Kadis Pendidikan Suhirdin Belum Mau Ditemui Wartawan Alasan Masih Dampak Covid 19

/ Senin, 04 Mei 2020 / 15.49
dok : mpw



# 64 Siswa SDN 03 Sungai Laru Belum Mendapatkan Bantuan PIP # 

LAHAT,POLICEWATCH, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Drs.Suhirdin mau di konfirmasi terkait pemberitaan di policewatch, news 64 Siswa SDN 03 Desa Sungai Laru, tidak menerima bantuan PIP (Program Indonesia Pintar) Senin (4/5/2020) wartawan mengisi buku tamu ke petugas piket pintu masuk Kantor Diknas Pendidikan Lahat, ini kata Kadis Pendidikan Suhirdin berpesan kepada petugas piket seorang wanita mengenakan hijab, " Bapak belum mau ditemui karena masih Corona covid 19, dan ada rekaman pembicaraan wartawan policewatch,news kepada petugas piket didepan.

Ini sebuah preseden buruk bagi jurnalis mau mengklarifikasi dan hak jawab namun Kadis Pendidikan Kabupaten Lahat tidak mau diwawancarai dengan alasan " Karena Masih Corona sebuah alasan klasik,

Sebelumnya 
64 Siswa SDN 03 Sungai Laru, Bantuan PIP Sebesar Rp 900 ribu Gigit Jari 

BRI Belum Terbitkan Buku Tabungan Simpel Untuk Penerima PIP Tahun 2018 sebesar Rp 900 ribu per siswa 

LAHAT| POLICEWATCH, Ketua Komite SDN 03, Sungai Laru,Kikim Tengah Drs,Rangga Guritno, melayangkan surat kepimpinan Bank BRI Cabang Lahat, terkait ada 64 Siwa Penerima Program Indonesia Pintar (PIP) padahal mereka sudah mendapatkan Virtual Account dan nomor rekening untuk siswa tersebut dengan nominal bantuan sebesar Rp 900 ribu per siswa ujar Rangga selaku ketua komite sekolah SDN 03 Sungai Laru kepada policewatch,news melalui pesan WA Minggu (3/5/2020).

Rangga mengaku ini aspirasi dari Sri Meliana anggota DPR RI Komisi IX, program usulan dari beliau, namun 64 siswa bakal gigit jari siswa siswa ini sangat mengharapkan bantuan tersebut segera cair, apalagi mereka sangat mengharapkan uang tersebut untuk biaya sekolah apalagi saat ini menghadapi dampat Covid 19.


Rangga mengaku kita sudah membuat surat kepada Kepala Cabang BRI cabang Lahat, prihal mempertahankan bantuan PIP, program Jokowi terkesan dihambat oleh Pihak BRI Sungai Laru, nomor surat : 01/Komite/SDN.03/Dikbud/2020, prihal : Klarifikasi tentang belum diterbitkannya buku tabungan simpel bagi siswa penerima PIP fase 1, SK tahap II tahun 2018, hingga uang tersebut belum bisa dicairkan bagi 64 siswa tersebut,

Rangga akan membawa kasus ini ke Rana hukum diduga ada perbuatan melawan hukum, disebabkan 64 siswa penerima Program Indonesia Pintar,dari bantuan pusat senilai Rp 900 ribu per siswa tahun 2018, hingga kini belum menerima bantuan tersebut ungkap "  Rangga Ketua Komite Anti Korupsi Kabupaten Lahat.

Terpisah Kepala Sekolah SDN 03 Sungai Laru Elli Hartati mengaku Selama ini kepala sekolah mempertanyakan ke Bank BRI... jawabannya minta buku tabungan Simpel BRI , sampai detik ini belum pernah ngeluarkan / memberi buku tabungan Simpel BRI kepada 64 siswa yg belum biso nyairkan duet bea siswa tersebut. 

Terpisah Kepala Bank BRI Cabang Lahat Hari Prastyo dalam pesan WA begini jawabannya " Nggih pak, saya cross check ke rekan2 di Kikim Pak

Reporter : Bambang.MD 

Komentar Anda

Berita Terkini