Brigjen.Pol.Drs.Ahmad Lutfi : Operasi Patuh Candi 2019 Di Gelar Selama 14 Hari

/ Kamis, 29 Agustus 2019 / 22.20
Reporter : M. Taufiq.Sapta
Wakapolda Jateng ,Brigjen,Pol.Drs. Ahmad Lutfi saat memeriksa barisan Foto : M. Taufiq


Semarang ( PoliceWatch.News )-
 
Populasi jumlah penduduk yang terus bertambah membutuhkan sarana transportasi public untuk digunakan sebagai aktifitas sehari hari. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua , meningkatnya pula permasalahan yang berkembang secara cepar dan dinamis khususnya di jalan raya.Demi mewujudkan dan meningkatkan serta keselamatan lalu lintas Kepolisian daerah jawa tengah (Polda) Jateng menggelar operasi patuh candi 2019 Apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh candi 2019 dilaksanakan di halaman
Mapolda Jateng, jalan pahlawan no 1 Seamarang, Kamis (29/8/2019).

Wakapolda Jateng. Brigjen Pol.Drs, Ahmad Lutfi memimpim langsung apel gelar pasukan yang dihadiri pula oleh Dirlantas Polda Jateng, Kombes Rudi Antariksawan serta pejabat utama Poda Jateng.

Dalam amanatnya Brigjen Pol.Drs. Ahmad Lutfi mengatakan, operasi patuh candi 2019 ini digelar secara serentak diseluruh Indonesia selama 14 hari mulai 29 agustus 2019 sampai 11 september 2019. Terkait dengan pengguna jalan salah satu yang diutamakan adalah saat berkendara di haruskan focus dan konsentrasi, ini menyangkut dalam berlalu lintas,” ucapnya.

Ahmad Lutfi menegaskan, data kecelakaan lalu lintas operasi patuh candi tahun lalu (2019) sebanyak 423 kejadian kecelakaan yang mana mengalami kenaikan 9 persen di banding tahun 2017 yaitu sebanyak 392 kejadian kecelakaan.

Menurutnya dalam operasi patuh candi, korban yang meninggal dunia sebanyak 36 orang mengalami kenaikan sebanyak 12 orang atau 50 persen disbanding periode yang sama dari tahun 2017 sebanyak 24 orang,” paparnya.

“ Korban yang mengalami luka berat dalam operasi patuh candi 2018 sebanyak 30 orang ini mengalami penurunan sebanyak 21 persen dbandingkan periode yang sama 38 0rang, jumlah yang melanggar lalu lintas operasi patuh candi 2019 sebanyak 125.650 pealanggar lalu lintas . mengalami penurunan sebanyak 11 persen dibandingkan tahun 2017 yaitu sebanyak 141.539 pelanggar lalu lintas,” pungkasnya.
Dirlantas Polda Jateng, Kombes.Pol.Rudi Antariksa saat di wawancarai ,Foto : M. Taufiq

Pada kesempatan yang sama, Kombes. Pol.Rudi Antariksa selaku Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng memaparkan, ada 12 jenis pelanggaran namun yang menjadi target utama yaitu melawan arus lalin, pengaruh alcohol,bermain hp saat berkendara di jalan raya dan berkendara berboncengan tiga orang,” paparnya.

Menurut Rudi operasi patuh candi yang dilakukan diantaranya untuk menekan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya ,dan diharapkan para pengendara sepeda motor patuh dengan mengenakan helm saat berkandara, dengan mematuhi rambu lalu lintas rambu serta disiplin,” ujarnya.

Rudi menambahkan, penindakan pelanggaran pengendara sepeda motor dengan sengaja tidak memakai helm standart SNI, untuk pengemudi roda empat yang tidak mengenakan self belt (sabuk pengaman) serta mengeudikan kendaraannya melebihi batas kecepatan. Untuk itu kami berharap agar para oengemudi juga melengkapi surat surat nya seperti STNK,SIM yang masih berlaku, pajak masih hidup serta untuk mengecek kondisi kendaraan dalam keadaan aman dan bisa di gunakan ini demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Komentar Anda

Berita Terkini