Operasi Sikat Jaran Candi, Polres Kudus Ungkap 6 Kasus dan 6 Tersangka

 


Kudus Policewatch, - Gelar operasi sikat Jaran Candi Polres Kudus 2021 berhasil mengungkap enam kasus dengan mengamankan enam tersangka. Dari keenam kasus itu satu di antaranya yang mencolok yakni kasus pencurian di Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo Kudus, 2/11/2021 dalam acara konferensi pers yang diadakan di Halaman Mapolres Pati. 

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dalam konferensi pers di Mapolres Pati menyebut, dalam kasus pencurian itu nilai kerugian mencapai Rp 720.000.000. Yang terdiri dari uang tunai Rp 120.000.000 dan perhiasan senilai Rp 600.000.000. Kejadian itu terjadi pada (12/10). Dan selang sehari polisi berhasil mengamankan tersangka yakni SG (39) warga Kabupaten Demak. 

Selain berhasil mengungkap kasus pencurian tersebut, Polres Kudus juga mengamankan lima tersangka lain dalam lima kasus berbeda. Beberapa di antaranya pencurian motor. 


Total dari pengungkapan kasus-kasus itu Polres mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya kendaraan bermotor roda dua sebanyak tiga unit. Barang bukti perhiasan emas sebanyak 109 buah. Atau total berat 700 gram. 

"Barang bukti HP 2 unit, Acessoris HP 12 buah. Dan uang tunai seratus juta," katanya. 

Sementara dari total enam kasus, empat kasus kategori Pencurian dengan Pemberatan. Sehingga empat tersangka terancam hukuman 7 tahun Penjara. Sebagimana Pasal 363 KUHP. 

"Dan dua kasus lainya masuk kategori Tindak Pidana Pencurian tanpa pemberatan. Namun tetap dikenakan ancaman penjara selama-lamanya 7 tahun. Sebagaimana pasal yang disangkakan yakni Pasal 363 KUHP," pungkas Kapolres Kudus.


(Tim)

DPP LSM P-MDM Tidak Puas Jawaban Surat Balasan Dari Dinsos Atas Raibnya Uang PKH Ibu Khotimah.

 



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Nasib tidak beruntung sedang di alami ibu Khotimah bagaimana tidak selama kurang lebih empat tahun sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) selama itu juga ibu Khotimah belum pernah menerima sepeserpun uang bantuan dari pemerintah pusat sampai detik ini.

Berbagai cara sudah ia lakukan mulai dari mengurus surat kehilangan kartu beserta tabunganya sampai ia mengadu ke Lembaga Swadaya Masyarakat P-MDM namun uang haknya sampai sekarang belum di terimanya juga dan tidak tahu ke mana rimbahnya.

Terkait surat yang di layangkan LSM P-MDM prihal raibnya uang bansos ibu Khotimah dan dugaan keteledoran pihak para pendamping wilayah maupun ke pendamping Desa beberapa hari yang lalu Ke Dinsos Kabupaten Pasuruan. Gus Ujay Ketua LSM P-MDM mengatakan ke awak media Policewatch.news bahwa kemarin tanggal 1/11/2021 pihak Dinsos memberikan jawaban tertulis, dalam isi surat tersebut pihak Dinsos mengakui adanya keteledoran dari pihak pendamping di tingkat wilayah dan memberikan surat peringatan ke satu (SP1), namun DPP LSM P-MDM tidak puas atas jawaban itu karena di dalam isi surat tidak ada item jawaban kejelasan tentang ke mana raibnya uang ibu Khotimah dan pemberian SP1 yang di berikan ke pendamping wilayahmaupun pendamping Desa diangkap terlalu ringan dan kemungkinan besar tidak membuat efek jera, yang saya takutkan bisa menimbulkan permasalah yang sama di kemudian hari atau timbul permasalahan Khotimah-Khotimah yang lain di berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan,"ujarnya. Selasa (02/11/2021)

"Saya selaku ketua umum LSM P-MDM merasa tidak puas atas jawaban yang di berikan ke kami karena dalam isi surat tersebut tidak ada jawaban ke mana larinya uang ibu Khotimah yang selama kurang lebih empat tahun dalam rexening korannya sudah ada yang mencairkan dan untuk surat peringatan berupa SP 1 yang di berikan ke pendamping wilayah, kami menganggap terlalu ringan maka dari itu kami akan susun surat susulan dengan mengirim surat audensi atau jika terpaksa kami harus aksi Demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Dinsos Kabupaten Pasuruan, Jika hak rakyat masih tidak terpenuhi.

Lebih lanjut Gus Ujay mengatakan untuk surat yang ke dua akan kami layangkan ke Dinsos Provinsi dan ke Kemensos,' imbuhnya. 


"Akan kami layangkan surat yang ke dua beserta tembusan-tembusanya ada tiga pertanyaan dari kami yg perlu jawaban yang siknifikan dari pihak-pihak terkait dan Petisi ini akan kami tulis di saat surat audensi kami kirim ke Dinsos,"tukas Gus Ujay. Bersambung...(Dr)

ketua DPRD kota Bekasi reses ketiga di jatimakmur

 Laporan: Amun JG

Kota Bekasi. policewatch.News: .Reses ketiga yang dilaksanakan Ketua DPRD Kota Bekasi Ir. Choirman J. Putro, B. Eng., M.Si disambut antusias warga, yang datangpada Reses di Rumah Makan Kuliner, Wilayah RT 01/01, Kampung Bojongtua, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede,kota Bekasi.

Reses ketiga juga dihadiri Ketua RW 01 H. Mubaidillah Hanif, Ketua RT 01 Muhammad Ali, Ketua RT 02 Windu Ginting, Ketua RT 03 Sarmilih, Ketua DanPos G 199 Agus Sanjaya (Cipling), Ketua Pencak Organisasi Ustadz Tasfuri, tokoh masyarakat H. Mardanih Hanif, Ketua Karang Taruna RW 01 Sandy Permana dan perwakilan Silat Silo Monyet, yaitu Mulyadi atau Ahmad.

Bang Choi, panggilan akrab Ketua DPRD Kota Bekasi mengatakan, dirinya sengaja melakukan reses di Jatimakmur mengingat warga RW 01 masih banyak keinginan yang akan disalurkan oleh Ketua DPRD Kota Bekasi ini.

Kedatangan Ketua DPRD Kota Bekasi ini disambut warga karena selama sebagian masyarakat belum mengetahui sosok Choirman.

“Insha Allah dalam waktu dekat ini aspirasi masyarakat akan bisa terealisasikan. Kami akan berupaya agar terlaksana pembangunan yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Bang Choi.


Dalam acara reses Ketua DPRD Kota Bekasi, pihak panitia tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, serta mematuhi program pemerintah, yaitu program 5 M. 

Remaja Masjid Baiturrahmat Gelar MTQ Meriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW

  

  Buru, policewatch.news,_ Remaja Mesjid (Remas) Baiturrahmat Desa Waelo gelar Musabakoh Tilawatil Qur'an (MTQ) meriahkan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW) di Mesjid Baiturrahmat Desa Waelo, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Sabtu 30/10/2021.

Pembukaan acara MTQ dihadiri Pejabat (Pj) Kepala Desa Waelo dan staf, Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) dan Anggota, Ketua BKM dan Pengurus, Imam Masjid dan Mushola, Ibu Ibu PKK dan Majelis Talim, Tokoh Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Waelo.

Disampaikan Ketua Remaja Masjid Dani Surahman kepada policewatc.news di Waelo bahwasanya MTQ III adalah program tahunan Remaja Masjid yang dilaksanakan Setiap tahun sekali pada Bulan Rabiul Awal untuk memperingati Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.


"Kegiatan MTQ III tahun 2021 mempunya tujuannya memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW untuk mengenang kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari", ungkap Ketua Remas Baiturrahmat.


Selanjutnya disampaikan Dani Surahman kegiatan ini juga untuk memotivasi kepada generasi milenial dan santri di Taman Pengajian Qur'an dalam berbagai kegiatan keislaman, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ilmu keislaman bagi generasi muda, serta meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan melalui aplikasi ilmu/amal ibadah dalam kehidupan sehari hari untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang agamais.


Adapun cabang lomba mengisi kegiatan MTQ dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW yang digelar 30 Oktober sampai dengan 5 November 2021 ini dengan 10 cabang lomba.

"Cabang lomba dalam kegiatan ini meliputi Adzan, Hifdzil Qur'an, Tartil Qur'an, Tilawah, Shalawat Remaja, Shalawat Ibu-Ibu Rukun Tetangga (RT), Drama Keislaman, Ceramah, serta Hias Nasi Tumpeng", tutur Dani kepada policewatch.news. 

Dalam kesempatan ini pula Ketua Remaja Mesjid Baiturrahmat Desa Waelo Dani Surahman  mengucapkan terimakasih kepada semua unsur di Desa Waelo yang bersama-sama ikut mensukseskan kegiatan ini.


"Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh lapisan Masyarakat Desa Waelo yang telah bersama-sama turut mensukseskan kegiatan ini sehingga kegiatan sementara dilaksanakan dan semoga apa yang telah disumbangkan baik tenaga, pikiran, dan materi dapat menjadi nilai ibadah, Aamiin", tutup Dani mengakhiri penyampaiannya kepada policewatch.news


Berdasarkan pantauan policewatch.news dilapangan kegiatan pembukaan MTQ lll tahun 2021 di Desa Waelo dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berjalan lancar dan kegiatan sementara berjalan. 


Reporter: Aam Purnama

Tim Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Songsong Konsolidasi Akbar Partai Buruh

 

Laporan: Amun JG


     BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:

Tim Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi melakukan rapat pada Senin, 1 Nopember 2021 di sekretariat KC FSPMI Bekasi, Jl.Yapink Putra No.11, Tambun Selatan, Bekasi.

Dalam rapat ketua Exco Partai Buruh, Ali Nur Hamzah mengatakan, dirinya menargetkan anggota partai buruh di Kabupaten Bekasi diatas 3000 orang. “Sampai akhir Nopember 2021 kami targetkan data dan keanggotaan partai buruh di 6 Kecamatan tersebut selesai,” ungkapnya.

Menurutnya masih ada 6 kecamatan di Kabupaten Bekasi ini datanya belum fix sampai saat ini di antaranya Kecamatan Bojongmangu, Kecamatan Cikarang Barat, Kecamatan Kedung Waringin, Kecamatan Muara Gembong, Kecamatan Pebayuran dan Kecamatan Sukawangi.

Lebih lanjut Ali Nut Hamzah meminta masing-masing Federasi Serikat Pekerja membuat surat kepada Anggota bahwa akan ada Konsolidasi Akbar Partai Buruh di Kabupaten Bekasi.

“Siapkan dan instruksi kan kepada anggota masing-masing bahwa tanggal 21 Nopember 2021 jam 08.00 pagi akan digelar Konsolidasi Partai Buruh, untuk atribut warna dasar orange dan disiapkan masing-masing Federasi,” pintanya.

Secara tegas Ali Nur Hamzah meminta seluruh anggota federasi memasang bendera dan banner partai buruh di rumah masing-masing.

“Banner dan bendera sebagai syiar lahirnya kembali partai buruh, Maka kenalkan kepada masyarakat bahwa kita buruh adalah kader partai buruh,” kata Ali Nur Hamzah.

Partai Buruh mempunyai yel – yel….kami kelas pekerja, Partai buruh Negara Sejahtera, Partai Buruh menang, menang, menang…!!! 

Peci Batik Dan kerajinan Karya Warga Binaan Lapas Muara Enim Habis Diborong Peserta

 

.

Muara Enim Policewatch news.-Bertempat di Balai Agung Serasan Sekundang, Kalapas Muara Enim Herdianto melalui Kasibinadik Taufik dan Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Muara Enim Zulaiwan Fajri hadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( DEKRANASDA ) Kabupaten Muara Enim. ( Senin, 01 November 2021 )

Diketahui turut hadir langsung PJ. Bupati Muara Enim, Ketua Dekranasda Provinsi, Kapolres Muara Enim, Dandim 0404 Muara Enim serta Forkopimda lainnya.

Selain Pelantikan Pengurus Dekranasda juga di gelar Pameran Produk Kerajinan Daerah.

Pada kesempatan itu Lapas Muara Enim berkesempatan mempromosikan Produk Unggulan Hasil Karya Warga Binaan berupa Peci Batik, Baju Batik Motif Lemang, Tanjak, Souvenir dan masih banyak lagi.

Dalam kegiatan Pameran tersebut Peci Batik Karya Warga Binaan Lapas Muara Enim Habis diborong oleh para peserta undangan.

Kalapas Muara Enim Herdianto melalui Kasibinadik Taufik mengatakan Alhamdulilah Produk Warga Binaan Lapas Muara Enim mendapatkan Apresiasi dari Masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Turut menambahkan Kasubsi Giatja Zulaiwan " Hal ini menjadi salah satu representasi bahwa produk hasil karya Warga Binaan kita mendapat ruang di hati masyarakat Muara Enim. Bentuk Apresiasi dengan membeli Produk WBP Lapas Muara Enim memberikan suatu motivasi dan sangat berkorelasi terhadap motivasi Warga Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh karenanya kami ucapkan terimakasih "

Ditempat terpisah, secara Khusus Kalapas Muara Enim Herdianto menyampaikan Selamat dan Sukses kepada Pengurus baru Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( DEKRANASDA ) Kabupaten Muara Enim.


" Semoga Dekranasda Muara Enim semakin maju dan bisa terus membawa serta mengangkat kerajinan daerah kabupaten Muara Enim di Mata Nasional bahkan Internasional" Ujar Herdianto


(Irin) Mpw M.E

Dua Pelaku Pembunuhan di Sladi Berhasil di Sikat Jajaran Polres Pasuruan

 .

POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN-. Kapolres Pasuruan AKBP. Erik Frendriz. bersama dengan Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo, SH., S.I.K. dan Iptu. Marti Releasekan Keberhasilan Sat Reskrim Polres Pasuruan dalam Ungkap Kasus penangkapan pembunuhan Sadis yang terjadi di wilayah Dusun Grogol, Desa Sladi Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, atau tepatnya di depan warung kopi milik korban yang tewas Muhammad Gufron (52) beberapa hari yang lalu. Dua tersangka berhasil di amankan inisian FR (18) dan inisial MED (16). Senin (01/11/2021)

Kapolres Pasuruan AKBP. Erik Frendriz, dalam pers rilies mengatakan kedua pelaku sudah merencanakan pencurian dan pembunuhan, terbukti pelaku sebelum beraksi sudah menyiapkan sebilah pedang dari rumahnya, untuk pelaku yang satunya tidak kami rilies karena ia masih di bawah umur.

"Pelaku awalnya hanya ingin mencuri rokok di warung milik korban Muhammad Gufron karena terpergok, pelaku yang sudah menyiapkan pedang/golok dari rumah lalu membacokan ke punggung korban hingga 3 kali dan 1 kali memukul kepala korban dengan pipa Galvalum kemudian memukulkannya ke tubuh korban, sementara itu pelaku MED (16) mengambil botol fanta dan memukulnya ke wajah korban hingga korban tersungkur. Setelah tersungkur pelaku FR (18) membantingkan kursi ke arah korban untuk memastikan korban tidak berdaya lagi.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP. Adhi Putranto Utomo SH. S.I.K dalam pers rilis di depan kantor Polres Pasuruan menambahkan pelaku tanggal 24 Oktober 2021 sekira jam 02.30 dengan mengendarai motor Honda Beat warna putih dari arah selatan menuju ke utara. Sesampainya di depan SDN Sladi atau di depan warung milik korban kedua pelaku berniat menjalankan aksinya, belum sempat mendapatkan hasil jarahannya, korban sudah terbangun dari tidur kemudian pelaku (FR) dan temannya (MED)  yang semula duduk di atas motor ikut membantu memukul korban.

"Pelaku (FR) lari ke utara warung milik korban untuk mengambil golok/pedang yang sudah di siapkan dari rumah yang di taruh di bawah sepedanya dan langsung mendekati korban yang sudah lengah kemudian membacokkan ke punggung korban sebanyak 3 kali dan memukulnya dengan pipa garvalum ke wajah dan tubuhnya hingga korban tersungkur. Sedangkan (MED) 16 yang semula berada di atas sepeda motor membantu dengan mengambil botol fanta lalu memukulkanya ke wajah korban hingga korban tersungkur dan (FR) menambahkan lagi dengan membantingkan kursi ke korban hingga korban tewas di tempat kejadian.

Lebih lanjut AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan atas perbuatannya ini kami jerat pelaku dengan pasal yakni 340 KUHP SUB 339 KUHP atau pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atau 20 tahun penjara,"tukasnya.


Sementara itu Kapolsek Kejayaan Iptu. Marti mengatakan dan berterimakasih kepada masyarakat atas partisipasinya dan informasinya hingga pihak kepolisian bisa mengungkap dan menangkap pembunuh Muhammad Gufron dan Marti juga menghimbau peran serta orang tua untuk bisa mengawasi dan lebih perhatian kepada anak,"tutupnya. (Dr)

Pria Pemilik Narkoba Tak Berkutik,Saat Diringkus Tim Cobra.


POLICEWATCH-Kota Bima, NTB.

AW (37) warga Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, kedapatan mengantongi narkoba jenis sabu-sabu.

Pria paruh baya ini jelas Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasat Narkoba Iptu Thamrin, diciduk Tim Cobra Bravo yang dipimpin Aiptu Budi Kresna WB, Minggu (31/10) malam sekitar pukul 21.30 WITA.


AW terciduk di kos-kosan seputaran Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda Kota Bima bersama barang bukti, 1 lembar plastik klip berisi serbuk kristal diduga Shabu dengan berat kotor seberat 0,36  gram dan berat bersih seberat 0,15 gram.

Barang bukti lain yang diamankan dari teduga pemilik sabu ini jelas Iptu Thamrin, 2 buah handphone, 5 korek gas, selembar klip kosong, gunting dan uang sejuy Rp 800 ribu.

Kronologi penangkapan sambung Iptu Thamrin menceritakan, Tim Cobra Bravo yang mendapat informasi masyarakat bahwa di kos-kosan seputaran Santi, sering dijadikan tempat transaksi dan konsumsi narkoba, langsung bergerak menuju TKP guna memastikan kebenaran.

Alhasil kata Kasat Narkoba, benar adanya. Saat digerebek Tim Cobra Bravo, AW yang ada di kos tak berkutik. Saat digeladah ditemukan sejumlah barang bukti penguat atas kepemilikan narkoba jenis sabu dimaksud.

Bahkan saat digeledah, lanjut Iptu Thamrin, ada sabu yang dimasukan di closed, maksud AW menghilangkan barang bukti.

“Terduga telah diamankan bersama barang bukti untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,”tutupnya."MN".



Mencekam..! Puluhan Orang Serang Anggota Polisi 2 Anggota Luka Bacok

 

BREAKING NEWS



POLICEWATCH.NEWS - MEDAN - Puluhan orang tak dikenal menggunakan senjata tajam membacok dua anggota Polisi dan merusak rumah serta mobilnya.

Kejadian tersebut, terjadi di Jalan Setia Budi, Perumahan Kalpatara Indah, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, pada Jumat (22/10/2021) lalu.

Korban bernama Aipda Eko Sugiawan yang berdinas di Polsek Medan Timur dan adiknya yang juga sebagai anggota Polisi.

Eko dan adiknya mengalami luka-luka akibat pembacokan puluhan orang tersebut.

Peristiwa tersebutpun membuat Kota Medan mencekam. Kakak korban, Edy menjelaskan saat kejadian ia bersama adiknya sedang berada di kawasan Helvetia.

Saat itu, istrinya yang juga merupakan anggota polisi menelpon dan memberitahu bahwa rumahnya telah diserang oleh sejumlah orang.

“Jadi saya ada adik kandung polisi namanya Eko, saya mau konsultasi karena ada masalah, saya telpon dia. Terus jumpa di kantor kami, ceritalah sama dia,” kata Edy, Minggu (31/10/2021), seperti dilansir dari Tribunmedan.

mengatakan, setelah bertemu ia pun menceritakan masalahnya kepada adiknya, agar dapat solusi dari permasalahnya.

“Pukul 21.56 WIB masuk telpon dari istri saya, ngasih tau bahwa di rumah sudah ramai didatangi orang dan diserang,” sebutnya.

Lalu, Edy mengatakan setelah mendengarkan hal itu, ia bersama adiknya langsung menuju ke rumahnya.

“Begitu mau masuk ke komplek, sudah ramai kali komplek sudah padat, jadi saya menepi di depan komplek,” Ujarnya.

Edy menuturkan, tak lama para pelaku ini keluar dari dalam komplek rumahnya

Pewarta: Bambang MD



Kapolres Kudus pimpin Serah Terima jabatan (SERTIJAB) di Halaman Mapolres Kudus.

 




Kudus , policewatch,- Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Binmas di halaman Mapolres Kudus, Senin (1/11/2021).

Kasat Binmas yang lama AKP Muhaimin digantikan Iptu Upoyo, yang sebelumnya menjabat KBO Satlantas Polres Kudus. Pejabat lama selanjutnya menempati jabatan baru menjadi  Kasubbabekpal Baglog Polres Kudus. 

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dalam amanatnya mengatakan bahwa, mutasi jabatan merupakan dinamika yang wajar untuk penyegaran dan peningkatan kinerja yang lebih baik dalam institusi Kepolisian. 


“Atas nama Polres Kudus, kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama,” kata AKBP Aditya Surya Dharma.

Menurutnya, selama menjabat dan mengabdi dengan baik demi bangsa dan negara khususnya di wilayah Kabupaten Kudus sehingga aman kondusif dan berjalan dengan baik.

Dalam Sertijab tersebut juga dilaksanakan Sumpah Jabatan kepada Pejabat Baru, penandatanganan Berita Acara, dan Pakta Integritas. 


"Selamat kepada Iptu Upoyo atas promosi jabatan sebagai Kasat Binmas Polres Kudus, lanjutkan hal-hal yang positif dari pejabat lama, segera sesuaikan dengan situasi kondisi yang ada di tempat kerja baru," pungkasnya.


(Tim).