Menjaga Keamanan Dan kekompakan Intalourima Guard Di Event konser musik HeyFest!


Bekasi.policewatch.News: sebelum tugas pengamanan dievent konser music HeyFest,security guard brifing dahulu dan menginformasikan aturan aturan yang harus ditaati oleh para pengunjung agar situasi aman dan kondusif, Transera watterpack kota harapan indah, pusaka rakyat tarumajaya kabupaten bekasi,24/07/2022

Erich selaku ketua INTALOURIMA Indonesia mengatakan bahwa kita beda beda suku dan beda agama kita semua harus jadi satu,makanya saya kumpulin di INTALOURIMA sama Ak47 itu semua harus ad perbedaan,diatas perbedaan itu kita bisa bersatu,karna apa,ini keluarga, keluarga itu pasti ada adek dan kakak, saya pribadi orang Maluku selalu menganggap kalau namanya rumah pasti ada adek kakak, klo adek dan kakak pastinya saling tolong menolong, bagaimana untuk kedepannya hidup jalani tuk lebih baik supaya ketum grup ini bisa sama sama jalani membantu keluargan mungkin orang orang yang  gak punya pekerjaan, ujar Erich ketua INTALOURIMA kepada awak media policewatch.

INTALOURIMA ini berdiri sudah 8 tahun,saya punya pekerjaan tetap freelance di Ancol,kita tetap disitu, kaya hari ini pun di ancol tetap ada freelance,diluar itu kita tetap cari pekerjaan yang di eo EO yang ada, AkA 47 sama INTALOURIMA itu baru bergabung mungkin disaat ini menjadi satu grup, tapi saya dan Aka47 sebenarnya sudah lama berdiri sama sama,cuma tuk gabung di grupnya baru kali ini, INTALOURIMA sendiri punya saya pribadi Erich septiano latuny, INTALOURIMA itu dari ormas Maluku ketuanya Alexander latuny orang tua saya, saya minta nama itu untuk kita bikin bisa membantu banyak orang tuk bekerja,makanya saya bikinlah Pamdar, INTALOURIMA itu ormas Maluku untuk lima negeri diseram, pungkas Erich septiano latuny

INTALOURIMA itu sangat baik tuk kerjasama, pimpinannya juga sangat baik ataupun dengan personilnya sangat baik, sangat mengakomodir keinginan kami sebagai EO kami dari pihak EO juga sangat berterima kasih dengan kerjasama INTALOURIMA, karena event event kami bukan hanya event biasa aj tapi juga event nasional, kerjasama dengan INTALOURIMA sudah hampir 6 tahunan, nama IO kami Nada promotama, nada promotama ni berkantor pusat dibandung, kantor cabang di Jakarta sejak tahun 2009,ujar Eka salah satu perwakilan dari EO Nada promotama,

 Nada promotama juga berbagai macam macam event,kita juga slalu kerjasama dengan security INTALOURIMA selain tegas dilapangan juga humanis, ujar Exa dari EO event organizer


Kita dah lama bekerjasama dengan INTALOURIMA selama kurang lebih dari 6 tahun, kita bergabung dengan bung Erich,  bung Erich orangnya baik dan bertanggung jawab, ujar Fauzi dari Aka47,(Amun JG)

Polsek Praya Timur Amankan Dua Pengendara Bersama Barang Bukti Miras

 


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, NTB .

Sebagai bentuk respon menindak lanjuti informasi dan aduan masyarakat serta sebagai upaya mencegah peredaran Minuman Keras (Miras) di tengah masyarakat di wilayah hukum Polsek Praya Timur

Personel Polsek Praya Timur amankan dua Pengendara Roda dua karena kedapatan membawa Minuman Keras (Miras) jenis tuak menggunakan Sepeda Motor untuk diperjual belikan, pada Rabu 23/07/2022 sekitar pukul 11.00 Wita, bertempat di Jalan Raya wilayah hukum Polsek Praya Timur Polres Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah SIK, MM, melalui Kapolsek Praya Timur IPTU Sayum menjelaskan berawal dari  informasi masyarakat tentang adanya Sepeda Motor (R2) mengangkut miras yang  akan melintas di Jalan raya wilayah hukum Polsek Praya Timur.



Menindak lanjuti informasi tersebut  Personel Polsek Praya Timur bersama Bhabinkamtibmas Desa Beleka, Desa Semoyang dan Desa Landah langsung melakukan patroli Mobiling dan berhasil mengamankan dua pengendara Sepeda Motor (R2) pengangkut Miras di dua lokasi.

Adapun lokasi tersebut antara lain di Jalan raya Desa Beleka menuju ke arah Lekor berhasil mengamankan pengendara inisial DR, laki laki, 18 Tahun, alamat Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat  dengan BB 1 Unit kendaraan (R2) jenis Honda Beat dan BB Miras Jenis Tuak sebanyak 4 jerigen masing masing berat 30 Liter.

Dan di Jalan Raya Dusun Bebile Desa Ganti Kecamatan  Praya Timur berhasil mengamankan pengendara inisial S, 25 Tahun, alamat Dusun Karang Bayan Timur, Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat dengan BB 1 Unit (R2) jenis Yamaha Mio Soul GT warna Hitam Berikut BB tuak sebanyak 4 kardus yang berisikan masing masing 12 botol Aqua Besar.

"Pengendara bersama kendaraan dan Barang Bukti Miras langsung diamankan ke Mapolsek Praya Timur untuk tindak lanjut" tutup Kapolsek."MN".


             

IPW Desak Kapolda Jabar Minta Dievaluasi Kinerja Kapolresta Bogor Bersikap Profesional Dan Tidak Berpihak Penanganan Perkara

 Siaran Pers IPW

Pewarta : Bambang.MD

BOGOR - POLICEWATCH.NEWS -Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolresta Bogor Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro untuk bersikap profesional dan tidak berpihak dalam menangani perkara. Pasalnya, laporan penganiayaan yang dilaporkan lebih dulu tidak jalan, tetapi laporan oleh seorang istri anggota Polri diproses intensif . 


Dugaan ketidakprofesionalan dan diskriminasi penanganan perkara oleh Kapolresta Bogor itu diadukan oleh seorang warga kota Bogor Deky Y Wermasubun kepada IPW. Dimana Deky merupakan korban penganiayaan dari Rando yang merupakan anggota Polri pada Oktober 2020 tidak diproses hampir selama dua tahun. Tapi, laporan yang dibuat oleh istri Rando, Retno diproses lagi setelah diperbaruinya sprindiknya.


Deky Y Wermasubun dalam kasus penganiayaan yang dialaminya telah melaporkan terlapor suami Retno, yakni Rando dengan laporan polisi bernomor: LP/535/X/2020/POLRESTA BOGOR KOTA, tertanggal 1 

Oktober 2020 tidak ada perkembangan yang disampaikan melalui SP2HP. Sementara laporan Retno terhadap keponakan deky  wermasubun bernama Ray dengan sangkaan UU ITE pada bulan Maretnya melalui laporan polisi bernomor: LP/150/III/2020/JBR/RESTA BGR TA berjalan intensif.


Dengan adanya diskriminasi penanganan perkara dan ketidakprofesionalan dari Kapolresta Bogor Kota, maka Deky melakukan protes dan kekecewaannya dengan menolak memberikan kesaksiannya dalam perkara tersebut. Hal ini dilakukan Deky setelah mendapat panggilan 

sebagai saksi dari penyidik Unit Jatanras Polresta Bogor Kota dan mengadukan masalahnya ke IPW. 


IPW melihat dengan penanganan perkara ITE itu ada keberpihakan Polresta Bogor Kota. Indikasi kejanggalan tersebut terlihat yakni pertama adalah Kasatreskrim mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan baru, padahal 

sebelumnya Perkara : LP/150/III/2020/JBR/RESTA BGR TA pernah dikeluarkan Surat Perintah Penyidikan .


Kejanggalan kedua yaitu penyidik dengan masif melakukan pemanggilan saksi-saksi dalam 

perkara : LP/150/III/2020/JBR/RESTA BGR TA, sedangkan Laporan 

Polisi dimana Sdr. D alias Rando sebagai Terlapor tidak ada informasi pada korban Deky padahal sama-sama ditangani oleh Unit Jatanras 

Polresta Bogor Kota. 


Kejanggalan ketiga, bahwa perkara: LP/150/III/2020/JBR/RESTA BGR TA merupakan perkara ITE, namun ditangani oleh Unit Jatanras, bukan oleh Unit Krimsus Polresta Bogor Kota. Bahkan dalam perkara tersebut, terlapornya sempat ditahan selama empat hari oleh penyidik, padahal ancaman hukumannya tidak memenuhi syarat untuk dilakukan 

penahanan.


Dalam pengaduan warga tersebut, disampaikan pula pelaporan dugaan 

Penganiayaan yang dilakukan oleh D Alias Rando yang merupakan suami dari Retno terhadap seorang 

perempuan Norce Amuranti Korengkeng dengan Nomor Perkara: 

LP/B/454/V/2021/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JABAR tertanggal 26 Juni 2021. Dalam perkara tersebut korban tidak diberikan perkembangan 

perkara oleh Penyidik Unit Jatanras Polresta Bogor Kota hingga saat ini. 


Oleh sebab itu, IPW mendesak Kapolda Jabar Irjen Pol. Suntana untuk mengevaluasi kinerja Kapolresta 

Bogor Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro terkait adanya pengaduan masyatakat tersebut. Karena, Kapolresta Bogor Kota telah tidak taat pada arahan dilaksanakannya sikap Presisi yang menjadi program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 


Pasalnya, salah satu dari Program Prioritas Kapolri adalah pengawasan pimpinan dalam setiap kegiatan dan penguatan fungsi pengawasan. Bahkan, Kapolri telah mengeluarkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan melekat Di Lingkungan Polri. Intinya, pengawasan melekat (waskat) wajib dilaksanakan oleh atasan kepada bawahan.

Okky Caressa Ginanjar nahkodai PW KIM-PG Garut

 

Garut-policewatch.news-Pasca terbit nya SK dari Pengurus Daerah KIM-PG Jawa Barat yang menunjuk saudara Okky Caressa Ginanjar menjadi ketua PW KIM-PG Garut beberapa hari kebelakang, para pengurus KIM-PG Garut langsung mengadakan rapat perdana yang dipimpin oleh Okky Caressa Ginanjar. 


Keluarga Intelektual Muda Partai Golkar atau disingkat KIM-PG adalah salah satu dari organisasi yang didirikan oleh partai Golkar yang bertujuan untuk menjadi lembaga otokritik, sebagai wadah kajian strategis serta tempat diskusi para kader kader muda partai Golkar. 


Bertempat di salah satu cafe di Garut, dalam suasana penuh keakraban dan kehangatan agenda tersebut juga dihadiri para penasihat (senior) Partai Golkar kang Asep Ahe, kang Agus Joy dan kang Agus Indra serta Ketua AMPI Garut Bung Fahad Fauzi.


Ketika diwawancarai oleh awak media, Okky mengatakan, "Sengaja kita kumpul selain untuk konsolidasi internal juga membahas proker, rencana strategis & kerja organisasi untuk kedepannya, KIM-PG ini lembaga kajian serta diskusi untuk merumuskan formulasi isu isu apa yang aktual serta perlu disikapi." Ujarnya.


Memang terlihat para pengurus KIM-PG Garut diisi oleh wajah wajah baru dan segar, beberapa diantaranya masih menjadi mahasiswa di beberapa perguruan tinggi.


Salah satu senior KIM-PG kang Asep Ahe menambahkan, "besar harapan dengan kepengurusan yang baru KIM-PG Garut bisa  menjadi ruang terbuka untuk berdinamika serta berdiskusi para pemuda di Garut, membuat wajah Partai lebih millenial lagi dan kader akan kuat dalam literatur."


Dalam rangka menyambut bonus demografi serta pemilu dalam waktu dekat memang kelompok millenial ini harus segera digarap dengan cara cara khusus supaya ikut berpartisipasi nyata. Mari kita tunggu inovasi inovasi apa yang akan dilakukan PW KIM-PG Garut kedepannya.(dera)

Kapolres Loteng Ajak Warga Jaga Keamanan dan KondusifitasTahapan Penetapan Calon Pilkades


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, (NTB).

Kepala Kepolisian Resor Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM mengajak warga dan seluruh bakal calon Pilkades 2022 untuk menjaga keamanan dan suasana kondusif di Kabupaten Lombok Tengah. 

"Kami dari TNI-Polri dan stake holder terkait akan selalu hadir untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan pilkades, namun kami juga butuh dukungan dan partisipasi dari seluruh warga termasuk semua bakal calon agar pesta demokrasi tersebut berjalan lancar dan kondusif," kata Kapolres saat meninjau pelaksanaan penetapan calon di Batukliang Utara, Sabtu, (23/7) 



Menurut Kapolres, salah satu hal penting yang perlu mendapat pengawasan bersama adalah kemungkinan terjadinya praktik politik uang dan isu-isu terkait suku, agama, ras, dan antar golongan. 

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh warga menghindari praktik tersebut karena pelanggaran praktik politik uang akan mengakibatkan pelaku berurusan dengan hukum. 

"Saya kira hal tersebut perlu mendapatkan perhatian bersama dan perlu dilakukan antisipasi," ujar AKBP Irfan. 

Pada rangkaian pelaksanaan penetapan calon Kades yang dilaksanakan hari ini Sabtu (23/7), Polres Lombok Tengah sendiri menyiapkan pengamanan dengan jumlah personel sebanyak 253 orang untuk mengantisipasi kerawanan di 15 Desa yang melaksanakan Pilkades 2022.

"Saat ini, rangkaian pelaksanaan tahapan pilkades serentak sudah masuk pada tahapan penetapan calon dan kita sudah menerjunkan sebanyak 253 personel untuk melakukan pengamanan," terang Kapolres. 

Kapolres berharap, sinergitas lintas sektor antara TNI-Polri, Istansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat dapat membantu menjaga situasi kamtibmas di Wilayah Kabupaten Lombok Tengah."M Hasbi".


             

Kuasai 50,08 Gram Sabu, Tersangka I Diringkus Tim Bravo Tambora Polres Dompu


Policewatch-Dompu, NTB.

Berantas perederan Narkoba di Wilayah Hukum Polres Dompu terus di lakukan Sat Resnarkoba Polres Dompu.

Seperti halnya tadi Malam Sat Resnarkoba Polres Dompu berhasil melakukan penangkapan terhadap terduga Memiliki, menyimpan dan menguasai Narkoba Golongan I bukan tanaman jenis Shabu. Sabtu (23/07/2022) pukul 20.30 wita.

Kasat Narkoba Polres Dompu Ipti Abdul Malik, SH melalui Kasi Humas Ipda Akhmad Marzuki mengatakan benar telah di lakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki dan perempuan terduga yang memiliki,  menyimpan dan menguasai narkoba jenis shabu.

"Benar, tadi malam sekitar pukul 20.30 wita telah di lalukan penangkapan terhadap pelaku berinisial I (29 Tahun) tepatnya di pinggir jalan tepatnya di Butik Fitri Fika di kelurahan Karijawab, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu", tutur kasat Narkoba Iptu Abdul Malik, SH.

Kronologis kejadian berdasarkan laporan masyarakat ada seorang di pinggir jalan, tepat depan butik fitri fika yang membawa atau menguasai narkotika yang di duga jenis sabu-sabu.

Kasat narkoba polres Dompu IPTU ABDUL MALIK, S.H Memerintahkan anggota Opsnal untuk melakukan penyelidikan terhadap seseorang tersebut yang sebelumnya sudah di kantongin ciri cirinya. 

Setelah mendapatkan informasi A1 kemudian kasat Narkoba IPTU ABDUL MALIK, S.H mengumpulkan anggota dan bergegas menuju TKP yang beralamat di lingkungan Karijawa, Kekurahan Karijawa, Kecanatan Dompu, Kabupaten Dompu untuk melakukan pemantauan dan penangkapan terhadap seseorang tersebut yang sebelumnya sudah kita kantongi ciri cirinya. 

"Kemudian team memanggil saksi masyarakat untuk menyaksikan jalanya penggeledahan, setelah di lakukan penggeledahan team berhasil menemukan barang bukti berupa: 2(dua)  plastik klip transparan yang di dalamnya berisikan kristal bening yang di duga narkotika jenis sabu seberat 50,08 gram. Kemudian di lakukan pengembangan kepada sdri F di butik nya dan tidak di temukan sabu-sabu", terangnya.

Selanjutnya anggota tim BRAVO TAMBORA membawa Terduga dan barang bukti di mako polres dompu Guna Proses Penyidikan Lebih Lanjut."MN".

Upacara Hari Bhakti Adhyaksa Ke 62 Kajagung Keluarkan Tujuh Perintah Harian

 



POLICEWATCH-Brebes.

Dalam rangka Upacara hari Bhakti Adhyaksa Ke 62 (22/07/2022) di Halaman Kejaksaan Negeri Brebes Sebagai Inspektur Upacara Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Mernawati SH MH.

Pada upacara tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Brebes membacakan sambutan tertulis Jaksa Agung RI Burhanuddin menyampaikan 7 (tujuh) perintah harian untuk diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik dan sungguh sungguh , sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas kepada seluruh jajaran Keluarga besar Adhyaksa di manapun berada 



Perintah Harian Jaksa Agung RI

1.Tingkatkan Kapabilitas Kapasitas dan integritas dalam mengemban kewenangan berdasarkan undang-undang 

2.Kedepankan hati nurani dalam setiap pelaksanaan Tugas Fungsi dan Kewenangan 

3.Wujudkan Penegakan Hukum yang berorientasi pada perlindungan Hak Dasar Manusia 

4.Tingkatkan Penanganan Perkara yang Menyangkut Kepentingan Masyarakat 

5.Akselerasi Penegakan Hukum yang Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional

6.Jaga Netralitas Aparatur Kejaksaan guna menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

7 Tingkatkan Transparansi Akuntabilitas Kinerja Kejaksaan 

Usai upacara  dilanjutkan acara,Syukuran  hari Bhakti Adhyaksa Ke 62 dan HUT AID ke XXII,ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kajari Brebes

Pada  Syukuran diisi berbagai macam acara  seperti Pengundian doorprize  penganugerahan Jaksa Teladan Tata usaha teladan dan honorer teladan serta hiburan orgen tunggal 

Dalam acara Syukuran Kajari Brebes berpesan kita sama sama meningkatkan Kinerja , berbuatlah yang lebih baik dari pada hari ini mudah-mudahan (penganugerahan red) ini bisa memotivasi pegawai baik Jaksa Tata usaha maupun Honorer lainnya

"Haryoto/Bbs"

Kapolres Lombok Tengah Didampingi Kapolsek Batukliang Utara Hadiri Rapat Pleno Pilkades.

 


Policewatch-Batukliang Utara.

Kegiatan rapat pleno terbuka sekaligus  pengumuman calon Kepala Desa Tanak Beak,sekaligus pengundian nomor urut Calon  kepala desa.

Acara giat tersebut berlansung diAula Kantor Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah Pada hari Sabtu tanggal 23 Juli 2022 untuk periode 2022 s/d 2028. 

Dalam rangka rapat pleno pilkades  tersebut dihadiri lansung oleh Kapolres Lombok Tenga "AKBP Irfan Nurmansyah SIK.MM.Kapolsek Batukliang Utara IPTU Sri Bagyo,Camat Batukliang Utara H.M.Syukri S.IP,Sekcam BKU Samsul Bahri ST,Kabid Pemdes Loteng Sazdi Wahyudi,Dan Ramil Batukliang AKP Inf M.Yuni P,Kanit Samapta BKU IPTU Umar,  Danpos Ramil BKU Pelda Ainul Fikri.serta Ketua Panitia Pildes Tanak Break M. BASRI S.Pd beserta anggota.dan kelima Bakal Calon Desa Tanak Beak yang didampingi,Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.



Camat Batukliang Utara H.M.Syukri S.IP dalam sambutannya menyampaikan,pada intinya kami ucapkan terimakasih kepada tamu undangan yang telah hadir dalam acara sore ini,sebentar lagi kita akan berpesta demokrasi,dalam memilih pemimpin Baru Desa Tanak beak,periode 2022 S/d 2028 paparnya.

Dari kelima calon kepala desa ini, siapapun yang terpilih menjadi Kepala Desa nantinya, maka harus bisa mensejahterakan masyarakatnya.harapnya.

Dan perlu diingat bahwa dalam pesta demokrasi, kita harus menyambutnya dengan gembira, jangan sampai dalam  kontestasi ini dijadikan saling propokasi sehingga membuat kegaduhan antar pendukung, atau saling bermusuhan,mari saling rangkul untuk membangun Desa Tanak beak,harapnya.



Setelah selesai memberikan arahan dan himbauan dari camat Batukliang Utara dilanjutkan dengan pembacaan Surat keputusan dan penetapan calkn kepala Desa,oleh Ketua panitia M.Basri S.Pd,sekaligus,pengundian nomor urut.

Dan untuk saat ini untuk calon nomor  

Urut 1,H. Ahmad  Usman

2.H. Musleh

3 Sukran S.Pd

4.Bukri dan dirutan terahir adalah Maknun 

Dan diakhir acara dilanjutkan dengan penandatanganan dan pembacaan deklarasi damai sekaligus  diikrarkan langsung oleh semua calon Kepala Desa Tanak Beak.

Menurut Kapolsek Batukliang Utara "IPTU Sri  Bagyo," menyampaikan bahwa dalam kegiatan pengumuman Calon Kepala Desa Tanak Beak dan Pengundian Nomor Urut Calon merupakan salah satu  tahapan dalam  pilkades, yang merupakan penentu calon yang akan berkopetisi pada tahap selanjunya, dan merupakan salah satu tahapan yang menentukan kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan Pilkades Desa Tanak Beak dan alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar tutupnya." MN".

Komandan Pusat Sandi dan Siber Brigjend TNI Iroth Beri Bimbingan Teknis Media Siber

 



POLICEWATCH,NEWS, Jakarta – Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI-Angkatan Darat, Brigadir Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie memberikan bimbingan teknis di depan para pimpinan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dari seluruh provinsi di Indonesia, Kamis sore 21 Juli 2022.
Bimbingan teknis berlangsung di Ruang AH Nasution Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran Raya, Jakarta Pusat, setelah para peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SMSI tahun 2022 pada pagi hari mendengarkan pesan-pesan dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang juga Ketua Dewan Pembina SMSI Pusat.
 
Dimoderatori oleh Merson Simbolon (Ketua SMSI Sulawesi Utara), Brigjen Iroth yang tampil memukau dengan presentasinya yang lengkap dan menarik.
 
Materi yang disampaikan mulai dari era 1.0 ketika peradaban manusia masih didominasi kegiatan berburu, kemudian disusul peradaban era 2.0 yang ditandai dominasi pertanian, kemudian era industri 3.0, dan peradaban zaman sekarang 4.0 yang ditandai kegiatan yang serba internet.

Seiring dengan perubahan peradaban dari era ke era, dunia pertempuran militer di seluruh dunia pun berubah. Mulai dari pertempuran fisik dengan menggunakan tubuh, perang dengan senjata-senjata canggih produk industri persenjataan, hingga perang dengan menggunakan internet secara besar-besaran.
 
“Perang generasi terakhir menggunakan persenjataan dengan dukungan internet, baik untuk pertempuran udara, laut, dan darat. Pertempuran sekarang ini memanfaatkan kecanggihan internet, dan media berbasis siber,” tutur Iroth.
 
Karakter penyalahgunaan media berbasis siber, terutama media sosial, dapat dilihat dari cara kerja antara lain merekayasa fakta dan informasi, menjungkir-balikkan fakta, menyebarkan kebohongan, dan provokasi melalui media siber.

Iroth yang banyak pengalaman menjalankan tugas di medan tempur di luar negeri, termasuk di Bosnia Herzegovina (1996), mengajak para pemimpin perusahaan media siber selalu mengingatkan para pemimpin redaksi untuk selalu mewaspadai kemungkinan adanya penyalahgunaan media siber.

Alumnus Akademi Militer tahun 1993 dari kecabangan perhubungan itu juga mengajak para peserta Rapimnas SMSI untuk memikirkan bersama-sama dan berkolaborasi dengan Pusat Sandi dan Siber TNI-AD untuk menangkal penyalahgunaan media siber untuk kepentingan jahat, merusak perdamaian, dan merongrong Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Terindikasi PMK, 2 ( Dua ) Ekor Hewan Ternak Sapi Yang Terindikasi Suspect PMK Di Pasar Wage Dikarantina

 



BREBES POLICE WATCH.NEWS – Kepolisian Resor Brebes bersama Instansi terkait terus menggelar razia penyekatan mobilitas keluar masuk kendaraan hewan ternak dalam rangka penanganan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Brebes sabtu 23/7/22.

Kegiatan Pengecekan Mobilitas Hewan Ternak yang masuk dan keluar dilaksanakan oleh Tim Satgas PMK Kabupaten Brebes bersama Polres Brebes dan TNI di pos cek point Pasar Wage Bumiayu dengan sasaran truk maupun mobil bak terbuka yang membawa hewan ternak baik masuk atau yang diperjual belikan di pasar hewan tersebut.

Kapolsek Bumiayu AKP Heri Riyanto yang memimpin pelaksanaan kegiatan menjelaskan jika kegiatan pelaksanaan check point penyekatan ini bertujuan untuk mengawasi dan membatasi mobilitas distribusi hewan baik sapi, babi, kambing dan hewan ternak berkuku dua lainnya yang masuk maupun keluar wilayah Kabupaten Brebes.

“Kegiatan pemantauan hewan di posko Check point Pasar Wage akan terus dilaksanakan petugas gabungan TNI, POLRI maupun dinas Kesehatan dan BPBD di Posko yang telah disiapkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut AKP Heri menjelaskan jika kegiatan cek point di perbatasan dimaksudkan guna memperketat pengawasan keluar masuknya distribusi hewan ke wilayah Kabupaten Magetan, terkait pencegahan wabah PMK pada hewan ternak.

“Saat Pemeriksaan kesehatan hewan ternak sapi, kerbau dan kambing dari daerah Brebes, Purbalingga, Banyumas dan Banjarnegara, dengan hasil ditemukan 2 ( dua ) ekor hewan ternak sapi yang terindikasi suspect PMK ( Penyakit Mulut dan Kuku ) pengiriman dari daerah Telaga Kec. Bantarkawung dan Banjarnegara. Selanjutnya hewan sapi tersebut dikembalikan kepada pemiliknya untuk dikarantina dan diobati,” jelasnya.

Sementara itu Petugas Dinas Peternakan Kab. Brebes drh.  Irkham menghimbau kepada masyarakat, terkait wabah Penyakit Mulut Dan Kuku pada hewan ternak agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Dari informasi dari para pakar bahwa penyakit mulut dan kuku pada ternak tidak menyebabkan gangguan kesehatan kepada manusia.

Agar seluruh elemen masyarakat juga turut berperan aktif melakukan pengawasan terhadap kasus PMK ini, terutama untuk antisipasi dan menanggulangi penyebaran virus PMK di wilayah Kabupaten Brebes,” imbuhnya.

Pewarta : Hayoto