yang lain.

Kasus ini segera diungkap siapapun pelakunya harus di proses hukum ini tindakan melawan hukum kini pelakunya masih lenggang belum diamankan  dan diproses hukum. Keadilan harus di tegakkan tidak ada kebal hukum di mata hukum sama semua semoga aparat kepolisian Polres Lahat dapat bekerja dengan baik untuk mengamankan pelaku provokator agar Kabupaten lahat setelah pilkada aman dan kondusif pada tanggal 6 Juli 2018 sidang pleno KPU Lahat tidak ada lagi aksi demo siap menang dan siap kalah apapun hasilnya harus di terima
(TIM)

Komentar Anda

Berita Terkini