Ketua IPW Apresiasi Kapolri Membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Dipimpin Langsung Wakapolri, Tewasnya Brigpol Nopryansah Yosua Htabarat

 


JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS

Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membentuk tim khusus penanganan tewasnya Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat yang ditembak oleh Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta. 


Tim akan dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, beranggotakan Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kabaintelkam Komjen Ahmad Dofiri, Asisten SDM Polri Irjen Wahyu Widada. Bahkan, Kapolri juga sudah berkoordinasi dengan pengawas eksternal, Kompolnas dan Komnas HAM. 


Hal ini dimaksudkan, agar pemeriksaan kasus penembakan dengan korban anggota Polri yang dilakukan oleh rekannya sesama anggota di rumah petinggi Polri bisa dilakukan secara transparan, obyektif dan akuntabel. 


"Kita ingin semuanya ini bisa tertangani dengan baik dan ingin bahwa peristiwa yang ada ini betul-betul bisa menjadi terang," ujar Kapolri Listyo Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12 Juli 2022).


Dengan langkah ini, menurut IPW, Kapolri menunjukkan respon cepat sesuai program Polri Presisi. Terutama, dalam kaitan kasus polisi bunuh polisi tersebut, tindakan responsif dan transparansi berkeadilan telah ditunjukkan oleh Jenderal Listyo Sigit. 


Dalam kaitan tugas Tim Gabungan tersebut, IPW memberikan beberapa catatan untuk menjadi pertimbangan pemeriksaan. Pertama, terhadap jenazah Brigpol Y telah dilakulan otopsi/bedah mayat. Sementara dalam status akhirnya sebagaimana disampaikan oleh Polri, Brigpol Nopryansah adalah sebagai terduga pelaku tindak pidana pengancaman dengan senjata dan pelecehan. Yang menjadi pertanyaan, tindakan bedah mayat tersebut tujuannya untuk apa? Padahal bedah mayat umumnya dilakukan untuk seorang korban kejahatan bukan pelaku kejahatan. 


Kedua, tidak adanya police line pada tempat kejadian perkara (TKP) dalam rangka pengamanan TKP agar tidak berubah sesuai aturan yang berlaku pada umumnya tidak dilakukan di rumah Kadiv Propam. Hal ini memunculkan diskriminasi penanganan perkara pidana. 


Ketiga, dari otopsi yg telah dilakukan apakah ditemukan  luka sayat dan 2 jari putus  yang ada di jenasah Brigpol Y sesuai informasi keluarga ? Berdasarkan sumber lain yg melihat foto jenasah Brigpol Y pada jenasah ditemukan luka sayatan pada Bibir, Hidung dan sekitar kelopak mata.


Serta catatan ke-empat  proyektil peluru pada tubuh Brigpol Nopryansah kalibernya berapa? 


Ipw juga mengharapkan Tim Gabungan bisa mendeteksi ada atau tidaknya upaya Obstruction of justice dalam perkara ini


Pastinya, dengan locus delicti yang ada, maka Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan isterinya akan menjadi orang yang diperiksa oleh tim gabungan yang dibentuk Kapolri tersebut. Sehingga, kalau peristiwa itu berlanjut ke pengadilan, keduanya akan menjadi saksi tewasnya Brigpol Y di rumah Irjen Ferdy Sambo pada hari Jumat (8 Juli 2022).


Sehingga, pembentukan tim gabungan ini, hasilnya benar-benar bisa menjawab keraguan publik terkait isu-isu liar, sesuai yang disampaikan Kapolri Listyo Sigit. Pasalnya, tim akan memberikan informasi dan menyampaikan hasil-hasilnya secara obyektif. 


Salam

Sugeng Teguh Santoso

Ketua Indonesia Police Watch

HP: 082221344458


Data Wardhana

Sekjen Indonesia Police Watch

pewarta : Bambang.MD/AWDI

BALADA PRIA 70 TAHUNAN


       Redaksi.Policewatch.News: _Assalamualaikum warahmatullahih wabarokatuh_

Sahabat Nitizen Rabo ini  13/07/22 kita akan Muhassabah /Introspeksi diri Usia dan Umur kita, se iring terus bergulirnya waktu,dulu kita kecil,remaja lanjut dewasa namun tak terasa kita menua atau sudah di panggil Kakek..

Dalam Hitungan Detik ,Jam ,siang malam Hari demi hari Bulan berlalu  &Tahun demi  Tahun

waktu begitu cepat berlalu Usia kita pun terus berkurang.

 Umur kita bertambah diantara kita sebahagian bertambah dari 40 an sampai 50 an bahkan ada yg 60an Tahun Pun diantaranya sudah sampai di umur 70 tahunan..

Rasanya belum lama, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Anak-anak yang dulu kecil, tak terasa besar dengan sendirinya, mereka sudah jadi sarjana dan kerja, sudah punya anak yg lucu lucu. Kita kita sudah punya cucu, kita sudah tidur dengan nenek², tapi ada teman² kita yg anaknya belum kawin karena telat kawinnya.

Bahagianya dekat cucu, karena dulu dengan anak tak dekat, tak banyak waktu, saat itu sedang berat-beratnya bekerja, kurang waktu untuk mereka

Rasanya belum lama, ternyata sudah 70 tahun umurnya.

Burung yg dulu perkasa, sekarang sudah kurang berdaya, kalaupun bisa: _may be yes, may be no_, malah ada yang sudah disfungsi.

Semakin tua, istri juga mulai malas melayani, kalau melayani setengah terpaksa, menopause bikin susah menikmatinya. Akibatnya kena prostat. Tapi kalau lihat barang bening, mata masih nakal, fikiran masih binal, tapi hanya sampai disitu. Maksud hati memeluk gunung, apa daya gunungnya meletus.

Rasanya belum lama, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Sudah mengalami pahit manis getirnya dunia, asin hambar kecut gurihnya bumi.


 Dulu banyak yg orang tuanya melarat, moto orang tua dulu: banyak anak banyak rezeki. Ternyata tidak begitu, hidupnya jadi berat dan melarat. 

Bisa kuliah di Universitas, itu sebuah keberuntungan. Kebanyakan kuliah dengan biaya sendiri, sambil kuliah ngajar/ngasih les, sambil kuliah nyopir taksi, sambil kuliah bikin skripsi, sambil kuliah jual beli: (jual celana beli nasi). Hehe


Bekerja keras, bertahan hidup, alhamdulilah lulus, lalu merangkak dari bawah, berjuang menjadi kepala kereta api, menggeret gerbong keluarga, membiayai saudara agar lulus sarjana, membiayai orang tua yg kehabisan dana. Tak mengeluh dan mengaduh, menjalaninya dengan ikhlas dan gembira.

Rasanya belum lama, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Momen paling bahagia adalah ketika diterima di Universitas, ketika lulus jadi sarjana: yang pinter jadi peneliti atau dosen, yang malas dan nyontekan malah jadi bos. Yg jadi wiraswasta, mentalnya harus jadi orang kaya, modalnya nyali dan doa, harus berani ngomong besar, harus kerja keras, tidak siang tidak malam, kerja, jatuh, bangun lagi, jatuh, bangkit lagi, hingga kurang waktu untuk anak², kurang waktu untuk isteri.


Ada yg beruntung sukses, ada yg tidak beruntung nyungsep, rezeki tak bisa dikejar, kalau waktunya tiba, rezeki datang sendiri, tapi kalau tanpa usaha, mana mungkin rezeki menghampiri. Alhasil sejak umur empat puluhan, banyak yg sudah mulai terjaga: rumah mobil tanah sudah ada, piknik keluar negeri, makan mahal dan nginap di hotel berbintang, nonton musik dan nyawer.


Rasanya belum lama, ternjata sudah 70 tahun umurnya.


Waktu kerja dulu adalah waktunya mencari dan menyimpan, waktu sudah tua, waktunya pensiun berhenti kerja, waktunya menjaga harta dan melepas perlahan sesuai kebutuhan agar di masa tua aman, bisa mencukupi semua kebutuhan, syukur bisa memberi warisan, bisa mengurus kebutuhan sendiri tanpa mengganggu anak, karena anak kita punya kebutuhannya sendiri.


Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Sudah saatnya fikirkan masa depan bila diberi hidup 10 tahun lagi, berapa kebutuhan 10 tahun ke depan, berapa dana yang harus disimpan, taruh dana di deposito, pilih bank meyakinkan, walau kecil tanpa bunga tapi aman. Dana cadangan tunai harus cukup, apalagi kalau tak ada asuransi, bila ada yang sakit dibutuhkan, bila ada kebutuhan mendadak, diperlukan.


Investasi di masa tua dihindari, salah salah habis merugi, salah salah mewariskan hutang.

 Siapkan dana tunai yang cukup, aset yg ada dijual, berlian, emas kalau perlu dijual, rumah yg besar dan luas, kalau terpaksa dijual juga lalu beli rumah yang dibutuhkan, bukan yang diimpikan, atau tinggal di apartemen, bahkan tinggal di panti jompo, toh kembali pokok, tinggal berdua, anak anak sudah meninggalkan rumah, sudah 4 L: lu lagi, lu lagi.

Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Harus bersiap tinggal di panti jompo, tidak perlu gengsi, tidak perlu malu, jaman sudah berubah, tak perlu dengar gunjingan orang karena akan banyak panti jompo bagus, di situ ada banyak fasilitas lengkap: ada suster, dokter yg setiap saat bertugas, ada menu makanan sehat berkualitas, karena anak anak belum tentu punya waktu mengurus, seperti saat mengurus mereka.


Bukankah sekarang terasa rumah membebani, biaya listrik, air dan iuran sarana, besar.


 Ketika pembantu tak ada, sopir tak ada, baru terasa beratnya urusan rumah. Padahal capai sedikit badan sudah menjerit, malah malah bisa jatuh sakit. Biaya kesehatan makin besar, seperti memelihara mobil tua. Ternyata makin tua, makin kaya, makin kaya penyakit.


Kesehatan jadi urutan pertama, sehat ukurannya gampang, tidur nyenyak, makan enak, dan lancar BAB.



Rasanya belum lama, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Saatnya jangan terlalu pelit untuk diri sendiri, sudah cukup cinta dan materi, kepada anak, isteri, orang tua dan saudara, kita beri. Saatnya memperhatikan diri. Siapkan duit untuk kebutuhan ini. Celakanya, saat muda mau makan enak duit tak ada, saat tua, duit ada, makan enak tak bisa. Itu namanya apes. 

Polisinya istri dan anak², mereka galak semua. Ini dilarang, itu dilarang, ketika lemes, pusing dan sakit²an, dibilang dokter kurang gizi. Alamak!.




Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Celaka, kita masih memikirkan masa depan anak² kita, bahkan cucu kita. Ingin membantu keuangan mereka, merasa itu tanggung jawab kita. Kita jadi stres sendiri, kita bisa stroke malah bisa out. Bukankah anak anak punya rezeki masing masing? 

Kita tidak boleh terlalu protektif, bisa bisa mereka tidak mandiri. Tugas kita sebagai orang tua adalah mengenalkan anak² ke Sang Pencipta, memberi panutan dan tuntunan, mengajarkan moral dan budi pekerti, membiayai anak jadi sarjana, bisa membiayai perkawinan mereka, bisa kasih uang muka rumah sederhana, yang terpenting memberi waktu, perhatian dan cinta.


Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Anak anak keluar rumah, mereka sudah berkeluarga, di rumah tinggal berdua, rumah besar yg dimimpi, sudah ada dan nyata, tapi sunyi.



Di rumah ada isteri, teman bercanda, berbagi rasa, teman dalam untung dan malang, partner berbincang juga partner perang, bisa perang mulut atau perang bisu, kata orang, itu buahnya pernikahan. 

Semua itu tidak mengapa, itu biasa, selama menyempurnakan rumah tangga, asal menambah kemesraan dan cinta.


Isteri tambah tua, tambah pula bawelnya, tambah pula bobotnya, tambah banyak cemburunya. Itu dari sononya, terima saja. Kita juga begitu, gampang tersinggung, gampang marah, merasa mau menang, padahal kurang memberi uang, malah kadang ngutang.


Kita sekamar tapi nonton TV nya beda. Kita suka film action, dia suka drama Korea, manusia diciptakan berbeda, justru itulah keindahannya, seperti pelangi di cakrawala, indah karena kombinasi berbagai warna.

Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Dulu waktu muda, semua sibuk, di luar sibuk kerja, ada isteri kerja, ada isteri jadi ibu rumah tangga, waktu berdua terbatas karenanya.


Saat tua ada baiknya, banyak waktu bersama, berjalan, bergandengan tangan, beribadah, ziarah dan piknik bersama, saling memberi saling melayani, saatnya menambal luka.


Saatnya mesra, saatnya berbagi suka, karena sejatinya, istri adalah garwo, sigaraning nyowo. Istri adalah pembawa rejeki kita.

Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.


Ketika berhenti kerja, saatnya bisa mengisi hari hari, mencari passion kita.


Yg hobi menulis, menulislah, yg hobi melukis, melukislah, yg hobi membaca, membacalah, yg hobi tanaman, bertanamlah, yg hobi menyanyi, menyanyilah, yg hobi kerja, bekerjalah, boleh kerja tapi yang ringan saja. Raga harus aktif, pikiran harus dilatih stay happy,. Otak harus on, seperti naik sepeda, kalau berhenti, jatuh bangun lagi.


Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.

Teman teman berguguran, kita antri menunggu panggilan, yang alim, dermawan dan baik, biasanya duluan.

Waktunya bertobat, belum terlambat, waktunya dengan Allah, kita dekat. Waktunya taat beribadah, waktunya banyak amal kita buat, waktunya kita membuat wasiat, membagi warisan untuk anak kita, supaya tidak menjadi bencana, bila terjadi sesuatu pada kita. Semua tahu semua terencana, karena warisan itu bermata dua: bisa jadi hadiah, bisa jadi musibah, setidaknya kita bisa mengantisipasi.


Rasanya baru kemarin, ternyata sudah 70 tahun umurnya.



Anak-anak sekarang bukan seperti kita dulu, nurut sama orang tua. Mereka kini punya pendapat sendiri, kadang kita tidak mengerti. Kita tidak bisa memaksa, hanya bisa mengarahkan dan memberikan nasehat bila didengar. Belum tentu anak kita mau melanjutkan usaha kita, yang nyata sudah terbukti hasilnya. Bila anak lelaki kita kawin, kita harus siap kehilangan, bila anak perempuan kita kawin, mudah mudahan ia masih kita miliki, harta berharga kita hanyalah melihat anak.


Maka bagi kita yang masih dtambahkan umur dan Hidup,alangkah indah dan bagusnya bila kita mengikuti,Tunduk dan Patuh Perintah Allah SWT...


Allah ta’ala berfirman,


وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)


”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr).


Surat Al ‘Ashr merupakan sebuah surat dalam Al Qur’an yang banyak dihafal oleh kaum muslimin karena pendek dan mudah dihafal. Namun sayangnya, sangat sedikit di antara kaum muslimin yang dapat memahaminya. Padahal, meskipun surat ini pendek, akan tetapi memiliki kandungan makna yang sangat dalam.



 Sampai-sampai Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata,


لَوْ تَدَبَّرَ النَّاسُ هَذِهِ السُّوْرَةَ لَوَسَعَتْهُمْ


”Seandainya setiap manusia merenungkan surat ini, niscaya hal itu akan mencukupi untuk mereka.” [Tafsir Ibnu Katsir 8/499].

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, ”Maksud perkataan Imam Syafi’i adalah surat ini telah cukup bagi manusia untuk mendorong mereka agar memegang teguh agama Allah dengan beriman, beramal sholih, berdakwah kepada Allah, dan bersabar atas semua itu. Beliau tidak bermaksud bahwa manusia cukup merenungkan surat ini tanpa mengamalkan seluruh syari’at. Karena seorang yang berakal apabila mendengar atau membaca surat ini, maka ia pasti akan berusaha untuk membebaskan dirinya dari kerugian dengan cara menghiasi diri dengan empat kriteria yang tersebut dalam surat ini, yaitu beriman, beramal shalih, saling menasehati agar menegakkan kebenaran (berdakwah) dan saling menasehati agar bersabar” [Syarh Tsalatsatul Ushul].


Para nitizen policewatch.news, Jika anak² & cucu² kita bahagia, kita ikut bahagia. Tapi, semua pencapaian kita, akan tidak berarti ketika anak² dan cucu² kita gatot alias Gagal Total teu puguh juntrungannya.


                Team Redaksi

 H.Abd.Wakid Irvanto

                    13/07/2022










Pembukaan Jalan Baru Desa Sukaraja Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Policewatch-Lombok Tengah.

BABINSA Desa Sukaraja, Koramil 1620-08/Praya Timur, Serma Saepudin mendanpingi Aparatur Desa Sukaraja meninjau pelaksanaan kegiatan pembukaan jalan baru yang menghubungkan antara Dusun Montong Sager menuju Dusun Sukaraja Dua menggunakan Dana Desa (DD) Desa Sukaraja Ta. 2022

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., mengatakan bahwa prajurit Babinsa yang mendampingi Pemerintah Desa melakukan pembukaan jalan-jalan baru di wilayah Kabupaten Lombok Tengah itu merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Selain itu, Dandim juga menyebut pihaknya terus berupaya membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah dan mencarikan solusi untuk setiap permasalahan masyarakat. 



“Akses jalan baru antar dua dusun di Desa Sukaraja tentu akan dapat menambah geliat ekonomi masyarakat, dimana yang tadinya belum ada transportasi kini sebentar lagi sudah dapat dilalui. Sehingga diharapkan bisa mendongkrak dan memperbaiki ekonomi masyarakat setempat,” Ujar Dandim, Selasa (12/7) di Makodim.

Pembukaan jalan baru Desa Sukaraja tentunya diharapkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Selain dinilai mampu memberi manfaat ekonomi, juga secara otomatis menaikan harga tanah masyarakat ke depannya. Dimana kawasan tersebut juga tentunya akan lebih cepat menjadi maju.

Proses pengerjaan jalan itu sendiri di katakan Dandim semoga dapat sesegera mungkin dirampungkan dengan tetap memperhatikan kualitas dan mutu jalan 

"Mudah mudahan kedepannya ada program pengaspalan dari pemerintah sehingga tentunya ekonomi masyarakat pun akan lebih cepat tumbuh dan berkembang," Ucapnya.

Dandim juga berharap kepada khususnya masyarakat sekitar untuk bersama sama menjaga dan memelihara jalan desa yang sudah dibuat.

“Mudah-mudahan dengan bersama-sama membangun, bahu membahu antara pemerintah dan masyarakat maka kita bisa mewujudkan cita cita daerah yang lebih baik," Ungkap Dandim."M Hasbi".

Dirut PT.BGG Widarto Bungkam Saat Ditelpon Wartawan Terkait Adanya Dugaan Kwitansi Yang dipalsukan Lahan Seluas 500 Ha ditaksir Mencapai Rp175 Milyar

 

BREKING NEWS

Arifuddin


LAHAT - POLICEWATCH.NEWS - Arifudin warga Tungkal Kabupaten Muara Enim, 

Ia melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri berdasarkan STTL NOMOR : STTL /442 /IV /2018 /BARESKRIM,Berdasarkan laporan polisi nomor : LP/B/442/IV/2018/BARESKRIM Tanggal 29 april 2018,

Menurut Arif berkas perkaranya dilimpahkan ke Polda Sumsel dengan tuduhan pasal penggelapan, ditemui wartawan dikediamannya selasa (12/7/2022) sambil menunjukan dokumen asli sebagai barang bukti dia apabila diminta penyidik kata " Arifudin korban dizolimi, oleh Oknum PT.BGG sehingga saya masuk bui, 

Tuhan tidak tidur saya sekarang akan melaporkan Amir Karsono, Dan Budi Sukoso selaku legal dari PT.Bumi Gema Gempita (BGG) yang IUP nya di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, " saat ditanya wartawan apabila penegak hukum  minta ditunjukan dokomen aslinya " dengan tegas " saya siap menyerahkan dokumen hasil audit semua kwitansi nya dipalsukan contoh salah satu kwitansi dipalsukan ada yang dibuat 1 Milyar lebih, padahal saya tidak pernah menerima uang sebanyak itu, bukti ada sama saya " ungkapnya.

Saya akan membeberkan semuanya apabila saya diminta oleh penegak hukum, untuk membuktikan kebenarannya " kasus ini sudah lama pada tahun 2018, saya selaku korban atas dugaan oleh oknum PT.BGG yang menjerat saya hingga ke penjara, 

" saya akan buka bukaan kasus ini, saya punya bukti kuat, sejunlah kwitansi di palsukan oleh oknum tersebut, kata " Arifudin.

Saya sudah melaporkan Amir Karsono Ir.Hartawan Mei Suhara ke Bareskrim Mabes Polri laporan tersebut diterima KA Siaga SPKT Ipda Ahmadi SH.

Selain itu Arifudin juga melaporkan MRS Kades Muaralawai, waktu itu belum menjabat kades Ia menerima uang sebesar 5 juta, dari PT.Indah Jaya Abadi Permai (IJAP) untuk pinjaman sdr.Arifudin pada tanggal 24 oktober 2012 yang ditanda tangani sdr, Mursalin padahal saya tidak pernah menyuruh atau menimjam uang kepada PT.IJAP, saya merasa dirugikan menjual nama saya, ini perbuatan tidak menyenangkan ungkap " Arifudin. bukti kwitansi ada 

Lebih lanjut Arifudin menuturkan waktu menjalani  proses persidangan terkait adanya surat kwitansi palsu sehingga saya menjalankan hukum hampir 9 tahun penjara,

1, Berdasarkan PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MUARA ENIM Nomor 272/PID.B/2014/ PN.MUARA ENIM saya divonis 3 tahun 6 bulan, dijerat tentang kwitansi palsu, surat palsu disangkakan penggelapan,

2. PUTUSAN NEGERI LAHAT 87/PID.B/2015/PN .LAHAT, saya divonis 3 tahun penjara dijerat tentang kwitansi palsu, surat palsu disangkakan penggelapan,

3.PUTUSAN  NO:  039/PID.B/2019/ PN.LAHAT di vonid 2,3 bulan  Mur dijerat tentang kwitansi palsu, surat palsu disangkakan penggelapan,

Masih ujar " arifudin kepada awak media jumat  (8/7)  dibeberkannya bahwa Pelaku yang melaporkan saya adalah sdr.Budi Sukoco selaku Tim Legal, dan pembuat kwitansi Palsu sdr, AM Manager PT.BGG  tegas " Arif dan Mursalin disinyalir ikut dalam pembuatan kwitansi palsu senilai 5 juta rupiah, uang dari PT.IJAP sebelum ia menjabat kades Muara Lawai.terang " Arifudin 

Saya mencari keadilan laporan sudah di Bareskrim Mabes Polri, Ke Polda Sumsel terhadap yang saya laporkan Budi Sukoco tim legal, Amir semua adalah karyawan PT.BGG ucap " Arifuddin

Termasuk Lahan milik saya seluas 500 hektar lebih di IJIN USAHA PERTAMBANGAN (IUP) sudah ditambang oleh pihak PT.BGG kalau ditaksir kerugian saya Rp 175 milyar kalau dengan harga Rp 250 juta per hektar " ungkapnya

Terpisah Dirut PT.Bumi Gema Gempinta (BGG) Widarto saat dihubungi wartawan ke nomor ponselnya 0811164 1XX selasa (12/7) nada dering berbunyi namun tidak diangkat, wartawan mengirim pesan singkat melalui Short Message Service isi pesannya berbunyi " 

Selamat siang pak widarto terkait pemberitaan di policewatch.news tentang arifuddin sebut nama AS,BS,  dan WD saya mau klarifikasi dan konfirmasi bpk Widarto selaku Direktur PT.BGG mohon hak utk memberikan klarifikasi atas kerjasamanya kami aturkan terimah kasih bambang wartawan policewatch.news " namun belum ada jawaban hingga berita ini diturunkan. 

Sementara Budi Sukoco selaku legal PT.BGG,  belum bisa dikonfirmasi, dan dihubungi wartawan selasa (12/7) ke nomor ponselnya 082183069XXX nada nomor sedang sibuk " cobalah beberapa saat lagi

Tim : investigasi policewatch.news

KEPALA DPM-PTSP KOTA METROBAKAL LUNCURKAN PROGRAM SISTIM LAYANAN TURUN KELURAHAN

 



POLICEWATCH,NEWS,METRO LAMPUNG,-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Metro bakal meluncurkan program Sistem Layanan Turun Kelurahan Menjemput Izin yang disingkat Silaturahmi.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPM-PTSP Kota Metro, Deny Sanjaya. Menurutnya program itu merupakan trobosan baru sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas tersebut.

“Program tersebut merupakan salah satu inovasi, guna mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen perizinan dan non perizinan. Sehingga masyarakat tidak perlu repot lagi untuk datang langsung ke kantor DPM-PTSP,” kata dia, Selasa (12/7/2022).

Ia merencanakan, program tersebut bakal menyasar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berada di seluruh Kelurahan di Metro.

“Untuk sasaran dalam program ini adalah pelaku usaha UMKM yang ada di 22 kelurahan di Kota Metro, yang belum memiliki perizinan dan non perizinan,” ujarnya.

Pihaknya bakal melakukan pendampingan terkait dengan pengurusan izin usaha. Pendampingan akan dilaksanakan secara terjadwal di seluruh Kelurahan di Bumi Sai Wawai.

“Dalam mekanisme pelaksanaannya nanti, akan melakukan pendampingan untuk pembuatan perizinan dan non perizinan yang dilakukan secara terjadwal dan bergilir, minimal satu kali dalam setahun, di seluruh kelurahan,” terangnya.

“Namun, kalau pun ada nantinya permintaan dari kelurahan diluar jadwal yang sudah ditentukan. Maka pihaknya tetap memberikan pendampingan dalam pembuatan perizinan tersebut,” imbuhnya.

Deny berharap program Silaturahmi ini nantinya bisa berjalan dengan maksimal. Sehingga kedepan tidak ada lagi masyarakat pengguna layanan atau pelaku UMKM di Kota Metro yang tidak mengurus dokumen perizinan dan non perizinan.

“Saya berharap dengan adanya program ini, bisa mewujudkan sebuah proses pelayanan yang cepat dan mudah bagi masyarakat khususnya pelaku UMKM di Kota Metro,” tandasnya.

Pewarta: SM

Polres Lotara Gelar Operasi Patuh Rinjani 2022 di Simpang Empat Pemenang

 


POLICEWATCH- Lombok Utara.

Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara melaksanakan Operasi Patuh Rinjani 2022, Selasa (12/7/2022). Operasi Patuh Rinjani 2022 kali ini bertempat di Simpang empat (4) Pemenang Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang, 

Disampaikan juga dimana Polres Lombok Utara bersama instansi terkait akan melaksanakan Operasi Patuh Rinjani 2022 berlangsung dari tanggal 11 sampai dengan 24 Juli 2022 mendatang

Operasi Patuh Rinjani 2022 di Simpang empat (4) Pemenang ini dipimpin langsung oleh KBO Sat Lantas Polres Lombok Utara Ipda Tedy yang dihadiri para Kasatgas serta anggota yang terlibat dalam sprint Operasi Patuh Rinjani 2022.

KBO Sat Lantas Polres Lombok Utara Ipda Tedy ketika dikonfirmasikan di lokasi mengatakan, bahwa sebelum kegiatan Operasi Patuh Rinjani 2022 dilakukan apel terlebih dahulu sebelum melaksanakan tugas.

Ipda Tedy menuturkan personil yang terlibat dalam operasi agar melaksanakan tugas secara serius, penuh rasa tanggung jawab dan humanis.

"Hindari penindakan kepada pelanggar dengan berlebihan serta selalu utamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan," kata KBO Sat Lantas Polres Lotara ini 

Dia juga menambahkan, anggota yang terlibat dalam sprin Ops Patuh Rinjani 2022 Polres Lombok Utara  melaksanakan kegiatan operasi, dengan bentuk kegiatan berupa memberikan himbauan kamseltibcar lantas dan penindakan pelanggaran kasat mata serta membagikan brosur petunjuk keselamatan berlalulintas kepada pengguna jalan raya.

Hasil operasi patuh rinjani 2022 dengan penindakan sebanyak 30, dengan rincian pelanggaran tidak menggunakan Safety Belt 5, tidak menggunakan Helm 12, tidak memiliki SIM 5, tidak membawa STNK 5, kendaraan barang mengangkut orang 3, Teguran sebanyak 10.

"Kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar," tutup KBO Sat Lantas Polres Lotara."MN ".

Hari Kedua Operasi Patuh Rinjani 2022, Polres Dompu Tindak Tegas Pengendara Yang Melanggar


POLICEWATCH-DOMPU

Polda Nusa Tenggara Barat, hari kedua operasi Patuh Rinjani 2022, Personel yang terlibat operasi patuh melaksanakan razia kendaraan dengan lokasi di Kelurahan Karijawa, Selasa (12/07/22). Pukul 08.30 wita.

Puluhan kendaraan baik roda dua hingga roda empat dan enam yang melintas di jalan  Kelurahan Karijawa sekitar pukul 08.50 wita, di hentikan oleh personel yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Hermansyah, S.Sos.

Tampak saat pelaksanaan operasi, dengan humanis, anggota memeriksa surat-surat kendaraan sekaligus mengecek kelengkapan kendaraan seperti plat nomor, kaca spion hingga lampu sein.

Kasat Lantas AKP Hermansyah, S.Sos selaku penanggung jawab dalam operasi patuh mengatakan bahwa dalam razia ini, sejumlah pelanggar mendapat sanksi tilang karena tidak melengkapi diri dengan surat-surat kendaraan (Sim & STNK), tidak memakai helm dan boncengan lebih dari satu.

“Salah satu tujuan dari pada Ops Patuh ini adalah melakukan penertiban kepada para pengendara agar mentaati aturan berlalu lintas. Penertiban Kita lakukan bersifat preemtif dan penindakan, serta dalam operasi tadi kita berikan surat tilang kepada pelanggar, dimana mereka tidak dapat menunjukkan SIM & STNK. Untuk pelanggaran kecil tadi, kita hanya bersifat preemtif yakni memberikan himbauan dan teguran,” terang Hermansyah.

Terkait Operasi Patuh ini, Kasat Lantas mengungkapkan bahwa pihaknya rutin selama 14 hari kedepan menggelar razia kendaraan baik pagi, siang atau sore hari dengan tempat yang berbeda di wilayah Hukum Polres Dompu. Oleh karenanya diharapkan masyarakat dapat tertib berlalu lintas.

“Selain razia, anggota lantas juga akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang aturan-aturan berlalu lintas secara baik dan benar,” tutur Kasat Lantas."MN".

Aksi Bejat, Bapak Kandungnya Sendiri Diringkus Polisi


POLICEWATCH-Dompu

Aparat Kepolisian Resort Dompu dalam hal ini Polsek Kilo berhasil menangkap SH (43 Tahun), pelaku pemerkosaan.

Laki-laki 43 tahun ini memperkosa S (15 Tahun), seorang perempuan yang merupakan anak kandung pelaku di rumahnya, Dusun Nambo Solo, Desa Lasi, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.

Kapolsek Kilo AKP Yuliansyah melalui Kasi Humas IPDA Akhmad Marzuki, Selasa (12/7/2022), mengungkapkan, pelaku melakukan aksi bejat perkosaanya terhadap anaknya sendiri.

Marzuki menjelaskan, peristiwa berawal pada saat Korban masuk kekamar tidur dan bermain HP sambil menunggu ngantuk tiba-tiba datang terduga pelaku SH yang pada saat itu baru pulang dari cafe dan masuk kekamar korban lalu menutup dan mengunci kamar korban lalu terduga pelaku langsung memeluk korban dan meminta kepada korban untuk bersetubuh dengan nya dan kalau korban tidak mau pelaku mengatakan tidak akan memberi ijin untuk korban menemui teman-temannya.

Kemudian korban mengiyakan permintaan dari pelaku tersebut. Setelah itu pelaku membuka celana levis yang dipakai korban sampai lutut lalu menurunkan celana dalam korban kemudian terduga menduduki kedua paha korban dan menyetubuhi korban setelah itu terduga pelaku keluar dan duduk diruang tamu kemudian terduga masuk tidur dikamar bersama istrinya dan keesokan harinya korban pergi kerumah neneknya untuk menceritakan tentang kejadian tersebut.

"Menurut keterangan dari korban bahwa korban pada saat itu sedang bermain hp di dalam kamarnya sembari menunggu ngantuk, tiba-tiba Pada saat itu pelaku SH sepulang dari cafe dalam keadaan mabuk kemudian pelaku masuk kekamar korban dan meminta korban untuk bersetubuh dengan pelaku. Apabila korban tidak menolaknya pelaku tidak akan memberikan ijin kepada korban bermain sama temannya", terang Kasi Humas.

Setelah mengetahui hal tersebut nenek korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Untuk sementara pelaku sudah di amankan di Mapolres Dompu guna proses hukum lebih lanjut."MN"

Satresnarkoba Polresta Mataram,Berhasil Menangkap 5 Orang Diduga Kuasai Sabu


POLICEWATCH- Mataram NTB.

Terbukti dari hasil penggeledahan yang di lakukan oleh Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram beserta aparat Lingkungan setempat menemukan 2,68 garam Sabu, 5 orang yang berada di TKP diamankan.

Penggeledahan yang dilakukan di salah satu Kos-kosan di TKP yang terletak di wilayah Punia, kecamatan Mataram, kota Mataram tersebut berawal dari informasi yang diterima terkait adanya perbedaan Sabu di wilayah tersebut.

"Berkat upaya lidik tim kami akhirnya dapat mengungkap peredaran sabu tersebut,"ungkap Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK Senin (11/07).



Kelima orang yang berada di TKP yang diamankan berserta barang bukti yakni HJ (24) alamat Labuapi Lombok Barat, IJ (23) alamat Labuapi, Lombok Barat, WR (16) alamat Labuapi Lombok Barat, LWA (23), Perempuan, alamat Abiantubuh baru, Sandubaya Kota Mataram, S (29) perempuan alamat Pagutan kota Mataram.

"Mereka kami amankan untuk diperiksa sejauh mana keterlibatan dan peran masing-masing,"jelasnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan selain sabu itu sendiri yakni alat komunikasi, uang tunai, serta sepeda motor milik salah satu yang diamankan tersebut.

Untuk saat ini kami belum dapat menerangkan secara detail, kami masih melakukan pemeriksaan serta masih dalam pengembangan,"tutup Kasat."MN".

Pesan Dan Arahan Kapolresta Mataram Yang Baru


POLICEWATCH- Mataram.

Kepala Kepolisian Resor Kota Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH dalam kesempatannya pertamanya memimpin Apel dan Arahan kepada personel Polresta Mataram bertempat di Gedung Wira Pratama. Selasa, (13/07).

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH menyampaikan perkenalan diri di hadapan personel Polresta Mataram saat pertama memimpin Apel Pagi dilanjutkan dengan memberikan arahan.

Diikuti oleh Wakapolresta AKBP Syarif Hidayat SH SIK,  para PJU Polresta Mataram mulai dari Kabag, Kasat, Kapolsek Kasi, Bintara dan ASN dilingkup Polresta Mataram.

Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1999 ini menekankan bahwa hal yang utama adalah  tugas sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) jangan sampai terjadi di Polresta Mataram ini pelanggaran yang dilakukan anggota dan melaksanakan tugas dengan kejujuran, melayani setiap aduan masyarakat (Dumas), semua bentuk pengaduan masyarakat diterima dengan baik karena banyak yang menuntut pekerjaaan Polri, diantara rekan-rekan pasti tidak ada yang mungkin menolak pengaduan masyarakat, ungkapnya.

" Oleh sebab itu saya menekankan bahwa  tertib administrasi itu prinsip, empati juga prinsip dan kejujuran yang paling utama, saya harapkan para Kasat, Kapolsek, Perwira dan rekan-rekan yang sudah pengalaman dilaksanakan dengan baik "

Bapak yang mempunyai tiga putra ini juga menegaskan bahwa " untuk para perwira wajib menjadi pembina fungsi dan senior sebagai contoh, ajarkan, arahkan itu pola kerja saya kalo perlua kerjakan sendiri, tandas Kombes Pol Mustofa.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan masing-masing Kabag, Kasat dan para Kapolsek dihadapan Kapolresta Mataram yang baru."MN".