POLICEWATCH

DIDUGA TAK SESUAI SFEK,PLAKSANA PROYEK REHABILITASI IRIGASI BALAKA SITONGKON,"N.hrp" LAYAK DIPERIKSA.

/ Senin, 28 Oktober 2019 / 19.04
DOK : MPW

POLICEWATCH, .PALAS.- Pembangunan Rehabilitasi/Perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi di BALAKKA SITONGKON  Rp.843,980,556 yang bersumber dari dana APBD Provinsi Sumatra Utara tahun anggaran 2019 yang berada diwilayah Kecamatan Lubuk Barumun Kab.Padang Lawas.

Pekerja'an pembuatan saluran pasangan sepanjang 200m yang tujuan kegiatan untuk Intensifikasi areal persawahan yang berada di aliran irigasi balakka sitongkon.

Pelaksana pekerja'an pembuatan saluran pasangan dikerjakan oleh CV.JEVANYA/JEFRI PURWANTO NAINGGOLAN   dan sebagai penanggung jawab kegiatan UPT SDA BATANG ANGKOLA Dinas sumber daya air,cifta karya dan tata ruang Provinsi Sumatra Utara.

Dari hasil pantauan awak media ini(barumun daulay)bersama beberapa rekan yang turun kelokasi pekerja'an untuk melakukan tugas dan pungsi sabagai sosial kontrol danjuga bisa meberikan dan atau meng-informasikan kepada elemen masyarakat lewat media terkait pembangunan yg menggunakan anggaran negara.

Terkait dari hasil pantawan dilokasi,bah wa pekerjaan tersebut diduga kuat tidak sesuai dengan spek yang seharusnya untuk bangunan tersebut.

Pasalnya pondasi pembuatan saluram pasangan yang seharusnya memiliki ketebalan 50 cm dan lebar 80 cm,namun setelah ditinjau diduga kuat tidak sampai 50cm ketebalan dan 80 cm lebarnya.

Tekait pemasalahan yang ada di pekerjaan irigasi BalakKa Sitongkon,Mahyudin sekjen Badan Penyelamat Kekaya'an Negara(BPKN)Padang Lawas yg juga ka.biro media Berantas korupsi indonesia,ka.biro media onlin swara semesta dan media online sumut24.net saat dimintai keteeangan mengatan kepada awak media ini sepertinya banyak kejanggalan.

Terkait adanya indikasi kejanggalan dan adanya dugaan kuat pekerja'an ini adalah sebagai ladang atau objek untuk lahan korupsi diDinas  SDA Batang Angkola, khususnya di Balakka Sitongkon Padang lawas

"Pasal nya kata Mahyudin,jika kita liat dipapan proyek dengan jelas kita liat bahwa tidak ada no kontrak atau lelang paket dan tidak ada sebagai konsultan pengawasan nya"katanya.

"Ini ada apa,apakah ini pekerjaan adalah kegiatan sewa kelola sehingga semua kegiatan,dari pelaksana kerja dan pengadaan bahan matriel semua nya dari SDA batang angkola yang beinisial N.hrp sebagai pegawai  penjaga pintu air diSigorbus Padang lawas,katanya

"jadi memang wajar kalau terjadi kejanggalan dan ada dugaan telah terjadi
Tindak pidana korupsi,saudara N.hrp selain sebagai pegawai SDA  dan pelaksana kerja yang juga sebagai pengada'an bahan matrial,untuk diperiksa keranah hukum,untuk mempwrtanggung jawabkan nya"katanya sambil mengakhiri ucapan nya.**TIM
Komentar Anda

Berita Terkini